cover
Contact Name
Muladi Putra Mahardika
Contact Email
muladimahardika@yahoo.com
Phone
+6285327061300
Journal Mail Official
parapemikir@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Jalan Mataram No 9 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi
ISSN : 20895313     EISSN : 25495062     DOI : 10.30591
Core Subject : Health, Science,
Parapemikir journals based on the results of research in the field of Pharmacy science and community covering Social Behavior and Pharmacy Administration including Pharmacy, Biopharmaceuticals, Drug Submission Systems, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Microbiology and Biotechnology Pharmacy, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Chemistry , Pharmaceutical Chemistry, Biological Pharmacy, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicine, Pharmacy Management, Farmakoekonomi, Farmakoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmacy Policy.
Articles 367 Documents
Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Ibu Terhadap Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Kelurahan X Surabaya Prameswari, Desyana Rizki Hayu
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9727

Abstract

Imunisasi ialah suatu langkah pencegahan yang paling ampuh untuk menghindari penyakit menular melalui pemberian kekebalan pada tubuh. Tingkat pengetahuan seseorang berpengaruh terhadap perilaku kesehatan yang diambil. Ibu yang mempunyai motivasi yang tinggi cenderung dapat mencukupi imunisasi yang lengkap untuk bayinya. Studi ini bermaksud guna mengkaji korelasi antara pengetahuan serta motivasi ibu mengenai imunisasi dasar di kelurahan X Surabaya. Metode studi yang diterapkan ialah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, di mana pengambilan sampel dilaksanakan dengan teknik nonprobability sampling, khususnya purposive sampling, dengan total responden sebanyak 117 orang. Data diperoleh melalui kuesioner serta dianalisis menerapkan pengujian korelasi Spearman. Perolehan studi mengindikasikan bahwasanya 42% responden mempunyai pengetahuan yang baik dan 53% memiliki motivasi yang baik terkait imunisasi dasar. Analisis statistik mengindikasikan terdapat korelasi dengan pengetahuan tentang imunisasi serta motivasi dalam memberikan imunisasi dasar pada bayi (p= 0,02 R=0,281). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan yang baik mengenai imunisasi dapat meningkatkan motivasi ibu dalam memberikan imunisasi dasar. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi berupa edukasi atau penyuluhan untuk mendorong masyarakat agar lebih termotivasi dalam memberikan imunisasi dasar kepada bayi mereka.Kata kunci— Tingkat Pengetahuan, Motivasi, Imunisasi Dasar
Penerapan Konversi Antibiotik Intravena ke Oral Pada Pasien Demam Tifoid Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Fitriana, Syefi Nuraeni
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9964

Abstract

Peralihan antibiotik intravena ke oral dapat meningkatkan efisiensi perawatan, mempercepat pemulangan pasien, serta menurunkan biaya dan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan konversi antibiotik pada pasien demam tifoid di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto selama tahun 2023 serta menganalisis potensi penghematan biayanya. Studi retrospektif dilakukan pada 201 pasien dewasa dengan total sampling. Hubungan antara karakteristik pasien dan pelaksanaan konversi dianalisis menggunakan Chi-Square, sedangkan analisis biaya dihitung berdasarkan selisih harga antibiotik intravena dan oral. Hasil menunjukkan hanya 3 pasien (7,14%) yang mendapatkan konversi, meskipun 31 pasien (79,5%) memenuhi kriteria klinis. Tidak terdapat hubungan signifikan antara karakteristik pasien dan konversi (p0,05). Konversi berpotensi menghasilkan penghematan biaya sebesar 35,1%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan konversi antibiotik masih rendah meskipun memberikan manfaat ekonomi yang penting.
Potensi Antibakteri Ekstrak Terpurifikasi Daun Sirih (Piper betle L.) Terhadap Bakteri P.acnes dan S.epidermidis Penyebab Jerawat Mahmudah, Rifa'atul
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9946

