cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARI’AH BMT UGT NUSANTARA KAMAL DITINJAU DARI AKAD KAFALAH Sakroni
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1179

Abstract

Baitul Maal wat Tamwil (BMT) merupakan lembaga keuangan mikro syariah yang mengintegrasikan fungsi sosial dan komersial. Sebagai Baitul Maal, BMT mengelola zakat, infaq, sedekah, dan wakaf. Sebagai Baitul Tamwil, BMT menyediakan layanan keuangan syariah, seperti pembiayaan, tabungan, dan investasi, dengan tujuan memberdayakan ekonomi masyarakat kecil secara islami. termasuk BMT UGT Nusantara Kamal yang didukung dengan akad kafalah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari manajemen risiko pada pembiayaan dengan menggunakan akad kafalah pada BMT. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Akad Kafalah memungkinkan pihak ketiga menjamin kewajiban nasabah dalam berbagai transaksi keuangan, seperti contoh pembiayaan ibadah haji. Namun tantangan terbesarnya adalah risiko kebangkrutan dan penundaan pembayaran hingga tiga bulan atau lebih. Yang mana didalam penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen risiko kafalah pada BMT meliputi identifikasi anggota yang bermasalah dan evaluasi kebijakan pendanaan untuk menghindari kerugian. Upaya ini dilakukan untuk mitigasi risiko agar dilakukan melalui penerapan akad kafalah sesuai prinsip syariah dan sesuai dengan pedoman DSN-MUI. Yang mana Langkah ini sudah terbukti efektif dalam menjaga stabilitas keuangan lembaga keuangan sekaligus meningkatkan kepercayaan anggota. Studi ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko berdasarkan prinsip-prinsip Syariah sangat penting untuk mendukung keberlanjutan operasi BMT sekaligus memastikan kepatuhan Syariah. Pengelolaan risiko dilakukan melalui identifikasi anggota yang bermasalah, evaluasi kebijakan pendanaan, dan penerapan prinsip syariah sesuai pedoman DSN-MUI. Akad kafalah tidak hanya berfungsi sebagai jaminan, namun juga mencerminkan nilai gotong royong dan tanggung jawab dalam transaksi syariah.Studi tersebut menyimpulkan bahwa manajemen risiko berbasis syariah efektif dalam mengurangi risiko gagal bayar sekaligus meningkatkan kepercayaan nasabah.
PENERAPAN MEDIA PUZZLE ANGKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA PADA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR Wina Tri Anugrah; Hendra Erik Rudyanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar melalui penerapan media pembelajaran berupa puzzle angka. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa kelas 1 yang memiliki tingkat kemampuan mengenal angka yang beragam. Data dikumpulkan melalui observasi, tes tertulis, dan wawancara dengan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle angka dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar mengenal angka. Pada siklus pertama, rata-rata kemampuan mengenal angka siswa mencapai 65%, dengan peningkatan signifikan pada siklus kedua hingga mencapai 85%. Peningkatan ini terjadi berkat pengoptimalan penggunaan media puzzle dalam aktivitas pembelajaran yang melibatkan interaksi aktif siswa. Selain itu, suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan inklusif, sehingga siswa lebih antusias dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media puzzle angka efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Disarankan agar guru dapat memanfaatkan media pembelajaran kreatif seperti puzzle untuk mendukung pembelajaran numerasi pada siswa, terutama di kelas awal.
PERAN FILSAFAT DALAM MENGEMBANGKAN POLA PIKIR KRITIS SISWA DI ERA AI Nadhifah Mochtar; Dya Qurotul A'yun
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1181

