cover
Contact Name
Lalu Jaswadi Putera
Contact Email
elputra@unram.ac.id
Phone
+6283830259411
Journal Mail Official
darmadiksani@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jln. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27986918     EISSN : 27986799     DOI : https://doi.org/10.29303/darmadiksani
Core Subject : Education, Social,
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora merupakan wahana untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil dari program pengabdian atau layanan kepada masyarakat dalam pengembangan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, atau hasil penelitian yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan dua nomor dalam setiap volume atau dua kali terbit dalam satu tahun yakni pada bulan Juni dan Desember.
Articles 263 Documents
Sosialisasi Hasil Penelitian Aktivitas Pembelajaran dan Asesmen Pemicu Emosi Positif dan Emosi Negatif Mahasiswa Amin, Muhammad; Mahyuni, Mahyuni; Thohir, Lalu; Basri, Ahmad Hasanul
DARMADIKSANI Vol 4 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i2.5973

Abstract

Emosi diketahui berimplikasi pada kesejateraan manusia secara umum, termasuk motivasi dan produktifitas seseorang. Dalam dunia pendidikan emosi berpengaruh terhadap proses mengikuti pembelajaran dan juga capaian pembelajaran,  Oleh karenanya sangat penting bagi semua yang terlibat dalam kegiatan pendidikan untuk berusaha memunculkan sebanyak-banyaknya pemicu emosi positif dan mempertahankannya dan menghindarkan pemicu emosi negatif. Emosi yang positif akan sangat pontensial menjadi pemicu tumbuhnya motivasi dan kinerja yang maksimal bagi semua dalam melakukan tugasnya. Melihat pentingnya peran emosi dalam proses pembelajaran, dipandang perlu melakukan sosialisasi hasil penelitian tahun 2023 tentang faktor pemicu emosi positif dan negatif dalam hubungannya dengan aktivitas dan asesmen pembelajaran Dari penelitian tersebut ditemukan banyak informasi tentang respon mahasiswa secara emosi terhadapdan jenis asesmen yang dilakukan dan diterapkan selama ini: apa saja yang menjadi pemicu munculnya emosi positif dan negatif mahasiswa di dua kegiatan belajar mengajar tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dua kali, kepada participant yang berbeda dan pada waktu yang berbeda pula. Kegiatan pertama dilakukan kepada mahasiwa semester III dan semester I dan baru setelahnya dilakukan kepada   para dosen staf penagajr di Program Studi.  Ketika kegiatan PkM dilakukan ke mahasiswa, mereka diberikan kuesioner seperti yang diberikan kepada partisipan penelitian di tahun sebelumnya. Hal ini dlakukan untuk mengetahui persepsi mereka terhadap jenis aktifitas pembelajaran dan jenis asesmen dari sudut emosi yang ditimbulkan. Secara umum tidak ada perbedaan temuan antara hasil penelitian dengan persepsi mahasiswa terhadap aktifitas pembelajaran dan jenis asesmen memicu emosi positif kecuali pada jenis asesmen sit-in examination.
Pelatihan Strategi Sukses Lulus Program Profesi Guru (PPG) bagi Guru-Guru dan Calon Guru di Kabupaten Lombok Tengah Musaddat, Syaiful; Intiana, Siti Rohana Hariana; Junaidi, Eka; Murahim, Murahim; Wardana, Lalu Ali
DARMADIKSANI Vol 4 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i2.5980