Abstract

Jerawat merupakan masalah kulit yang banyak dialami remaja dan dewasa muda, umumnya disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Penggunaan antibiotik sintetis yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi, sehingga dibutuhkan alternatif alami seperti daun sirih hijau (Piper betle L.) yang memiliki senyawa aktif antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dan menguji potensi antibakteri ekstrak terpurifikasi daun sirih hijau terhadap bakteri penyebab jerawat. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, dilanjutkan purifikasi dengan pelarut n-heksan. Karakterisasi ekstrak mengikuti standar Farmakope Indonesia. Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode dilusi cair dan padat pada konsentrasi 2%, 4%, 6%, dan 8%. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak terpurifikasi memenuhi standar farmakope dan efektif menghambat pertumbuhan S. epidermidis pada semua konsentrasi, serta P. acnes pada konsentrasi 2%, 4%, dan 6%. Terdapat pertumbuhan bakteri pada konsentrasi 8% terhadap P. acnes. Kesimpulan, ekstrak daun sirih hijau terpurifikasi memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami terhadap bakteri penyebab jerawat.
Uji Aktivitas Antibakteri Lulur Ecoenzym Terhadap Staphylococus aureus Tivani, Inur
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9897

Abstract

Permasalahan kulit menjadi satu diantara isu penting di Indonesia. Sebagian besar penyebab yang umum disebabkan oleh infeksi bakteri yaitu Staphylococcus aureus. Produk perawatan kulit untuk wanita banyak dipasarkan di masyarakat. Masyarakat sekarang lebih memilih ke bahan alam yang minim akan resiko yang ditimbulkan. Lulur diperlukan oleh wanita untuk menjaga dan merawat kulit agar tetap lembab dan sehat. Ecoenzym merupakan cairan dari hasil fermentasi kulit buah dengan molase. Eco enzyme memiliki kemampuan dalam menghambat bakteri. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat kefektifan dari lulur ecoenzym guna menghambat bakteri Staphyococus aureus. Lulur ecoenzym dibuat dalam 3 formula dengan konsentrasi ecoenzym yang berbeda. F1 dibuat dengan tambahan ecoenzym sebesar 3%, F2 4% dan F3 sebesar 5%. Lulur ecoenzym ini selanjutnya diujikan ke bakteri S. aureus dengan metode difusi sumuran. Semakin besar diameter hambat di sekitar lubang sumuran maka semakin efektif lulur ecoenzym dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formula menunjukkan hasil yang negatif artinya bahwa lulur ecoenzym yang dibuat belum mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus.
Formulasi Granul dan Tablet Ekstrak Akar Eurycoma Longifolia Terfermentasi Handayani, kiki rizki; Nurrahmah, Dhia; Azzahra, Nayla Ayodya
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9967

Abstract

Pasak Bumi (Eurycoma longifolia) merupakan tanaman herbal yang mengandung senyawa bioaktif, seperti quassinoid, alkaloid, flavonoid, dan triterpenoid yang berperan sebagai tonik dan antioksidan. Fermentasi keadaan padat (SSF) dengan Aspergillus spp. digunakan untuk meningkatkan kualitas ekstrak melalui penurunan senyawa pahit serta peningkatan fenolik bebas dan aktivitas antioksidan, sehingga ekstrak terfermentasi memiliki bioavailabilitas yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi konsentrasi gelatin sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik granul dan tablet ekstrak Pasak Bumi terfermentasi. Granul diproduksi dengan metode granulasi basah dan dievaluasi berdasarkan waktu alir, sudut diam, indeks pengetapan, kadar air, serta distribusi ukuran partikel. Tablet yang dihasilkan diuji meliputi keseragaman bobot, ukuran, kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi gelatin memperbaiki kompresibilitas granul, namun sedikit menurunkan sifat alir. Kadar air pada formula masih berada di atas rentang ideal, tetapi granul tetap dapat dikompresi menjadi tablet. Evaluasi tablet menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan keseragaman bobot dan ukuran, namun nilai kerapuhan masih melebihi batas 1%, sehingga tablet cenderung rapuh. Secara keseluruhan, konsentrasi gelatin memengaruhi sifat fisik granul dan tablet, namun rentang konsentrasi yang digunakan belum menghasilkan tablet dengan kekuatan mekanik optimal. Optimasi konsentrasi gelatin diperlukan untuk menghasilkan tablet ekstrak Pasak Bumi terfermentasi yang stabil dan memenuhi standar mutu.
Korelasi Pengetahuan Dan Perilaku Masyarakat Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Di Dusun X Gresik Ferdiana, Nadia Vega
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9761

