cover
Contact Name
Mumu Zainal Mutaqin
Contact Email
mumu.zainal.mutaqin@gmail.com
Phone
+6285215787444
Journal Mail Official
mumu.zainal.mutaqin@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Labuan KM 23 Cikaliung, Sindanghayu, Kec. Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten 42273
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
KAFFAH: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
ISSN : 29859662     EISSN : -     DOI : -
KAFFAH: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan dibawah naungan Fakultas Agama Islam Universitas Mathla’ul Anwar Banten dengan terbitan perdananya Desember 2022. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Desember dan Juni yang berfokus pada studi keislaman. Fokus jurnal ini mencakup tulisan keilmuan dari bidang Hukum Islam, Hukum Keluarga, Ekonomi Islam, Manajemen dan Keuangan Syari’ah, Pendidikan Islam, Pengkajian Al Qur’an dan hadis, Teologi Islam, Sejarah Kebudayaan Islam, Akidah dan Tasawuf, Wisata dan Pangan Halal, Islam dan Kemasyarakatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 42 Documents
INTERVENSI KONSELING ISLAM UNTUK MENANGGULANGI PERILAKU LGBT PESERTA DIDIK SEKOLAH Dody Riswanto
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 3 No 2 (2024): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menanggulangi perilaku LGBT peserta didik di sekolah dengan intervensi konseling Islam. Strategi yang digunakan dalam mencapai tujuan penelitian adalah sosialisasi mengenai bahaya LGBT serta layanan konseling yang bersifat sukarela kepada peserta didik sekolah (klien). Target yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menemukan formulasi baru cara penanganan LGBT yang lebih humanis dengan penggunaan konseling Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah interview, observasi, studi dokumentasi, dan informasi audio visual. Analisis data yang digunakan adalah teknik triangulasi, melakukan sintesa, analisa, interpretasi data, serta membuat kesimpulan akhir berupa proposisi. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa konseling Islam dapat menanggulangi perilaku LGBT peserta didik dengan treatment yaitu sholat 5 waktu, membaca Al-Qur’an, menghafal surah-surah pendek, dan menulis ayat suci Al-Qur’an. Treatment Islam tersebut setidaknya memberikan shock therapy pada peserta didik untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari. Intervensi juga melibatkan bantuan team guru BK serta wali kelas untuk memonitoring perilaku siswa tersebut. Keterbaharuan penelitian ini adalah intervensi konseling LGBT tidak menggunakan cara kuno seperti memarahi, memaki siswa, atau mem-bully, tetapi lebih bersifat humanis agamis; intervensi konseling yang digunakan adalah menggunakan perpaduan antara teori konseling barat yang konvensional dengan menggunakan teori konseling multikural dan konseling spiritual.
The Caturalektis untuk Pengembangan Manajemen Pendidikan Umar, Surip
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 3 No 2 (2024): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study uses a qualitative approach with an analysis of thinking, about the management of Islamic educational institutions in terms of human resource competency. The purpose of the study is to provide problem solving for problems in the management of Islamic educational institutions based on scientific theory, in order to become eligible management to produce the essence to be achieved. The Caturalektis Theory is a solution for the management of Islamic Educational Institutions in their development and management which is only based on a person's natural experience without any scientific theory. The occurrence of inequality in the competence of educators which results in the problem of lack of vision, split personality and the problem of neglected values, this is one of the factors of the problematic human resource management problem, even though the values ​​of the pondok are the basis for the formation of the vision, mission, goals and activities of Islamic educational institutions. The solution to this problem is to apply Caturalektis in the development of expert theory trialektis. The importance of this theory as a solution and can be utilized by administrators in other Islamic educational institutions. Amin Abdullah's Interconnected Entities Theory is the right and rational solution for the development of Islamic educational institution management with the development of Caturalektis, to form eligible management. The essence targets will be achieved through: Hadharah an-nashi is monotheism to Allah through good parenting, hadharah al-ilmi is teacher competence through good education and teaching, hadharah falsafiyah is social ethics and universal characteristics through a good social and institutional economic approach. and finally hadharah Istiqrariyah with the target of consistency.
IMPLEMENTASI MORNING BRIEFING INTEGRATIF UNTUK MENINGKATKAN SEMANGAT MENGAJAR GURU DI SD SAINS AL-BIRUNI Nasution, Herina Arafah; Alawiyah, Tuti; Wulan Dari, Putri; Widiyarsih, Trizky; Komalasari, Nisa; Huda, Miftahul
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 3 No 2 (2024): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi morning briefing integratif dalam meningkatkan semangat mengajar guru di SD Sains Al-Biruni. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan morning briefing integratif yang menggabungkan elemen spiritual, intelektual, dan profesional secara signifikan meningkatkan motivasi intrinsik guru. Pembacaan ayat-ayat Al-Qu’ran dan ikrar pendidik dalam kegiatan ini memberikan makna yang lebih dalam terhadap tugas mengajar, menciptakan lingkungan kerja yang positif, dan berdampak pada kualitas pembelajaran siswa. Temuan ini merekomendasikan penerapan morning briefing integratif sebagai model untuk meningkatkan semangat dan motivasi guru di sekolah lain.