Abstract

Pengabdian yang berjudul “Pelatihan Strategi Sukses Lulus Program Profesi Guru (PPG) bagi Guru-guru dan Calon Guru di Kabupaten Lombok Tengah” ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa masih tingginya angka ketidaklulusan peserta PPG dari NTB khususnya peserta dari Kabupaten Lombok Tengah. Tujuan khusus pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang strategi sukses PPG dan melatih peserta menerapkan strategi sukses PPG. Peserta pelatihan ini adalah guru-guru dan calon guru di Kabupaten Lombok Tengah. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemodelan dan penugasan/latihan mengerjakan soal-soal PPG. Analisis hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesiapan guru-guru dan calon guru di Kabupaten Lombok Tengah dalam menghadapi PPG. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa keberhasilan kegiatan pengabdian ini mencapai 90%. Hal ini tergambar pada: (1) Indikator yang dilaksanakan oleh semua peserta 3 indikator (30%), yang dilaksanakan oleh sebagian besar peserta 6 indikator (60%), dan yang dilaksanakan oleh sebagian kecil peserta 1 indikator (10%); (2) Nilai rerata keberhasilan kegiatan adalah 75; dan (3) Indikator keberhasilan yang tercapai (T), yakni dilaksanakan oleh semua peserta dan atau sebagian besar peserta adalah 9 indikator (90%), sisanya 1 indikator (10%) tidak tercapai (TT), yakni dilaksanakan oleh sebagian kecil peserta. Di samping itu, hampir semua peserta memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan pengabdian ini. Hal ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif mereka mengikuti rangkaian kegiatan dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.
Peningkatan Kemampuan Numerasi Siswa dengan Game Edukatif pada Program Kampus Mengajar 8 di SMKS Dharma Bhakti Ady: Improving Students’ Numeracy Skills using Educational Games in the Kampus Mengajar 8 (Teaching Campus) Program at SMKS Dharma Bhakti Ady Private Vocational High School Indonesia Sragarta, Kevin Ronald; Sugianto, Riris; Putera, Lalu Jaswadi
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6262

Abstract

Program Kampus Mengajar termasuk program asistensi mengajar di satuan pendidikan yang berperan sebagai mitra yang membantu guru dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah penugasan. Berkaitan dengan hal tersebut, keterampilan dasar mengajar perlu dikuasai mahasiswa peserta Kampus Mengajar untuk dapat memberikan dampak pada siswa terutama peningkatan kemampuan numerasi. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan evaluasi program kerja dari metode pembelajaran yang dilakukan selama penugasan. Upaya yang digunakan dalam kegiatan asistensi ini menggunakan metode asistensi tindakan kelas yang dilakukan tim kampus mengajar dengan guru dengan cara melakukan tes berupa pre-test dan post-test pada siswa. Tim kampus mengajar bekerja sama bersama guru untuk menaikkan kemampuan numerasi siswa dengan menggunakan metode pembelajaran interaktif yang telah dirancang yaitu; Implementasi Game Numerasi (Kahoot), Permainan Teka-Teki Silang Numerasi, Implementasi Ular Tangga Numerasi dan Penguatan Matematika (Kuis Ketuk Magic). Hasil yang didapat setelah program berlangsung terdapat kenaikan hasil belajar berdasarkan pre-test dan post-test Asesmen Kompetensi Minimum yang semula 15% menjadi 19%. Hal ini menyatakan bentuk keberhasilan hasil metode pembelajaran yang cukup efektif yang telah berlangsung selama 3 bulan pembelajaran.
Pengenalan Linguistik Korpus untuk Pembelajaran dan Penelitian bagi Guru Bahasa Indonesia SMA Se-Lombok Barat: Introductory Session on Corpus Linguistics for Teaching and Research for High School Indonesian Language Teachers in West Lombok Indonesia Hidayat, Rahmad; Asyhar, Mochammad; Chaer, Hasanuddin; Efendi, Mahmudi; Febriani, Elya; Sundari, Sundari
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6645