Abstract

Penggunaan kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode keluarga berencana yang banyak dipilih masyarakat Indonesia, namun masih terdapat kendala dalam hal pemahaman dan kepatuhan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat serta menganalisis hubungan keduanya dalam penggunaan kontrasepsi hormonal di Dusun Wringin Kurung, Gresik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan metode cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 168 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan perilaku yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil  penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan pada kategori cukup (42,86%) dan perilaku pada kategori cukup (74,40%). Analisis bivariat menggunakan uji Spearman’s rho memperoleh nilai r = 0,098 yang menunjukkan hubungan sangat lemah, serta nilai p-value = 0,206 (p 0,05) yang menandakan tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku penggunaan kontrasepsi hormonal. Disimpulkan bahwa meskipun peningkatan pengetahuan berpotensi mendorong perilaku penggunaan kontrasepsi hormonal yang tepat, pada penelitian ini pengetahuan tidak terbukti berhubungan dengan perilaku. Oleh karena itu, disarankan adanya peningkatan edukasi kesehatan reproduksi untuk mendukung keberhasilan program keluarga berencana.
Formulasi Dan Uji Stabilitas Face Mist Ekstrak Etanol Umbi Wortel(Daucus carota L.) Mahardika, Muladi Putra
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.8300

Abstract

Wortel (Daucus carota L.) merupakan salah satu umbi yang mengandung antioksidan tinggi yang mengandung vitamin C, vitamin A, dan karotenoid yang dapat digunakan sebagai pelembab kulit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pada formula berapa sediaan face mist ekstrak etanol umbi wortel yang memiliki sifat fisik dan stabilitas paling baik dengan menggunakan perbandingan konsentrasi PVP-K30 FI (2%), FII(4%), FIII(6%). Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dan uji stabilitas fisik menggunakan metode cycling test. Berdasarkan hasil uji stabilitas sifat fisik FI, FII, dan FIII memiliki sifat fisik yang sama  berbentuk cair berwarna coklat muda, tidak berbau, homogen, pH 6, dan BJ. Uji viskositas FI 11 mpa.s, FII 16 mpa.s, FIII 46 mpa.s. FI,FII, dan FIII memiliki. Sediaan face mist ekstrak umbi wortel FI, FII, dan FIII memenuhi syarat uji stabilitas sifat fisik berbentuk cair berwarna coklat muda, tidak berbau, homogen, pH 6, dan BJ. Hasil Uji stabilitas viskositas FI 11 mpa.s, FII 16 mpa.s, FIII 46 mpa.s menunjukan berbeda signifikan karena perbedaan konsentrasi PVP K-30. 
EVALUASI PENGELOLAAN OBAT TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA Pambudi, Risma Sakti; NurFadillah, NurFadillah; Khusna, Khotimatul
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9689

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu isu utama dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberhasilan terapi TBC sangatdipengaruhi oleh pengelolaan obat yang tepat, yang juga berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan obat TBC di Puskesmas Purwosari Surakarta dengan menggunakan empat indikator, yaitu kesesuaianitemobat dengan Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN),ketepatan permintaan obat, tingkat ketersediaan obat, dan persentase penggunaan obat generik. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif evaluatif dan pendekatan kuantitatif, menggunakan data retrospektif tahun 2024 yang diperoleh dari Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO). Hasil analisis menunjukkan bahwa kesesuaian obat dengan DOEN mencapai 100%, ketepatan permintaan obat rata-rata sebesar 105,46%, dan ketersediaan obat tercatat selama 12,65 bulan, sesuai dengan standar KementerianKesehatan. Selain itu, penggunaan obat generik mencapai 100%, yang telah memenuhi target nasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan obat TBC di Puskesmas Purwosari telah dilaksanakan secara optimal, sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam aspek perencanaan, pengadaan, ketersediaan, dan penggunaan obat generik.
Analisis Tingkat Pengetahuan Calon Lulusan DIII Farmasi Politeknik Harapan Bersama Terhadap Pembaruan Regulasi Kefarmasian Berdasarkan Undang undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023 Dan Kepmenkes HK.01.07/Menkes/1335/2024 Barlian, Akhmad Aniq
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.10025

