cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 4,366 Documents
The Influence Of Technology Readiness, Professional Development And Teaching Autonomy On Pedagogical Innovation Of Teaching Staffs In Higher Education: Penelitian Nuraeni, Lenny; Aziz, Firman; Pramono, Susatyo Adhi; Latuconsina, Adam; Mutakim, Jaenal; Aswadi, Dana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6294

Abstract

The research investigation wants to examine the combined impact of Technology Readiness and Professional Development together with Teaching Autonomy on Pedagogical Innovation which instructors implement at universities. The researchers used a quantitative research design to conduct their study which involved surveying 170 university faculty members who had been selected through purposive sampling. The study required respondents to meet three conditions which included being an active lecturer who had worked at least two years while using learning technology and completing professional development training. The research team used multiple linear regression analysis to evaluate their data. The researchers conducted validity and reliability tests together with normality assessment and heteroscedasticity testing and multicollinearity evaluation before they initiated their data analysis procedures. The three variables of Technology Readiness and Professional Development and Teaching Autonomy together with their individual components which cover Pedagogical Innovation showed a positive relationship that reached statistical significance. The research shows that universities can achieve more pedagogical innovation by two actions which develop technological readiness through continuous professional development and provide professors with academic independence during their teaching process. The research aims to develop higher education standards which will benefit Indonesian higher education institutions.
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan Literasi Budaya Siswa Madrasah Ibtidaiyah: Penelitian Diana Lestari; Sri Sugita Styo Wati; Wiwinda; Resti Komala Sari; Yosi Yulizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran tematik serta dampaknya terhadap peningkatan literasi budaya siswa Madrasah Ibtidaiyah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya literasi budaya siswa akibat pengaruh globalisasi yang menggeser eksistensi budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas IV dan V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal melalui cerita rakyat, permainan tradisional, kegiatan seni budaya, serta konteks kehidupan sehari-hari mampu meningkatkan pemahaman budaya, kesadaran identitas, dan sikap menghargai keberagaman siswa. Selain itu, peran guru sangat menentukan dalam keberhasilan implementasi melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berbasis budaya. Faktor pendukung meliputi lingkungan budaya yang kuat dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan media, bahan ajar, dan kompetensi guru. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran tematik terbukti efektif dalam meningkatkan literasi budaya siswa serta membentuk karakter yang berakar pada nilai budaya bangsa.
Analisis Pembelajaran Berbasis Asesmen Diagnostik dalam Mengidentifikasi Kebutuhan Belajar Siswa pada Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah: Penelitian Evita Nadia; Rika Sri Marisa; Wiwinda; Zubaidah Bayan; Hendro Ade Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis asesmen diagnostik dalam mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa pada Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemetaan kemampuan awal siswa sebagai dasar dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas IV dan V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik telah mulai diterapkan melalui tes awal, observasi, dan wawancara sederhana untuk mengetahui kondisi awal siswa. Asesmen ini mampu membantu guru dalam mengidentifikasi perbedaan kemampuan akademik, gaya belajar, minat, motivasi, serta kesulitan belajar siswa. Dampak penerapan asesmen diagnostik terlihat pada meningkatnya keterlibatan siswa, pemahaman materi, dan motivasi belajar. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan guru, serta minimnya instrumen asesmen yang terstandar. Dengan demikian, asesmen diagnostik memiliki peran strategis dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka, meskipun masih memerlukan penguatan dalam implementasinya.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Ipa Kelas IV SDN 101 Kota Bengkulu: Penelitian Pici Nadia Safitri; Salsa Dwi Amanda; Nova Asvio; Heny Friantary
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6304

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA di kelas IV SDN 101 Kota Bengkulu, yang disebabkan oleh dominasi metode ceramah, kurangnya penggunaan media pembelajaran, serta minimnya keterlibatan siswa dalam proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL), peningkatan hasil belajar siswa, serta keterlibatan siswa selama proses pembelajaran IPA berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan 29 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, yang ditunjukkan dengan peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM dari 10 siswa menjadi 25 siswa. Selain itu, keaktifan siswa dalam pembelajaran juga meningkat, terlihat dari partisipasi diskusi, kerja sama kelompok, serta keberanian dalam menyampaikan pendapat. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala seperti ketimpangan partisipasi, keterbatasan waktu, dan sarana prasarana.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa model Project Based Learning (PjBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa PjBL dapat dijadikan alternatif model pembelajaran yang inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa, serta mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Literasi Digital Siswa pada Kurikulum Merdeka di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu: Penelitian Nuzi Oktavia; Sinta Dwi Syafitri; Khermarinah; Masrifa; Yosi Yulizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengembangkan literasi digital siswa pada implementasi Kurikulum Merdeka di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu. Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang semakin pesat dan memengaruhi proses pembelajaran pada pendidikan dasar. Literasi digital menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara efektif, kritis, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, guru kelas, dan siswa di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi dalam mengembangkan literasi digital siswa, yaitu pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital, pembiasaan mencari informasi yang valid, penerapan pembelajaran berbasis proyek, penguatan etika digital, serta kolaborasi dengan orang tua. Faktor pendukung pengembangan literasi digital meliputi tersedianya fasilitas teknologi, dukungan kepala madrasah, antusiasme siswa, serta adanya pelatihan guru. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kemampuan digital guru yang belum merata, koneksi internet yang tidak stabil, penggunaan gadget siswa untuk hiburan, dan kurangnya pengawasan media sosial. Pengembangan literasi digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Namun demikian, penggunaan teknologi yang tidak terkontrol juga berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti kecanduan gadget dan menurunnya interaksi sosial. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua dalam membimbing siswa menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Tren dan Efektivitas Media Pembelajaran Digital Berbasis Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: A Systematic Literature Review: Penelitian Aria Nanda, Giswa; Suwarno, Suwarno
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6307