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Pengenalan Linguistik Korpus untuk Pembelajaran dan Penelitian bagi Guru Bahasa Indonesia SMA Se-Lombok Barat”. Linguistik korpus merupakan sebuah kajian linguistik yang memanfaatkan korpus. Korpus merupakan kumpulan teks dalam jumlah yang sangat besar yang merepresentasikan kenyataan berbahasa penutur di lapangan. Korpus terdiri atas kalimat-kalimat alamiah yang diproduksi oleh penutur bahasa, baik secara lisan maupun tulisan. Pengenalan linguistik korpus dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia adalah dalam rangka memberikan pendampingan kepada guru untuk dapat mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Pengintegrasian teknologi ini merupakan salah satu aspek pembelajaran inovatif abad ke-21 yang harus dikuasai oleh guru sebagai sebuah keterampilan. Di samping itu, pengetahuan mengenai linguistik korpus juga dapat dimanfaatkan oleh guru melaksanakan penelitian untuk publikasi ilmiah. Dengan demikian, guru dapat meningkatkan kompetensi dan jenjang kariernya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara luar jaringan dengan beberapa tahapan. Tahapan yang dimaksud adalah (1) penjabaran hasil penelitian berbasis korpus, (2) pengenalan peranti korpus berbasis laman dan berbasis aplikasi, (3) praktik pemanfaatan korpus dan penyusunan korpus sederhana, (4) praktik pemanfaatan korpus untuk pembelajaran Bahasa Indonesia dan penelitian bahasa Indonesia dan (5) penyusunan rencana tindak lanjut dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion), demonstrasi, dan tanya-jawab. Peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para guru anggota MGMP Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Lombok Barat. Adapun korpus yang akan digunakan dalam praktik adalah korpus Leipzig Corpora Collection, Korpus Indonesia, dan Korpus Nusantara. Aplikasi yang digunakan untuk mengolah data korpus adalah Antconc versi 4.3.1 (Windows) dan CQP-Web. Setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan, para guru Bahasa Indonesia dapat (1) menggunakan peranti linguistik korpus berbasis laman maupun aplikasi, (2) menganalisis hasil pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks, dan (3) merancang sebuah penelitian untuk dapat dipublikasikan pada jurnal ilmiah. Pada akhirnya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan kapasitas guru Bahasa Indonesia dalam rangka mewujudkan prinsip pembelajaran inovatif abad ke-21 khususnya dari segi pengintegrasian teknologi dalam mengelola pembelajaran.
Pelatihan AI untuk Pariwisata Budaya Lokal dalam Proyek P5 Kurikulum Merdeka : Training on Utilizing AI Tools to Promote Local Cultural Tourism within the Pancasila Learner Profile Project (P5) of Merdeka Curriculum in Indonesia Karim, Arman Suryadi; Melda Agarina; Susanti, Susanti; Sutedi, Sutedi; Maulana, Muh Royan Fauzi; Purnomo, Hendri
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6808

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan potensi pengetahuan dan keterampilan siswa SMA dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempromosikan pariwisata lokal sebagai bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pelatihan yang diberikan berfokus pada penggunaan AI dalam pembuatan desain poster, video, audio, dan copywriting yang menarik. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep dan pengaplikasian AI, serta kemampuan mereka dalam menciptakan konten promosi yang kreatif dan relevan. Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada pengembangan Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi berkarya dan berteknologi. Dengan demikian, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menyoroti pentingnya integrasi teknologi AI dalam pendidikan guna mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21 serta mendorong partisipasi aktif siswa dan dalam pembangunan daerah. Agar dampak kegiatan ini lebih berkelanjutan, disarankan adanya pendampingan lanjutan bagi siswa dan guru dalam pengembangan konten digital berbasis AI, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata untuk mempublikasikan hasil karya siswa secara lebih luas. Selain itu, pelatihan serupa dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain di wilayah berbeda guna memperkuat kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital secara kreatif dan produktif.
Edukasi Pencegahan Diare dan Dehidrasi pada Kelompok PKK Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang: Health Education on Diarrhea and Dehydration Prevention for the Women's Group of PKK (Family Welfare and Empowerment Organization) in Mojo Village of Pemalang Indonesia Endriyatno, Nur Cholis; Walid, Muhammad; Sasongko, Aditya Dimas Wahyu; Efrillia, Erin; Sobirin, Arif; Danendra, Daffa; Nisa’, Fiki Nahdiyatun; Setyowati, Titis; Mubarok, Jauful Iqbal
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6812