Internalisasi Nilai-nilai Karakter Islami Melalui Program Mentoring di Sekolah SD Sains Al-Biruni Anjani, Adhistria Rahma; Ulwiyyah, Hilwa; Ur Rohmah, Sifa; Marselina, Serli; Huda, Miftahul
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 3 No 2 (2024): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program mentoring dalam menginternalisasi nilai-nilai karakter Islami di SD Sains Al-Biruni. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program mentoring dirancang untuk membentuk karakter islami siswa melalui pendekatan personal yang melibatkan interaksi antara mentor dan mentee. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini efektif dalam memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman dan membangun keterikatan emosional yang positif. Evaluasi program dilakukan setiap tiga bulan untuk memantau perkembangan siswa. Kendala yang dihadapi meliputi kesiapan mentor dalam penguasaan materi, namun diatasi melalui pembinaan rutin. Program ini diharapkan dapat membekali siswa dengan ketahanan moral dan spiritual dalam menghadapi tantangan di masa depan.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN KEBEBASAN BERPIKIR Bahri, Saepul; Nuryati; Masitoh, Siti
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 3 No 2 (2024): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan dinamis antara Pendidikan Agama Islam (PAI) dan kebebasan berpikir, sebuah tema yang semakin relevan dalam konteks globalisasi dan pluralisme. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis literatur komprehensif, studi ini menyelidiki bagaimana integrasi kebebasan berpikir dalam PAI dapat meningkatkan pemahaman keagamaan yang lebih mendalam dan kontekstual. Temuan utama menunjukkan bahwa implementasi kebebasan berpikir dalam PAI berpotensi menghasilkan pemahaman Islam yang lebih kritis, reflektif, dan relevan dengan tantangan kontemporer. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan signifikan, termasuk resistensi dari pendekatan tradisional dan kekhawatiran akan relativisme moral. Studi ini mengusulkan model PAI yang mengintegrasikan kebebasan berpikir melalui metode pembelajaran aktif, pendekatan interdisipliner, dan pengembangan keterampilan analisis kritis. Model ini bertujuan untuk membentuk peserta didik Muslim yang tidak hanya m5emiliki pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga kemampuan untuk mengaplikasikan ajaran Islam secara kritis dan kreatif dalam konteks modern.
TANTANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN METODE DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Islam Madina; Adi Putra
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 4 No 1 (2025): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengawasan penting dalam dunia pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar sampai ekolah menengah atas. Adapun tantangan yang dihadapi oleh pengawas pendidikan dalam perubahan kurikulum seperti kurang maksimalnya potensi guru terhadap materi yang diberikan kepada siswa. Kolaborasi guru dan pengawas pendidikan menjadi kunci utama, hal tersebut memudahkan tercapainya tujuan pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana tantangan dan strategi pengawasan pendidikan menghadapi perubahan kurikulum. Selain itu, peneliti juga meneliti masalah yang terjadi pada guru saat melakukan kegiatan belajar mengajar dalam kelas sesuai dengan kurikulum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dalam penelitian ini peneliti menguraikan secara jelas. Peneliti melakukan wawancara dengan pengawas dan guru di lembaga pendidikan. Pengumpulan data kualitatif memudahkan koresponden memahami hasil yang didapatkan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 orang terdiri dari 10 orang guru dan 10 orang pengawas pendidikan. Sampel penelitian memiliki karakteristik yang berbeda, seperti koresponden memiliki pengetahuan cukup terkait masalah strategi pengawasa pendidikan menghadapi perubahan kurikulum. Peneliti juga menggunakan instrument peneliti yang dilakukan, seperti melakukan kegiatan pembelajaran menggunakan alat seperti papan tulis. Tentunya memudahkan guru dan siswa untuk mengikuti proses belajar mengajar. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa tantangan dan strategi pengawasan pendidikan menghadapi perubahan kurikulum memberi pengaruh baik bagi guru.
