cover
Contact Name
Sularno
Contact Email
soelarno@unidha.ac.id
Phone
+6288270875130
Journal Mail Official
jurnal.ittc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran dalam no.24d, Kota Padang, Sumatera Barat 25112
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30256445     DOI : https://doi.org/10.47233/jiksp
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, dengan E-ISSN : 3025-6445, adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV.ITTC INDONESIA, dan bersifat open accsess dan proses penerbitan artikelnya melalui proses review. Jurnal ini memublikasikan artikel-artikel yang berkaitan dengan Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial. Pengajuan naskah terbuka sepanjang tahun, naskah harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Hubungan Masyarakat, Periklanan, Manajemen Komunikasi dan Media, Sosiologi dan ditulis dengan mengikuti pedoman penulisan jurnal. Jurnal ini terbit 1 tahun 4 kali ( January, April, August and December)
Articles 347 Documents
Perilaku Generasi Z Di Media TikTok Dalam Pemilihan Umum Presiden 2024 Ni Wayan Ribayanti; Dian Trianita Lestari
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2533

Abstract

This study aims to examine Generation Z's behavior in utilizing TikTok as a source of political information during the 2024 Presidential Election in Kendari City. Using a qualitative approach and the uses and gratification theory, the author conducted interviews with 13 Generation Z individuals who are active TikTok users and participated in the election. The findings indicate that TikTok was chosen because it presents political content in an engaging, concise, and digitally relevant format for Gen Z. TikTok functions not only as an entertainment platform but also as an effective space for political discussion and expression. The study also found that Gen Z is not a passive media consumer; rather, they actively engage in discussions, filter information, and shape political opinions. Therefore, enhancing political digital literacy is essential to encourage young voters to become more critical and responsible participants in the democratic process.
Analisis Kebijakan Luar Negeri Korea Selatan Terkait Korean Pop Culture sebagai Instrumen Politik Luar Negeri Korea Selatan Maharani Putri Endrayana; Muhammad Haizul Falah
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2542

Abstract

Artikel ini menguraikan hasil dari penelitian yang mengusut "Analisis Kebijakan Luar Negeri Korea Selatan Terkait Korean Pop Culture sebagai Instrumen Politik Luar Negeri Korea Selatan." Penelitian ini menerapkan metode penelitian kualitatif untuk mendalami peran Korean Pop Culture dalam kebijakan luar negeri Korea Selatan dan dampaknya. Sumber data utama mencakup dokumen kebijakan, pernyataan resmi pemerintah Korea Selatan, laporan media, serta wawancara dengan pakar pemerintah dan akademisi. Melalui analisis isi, penelitian mengidentifikasi pola dan tren dalam kebijakan luar negeri yang terkait dengan Korean Pop Culture. Konteks sejarah dan politik Korea Selatan, bersama dengan hubungannya dengan negara-negara lain, menjadi bagian integral dalam penelitian ini. Evaluasi dampak yang mencakup data statistik dan studi kasus turut membantu menggambarkan efek dari kebijakan ini. Penelitian ini menjunjung tinggi etika penelitian dan privasi informan yang diwawancarai. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang penggunaan Korean Pop Culture sebagai instrumen politik luar negeri oleh Korea Selatan serta konsekuensi globalnya, termasuk citra negara ini dalam kancah internasional.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Melalui Program Usaha Mikro di Desa Maninjau Shelvi Arma Yudha; Fazwa Maura Zacky; Riki Fernando Helmi; Yulia Hanoselina; Rahmadhona Fitri Helmi
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2550

Abstract

Community empowerment is a strategic approach to increasing economic independence, especially in rural areas. This study aims to analyze the impact of micro-enterprise programs on increasing economic independence of the community in Maninjau Village, West Sumatra. The method used is a descriptive qualitative approach with interview techniques, field observation, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of micro-enterprise training programs such as entrepreneurship, capital assistance, and business assistance can encourage the growth of new business units managed by the local community, especially by women and village youth. A significant impact can be seen from the increase in family income, expansion of local economic networks, and increased knowledge and entrepreneurial skills. However, challenges such as limited market access, low financial literacy, and program desires are still challenges that need to be overcome. Overall, this empowerment program shows great potential in changing the pattern of economic independence into a more independent and sustainable pattern. This study recommends the need for synergy between local governments, financial institutions, and local assistants in strengthening the micro- enterprise ecosystem in the village.
Mengupas Perubahan Gaya Hidup Anak Muda Bandar Lampung di Era E-Commerce dan Digital Payment: Studi Kualitatif tentang Perubahan Sosial dalam Konsumsi Digital Rahma Aldila, Aulia; Nisa Sifana, Dea; Andini, Galuh; Putra, Purwanto; Riza Faizal, Ahmad; Zaimasuri
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2559

