cover
Contact Name
MUHAMAD ARIFIN
Contact Email
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Phone
+281238233442
Journal Mail Official
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/tashdiq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30308917     DOI : -
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah adalah jurnal yang terbit 3 kali setahun pada bulan Maret, Juli, dan November. Jurnal ini merupakan jurnal kajian ilmu agama, tidak hanya mengacu pada satu agama saja, ada 6 agama yang diakui di Indonesia bisa diterima pada jurnal ini. Selain itu jurnal ini juga membahas tentang pengajaran dalam ilmu agama khususnya yang ada di Indonesia. Isu-isu mutakhir yang berkaitan dengan agama dan multikultur budaya juga dibahas dalam jurnal ini. Kami mengundang bagi para akademisi dan praktisi untuk menulis di jurnal ini guna menambah khasanah pengetahuan terutama yang berkaitan dengan ilmu agama dan dakwah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 446 Documents
STUDI FENOMENA LITERATUR: DAMPAK PENYEBARAN PAHAM RADIKALISME MELALUI MEDIA SOSIAL DAN HUBUNGANNYA TERKAIT NILAI AGAMA PADA KEHIDUPAN MASYARAKAT MODERAT ISLAMIYAH DI INDONESIA Diky Okta Yudha Putra; Habieb Riziek; Tasha Rahmadona; Elba Annisa Nalinda
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i1.6034

Abstract

Radikalisme adalah sebuah bentuk paham yang berbasis radikal atau ekstrem dalam mengeskspresikan bentuk keyakinan bahwa harus ada perubahan sosial dan politik yang besar secara merata dan menyeluruh serta bersifat revolusioner. Radikalisme di Indonesia telah menyebar dalam berbagai teknologi dan informasi terutama di media sosial. Maraknya radikalisme berpengaruh pada struktur ideologi politik yang dapat mengalami ketidakseimbangan dan menurunnya sikap toleransi serta penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam era pendidikan dan teknologi saat ini. Untuk itu, Perlu diketahui jika penyebaran radikalisme melalui media sosial seperti facebook, instagram, whatsapp, dan lain-lain dapat memicu perpecahan serta saling adu domba pada status sosial, moral, agama, dan politik yang ada di Indonesia. Penanganan kasus radikalisme harus dilakukan agar meminimalisir kerusakan dan penyimpangan yang diprediksi berkelanjutan dalam kehidupan. Melalui metode analisa kualitatif kepustakaan dan diamati dalam skala lingkungan masyarakat moderat islamiyah di Indonesia menjadi sebuah persoalan sekaligus ancaman baik secara langsung maupun tidak langung. Hal ini dapat disebabkan dengan adanya faktor sentimen keagamaan dalam segi ketertindasan solidaritasnya oleh kekuatan kelompok tertentu yang menolak diri mereka untuk beradaptasi menerima adanya perbedaan maupun keberagaman yang ada di lingkungan sekitarnya. Kata kunci: Radikalisme, Nilai Agama, Moderat Islamiyah, Media Sosial, Kualitatif
IMPELEMENTASI TERHADAP BUDAYA TOLERANSI DAN PERDAMAIAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DI MA’HAD AL ZAYTUN Adrian Nugraha, Rizal; Supriyatno; Bin Sirwan , Supriyatno; Zahira, Tiara
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i1.6054

Abstract

This research discusses the implementation of a culture of tolerance and peace in daily life at Ma’had Al Zaytun, a pesantren located in Indramayu Regency, West Java, Indonesia. The Al Zaytun Institute emphasizes the importance of these two fundamental principles in creating a harmonious and conducive environment for learning. Through character education integrated into the curriculum, extracurricular activities that encourage cooperation and interfaith dialogue, as well as an inclusive learning environment, Ma’had Al Zaytun has successfully instilled values of tolerance and peace in its students. This research employs a literature study method through theoretical and empirical reviews from various sources, including books, journal articles, research reports, and official documents related to multicultural education and the teaching of tolerance values in educational institutions. Research findings indicate that tolerance and peace are taught through inclusive religious education, social activities, and interactions among students that encourage appreciation for differences. The curriculum at Ma’had Al-Zaytun combines religious education with multicultural insights, instilling the importance of living together peacefully. Additionally, social interactions among students from diverse backgrounds serve as an effective medium for fostering mutual respect and cooperation. This culture of tolerance is also supported by the active role of teachers who serve as role models in maintaining harmony within the Ma’had environment. However, even though it has succeeded in creating a conducive atmosphere for peace, Ma’had Al-Zaytun faces challenges in maintaining the consistency of these values amidst external influences that often bring sentiments of intolerance. In conclusion, Ma’had Al-Zaytun is capable of being an effective model of education based on tolerance and peace in shaping the character of a young generation that is inclusive and loves peace. Keywords: Culture; Peace; Tolerance
PENERAPAN PEMBELAJARAN METODE AL BARQY UNTUK MEMBERANTAS BUTA AKSARA AL QUR’AN DESA PEMATANG RAMAN Anjeliana, Anjeliana; Khairun Nisa; Nyimas Yulia Radiska; Ahmad Yazid Ziyadi; Al Amin Saputra
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i2.6066