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA DI SDIT AL IZZAH SERANG Arifin, Muhammad Arifin; Hamdanah; Nuryati; Hidayat, Deden; Rifai, Epi Hasan; Nurbani, Siti; Maulfianti, Afdi; Mulyati, Dede
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 4 No 1 (2025): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research used is a mixed methods approach with a sequential explanatory design. The quantitative phase involved a survey with questionnaires administered to teachers and guardians to measure their perceptions of the implementation and benefits of extracurricular programs. Quantitative data were analyzed descriptively and inferentially. The qualitative stage was conducted through in-depth interviews with school officials, extracurricular supervising teachers, and student guardian representatives to explore more in-depth information regarding the experiences, challenges, and successes of the program in shaping student character. The quantitative research results showed a high level of satisfaction and positive perceptions of the extracurricular program from teachers and student guardians. Qualitative analysis reinforces these findings by revealing how various extracurricular activities such as scouting, arts, and sports provide opportunities for students to develop character values such as discipline, cooperation, responsibility, independence, and self-confidence. Further discussion elaborates on the factors that support the success of the program and provides recommendations for improving the implementation of extracurricular programs at SDIT Al Izzah Serang so that their contribution to students' character development becomes more optimal. Keywords: Program Evaluation, Extracurricular, Character,
Pemanfaatan Media Digital dalam Bina Pribadi Islam: Upaya Penguatan Karakter Islami Siswa SMPIT Al-Manar Pangkalan Bun Kotawaringin Barat Ulum, M. Misbahul Ulumudin; Nadia Arifatul Khoiri Fauzi; Isnani Zakiyah
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 4 No 1 (2025): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to investigate how digital media builds Islamic character of students at SMPIT Al-Manar Pangkalan Bun. This is based on the fact that young people often use digital media without being guided by Islamic values. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan case study. Observations, interviews, and documentation were used to collect data. Hasil menunjukkan bahwa guru telah mendukung aktivitas Bina Pribadi Islam (Islamic Personal Development) dengan menggunakan digital media, seperti video pengajaran Islam, konten Islamic di YouTube, dan aplikasi pembelajaran Qur'an. Reading the Qur’an, praying on time, and polite behavior improved as a result of digital media helping students build their Islamic character. However, issues such as excessive use and lack of supervision of media remain. This study finds that digital media can be useful for teaching Islamic character to students if used properly and with control. Keywords: digital media, Islamic character, Islamic personal development, SMPIT, religious education
ANALISIS PEMBIASAAN SHOLAT DHUHA TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI MI DARUL HUDA CIBADAK Lestari, Dirga Ayu; lisna, Lisnawati
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 4 No 1 (2025): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman sikap disiplin dapat dilakukan melalui pembiasaan yang yang rutin dilakukan, contoh dan teladan yang baik dari guru. Pembiasaan merupakan cara yang dapat dilakukan dalam membentuk karakter pada anak salah satunya melalui pembiasaan shalat dhuha. Dalam usaha membentuk karakter siswa MI DARUL HUDA CIBADAK memiliki sebuah program keagamaan. Program keagamaan yang dilaksanakan di lembaga madrasah MI DARUL HUDA adalah kegiatan sholat Dhuha berjamaah yang rutin dilaksanakan setiap pagi sebelum masuk proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini yaitu Menganalisis Pembiasan Sholat Dhuha Terhadap Kedisiplinan Siswa yang dilakukan secara rutin dilaksanakan di MI DARUL HUDA CIBADAK. Penelitian ini juga diharpkan dapat memberikan motivasi kepada lembaga madrasah yang lain untuk menerapkan program keagaaman seperti pembiasaan shalat dhuha untuk membentuk karakter disiplin anak. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan observasi secara langsung di lapangan dengan menggunakan instrument pedoman pengamatan, serta pedoman wawancara. Teknik analisis data dilakukan melewati tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Adapun lokasi penelitian bertempat di MI DARUL HUDA CIBADAK. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pembiasaan shalat dhuha yang dilakukan di MI DARUL HUDA CIBADAK dilakukan di masjid dan dipimpin oleh guru. Bersama guru terlebih dahulu mempersiapkan hal-hal yang mendukung dalam kegiatan pembiasaan Dengan adanya pembiasaan solat dhuha, karakter siswa khususnya dalam karakter disiplin siswa dapat meningkat. Hal ini dibuktikan dengan siswa yang dapat melaksanakan peraturan sekolah dengan baik, mengikuti pembelajaran dengan efektif
Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-‘Iqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam Samsudin, Agus
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 4 No 1 (2025): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine the principles of applying al-tsawab (reward) and al-iqab (punishment) in Islamic education. This study employed library research as the research method. The analysis was then conducted using descriptive-analytical content analysis, using sources consisting of articles, journals, and books related to the research topic. The findings of this study indicate that the use of al-tsawab (reward) and al-iqab (punishment) methods must adhere to established guidelines and regulations. Providing rewards and punishments that ignore these principles will lead to conflict between students and even between students and teachers. Rewards should be purely motivating for students. Motivation that leads to a better learning process is crucial. Likewise, punishment should be given to students to prevent mistakes and negligence. Keywords: Principles, al-Tsawab, al-Iqab, Islamic Education Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prinsip-prinsip dalam penerapan al-tsawab (reward) dan al-iqab (punishment) dalam pendidikan Islam. Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode studi riset kepustakaan (library research), Kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis isi (contentan alysis) yakni berupa deskriptif-Analitik dengan sumber-sumber yang terdiri dari artikel, jurnal, dan buku-buku yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah bahwa dalam menggunakan metode al-tsawab (reward) dan al-iqab (punishment) haruslah mengikuti rambu-rambu dan juga aturan-aturan yang ada. Pemberian reward dan punishment yang tidak memperhatikan prinsip dalam pelaksanaaanya akan menimbulkan suatu konflik antara siswa dan siswa bahkan antara siswa dengan guru itu sendiri. Dalam pemberian reward haruslah murni sebagai motivasi bagi peserta didik. Motivasi yang mengantarkan jauh lebih baik dalam menjalani proses belajar mengajar. Demikian pula dalam pemberian punishment kepada peserta didik haruslah dilakukan dalam upaya pencegahan dari berbuat salah dan kelalaian.