Abstract

Kemajuan teknologi, terutama dalam bidang kecerdasan buatan, telah membawa dampak besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan. Menurut Hanila dan Alghaffaru, kecerdasan buatan adalah cabang ilmu komputer yang bertujuan untuk mengembangkan sistem yang cerdas dan dapat berpikir layaknya manusia. Salah satu contoh penerapannya adalah Chat GPT, yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan teks yang hampir serupa dengan tulisan manusia. Meskipun memberikan kemudahan, penggunaan AI yang tidak terkontrol bisa mengurangi kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa akibat ketergantungan berlebihan terhadap teknologi. Dalam hal ini, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran filsafat pendidikan dalam mengembangkan pola pikir kritis siswa di zaman ketika AI mendominasi. Pendidikan sedang menghadapi tantangan besar untuk menggabungkan teknologi modern dengan pengembangan karakter dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan teknologi secara berlebihan dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi, kreativitas, dan kemampuan analitis siswa. Filsafat pendidikan sangat penting karena memberikan dasar nilai, moral, dan etika yang dapat menjawab tuntutan zaman modern. Dalam penelitian ini, metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka digunakan untuk menganalisis penerapan filsafat dalam pendidikan untuk mengatasi tantangan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa filsafat, melalui pembelajaran logika, retorika, dan pendekatan reflektif, dapat membantu siswa dalam menilai argumen, mengidentifikasi kesalahan logika, serta memahami berbagai sudut pandang. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang mendukung eksplorasi, diskusi, dan refleksi yang mendalam. Sebagai kesimpulan, filsafat pendidikan memberikan jawaban strategis untuk mempersiapkan generasi dengan keterampilan berpikir kritis, karakter yang kuat, dan pemahaman moral yang solid. Penerapan filsafat dalam kurikulum serta pemanfaatan teknologi secara bijak merupakan langkah krusial untuk menghadapi kompleksitas di masa yang akan datang.
HADIS DALAM PERSPEKTIF NAHDLATUL ULAMA ‎ANALISIS KE KRITIK Muhammad Nawawi; Muhammad Sofwan; Fatichatus Sa'diyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1182

Abstract

Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi keagamaan ‎terbesar di Indonesia yang memiliki pengaruh signifikan dalam ‎pemahaman dan praktik ajaran Islam di negara ini. ‎Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai pemikiran ‎hadis menurut NU, pemahaman hadis menurut NU, serta kritik ‎terhadap metode yang digunakan oleh NU dalam memahami hadis.‎ NU memandang hadis sebagai sumber utama ajaran Islam setelah Al-‎Qur'an. Hadis ‎digunakan sebagai panduan dalam berbagai aspek ‎kehidupan, baik dalam ibadah, akhlak, ‎maupun muamalah (hubungan ‎sosial). NU menekankan pentingnya memahami hadis ‎dengan konteks ‎dan tujuan syariat, serta relevansinya dengan kondisi sosial ‎masyarakat ‎Indonesia.‎ NU mengadopsi pendekatan yang menggabungkan metode tradisional ‎dan kontemporer dalam menafsirkan hadis. Metode ini mencakup ‎penggunaan kitab-kitab klasik dan pandangan ulama terdahulu yang ‎diharmonisasikan dengan konteks modern. NU sangat menekankan ‎pentingnya sanad (rantai perawi) dan matan (isi hadis) dalam ‎menentukan kesahihan sebuah hadis. NU juga menggunakan metode ‎takwil untuk memahami hadis-hadis yang dianggap mutasyabihat ‎‎(samar).‎ Pemahaman hadis menurut NU ditandai dengan sikap moderat dan ‎inklusif. NU berusaha menjaga keseimbangan antara pemahaman ‎tekstual dan kontekstual hadis. NU juga menekankan pentingnya ‎ijtihad (penalaran hukum) dan istinbath (penyimpulan hukum) dalam ‎memahami hadis, sehingga menghasilkan fatwa yang sesuai dengan ‎kondisi zaman.‎ Meskipun pendekatan NU dalam memahami hadis dihargai oleh ‎banyak pihak, terdapat beberapa kritik. Beberapa ulama menganggap ‎bahwa metode takwil yang digunakan NU terkadang terlalu bebas dan ‎tidak cukup konservatif. Ada juga kritik bahwa NU tidak selalu ‎konsisten dalam penerapan metodologi hadis, terutama dalam konteks ‎politik dan sosial. Namun, NU terus berupaya untuk memperbaiki dan ‎mengembangkan metode pemahaman hadis mereka agar lebih sesuai ‎dengan kebutuhan umat Islam.‎ Tujuan tulisan ini agar mengetahui hadis menurut NU. Metodologi yang dipakai dalam tulisan ini ialah metodologi kualitatif dengan jenis library research. Sedangkan teknik penggalian data yang digunakan ialah dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa NU turut memberikan kontribusi terhadap perkembangan kajian hadis di Indonesia.
PERAN SEKOLAH DALAM MENGHIDUPKAN NILAI-NILAI DEMOKRASI PENDIDIKAN Lathifatuz Zakiyah; Dya Qurotul A'yun
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1183

