cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,732 Documents
PEMBINAAN KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA MELALUI PROGRAM “CATATAN HARIAN BAHASA INDONESIA” BERBASIS GOOGLE FORMULIR DAN KOMUNITAS WHATSAPP PADA MASYARAKAT UMUM Seni Melani; Dalpa Nurmaulidah; Futu Widiana Limbar Jaya; Yuni Ertinawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/cvgxhv54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembinaan kemampuan berbahasa Indonesia bagi masyarakat umum melalui program Catatan Harian Bahasa Indonesia berbasis Google Formulir dan komunitas WhatsApp. Program ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran penggunaan bahasa baku di masyarakat. Peserta diminta menulis kalimat tentang aktivitas harian mereka dengan menggunakan bahasa Indonesia baku melalui Google Formulir. Setelahnya, peneliti memberikan pembinaan berupa koreksi dan penjelasan terhadap kesalahan kata tidak baku, ejaan, atau struktur kalimat melalui komunitas WhatsApp. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Data diperoleh dari hasil isian formulir, observasi kegiatan, dan dokumentasi pembinaan selama tiga hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kemampuan peserta dalam menulis kalimat baku. Peserta juga mengalami perkembangan positif dari segi sikap berbahasa, motivasi, serta kesadaran terhadap pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Program ini menunjukkan bahwa pembinaan berbasis digital dapat menjadi sarana efektif dan adaptif dalam mengembangkan kemampuan berbahasa masyarakat umum di era teknologi.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI TERSANGKA ATAU TERDAKWA YANG BUTA AKSARA SEBAGAI PEMOHON BANTUAN HUKUM I Dewa Sunu Sagita Putra
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/cc9stm42

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah guna melaksanakan analisis mengenai perlindungan hukum yang dimiliki seorang tersangka atau terdakwa dalam hal menerima ataupun memohon bantuan hukum guna mempertahankan hak-hak yang dimilikinya sesuai dengan asas kesamaan di hadapan hukum dan asas praduga tidak bersalah dalam setiap tingkat pemeriksaan guna kepentingan persidangan meskipun terdapat kekurangan seperti buta aksara. Studi ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan fakta dan pendekatan kasus. Hasil studi menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi para buta aksara untuk mendapatkan bantuan hukum belum ditetapkan secara eksplisit pada perundang-undangan Indonesia. Meskipun terdapat beberapa peraturan perundang-undangan yang menunjang seperti Undang-Undang RI Nomor 16 Tahun 2011 mengenai Bantuan Hukum, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2013 mengenai Syarat dan Tata Cara Pemberian Bantuan Hukum dan Penyaluran Dana Bantuan Hukum, dan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan. Dalam perspektif hak asasi manusia, memperoleh kesetaraan dan kesamaan hak di hadapan hukum merupakan perwujudan jaminan HAM bagi hak konstitusional warga negara.
STRATEGI ADAPTASI KELUARGA MISKIN DALAM MEMPERTAHANKAN KETAHANAN PANGAN DI TENGAH KETIDAKSTABILAN EKONOMI NASIONAL Muhammad Rifki; Anisah Okta Rahmawati; Anas Malik
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/1rn7sr13

Abstract

Penelitian ini mengkaji mekanisme adaptasi yang diterapkan keluarga miskin dalam mempertahankan ketahanan pangan pada kondisi ketidakstabilan ekonomi nasional yang terus berlanjut. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif berbasis studi kasus, penelitian ini menelaah secara sistematis respons rumah tangga terhadap tekanan makroekonomi, seperti meningkatnya inflasi, kenaikan harga pangan, serta melemahnya daya beli masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola adaptasi yang mendasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptasi keluarga miskin meliputi tiga aspek utama: diversifikasi sumber pendapatan melalui keterlibatan pada sektor informal yang fleksibel, rasionalisasi konsumsi pangan dengan mengutamakan komoditas yang lebih terjangkau namun tetap memenuhi standar gizi, serta pemanfaatan modal sosial komunitas melalui praktik berbagi pangan, pinjaman informal, dan partisipasi pada program ketahanan pangan berbasis masyarakat. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketahanan pangan tidak semata-mata ditentukan oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh kapasitas resiliensi, solidaritas kolektif, dan kekuatan jejaring sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dan empiris bagi pengembangan kebijakan, terutama terkait penguatan perlindungan sosial, pengelolaan pangan lokal, dan program pemberdayaan ekonomi rumah tangga rentan.
PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN IPA TERHADAP MEDIA VISUAL INTERAKTIF PADA MATERI ZAT ADITIF DAN ADIKTIF Aries Dame Uli Panjaitan; Marlon Brando Hutahaean; Mayfa Dwi Arvi; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fwc1c570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Negeri Medan terhadap penggunaan media visual interaktif pada pembelajaran materi zat aditif dan adiktif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner skala Likert yang disebarkan melalui Google Form kepada mahasiswa Stambuk 2023 dan 2024. Media visual interaktif dianggap mampu memfasilitasi pemahaman konsep abstrak, memberikan visualisasi materi yang lebih jelas, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasiswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memberikan persepsi positif terhadap penggunaan media ini. Aspek yang dinilai paling menonjol meliputi kejelasan informasi, kualitas tampilan visual, kemudahan navigasi, serta relevansi konten dengan kebutuhan belajar. Selain itu, mahasiswa menilai bahwa media visual interaktif sesuai dengan karakteristik generasi digital yang lebih responsif terhadap konten berbasis visual dan interaksi langsung. Temuan ini menegaskan bahwa media visual interaktif memiliki potensi besar sebagai alat bantu pembelajaran modern yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, khususnya pada materi zat aditif dan adiktif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan media pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
PEMANFAATAN APLIKASI CAPCUT DALAM PEMBUATAN VIDIO SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI Siti Nurasyah; Muhamad Rivaldan; Lailatul Nadiroh; Daffa Abdillah Rizal; M. Elan Maulana; Didik Aribowo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0c976b80

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital menjadikan aplikasi pengeditan video sebagai sarana yang semakin penting dalam kegiatan pembelajaran dan pengembangan diri. Penelitian ini menelaah pemanfaatan aplikasi CapCut sebagai media pembuatan video motivasi untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. CapCut dipilih karena menawarkan fitur audio-visual yang lengkap, antarmuka yang mudah dipahami, serta kemampuan menghasilkan video berkualitas tanpa memerlukan keterampilan teknis yang rumit. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa selama 17–19 November 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses editing video melalui CapCut dilakukan secara terstruktur, mulai dari penempatan klip dalam timeline, pemotongan bagian yang tidak diperlukan, penambahan teks, efek visual, pengaturan pencahayaan, hingga penyuntingan audio pendukung. Video motivasi yang dihasilkan tidak hanya menarik dari segi tampilan, tetapi juga efektif menyampaikan pesan sehingga mampu memberikan dampak emosional dan psikologis yang positif. Mahasiswa yang menonton video tersebut mengaku merasa lebih percaya diri untuk tampil, berbicara di depan kamera, dan mulai yakin bahwa mereka juga dapat menghasilkan konten yang menarik apabila didukung proses editing yang tepat. Temuan ini menunjukkan bahwa CapCut bukan hanya berfungsi sebagai aplikasi teknis, melainkan juga sebagai media yang mendorong keberanian, ekspresi diri, dan peningkatan motivasi belajar. Oleh karena itu, CapCut direkomendasikan untuk dimanfaatkan lebih luas dalam kegiatan pembelajaran dan pengembangan kemampuan komunikasi siswa, serta diteliti lebih lanjut untuk melihat efektivitasnya pada konteks pendidikan lainnya.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA JAMU KERING BERBASIS SWOT, PESTEL, DAN HPP DI KELOMPOK PENJUAL JAMU Saputri, Winda; Suwarni, Putri Endah; Nashiruddin, Muhammad; Sundari, Susanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a00yce21

Abstract

Adanya kesenjangan antara potensi besar yang dimiliki oleh kelompok penjual jamu gendong A dengan tantangan nyata yang mereka hadapi dalam mengembangkan usaha, terutama menghadapi dinamika pasar modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan usaha jamu kering serta menentukan strategi pemasaran yang efektif. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus dengan metode analisis SWOT, PESTEL, dan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP). Hasil riset menunjukkan bahwa usaha jamu kering kelompok penjual jamu gendong A memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai produk herbal yang kompetitif di pasar modern. Skor IFE 3,09 dan EFE 2,70 menempatkan usaha ini pada Kuadran I, yang berarti berada dalam posisi strategi agresif dengan kekuatan internal yang kuat serta peluang pasar yang luas. Strategi SO menjadi pilihan utama, yaitu memanfaatkan keunggulan seperti ketersediaan bahan baku dan proses produksi alami untuk menangkap peluang meningkatnya minat masyarakat terhadap produk herbal. Inovasi produk, kemasan yang lebih baik, dan penguatan pemasaran menjadi rekomendasi strategis. Dari perhitungan HPP sebesar Rp 10.715 per pcs, harga jual Rp 14.000 dengan margin 30% menunjukkan usaha ini memiliki prospek ekonomi yang menguntungkan dan berkelanjutan.
KOMUNITAS ONDISMED-X SEBAGAI PERANTARA PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP WANPRESTASI TRANSAKSI E- COMMERCE Davina Ridsky Salsabilla; Fera Permanik; Nashwa Zahira Annayla; Muhammad Adymas Hikal Fikri, S.H., M.H.
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0a63j938