Abstract

Kitab pedoman umat muslim yaitu Al-Qur’an yang wajib diyakini setiap muslim harus mempelajari, memahami dan mengetahui isi bacaan Al-Qur’an. Penelitian tindakan kelas dengan menerapkan metode Al-Barqy, metode Al-Barqy merupakan metode pembelajaran yang mudah dan ringkas untuk membaca Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pemahaman anak-anak kelas IV,V dan VI madrasah JAMIATUSSA’ADAH Desa Pematang Raman sebanyak 47 anak yang menjadi responden penelitian ini. Penelitian tindakan kelas dengan melaksankan tahapannya: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Setelah menjalankan semua tahapan tersebut peenerapan metode Al-Barqy adalah langkah yang tebaik untuk mencapai hasil yang diinginkan yaitu memberantaskan buta aksara Al-Qur’an pada masyarakat Desa Pematang Raman.
TELISIK UPAYA MEMBANGUN TOLERANSI BERAGAMA DI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN PLURALISME AGAMA Andi Ichsan Adiwisastera; Barsihannor, Barsihannor; Abdullah, Abdullah
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i2.6072

Abstract

Isu keberagamaan atau toleransi beragama merupakan isu yang perlu untuk ditelaah, sebagaimana fenomena pluralitas agama telah menjadi fakta sosial yang nyata dan menjadi bagian isu toleransi beragama di Indonesia. Pluralitas keagamaan adalah sebuah fenomena natural yang terjadi di realitas kehidupan. Di tengah keberagaman perbedaan ideologi dan klaim kebenaran eksklusif (truth claim) yang ada, menuntut setiap pemeluk agama untuk mampu bertoleransi serta hidup rukun atas segala macam konsep yang dikandung oleh ideologi. Hal ini secara nyata menjadi sebuah implikasi logis karena dari tiap-tiap ideologi dan klaim kebenaran yang diajarkan akan mengarahkan pemeluknya untuk yakin terhadap setiap ajaran agama tersebut, termasuk klaim keselamatan. Namun, bagi masyarakat yang belum terbiasa dan belum memiliki pengalaman dalam hidup berdampingan secara damai, tentu akan menimbulkan problematika tersendiri, sehingga memaksa para ahli dari berbagai disiplin ilmu untuk menemukan suatu solusi dalam merespon problematika tersebut bahwa toleransi saja tidaklah cukup. Perlu ditanamkan paham pluralisme agama sebagai sebuah solusi untuk kerukunan umat beragama. Dengan kata lain, toleransi beragama dalam pandangan liberal merupakan paham pluralisme agama. Pluralisme agama sebagai bagian dari wacana Barat postmodern berupaya untuk merelatifkan kebenaran agama-agama, tidak ada lagi kebenaran yang mampu diakui dalam agama manapun, termasuk Islam. Akibatnya, dampak sosial dari doktrin pluralisme agama cukup berbahaya terhadap ajaran-ajaran agama yang telah berlangsung dengan baik, dan bertentangan pula dengan konsep toleransi dalam Islam yang mengakui keberadaan agama lain dalam ranah sosial tanpa harus adanya pemaksaan terhadap pengakuan kebenaran agama tersebut. Islam secara konseptual mengakui pluralitas agama, namun menolak tegas pluralisme agama.
PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF DALAM MENGGERAKAN RODA KESEJAHTERAAN UMAT Sari, Deva Putri; Mu’min Firmansyah
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i4.3035