Abstract

Pendidikan demokrasi merupakan elemen fundamental dalam membentuk generasi bangsa yang kritis, aktif, dan bertanggung jawab. Penelitian ini mengeksplorasi peran sekolah dalam menghidupkan nilai-nilai demokrasi melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka. Sekolah memiliki posisi strategis sebagai tempat pengajaran nilai-nilai demokrasi, seperti toleransi, kebebasan berpendapat, dan musyawarah. Hal ini dilakukan melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), aktivitas ekstrakurikuler, serta penciptaan budaya sekolah yang inklusif. Namun, implementasi nilai-nilai demokrasi menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya pemahaman siswa tentang demokrasi, pendidikan politik yang minim, dan pengaruh lingkungan keluarga serta masyarakat yang kurang mendukung. Masalah lain yang dihadapi adalah diskriminasi, perundungan, dan kurangnya penghargaan terhadap pendapat orang lain, yang sering kali menghambat pengembangan sikap demokratis pada siswa. Guru, kepala sekolah, dan staf memiliki peran penting dalam memberikan teladan, menciptakan lingkungan yang mendukung diskusi, serta melibatkan siswa dalam proses pengambilan keputusan bersama. Metode pembelajaran yang interaktif, seperti simulasi pemilu, diskusi kelompok, dan musyawarah, direkomendasikan untuk meningkatkan pemahaman siswa akan hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung penerapan nilai-nilai demokrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan demokrasi yang terintegrasi dengan baik mampu meminimalisir diskriminasi, perundungan, serta konflik di sekolah, sekaligus mencetak siswa yang memiliki pemahaman mendalam tentang hak dan kewajibannya. Implementasi nilai-nilai demokrasi secara konsisten di sekolah dapat membentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan, berpikir kritis, dan aktif berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan pendekatan sistematis dan dukungan semua pihak, sekolah dapat menjadi wadah efektif dalam membangun generasi yang sadar akan pentingnya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN BANK SYARIAH: MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI Halmaita Selvy Yuniar; Ersi Sisdianto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1184

Abstract

Analisis laporan keuangan bank syariah merupakan langkah strategis untuk memahami kinerja keuangan sekaligus memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Laporan ini memiliki karakteristik unik, seperti penerapan akad-akad syariah, termasuk mudharabah dan musyarakah, serta pencatatan transparan dana zakat, infak, dan wakaf. Rasio keuangan seperti FDR, NPF, ROA, dan BOPO menjadi indikator utama yang digunakan untuk mengukur efisiensi operasional, profitabilitas, dan risiko pembiayaan. Selain itu, laporan keuangan bank syariah juga berfungsi sebagai alat evaluasi untuk meningkatkan daya saing di industri perbankan. Dalam konteks ekonomi syariah, analisis ini memastikan bahwa aktivitas perbankan berjalan sesuai dengan nilai-nilai Islami. Tantangan yang dihadapi dalam analisis laporan keuangan bank syariah meliputi rendahnya literasi keuangan syariah di masyarakat dan kompleksitas dalam memahami produk perbankan syariah. Faktor-faktor ini sering kali menghambat transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan. Selain itu, pengawasan Dewan Pengawas Syariah (DPS) diperlukan untuk memastikan semua transaksi memenuhi prinsip syariah. Melalui pemahaman yang lebih baik dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, tantangan ini dapat diatasi secara efektif. Hal ini menjadi krusial dalam upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan syariah. Hasil dari analisis laporan keuangan dapat memberikan manfaat signifikan bagi berbagai pemangku kepentingan, seperti investor, regulator, dan nasabah. Investor dapat menggunakan informasi ini untuk menilai kelayakan investasi berdasarkan kinerja keuangan yang transparan dan patuh syariah. Regulator dapat memanfaatkan laporan keuangan untuk memantau stabilitas dan keberlanjutan sistem keuangan syariah. Sementara itu, bagi nasabah, laporan ini meningkatkan kepercayaan terhadap bank syariah sebagai lembaga yang kredibel. Dengan demikian, analisis laporan keuangan berkontribusi pada pertumbuhan bank syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
INOVASI STRATEGI BISNIS SEBAGAI TAHAPAN ADAPTASI TERHADAP TRANSFORMASI DIGITAL Reza Anjaska; Mirzam Arqy Ahmadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1187

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara perusahaan beroperasi, berinteraksi dengan pelanggan, dan mengelola proses internal. Banyak perusahaan menghadapi tantangan dalam mengadaptasi strategi bisnis mereka untuk tetap kompetitif dan memenuhi harapan pelanggan yang terus berkembang. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, perusahaan perlu memahami bagaimana inovasi strategi bisnis dapat meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak inovasi strategi bisnis di era transformasi digital Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi tren, tantangan, dan praktik terbaik dalam penerapan strategi bisnis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan inovasi strategi bisnis digital mengalami peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional, yang ditunjukkan oleh pengurangan biaya dan waktu proses. Selain itu, terdapat peningkatan kepuasan pelanggan melalui layanan yang lebih cepat dan personalisasi pengalaman. Ekspansi jangkauan pasar juga terwujud melalui penggunaan platform digital yang memungkinkan akses ke segmen pasar baru. Penelitian ini memiliki beberapa limitasi, meliputi ketergantungan pada sumber literatur yang mungkin tidak mencakup semua perspektif terbaru, potensi generalisasi temuan yang terbatas pada sektor industri tertentu, dan fokus pada kajian teoretis yang kurang memberikan insight praktis untuk aplikasi di dunia nyata.
ANALISIS FILSAFAT PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA SEBAGAI LANDASAN DI SEKOLAH DASAR UNTUK MENCAPAI TERCIPTANYA JOYFULL LEARNING Ningrum Novita Rahayu; Dya Qurotul A'yun
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1188

Abstract

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Salah satu pendekatan yang dapat mendukung hal tersebut adalah dengan menekankan keseimbangan antara perkembangan jasmani dan rohani, seperti yang diungkapkan oleh Ki Hadjar Dewantara dalam filsafat pendidikannya. Prinsip-prinsip yang diusung oleh Ki Hadjar Dewantara, seperti Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani, menunjukkan pentingnya peran pendidik dalam mendampingi dan memberikan arahan kepada peserta didik, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara, yang menempatkan siswa sebagai pusat dari proses  pendidikan, sangat relevan dengan konsep Joyful Learning. Konsep ini mengedepankan pengalaman belajar yang menyenankan dan tidak menekan, yang bertujuan untuk menciptakan suasana yang memungkinkan siswa untuk berkembang dengan optimal. Dalam hal ini, pentingnya keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar akan sangat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran serta memperkaya keterampilan sosial dan emosional mereka. Tri Pusat Pendidikan yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi landasan yang kuat dalam penerapan Joyful Learning. Ketiga elemen ini harus saling mendukung dan bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter dan kesejahteraan siswa secara menyeluruh. Selain itu, Tut Wuri Handayani, yang memberikan dukungan dari belakang agar siswa dapat bergerak maju dengan keyakinan diri, sangat penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi tantangan akademik dan sosial. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, penelitian ini menggali lebih dalam tentang penerapan prinsip-prinsip Ki Hadjar Dewantara dalam Joyful Learning di sekolah dasar. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan prinsip-prinsip tersebut mampu menciptakan ruang belajar yang mendukung siswa untuk berkembang secara holistik, baik dalam aspek akademik maupun karakter. Selain itu, pembelajaran yang menyenangkan akan meningkatkan motivasi belajar siswa, memperbaiki hasil belajar, dan membantu siswa membentuk karakter yang kuat serta siap menghadapi tantangan masa depan.
INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN INSTRUMEN TES PADA MATERI BILANGAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Amanda Elsa Syafila; Sabrina Maghfirli Islami; Andika Adinanda Siswoyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1189

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengintegrasikan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing menggunakan instrumen tes pada topik bilangan matematika di sekolah dasar. Penelitian ini berfokus pada upaya mendeskripsikan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. diterapkan dalam instrumen tes matematika, terutama soal pecahan dan perkalian berbentuk cerita. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi proses penerapan model ini serta dampaknya terhadap keterampilam siswa dalam menguasai materi atau konsep tertentu. Model pembelajaran inkuiri terbimbing dirancang untuk menghasilkan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan belajar yang melibatkan pastisipasi aktif siswa, memotivasi siswa untuk berpikir secara kritis dan kreatif. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran tersebut efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika, terutama pada materi bilangan, termasuk pecahan dan perkalian berbentuk soal cerita. Melalui penerapan model ini, siswa tidak hanya diberi tantangan berupa tugas-tugas matematika yang memerlukan penyelesaian masalah, tetapi juga pada tantangan untuk mengembangkan keterampilan analitis yang penting untuk masa depan pembelajaran mereka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran inkuiri terbimbing mampu memahami materi bilangan dengan lebih optimal, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam menyelesaikan persoalan matematika yang kompleks. Kontribusi utama dalam kajian ini bertujuan menyajikan data empiris yang membuktikan relevansi model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan model pembelajaran dan instrumen evaluasi yang lebih relevan di sekolah dasar. Dengan demikian, Penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi bagi guru dan pengambil kebijakan untuk merancang kurikulum dan instrumen evaluasi yang lebih efektif di tingkat sekolah dasar.
MENGHIDUPKAN NILAI-NILAI KI HAJAR DEWANTARA DALAM PEMBELAJARAN DEEP LEARNING Istihana Hoiris Zuhro; Dya Qurotul A'yun
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1190

Abstract

Pendidikan memiliki peran yang sangat vital dalam pengembangan sumber daya manusia dan dengan hadirnya era digital ini perkembangan teknologi, khususnya deep learning, membuka banyak peluang baru untuk merombak cara kita mengakses dan mengaplikasikan pembelajaran. Dalam hal ini, pemikiran Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pionir pendidikan Indonesia memberikan dasar yang relevan dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih humanis dan terhubung dengan kemajuan teknologi. Ki Hajar Dewantara menekankan tiga nilai inti dalam pendidikan yang tetap menjadi pedoman hingga saat ini, yakni Ing Ngarso Sung Tuladha (menjadi teladan di depan), Ing Madyo Mangun Karso (memberikan semangat di tengah), dan Tut Wuri Handayani (memberikan dorongan dari belakang). Nilai-nilai ini menggaris bawahi peran penting pendidik dalam memberikan bimbingan, motivasi, serta contoh yang baik bagi siswa. Di era pendidikan abad ini penerapan deep learning sangat membantu dalam mewujudkan filosofi ini dengan lebih efisien. Teknologi ini memungkinkan penyajian pembelajaran yang lebih personal dan teradaptasi dengan kebutuhan setiap individu. Dengan demikian, teknologi ini mendukung nilai Ing Ngarso Sung Tuladha, karena pendidik dapat menjadi contoh dalam menggunakan teknologi untuk pendekatan pembelajaran yang lebih individual. Ing Madyo Mangun Karso, yang memungkinkan siswa berkembang secara aktif melalui sistem pembelajaran yang lebih dinamis dan responsif. Lebih jauh lagi, deep learning juga mendukung prinsip Tut Wuri Handayani, di mana teknologi dapat berfungsi sebagai pendorong bagi siswa untuk terus maju, memberikan mereka peluang untuk belajar secara mandiri dengan bantuan sistem yang memotivasi dan memberikan umpan balik otomatis. Dengan menggabungkan nilai-nilai pendidikan Ki Hajar Dewantara dengan potensi teknologi deep learning, kita dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan tiap individu, sehingga menjadikannya lebih efektif dan berkelanjutan.

Page 100 of 341 | Total Record : 3405


Filter by Year

2023 2026