Abstract

Pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, dengan 189,6 juta pengguna pada 2024, meningkatkan risiko wanprestasi dan penipuan yang merugikan konsumen, dengan kerugian mencapai Rp4,6 triliun antara November 2024 hingga Agustus 2025. Meskipun kerangka hukum seperti UUPK, KUH Perdata, dan UU ITE tersedia, implementasinya terbatas karena penegakan hukum yang lemah, prosedur kompleks, dan rendahnya literasi konsumen. Penulisan ini menganalisis peran Komunitas ONDISMED-X sebagai mediator digital dalam perlindungan konsumen terhadap wanprestasi, menggunakan pendekatan yuridis-normatif dan R&D untuk mengembangkan prototipe website advokasi. Hasil menunjukkan ONDISMED-X menyediakan jalur penyelesaian sengketa non-litigasi, pendampingan hukum, serta platform pengaduan terstruktur dan transparan, termasuk verifikasi bukti internal. Upaya edukasi hukum dan kesadaran kolektif meningkatkan literasi konsumen. Kehadiran komunitas ini menjadi mekanisme alternatif yang adaptif dan efektif, mengisi kesenjangan antara hukum normatif dan praktik lapangan, serta menyediakan akses keadilan yang cepat dan mudah dijangkau di era digital.
TEKNOLOGI MULTIMEDIA SEBAGAI MEDIA EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH Tita Nurdaiyah; Muhammad Azmi Al-Fatih; Miftakhul Azamah; Sandi; Reva Lina Putri Septiani; Didik Aribowo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/x5e87z41

Abstract

Penelitian ini berangkat dari meningkatnya volume sampah di masyarakat yang belum diimbangi dengan kesadaran yang memadai mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah media edukasi berbasis teknologi multimedia dengan memanfaatkan aplikasi CapCut sebagai sarana pembuatan konten video pembelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan materi, proses pengembangan media, penerapan di lapangan, serta evaluasi efektivitas produk. Media yang dihasilkan berupa video edukatif yang menampilkan prosedur pengelolaan sampah, cara melakukan pemilahan yang benar, serta manfaat lingkungan yang dapat diperoleh jika masyarakat menerapkan pengelolaan sampah secara tepat. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemanfaatan teknologi multimedia melalui CapCut mampu menyampaikan pesan edukatif secara lebih jelas, interaktif, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Selain itu, penggunaan media visual ini juga mampu meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk belajar sekaligus menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan. Dengan demikian, teknologi multimedia dapat menjadi solusi inovatif untuk mendukung program edukasi pengelolaan sampah serta membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
OPTIMALISASI KREATIVITAS DIGITAL: PEMANFAATAN APLIKASI CAPCUT DALAM PRODUKSI VIDEO PROMOSI INTERAKTIF Christin Hutagaol; Muhamad Rafly Permana Putra; Nadjwa Nabila Rachman; Naufal Abrar Wijaya; Ravianri Putra Dinata; Didik Aribowo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/awds4093

Abstract

Pada penelitian ini mengkaji tentang penggunaan aplikasi CapCut sebagai alat untuk pengeditan video yang mudah diakses dan efisien untuk membuat video promosi interaktif, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah serta para kreator yang baru mulai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa baik fitur-fitur CapCut seperti filter, penyesuaian HSL, color grading, efek visual, dan transisi mendukung pembuatan konten promosi yang menarik dan komunikatif. Metodologi yang digunakan mengacu pada Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam fase, yaitu ideation, desain, pengumpulan bahan, proses produksi, pengujian, dan distribusi. Studi kasus dilakukan pada video promosi Burger Bangor, menonjolkan identitas visual dengan warna khas, pengambilan gambar dekat, dan elemen grafis yang dinamis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa CapCut menawarkan proses produksi yang cepat, mudah, dan hemat biaya, sambil tetap menghasilkan tayangan visual yang sesuai untuk promosi digital di platform seperti Instagram Reels. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi editing berbasis ponsel bisa menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kreativitas dan jangkauan pemasaran digital.
TEKNIK EDITING MENGGUNAKAN CAPCUT DENGAN APLIKASI PENDUKUNG DALAM VIDEO EDUKASI BENCANA BANJIR Ghifari Permana; Maudi Aprianti; Salsabila Azzahra; Erniyawati; Yoga Angga; Didik Aribowo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/f4js0n79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik editing video menggunakan aplikasi CapCut serta pemanfaatan aplikasi pendukung seperti Pinterest, Renderforest, Remove.bg, dan iStock dalam pembuatan video edukasi mengenai bencana banjir. Pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran menuntut penyajian informasi yang menarik, jelas, dan mudah dipahami. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis hasil editing video berdasarkan aspek visual, audio, transisi, sinkronisasi, serta efektivitas penyampaian materi edukasi. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap video hasil produksi dan penilaian unsur-unsur teknis di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik editing seperti cutting, transition, text animation, motion graphics, color grading, serta pengaturan audio mampu meningkatkan kualitas penyajian informasi. Integrasi aplikasi pendukung juga terbukti membantu memperkaya elemen visual, memperhalus alur video, serta meningkatkan profesionalitas tampilan. Video edukasi yang dihasilkan dinilai mampu meningkatkan pemahaman penonton mengenai penyebab, dampak, mitigasi, serta penanganan bencana banjir. Temuan ini mengindikasikan bahwa CapCut, meskipun merupakan aplikasi editing berbasis mobile, dapat digunakan secara efektif sebagai alat produksi konten edukatif ketika dikombinasikan dengan aplikasi pendukung yang tepat.