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji tren dan efektivitas media pembelajaran digital berbasis kecerdasan buatan dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Metode Systematic Literature Review (SLR) digunakan dengan pedoman PRISMA melalui tahap identifikasi, screening, eligibility, dan inklusi. Data diperoleh dari Google Scholar, Scopus, SINTA, dan DOAJ pada publikasi 2021–2025. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pesat penggunaan AI dalam media pembelajaran melalui adaptive learning systems, intelligent tutoring systems, dan chatbot yang mendukung personalisasi belajar. Teknologi ini terbukti efektif meningkatkan capaian akademik, motivasi, dan keterlibatan siswa melalui pembelajaran interaktif dan responsif. Namun, keberhasilannya dipengaruhi kualitas desain pedagogis, kompetensi digital guru, dan kesiapan infrastruktur. Tantangan implementasi meliputi kesenjangan akses teknologi, rendahnya literasi digital pendidik, serta isu privasi dan keamanan data. Karena itu, integrasi AI dalam pendidikan memerlukan strategi holistik melalui penguatan pedagogi, pelatihan guru berkelanjutan, dan kebijakan infrastruktur yang komprehensif untuk mendukung transformasi pendidikan di era digital.
Analisis Penerapan Akuntansi Digital terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada UMKM: Penelitian Eko Cahyo Mayndarto; Waluy; Hari Satia Nugraha; Nita Laila Asyifa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi digital terhadap kualitas laporan keuangan pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui metode studi literatur. Perkembangan teknologi digital mendorong UMKM untuk mulai memanfaatkan sistem informasi akuntansi berbasis digital dalam proses pencatatan dan pelaporan keuangan. Namun, masih terdapat berbagai kendala dalam implementasinya, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan kompetensi pengguna, dan kurangnya pemanfaatan teknologi secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah dan penelitian terdahulu yang relevan mengenai akuntansi digital, sistem informasi akuntansi, serta kualitas laporan keuangan UMKM. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, pengumpulan literatur, seleksi sumber, analisis data, dan sintesis hasil penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan akuntansi digital memberikan pengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Penggunaan teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, relevansi, dan transparansi laporan keuangan sehingga mempermudah pelaku usaha dalam pengambilan keputusan bisnis. Selain itu, sistem informasi akuntansi berbasis digital juga membantu UMKM dalam memenuhi standar pelaporan keuangan serta meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan usaha. Faktor pendukung seperti kompetensi digital, literasi teknologi, dan dukungan manajemen turut memengaruhi keberhasilan implementasi akuntansi digital pada UMKM. Dengan demikian, penerapan akuntansi digital menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan dan mendukung keberlanjutan UMKM di era transformasi digital.
Implementasi Human Resource Information System (HRIS) dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan SDM: Penelitian Moch Alfiansyah; Jenita; Zurman; Entin Agustini Mistiawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Human Resource Information System (HRIS) dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia melalui metode studi literatur. Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi untuk melakukan transformasi digital dalam berbagai aspek manajemen, termasuk pengelolaan SDM. HRIS hadir sebagai sistem berbasis teknologi informasi yang mampu membantu organisasi dalam mengelola data pegawai, proses administrasi, rekrutmen, penggajian, penilaian kinerja, serta pengembangan SDM secara lebih efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai jurnal ilmiah serta penelitian terdahulu yang relevan dengan implementasi HRIS. Tahapan penelitian meliputi identifikasi topik, pengumpulan literatur, seleksi sumber, analisis data, sintesis hasil penelitian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi HRIS memberikan dampak positif terhadap efektivitas pengelolaan SDM, seperti peningkatan efisiensi administrasi, kecepatan akses informasi, akurasi data, serta kualitas pengambilan keputusan organisasi. Selain itu, HRIS juga mendukung fungsi strategis manajemen SDM melalui pengelolaan data yang terintegrasi dan sistematis. Keberhasilan implementasi HRIS dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kesiapan teknologi, dukungan manajemen, kompetensi pengguna, dan infrastruktur organisasi. Meskipun demikian, implementasi HRIS masih menghadapi beberapa tantangan seperti resistensi pengguna, keterbatasan sumber daya, dan keamanan data. Oleh karena itu, organisasi perlu mempersiapkan strategi implementasi yang tepat agar penggunaan HRIS dapat berjalan secara optimal dan mendukung peningkatan kinerja organisasi di era digital.
Dampak Implementasi Learning Management System (LMS) terhadap Self-Regulated Learning Mahasiswa: Penelitian Everhard Markiano Solissa; Rosidin; Imam Tazali; Markus Asta Patma Nugraha; Siti Marliah; Diki Masria
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6311