Abstract

Zakat, sebagai salah satu pilar penting dalam Islam, memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pengentasan kemiskinan dan penggerak kesejahteraan umat. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya pengelolaan zakat produktif dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Tinjauan pustaka akan membahas konsep zakat, peran zakat produktif dalam ekonomi Islam, serta praktik pengelolaan zakat produktif di beberapa negara. Metodologi artikel ini melibatkan studi pustaka dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat produktif dapat menjadi solusi efektif dalam menggerakkan roda kesejahteraan umat, dengan memberikan pendekatan yang berkelanjutan dan berdaya tahan. Pembahasan akan menguraikan implikasi temuan ini dalam konteks sosial, ekonomi, dan kebijakan. Kesimpulan artikel ini menyimpulkan pentingnya peran zakat produktif dalam mendukung pembangunan ekonomi umat dan menawarkan arahan untuk pengembangan lebih lanjut dalam pengelolaan zakat produktif.
PENERAPAN PROGRAM PEMBIASAAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MIS IKHWANUL MUSLIMIN KECAMATAN SIRANDORUNG KABUPATEN TAPANULI TENGAH Anggriani, Dewi
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i2.6121

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan program pembiasaan dalam membentuk karakter siswa di MIS Ikhwanul Muslimin, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta memberikan solusi yang tepat. Pembiasaan merupakan proses pembentukan kebiasaan baru atau perbaikan kebiasaan yang sudah ada, sedangkan karakter mencakup sifat-sifat seperti watak, kepribadian, moral, dan akhlak. Pembentukan karakter terjadi melalui tiga tahap, yaitu tahap pengetahuan, pelaksanaan, dan pembiasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai program pembiasaan diterapkan dalam membentuk karakter religius, jujur, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab pada siswa, di antaranya melalui kegiatan salat dhuha dan zuhur berjamaah, infaq/sedekah, berkata jujur, baris-berbaris setiap pagi, serta menjaga kebersihan. Faktor pendukung meliputi minat siswa dan faktor internal, sementara faktor penghambat termasuk keterbatasan sarana dan prasarana serta faktor eksternal. Solusi yang diberikan meliputi kerja sama antara pihak madrasah, guru, dan orang tua. This study aims to describe the implementation of habituation programs in shaping the character of students at MIS Ikhwanul Muslimin, identify the influencing factors, and offer potential solutions. Habituation refers to the process of forming new habits or improving existing ones, while character encompasses traits such as temperament, personality, morality, and ethics. Character formation occurs through three stages: knowledge, implementation, and habituation. The results indicate that various habituation programs are implemented to foster religious, honest, disciplined, independent, and responsible characters among students. These programs include activities such as performing dhuha and zuhur prayers in congregation, giving alms, practicing honesty, morning line-ups, and maintaining cleanliness. The supporting factors include student interest and internal motivation, while challenges arise from limited facilities and external influences. To address these challenges, collaboration between the school, teachers, and parents has been emphasized.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP ISLAM AL-FADHLI MEDAN: ANTARA TANTANGAN GLOBALISASI DAN NILAI-NILAI KEISLAMAN Khairan, Nadiyah; Zuliana, Zuliana
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i2.6130

Abstract

This study examines character education implementation at SMP Islam Al-Fadhli Medan, addressing globalization challenges while preserving Islamic values. Using a qualitative case study approach, the research reveals three key aspects: integration of Islamic values into the curriculum, innovative strategies to address globalization, and strategic use of technology in character education. While these approaches show positive results, concerns arise about balancing technological innovation with human interaction. The study contributes to developing a more effective Islamic character education model in the global context. Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan karakter di SMP Islam Al-Fadhli Medan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan mempertahankan nilai-nilai keislaman. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian mengungkapkan tiga aspek utama: integrasi nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum, strategi inovatif menghadapi globalisasi, dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan karakter. Meskipun pendekatan ini menunjukkan hasil positif, muncul kekhawatiran tentang keseimbangan antara inovasi teknologi dan interaksi manusia. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter Islam yang lebih efektif dalam konteks global.
SHOLAT JAMAK DAN QOSOR Ria Ramadhani
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i2.6131

Abstract

Hasbi Ash-Shiddieqy seorang ulama yang menegaskan bahwa seorang muslim dapat menjamak salat tanpa uzur. Pemikiran ini berbeda dengan mayoritas ulama lainnya yang menetapkan syarat-syarat tertentu terhadap kebolehan melakukan salat jamak. Dari persoalan di atas maka perlu kajian mengenai pokok-pokok pikiran yang mendasari pemahaman Hasbi dalam persoalan tersebut. Kajian ini bersifat kepustakaan dengan menjadikan buku-buku Hasbi sebagai bahan rujukan dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasbi membolehkan salat jamak dilakukan meskipun tanpa uzur. Kebolehan jamak salat dalam keadaaan bermukim dan hujan dijadikannya sebagai alasan untuk kebolehan menjamak salat tanpa uzur. Hal ini berlandaskan pada hadis yang menerangkan bahwa Nabi pernah melakukan jamak dan qasar salat hanya semata-mata untuk memudahkan umatnya. Pemikiran Hasbi hanya mengedepankan pemahaman secara tekstual tanpa melihat asbab al-wurud hadis. Sementara al-Nawawi dan Yusuf al-Qaradhawi tidak membolehkan jamak tanpa ada uzur dengan alasan bahwa jamak dan qasar salat merupakan rukhsah dari Allah. Sedangkan menurut Hasbi, kebolehan jamak dan qasar tanpa uzur didasarkan bahwa Allah tidak menginginkan kesusahan bagi hamba-Nya. Menurutnya segala sesuatu yang bisa dipermudah harus dipermudah termasuk dalam persoalan ibadah.
ANALISIS LIVING AL-QUR’AN TENTANG MAKNA REZEKI : PERSFEKTIF MASYARAKAT DI KECAMATAN MEDAN TIMUR Rahmad Husain Lubis; Hasyimsyah Nasution
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i2.6178

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemahaman makna rezeki di Kecamatan Medan Timur dengan menggunakan analisisliving Al-Qur'an, khususnya merujuk pada ayat Q.S. Hud: 6 yang menyatakan bahwa rezeki dijamin oleh Allah SWT. Fokus penelitian ini adalah memahami berbagai interpretasi masyarakat mengenai rezeki yangmeliputi aspek materi dan non-materi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan library research dan field research, melibatkan wawancara, observasi, dokumentasi, serta penafsiran maudhu'i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Medan Timur mengartikan rezekitidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam bentuk non-materi yang berharga. Penelitian inidiharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pemahaman rezeki, mendorong individu untuk lebih bersyukur atas nikmat Allah SWT, dan memperluas pengetahuan pembaca tentang konsep rezeki. Diharapkan, temuan ini meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa rezeki meliputi aspek materi dan non-materi yang sama pentingnya.
EVALUASI HASIL PROGRAM SIMPAN PINJAM KOPERASI SERBA USAHA DESA KOTA INDONESIA DALAM MENDUKUNG PROGRAM DAKWAH DI MA’HAD AL-ZAYTUN Santoso, Bambang; Satria, Alfi; Sobirin
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i2.6219

Abstract

This research aims to evaluate the results of the savings and loan program of KSU Desa Kota Indonesia in supporting the da’wah program at Ma’had Al-Zaytun, and to identify the supporting and inhibiting factors of the savings and loan program at KSU Desa Kota Indonesia in Ma’had Al-Zaytun. This research uses a descriptive qualitative method with a naturalistic qualitative approach. The data sources include primary data from the management of KSU Desa Kota Indonesia, and secondary data which consists of cooperative documents such as journals, KSU profiles, the KSU Desa Kota Indonesia business license, and others. Based on observations in several savings and loan cooperatives in Gantar, Wanguk, and Haurgeulis, the author selected KSU Desa Kota Indonesia as the research object due to differences in management related to the evaluation of the savings and loan program at Koperasi Serba Usaha Desa Kota Indonesia in supporting the da’wah program at Ma’had Al-Zaytun, Faculty of Syariah. The evaluation of the savings and loan program of Koperasi Serba Usaha Desa Kota Indonesia in supporting da’wah at Ma’had Al-Zaytun shows positive impacts, namely: 1) Economic improvement of members that supports da’wah activities, 2) Empowerment of members in financial management, 3) Increased community participation in da’wah, and 4) Program sustainability that depends on management and support from related parties. Overall, this cooperative plays a significant role in supporting da’wah through economic strengthening and community empowerment. Koperasi Serba Usaha Desa Kota Indonesia has played an important role in supporting the da’wah program at Ma’had Al-Zaytun through economic strengthening and community empowerment. Keywords: Program evaluation, KSU Desa Kota Indonesia;

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 3 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 2 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah More Issue