Abstract

Pemahaman terhadap regulasi kefarmasian merupakan fondasi penting dalam membentuk tenaga vokasi farmasi yang kompeten, profesional, dan sesuai peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan calon lulusan DIII Farmasi Politeknik Harapan Bersama terhadap pembaruan regulasi di bidang kefarmasian, khususnya terkait Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 dan Kepmenkes HK.01.07/MENKES/1335/2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 57 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang telah diuji validitas (r ≥ 0,423) dan reliabilitas (α = 0,945). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori "cukup" (52,63%), diikuti "baik" (38,59%), dan "kurang" (8,77%). Beberapa indikator menunjukkan pemahaman tinggi (100% benar) seperti pada aspek komunikasi efektif, kewajiban menjaga kerahasiaan pasien, dan dasar hukum regulasi. Namun terdapat juga miskonsepsi signifikan, seperti mengenai kewenangan lulusan vokasi (63,16% salah paham terhadap jenjang), cakupan manajemen obat (73,68% salah), dan limpahan tugas apoteker (21,05% salah). Diperlukan penguatan kurikulum berbasis regulasi serta edukasi berkelanjutan agar calon tenaga vokasi farmasi mampu menjalankan praktik kefarmasian secara profesional dan sesuai peraturan hukum yang berlaku.
Pengaruh Variasi Konsentrasi Gelling Agent Terhadap Stabilitas Sediaan Masker Peel-Off Ekstrak Biji Pinang (Areca catechu L.) Kurniawan, Kurniawan; Sawitri, Satwika Budi; Suciati, Anugerah; Mustofi, Visia
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9681

Abstract

Kulit merupakan lapisan terluar pada tubuh manusia yang berfungsi melindungi tubuh terutama terhadap paparan radikal bebas. Pemilihan sediaan kosmetik untuk menjaga kesehatan kulit wajah seperti masker peel-off. Biji Pinang, sebagai bahan alami, mengandung flavonoid sebagai antioksidan, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam berbagai sediaan kosmetik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui stabilitas masker peel-off ekstrak etanol biji Pinang (Areca catechu L.) dengan variasi gelling agent carbopol dan PVA. Metode penelitian yaitu eksperimental laboratorium dengan menguji stabilitas sediaan, meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar serta waktu mengering. Sediaan dibuat dengan kombinasi PVA:carbopol yaitu F1 7%:0,5%; F2 7%:1%; F3 7,5%:0,5%; dan F4 7,5%:1%. Uji organoleptik menunjukkan perubahan warna dan konsistensi sediaan pada semua formula. Uji homogenitas pada F3 menunjukkan sediaan yang homogen. Uji viskositas dan pH sediaan menunjukkan bahwa semua sediaan mengalami peningkatan setelah uji stabilitas dengan hasil kisaran nilai pH antara 6,43-7,97 dan nilai viskositas antara 1723,07–6561,00 cPs. Daya sebar F1, F2 dan F3 menurun sedangkan F4 mengalami peningkatan. Uji waktu mengering menunjukkan bahwa F1, F2 dan F3 mengalami peningkatan dan F4 mengalami penurunan. Hasil uji stabilitas sediaan menunjukkan bahwa F3 mempunyai hasil stabilitas terbaik sesuai standar SNI 1996 dengan nilai pH 7,5; viskositas 4179,30 cPs; daya sebar 5,32 cm, dan waktu mengering 21 menit 37 detik. Nilai signifikansi analisis One Way Anova pada uji stabilitas adalah sebesar 0,05, menunjukkan kombinasi PVA dan carbopol berpengaruh terhadap karakteristik sediaan masker peel-off.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 2 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 1 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 3 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 2 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 3 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 1 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 2 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 2 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 1 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 2 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 2 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 2 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 1 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 2 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 1 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 2 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 1 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 1 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 4 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 3 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 2 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 1 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi More Issue