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit yang umum terjadi di Indonesia. Bahaya dari diare adalah dehidrasi yaitu tubuh akan banyak kehilangan air dan garam. Maka dari itu salah satu penanganan diare dengan pencegahan dehidrasi yaitu diberikan larutan gula garam (LGG). Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat melalui edukasi pencegahan diare dan dehidrasi pada kelompok PKK desa Mojo, Kecamatan Ulujami, kabupaten Pemalang, provinsi Jawa Tengah. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan alternatif Participatory Action Research (PAR). Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman Masyarakat mengenai pencegahan diare dan dehidrasi yang tercermin dari adanya peningkatan pada nilai posttest terhadap pretes. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah kegiatan pengabdian telah berhasil dilakukan dibuktikan dengan nilai posttest >90%. Diharapkan dengan adanya pengabdian ini taraf kesehatan di desa Mojo akan semakin meningkat.
Penguatan Nilai-Nilai Multikultural melalui Pembelajaran Pancasila Berbasis Media Interaktif di Sekolah Dasar: Learning Session on Promoting Multicultural Values through the Teaching of Pancasila Education Using Interactive Media in Elementary Schools Qondias, Dimas; Noge, Maria Desidaria; Lodo, Maria Liu; Meo, Virginia
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6854

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai multikultural pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran Pancasila berbasis media interaktif. Media yang terapkan berupa Papan Pancasila, dirancang untuk mengaitkan nilai-nilai dalam setiap sila dengan situasi kehidupan nyata siswa. Metode yang digunakan adalah edukatif-partisipatif dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di SDK Gouparu, melibatkan 12 siswa kelas 1 dan 1 orang guru sebagai mitra. Hasil observasi menunjukkan keterlibatan aktif siswa dalam bertanya (83%), menyampaikan pendapat (80%), dan bekerjasama (86%). Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa seluruh siswa merasa senang belajar dan memahami nilai Pancasila dengan pendekatan ini. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, selain itu kegiatan yang dilaksanakan mampu membantu guru dalam menyampaikan materi secara kontekstual. Disarankan agar kegiatan serupa diperluas cakupannya dan melibatkan lebih banyak guru, agar dampak penguatan nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran Pancasila berbasis media interaktif dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan. Disarankan agar kegiatan ini dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain guna memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai kebhinekaan.
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Akuntansi melalui Pelatihan Pelaporan PPh Pasal 23/26 Berbasis E-Bupot: Training on Utilizing E-Bupot (Electronic Tax System) for Income Tax Article 23/26 Reporting to Improve the Competence of Accounting Students Wardiningsih, Reny; Khotmi, Herawati; Umam, Khaerul; Feryansyah, Feryansyah; Dewi, Resty Yusnirmala; Putri, Dina Amalya
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6884