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi sistem pembelajaran di pendidikan tinggi melalui implementasi Learning Management System (LMS). LMS tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana yang dapat mendukung pengembangan self-regulated learning mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi LMS terhadap self-regulated learning mahasiswa melalui metode studi literatur. Penelitian dilakukan dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah yang relevan dari jurnal nasional dan internasional yang terindeks dan membahas hubungan antara penggunaan LMS dan kemampuan regulasi diri mahasiswa dalam konteks pendidikan tinggi. Tahapan penelitian meliputi identifikasi topik, penelusuran literatur, seleksi artikel berdasarkan relevansi, analisis isi, sintesis temuan, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi LMS memberikan dampak positif terhadap peningkatan self-regulated learning mahasiswa, terutama dalam aspek pengelolaan waktu belajar, monitoring perkembangan akademik, peningkatan motivasi belajar, serta kemampuan refleksi diri. Fitur-fitur LMS seperti pengingat tugas, forum diskusi, evaluasi daring, pelacakan progres belajar, dan umpan balik pembelajaran terbukti mampu membantu mahasiswa mengembangkan kemandirian belajar secara lebih efektif. Selain itu, integrasi learning analytics dalam LMS memberikan peluang untuk memantau perilaku belajar mahasiswa secara lebih terukur. Namun demikian, efektivitas LMS dalam mendukung self-regulated learning dipengaruhi oleh kesiapan teknologi, desain pembelajaran, dan kemampuan regulasi diri mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis komprehensif mengenai peran LMS dalam membangun budaya belajar mandiri di pendidikan tinggi serta menjadi referensi bagi pengembangan strategi pembelajaran digital yang lebih adaptif dan berpusat pada mahasiswa.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Cerpen Warung Penajem Karya Ahmad Tohari: Penelitian Mustaman, Mustaman; Ririn Nurul Azizh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6319

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena alih kode dan campur kode dalam cerpen "Warung Penajem" karya Ahmad Tohari sebagai cerminan dinamika sosial dan identitas kultural masyarakat Jawa multilingual. Latar belakang penelitian didasari pada pentingnya kajian sosiolinguistik dalam karya sastra, mengingat minimnya studi yang menghubungkan praktik kebahasaan dengan stratifikasi sosial secara integratif. Tujuan penelitian adalah mengungkap bagaimana alih kode dan campur kode merepresentasikan negosiasi identitas, relasi kekuasaan, dan posisi sosial tokoh-tokoh dalam cerpen tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa cerpen "Warung Penajem" yang dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat. Purposive sampling diterapkan untuk memilih data berupa kata-kata dan dialog yang memuat peristiwa alih kode dan campur kode. Hasil analisis menemukan satu bentuk alih kode pada tuturan tokoh Jum "Dengarlah, saya mau bicara" yang berfungsi sebagai strategi menegaskan otoritas di tengah ketegangan relasional, serta enam bentuk campur kode berupa penyisipan kosakata bahasa Jawa seperti "Kang", "Oalah", "eling", "wareg, anget, rapet", "begitu-begitu", dan "enak-kepenak" yang merepresentasikan nilai-nilai filosofis, emosi, dan konsep kebahagiaan komunal khas budaya Jawa. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode bukan sekadar pewarna lokal, melainkan strategi linguistik aktif untuk menavigasi hierarki sosial, mempertahankan kohesi kelompok, dan mengekspresikan identitas kultural yang tidak terwakili secara memadai dalam bahasa Indonesia baku. Implikasi penelitian ini mencakup kontribusi teoretis bagi sosiolinguistik dengan menempatkan karya sastra sebagai laboratorium sosial otentik, serta rekomendasi praktis bagi kebijakan bahasa yang inklusif di Indonesia yang multilingual.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue