cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
TINJAUAN YURIDIS PENANGANAN SENGKETA PERBANKAN MELALUI OPTIMALISASI KASUS KREDIT MACET: PERPSPEKTIF HUKUM DI INDONESIA Putu Adina Putri; Gusti Ayu Arya Prima Dewi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/nf4n5c35

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengalihan anggaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rangka mendukung pembangunan sektor riil dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta untuk mengatasi berbagai permasalahan kekurangan modal dan memperluas peluang usaha. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang berfokus pada analisis terhadap peraturan perundang-undangan serta norma-norma hukum yang berlaku dalam praktik perbankan dan pembiayaan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemberian angsuran atau kredit merupakan aktivitas vital bagi lembaga perbankan, tetap terdapat risiko terjadinya kemacetan pembayaran sebagaimana diidentifikasi oleh ahli hukum perbankan, Dokter Johannes Ibrahim. Selain itu, penelitian ini menemukan berbagai faktor penyebab terjadinya kredit bermasalah, seperti lemahnya kemampuan analisis kredit dan kondisi ekonomi debitur. Bank kemudian menerapkan langkah-langkah pencegahan dan penanganan risiko, seperti restrukturisasi pinjaman, pembinaan debitur, serta peningkatan tata kelola dan transparansi dalam proses penyaluran kredit untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
PERAN BRAND AWARENESS DALAM MEMEDIASI PENGARUH VIRAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN Fensha Waya Shyrli; Suswita Roza; Novita Sari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/t2t9fs07

Abstract

Penelitian ini miliki tujuan untuk menganalisis peran brand awareness dalam memediasi pengaruh viral marketing terhadap keputusan pembelian produk hijab Lafiye. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena tren hijab pashmina “meleyot” yang viral di media sosial dan keberhasilan brand Lafiye dalam memanfaatkan tren tersebut menjadikannya sebagai brand dengan penjualan tertinggi  dalam kategori produk tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 100 responden pengguna aktif TikTok yang pernah membeli produk hijab Lafiye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viral marketing memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, sementara brand awareness memiliki pengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian, dan viral marketing juga berpengaruh signifikan terhadap brand awareness. Namun, brand awareness tidak terbukti secara signifikan memediasi pengaruh viral marketing terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa kekuatan viral marketing lebih efektif dalam membangun kesadaran merek dibandingkan mendorong keputusan pembelian langsung.
JAMINAN HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PEREDARAN OBAT ANTIBIOTIK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP RESISTENSI Putu Trista Diva Astidya; I Gede Perdana Yoga
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/t43kd480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaminan hukum terhadap peredaran antibiotik dalam perspektif perlindungan konsumen serta dampaknya terhadap fenomena resistensi antibiotik. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach) dan analisis (analytical approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah menetapkan regulasi mengenai peredaran antibiotik, praktik di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah lemahnya pengawasan terhadap penjualan obat di apotek maupun toko obat yang seringkali tetap melayani pembelian antibiotik tanpa resep. Situasi ini berimplikasi pada dua hal penting: pertama, melemahkan perlindungan konsumen karena masyarakat berisiko mengonsumsi antibiotik secara tidak tepat; kedua, mempercepat munculnya resistensi antibiotik yang menjadi ancaman kesehatan global. Studi ini menekankan bahwa perlindungan hukum yang efektif harus diiringi dengan penegakan regulasi yang konsisten, peningkatan koordinasi antar-lembaga pengawas, serta edukasi publik terkait bahaya penggunaan antibiotik secara bebas. Dengan demikian, perlindungan konsumen dapat lebih terjamin, dan penyalahgunaan antibiotik yang memicu resistensi dapat ditekan.
MENINJAU KEPASTIAN HUKUM KEKAYAAN INTELEKTUAL CIPTAAN LOGO YANG TERDAFTAR SEBAGAI MEREK Gilang Febrian Valentino; Made Aditya Pramana Putra
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gyjgxq31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan dan kepastian hukum tentang logo sebagai Kekayaan Intelektual. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah yuridis normatif untuk menganalisis permasalahan hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan yang terkait dengan masalah yang diteliti dan dikaji secara kualitatif. Hasil penelitian logo sebagai karya ciptaan berbentuk seni lukis atau tanda pembeda yang digunakan sebagai merek dalam perdagangan barang/jasa atau digunakan sebagai lambang organisasi, badan usaha, atau badan hukum tidak dapat dicatatkan sebagai hak cipta. Dengan adanya perubahan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta yang tidak lagi mencantumkan logo sebagai hak cipta. Logo yang tidak dapat dicatatkan sebagai Ciptaan dapat didaftarkan sebagai Merek dan mendapatkan perlindungan Merek melalui portal Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual. Perbedaan pengaturan perlindungan hak atas Logo dalam Hak Cipta maupun Merek dapat menimbulkan kerancuan dalam menghasilkan interpretasi. Penyebabnya karena kurangnya pemahaman mengenai perbedaan antara perlindungan hak cipta dan merek sehingga menimbulkan kekaburan perlindungan hak atas Logo.
KEABSAHAN PERUBAHAN SUBTANSI PERJANJIAN HUTANG PIUTANG MENJADI JUAL BELI Ni Made Risna Ghiamaya Putri; Made Aditya Pramana Putra
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/472ert13

Abstract

Penulisan penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan terkait dengan keabsahan perubahan substansi perjanjian hutang piutang menjadi jual beli. Dalam mengkaji permasalahan ini, digunakan metode penelitian normatif dengan melakukan pendekatan kasus yakni melihat beberapa kasus yang pernah terjadi serta bagaimana penerapan hukum dalam kasus tersebut. Pendekatan regulasi juga dilakukan untuk dapat mengkaji permasalahan ini dengan menggunakan aturan serta regulasi- regulasi yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa Keabsahan peralihan substansi dari perjanjian hutang piutang menjadi perjanjian jual beli sangat bergantung pada terpenuhinya syarat sah perjanjian, terutama dari aspek kesepakatan dan itikad baik. Jika terbukti bahwa perjanjian jual beli hanya merupakan rekayasa atau penyamaran dari perjanjian hutang piutang, yang menjadikan perjanjian tersebut dapat dibatalkan karena bertentangan dengan asas konsensualisme dan asas kejujuran. Selain itu, peralihan hak atas tanah sebagai objek perjanjian juga harus memenuhi ketentuan formal dalam UUPA dan PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Ketidakterpenuhan prosedur ini dapat menyebabkan perjanjian dianggap tidak sah secara hukum pertanahan. Penting bagi para pihak yang terlibat dalam perjanjian hutang piutang maupun jual beli untuk memahami dengan jelas bentuk, maksud, dan akibat hukum dari perjanjian yang mereka buat di kemudian hari tidak akan memunculkan sengketa.
IMPLEMENTASI DAN RELEVANSI HAK ASASI MANUSIA DALAM PENEGAKAN HUKUM SERTA TANTANGAN PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN PEREMPUAN DAN ANAK DI INDONESIA Rafi Lukmanul Hakim; A.A. Ngurah Oka Yudistira Darmadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/j5axf532

Abstract

Pelanggaran hak asasi manusia dan pertentangan terhadap martabat manusia menjadi ciri khas perdagangan manusia. Praktik ini telah berkembang menjadi jaringan kriminal, beberapa di antaranya terorganisasi dengan baik dan yang lainnya lebih tidak terorganisir; jaringan ini beroperasi baik di dalam maupun luar negeri, membahayakan negara dan warga negaranya serta bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Menurut penelitian dan laporan di media, perdagangan manusia merupakan masalah besar, terutama ketika berdampak pada anak-anak dan perempuan. Tragisnya, prostitusi, pornografi, pengemisan, dan perbudakan dalam rumah tangga merupakan hasil yang sering terjadi dari perdagangan perempuan dan anak di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengambil sikap hak asasi manusia terhadap perdagangan manusia dan melihat undang-undang yang melindungi korban, variabel yang menyebabkan eksploitasi populasi rentan seperti anak-anak dan perempuan, dan kesulitan dalam menangani masalah ini. Penelitian ini mengambil perspektif hukum terhadap fenomena sosial, menggambarkannya sebagai masalah sehari-hari, dengan menggunakan metodologi hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian, tujuan UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang bertujuan untuk melindungi mereka yang telah menjadi korban perdagangan manusia sekaligus berupaya untuk mengakhiri praktik tersebut sepenuhnya. Sebagai salah satu unsur keamanan masyarakat dan penegakan hukum, kebijakan pidana harus diintegrasikan dalam setiap upaya pencegahan perdagangan orang. Kemiskinan, buta huruf, kurangnya pengetahuan, dan kondisi sosial budaya yang tidak diinginkan merupakan penyebab utama perdagangan orang. Kurangnya kerja sama lintas sektor dalam menangani tindak pidana perdagangan orang dan kurangnya pemahaman umum tentang UU No 21 Tahun 2007 merupakan dua hambatan dalam penyelesaian kasus-kasus ini.
PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA SOUND SYSTEM DI DENPASAR Bayu Mahardika Putra; I Wayan Novy Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/wnjxq647

Abstract

Penulisan jurnal ini bertujuan untuk memahami tentang penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian sewa sound system di Denpasar serta hambatan-hambatan yang kelak dihadapi oleh pihak yang terlibat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pengumpulan data melalui observasi serta wawancara terhadap pelaku usaha dan konsumen sebagai sumber data dari jurnal ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian wanprestasi pada perjanjian sewa umumnya dilakukan dengan memberikan perpanjangan waktu pembayaran atau pemberian keringanan kepada pihak yang wanprestasi. Jika permasalahan berupa kerusakan alat, pelaku usaha wajib mengganti alat yang rusak dengan yang baru. Hambatan utama yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam menjalankan perjanjian sewa adalah keterlambatan atau tidak adanya pelunasan pembayaran dari pihak penyewa, sementara konsumen sering menghadapi kendala terkait dengan kualitas sound system yang disewa, termasuk keluhan terhadap ketidaksesuaian dengan spesifikasi atau kerusakan alat yang di sewakan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang praktik penyelesaian sengketa wanprestasi dalam industri sewa menyewa alat kedepannya.
ANALISIS SERTA PERBAIKAN WAKTU SETUP DENGAN SMED DAN VSM PADA PROSES PRODUKSI DI PT. XYZ Fiki Two Nando; Salman Al Farisi; Gravilka Rama Wijaya; Ghalih Dafa Ragasiwi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mq428f47

Abstract

PT. XYZ, sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi komponen otomotif seperti panel bodi dan suku cadang mesin, menghadapi tantangan signifikan dalam mencapai target produksi harian. Tantangan utama berasal dari waktu setup mesin yang tinggi dan inefisiensi dalam aliran proses produksi, yang sering menyebabkan penundaan dan peningkatan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan (waste) yang paling dominan, seperti waktu tunggu dan aktivitas non-nilai tambah, serta mengusulkan perbaikan melalui metode lean manufacturing. Metode yang digunakan meliputi Single Minute Exchange of Dies (SMED) untuk mengurangi waktu setup mesin, dan Value Stream Mapping (VSM) untuk menganalisis serta memperbaiki aliran proses produksi secara keseluruhan. Analisis awal dengan VSM mengungkapkan adanya waktu tunggu (waiting time) yang signifikan dan aktivitas non-nilai tambah (non-value added) dalam proses produksi, seperti transportasi bahan yang tidak efisien. Penerapan SMED pada mesin Press Forming berhasil mengurangi waktu setup dari 3000 detik menjadi 1500 detik, atau penurunan sebesar 50%, melalui standardisasi alat dan pelatihan operator. Sementara itu, perbaikan aliran proses dengan VSM mengidentifikasi potensi pengurangan lead time produksi hingga 25%, dengan mengoptimalkan layout pabrik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode SMED dan VSM efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas di PT. XYZ, sehingga perusahaan dapat bersaing lebih baik di industri otomotif.
PENGARUH CADANGAN DEVISA, SUKU BUNGA INDONESIA, DAN KURS TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR (M1) DI INDONESIA Muhammad Rifky; Tuswanto Prayogo; Eva Febriani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/zqegx003

Abstract

Perekonomian Indonesia periode Januari 2022 hingga Desember 2024 ditandai dengan volatilitas Jumlah Uang Beredar (M1) yang tinggi di tengah siklus pengetatan kebijakan moneter global pasca-pandemi. Kondisi ini mendasari penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor fundamental makroekonomi, yaitu Cadangan Devisa (CDEV), Suku Bunga Indonesia (SBI), dan Kurs (KURS) terhadap M1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series bulanan (N=36) yang bersumber dari Bank Indonesia dan BPS. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda (OLS). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara simultan (Uji F), variabel Cadangan Devisa, Suku Bunga Indonesia, dan Kurs berpengaruh signifikan terhadap M1. Namun, secara parsial (Uji t), ditemukan hasil yang bervariasi. Suku Bunga Indonesia (SBI) terbukti berpengaruh negatif dan signifikan, sementara Kurs (KURS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap M1. Di sisi lain, Cadangan Devisa (CDEV) ditemukan positif namun tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap M1, yang mengindikasikan adanya efektivitas kebijakan sterilisasi oleh otoritas moneter. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0.848 menunjukkan bahwa 84.8% variasi M1 mampu dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN DAN PEMASARAN KOPI ROBUSTA DI SEKOLAH KOPI KECAMATAN SUMBERJAYA KABUPATEN LAMPUNG BARAT Erna Martia Anggraini; Fenti Anggraini; Ahmad Amri; Rini Setiawati; Fariza Makmun; Zamhariri, Zamhariri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/4vdch060

Abstract

Lampung Barat merupakan salah satu daerah penghasil kopi robusta yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, masyarakat menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan dan pemasaran kopi robusta, seperti rendahnya pengetahuan teknik budidaya, keterbatasan akses pasar, dan minimnya dukungan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dan pemasaran kopi robusta di Sekolah Kopi , serta mengetahui dampaknya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan kombinasi kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pengelolaan kopi yang meliputi teknik budidaya, pascapanen, dan pemasaran berhasil meningkatkan kapasitas petani. Selain itu, penguatan jaringan pemasaran dan peningkatan akses pasar mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan modal dan informasi pasar yang perlu menjadi perhatian. Pengembangan kelembagaan petani dan pemberdayaan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kopi robusta. Dengan demikian, pengelolaan dan pemasaran kopi robusta di Sekolah Kopi memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi lokal.

Filter by Year

2023 2026