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi dan gaya hidup anak muda, terutama melalui e-commerce dan digital payment. Digitalisasi transaksi memberikan kemudahan akses, efisiensi waktu, serta berbagai promosi menarik yang mendorong peralihan dari belanja konvensional ke belanja digital. Kemudahan ini menjadikan e-commerce dan pembayaran digital sebagai bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari anak muda. Namun, perubahan ini juga membawa tantangan sosial, ekonomi, dan budaya, seperti meningkatnya konsumsi impulsif, perubahan pola interaksi sosial, dan pergeseran nilai dalam mengelola keuangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana e-commerce dan digital payment mempengaruhi pola konsumsi anak muda di Bandar Lampung, faktor-faktor yang mendorong pergeseran ini, serta dampaknya terhadap pengelolaan keuangan, interaksi sosial, dan nilai budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis literatur. Subjek penelitian adalah anak muda berusia 18 hingga 25 tahun yang aktif menggunakan e-commerce dan digital payment di Bandar Lampung. Dengan memahami pola konsumsi digital ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai tren konsumsi generasi muda dan implikasinya dalam era digital, serta menjadi referensi bagi individu maupun pihak terkait dalam menyusun strategi yang relevan dengan perkembangan digitalisasi.
Dinamika Standar Kecantikan Indonesia terhadap Pengaruh Hegemoni Budaya Korea Pada Generasi Z Nazma Prameswari; Qinanti Ayu Pariha; Deva Aulia Lutfiah Abdul; Purwanto Putra; Ahmad Riza Faizal; Zaimasuri, Zaimasuri
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2563

Abstract

Artikel ini membahas mengenai dinamika perubahan standar kecantikan di Indonesia akibat pengaruh hegemoni budaya Korea, khususnya di kalangan Generasi Z. Masuknya budaya Korea melalui gelombang Hallyu telah membentuk standar kecantikan baru yang mengedepankan kulit putih cerah, wajah tirus, dan tubuh langsing. Hal ini secara tidak langsung menggantikan standar kecantikan lokal yang beragam. Generasi Z sebagai generasi digital paling aktif menjadi kelompok yang paling rentan terpengaruh oleh paparan media sosial dan industri hiburan Korea. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan wawancara untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perubahan persepsi serta dampaknya terhadap identitas dan kepercayaan diri generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hegemoni budaya Korea telah menggeser cara pandang sebagian besar Generasi Z Indonesia terhadap kecantikan, yang pada akhirnya memunculkan tekanan sosial dan potensi hilangnya apresiasi terhadap kecantikan lokal.
Komunikasi Antar Budaya Dalam Meningkatkan Harmoni Masyarakat Multikultural La Ode Abdul Musawir; Abdul Rahmanb; Edy Samiel; Abdul Latif
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2565

Abstract

This study aims to determine Intercultural Communication in Improving Multicultural Community Harmony. The method used is literature analysis with the purpose of literature. Data collection is carried out through systematic searches of scientific literature on related articles, books, documents, and journals that discuss significantly related to the research theme, namely Intercultural Communication in Improving Multicultural Community Harmony. The technique used in this research is the Searching technique, which is taking references from the internet with the aim of helping to clarify and make it easier to review. The findings and subsequent discussion after the process of data collection and analysis, then the research provides a final conclusion as a closing. The results obtained that Multicultural societies make interactions with other communities that have different cultural differences.The differences that exist necessitate conflicts that occur because of differences so that it requires a common perception to unite these differences in order to create harmony in a multicultural society.Harmony that exists between multicultural communities is also based on effective communication between individuals with one another.In conducting communication in multicultural societies communication takes place verbally and non-verbally and cultural identity is inherent in the personalities of individuals who communicate. Multiculturalism in society not only reflects diversity, but also tests the extent to which individuals and groups are able to coexist harmoniously. The challenges that arise are often related to prejudice, discrimination, or unequal access to opportunities that should be enjoyed equally. The application of multiculturalism values in everyday life can be realised through social interactions that are respectful and open to differences. Cross-cultural activities such as the exchange of traditions, arts and languages can be an effective medium for strengthening relationships between community groups. This creates a deeper understanding of each other's backgrounds and reduces the potential for misunderstanding. In this way, multicultural societies not only coexist, but also thrive together in an atmosphere of peace and tolerance.Several strategies are implemented in order to recognise cultural diversity in communal life.Adaptation strategies can be implemented, such as acculturation, assimilation and separation, each of which has a different impact on intercultural relations.
Peran Imigrasi Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Terhadap Pekerja Migran Nonprosedural Di Kota Tanjungpinang Tahun 2025 Arfinka Saputra; Dessy Natallia; Seri Azlina; Bentar triansyah; Sahrul Efendi
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2573

Abstract

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan transnasional yang kompleks dan terus berkembang, terutama terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural. Kota Tanjungpinang sebagai daerah perbatasan memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap praktik ini karena posisinya sebagai jalur keluar-masuk pekerja migran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Imigrasi dalam mencegah dan memberantas TPPO terhadap PMI nonprosedural di Tanjungpinang selama tahun 2024–2025. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap kegiatan Imigrasi Kelas I Tanjungpinang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Imigrasi telah menjalankan berbagai strategi seperti pemeriksaan dokumen, wawancara paspor, patroli di jalur rawan, dan kolaborasi dalam Satgas TPPO, namun pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya pemanfaatan teknologi, serta lemahnya koordinasi antarinstansi”. Selain itu, belum adanya regulasi daerah khusus mengenai TPPO dan perlindungan PMI turut melemahkan efektivitas pengawasan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kelembagaan, penguatan regulasi, dan sinergi lintas sektor sangat diperlukan guna mewujudkan sistem pencegahan dan penanganan TPPO yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan, dengan Imigrasi sebagai aktor utama.
Reformasi Birokrasi Dalam Kualitas Pelayanan Publik: Suatu Tinjauan Literatur Zahwa Alia Putri; Silvia, Silvia; Siti Nur Aisyah; Viola Nofrilia; Jumiati, Jumiati; Boni Saputra
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2594

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of bureaucratic reform in improving the quality of public services in Indonesia through a literature review approach. This study examines selected scientific articles from the last ten years that discuss various aspects of bureaucratic reform, including service efficiency, transparency, accountability, citizen satisfaction, and the role of digitalization.The findings reveal that bureaucratic reform has positively impacted service acceleration, public trust enhancement, and the adoption of information technologies such as e-government. Nevertheless, implementation still faces challenges such as bureaucratic resistance, limited funding, and lack of inter-agency coordination. This study recommends strengthening leadership, enhancing bureaucratic human resources, increasing public participation, and fostering cross-sector policy synergy to support sustainable bureaucratic reform.
Diskualifikasi Kepala Daerah Terpilih Akibat Ijazah Palsu: Studi Kasus Pilkada Pesawaran 2024 Agustine, Yolanda Fatima; Halim, Abdul; Sitinjak, Natanael; Nurholisah, Febri Hana; Citra Dewi, Tara Marza; Lanova, Agil Fitrah; Dewantara, Muhammad Bagus
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2603

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika keterlibatan masyarakat dalam ruang politik, khususnya dalam konteks pemilihan umum kepala daerah (Pilkada). Fokus kajian tertuju pada bentuk-bentuk partisipasi politik warga serta faktor-faktor yang memengaruhinya, baik dari aspek sosiologis maupun struktural. Menggunakan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi politik masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh kesadaran politik, tetapi juga oleh relasi kekuasaan, budaya lokal, serta pengaruh media dan elite politik. Studi ini menyoroti pentingnya pendidikan politik dan penguatan kelembagaan demokrasi agar partisipasi masyarakat tidak sekadar menjadi formalitas elektoral, tetapi menjadi wujud keterlibatan aktif dalam proses demokratisasi.
Menilai Kualitas Tayangan Podcast #CloseTheDoor pada Channel YouTube Deddy Corbuzier Davia Kayla Sahrani; Zhafirah Juldiane; Resha Priyatna; Callista Aurellia Vierikusuma; Tasya Nabila Dinata; Muhammad Syehan Fajar Shadik; Jesselyn Felicia Eirnyfer; Alzam Hakim Prianto; Zulaikhatun Nisa Nabilah
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2607

Abstract

Masyarakat telah beralih dari media konvensional ke media digital, seperti podcast, karena adanya kemajuan teknologi komunikasi digital. Di antara banyak podcast yang tersedia di berbagai platform, #CloseTheDoor menjadi salah satu yang paling dicari oleh publik. Podcast ini, yang dipandu oleh Deddy Corbuzier, terkenal karena formatnya yang panjang, gaya bertanya yang tajam, dan narasumber dari berbagai latar belakang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas podcast #CloseTheDoor dengan fokus pada tiga elemen utama: kredibilitas informasi, keseimbangan penyajian, dan nilai edukatif yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menganalisis 27 episode tayangan yang dipilih dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Metode simak-catat digunakan untuk mengumpulkan data dengan cara menyimak tayangan secara menyeluruh dan mengumpulkan data penting berdasarkan indikator penilaian yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa podcast ini memiliki tingkat kredibilitas yang relatif tinggi, terutama dalam hal pemilihan narasumber dan cara host memimpin diskusi. Meskipun demikian, beberapa episode terus menunjukkan kesalahan dalam penyampaian informasi, yang memerlukan evaluasi lebih lanjut. Diharapkan temuan ini akan menjadi referensi untuk mengembangkan konten media digital yang berkualitas tinggi dan bertanggung jawab.