Abstract

Transformasi digital dalam sistem perpajakan nasional menuntut lulusan akuntansi untuk memiliki kompetensi teknis dalam pelaporan pajak berbasis aplikasi, khususnya dalam penggunaan e-Bupot untuk PPh Pasal 23/26. Namun kesenjangan antara pembelajaran teori di perguruan tinggi dan praktik perpajakan elektronik di dunia kerja masih cukup lebar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa akuntansi dalam pelaporan PPh Pasal 23/26 secara elektronik melalui pelatihan berbasis praktik menggunakan aplikasi e-Bupot. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi sistem, serta praktik langsung dengan pendekatan experiential learning dan task-based simulation. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta survei persepsi peserta terhadap pelatihan. Hasil menunjukkan bahwa 91% peserta mampu menyusun bukti potong secara mandiri, dengan 90,6% mengalami peningkatan skor post-test ≥40%, dan 87,5% peserta menilai relevansi pelatihan sangat tinggi. Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan pelatihan dalam membentuk keterampilan teknis, meningkatkan pemahaman konseptual, serta menumbuhkan sikap positif terhadap digitalisasi perpajakan. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu yang menekankan pentingnya pelatihan berbasis aplikasi dalam memperkuat kesiapan kerja mahasiswa. Hasil pengabdian ini penting karena berkontribusi terhadap penguatan link and match antara kurikulum pendidikan tinggi dan kebutuhan industri, serta mendorong integrasi teknologi perpajakan dalam pembelajaran akuntansi vokasional.
Sosialisasi Gangguan Belajar Spesifik (Disleksia) kepada Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Jerowaru: Awareness Program on Specific Learning Disorders (Dyslexia) for Junior High School Teachers in Jerowaru Indonesia Saharudin, Saharudin; Musaddat, Syaiful; Susanti, Pipit Aprilia; Agusman, Agusman; Ramdhani, Marlinda; Hidayat, Wahyu
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6961

Abstract

Pengabdian ini dilatari oleh masih banyak guru yang tidak memahami jenis dan karakteristik gangguan belajar spesifik (disleksia) pada peserta didik sehingga mereka cenderung melabeli peserta didiknya dengan label “bodoh” atau semisalnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sosialisasi kepada para guru mengenai gangguan belajar spesifik di kalangan peserta didik dengan melibatkan profesional psikolog sehingga para guru juga bisa mengambil langkah-langkah dalam menangani kasus gangguan belajar yang dialami peserta didiknya. Selain berbicara persoalan gangguan belajar, juga dibicarakan perihal pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik: pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran yang tanggap budaya. Berdasarkan hasil post-test, hasil sosialisasi menunjukkan bahwa para guru telah bisa mengetahui, memahami, dan menjelaskan jenis-jenis gangguan belajar pada peserta didik, ciri-ciri peserta didik yang mengalami gangguan belajar, dan asbab terjadinya gangguan belajar pada peserta didik. Adanya pengetahuan dan pemahaman tentang gangguan belajar (yang dialami peserta didik) berimplikasi pada kesadaran para guru SMPN 1 Jerowaru untuk melakukan pembelajaran yang berpihak pada peserta didiknya mulai dari penyususan perangkat pembelajaran hingga evaluasinya. Disarankan agar penyuluhan psikoedukasi kesehatan mental untuk para guru dan peserta didik semacam ini rutin dilakukan sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik dan pembaharuan informasi terkait ragam kerangka strategi dalam pembelajaran, serta perlu melibatkan orang tua dan profesional untuk membantu guru dalam menghadapi peserta didik yang mengalami gangguan belajar spesifik disleksia ini.
Pengembangan Modul Ajar Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) bagi Guru-Guru SMPN 1 Sukamulia Lombok Timur: Learning Session on Developing Project-Based Learning Teaching Module for Teachers of SMPN 1 Sukamulia East Lombok Indonesia Soepriyanti, Henny; Waluyo, Untung; Suryaningsih, Hartati; Munandar , La Ode Alfin Haris
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7085

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan modul pembelajaran berbasis proyek di SMPN 1 Sukamulia, Lombok Timur. Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan partisipatif. Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa, di mana siswa didorong untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran melalui proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Metode pelatihan yang digunakan meliputi andragogi, demonstrasi, Lesson Study, dan analisis kasus. Pendekatan andragogi memastikan bahwa pelatihan tersebut relevan dan dapat diterapkan oleh guru dewasa yang memiliki pengalaman mengajar. Demonstrasi memberikan contoh konkret penerapan teori ke dalam praktik mengajar. Lesson Study memungkinkan guru untuk berkolaborasi dalam merencanakan, mengamati, dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran. Sementara itu, analisis kasus membantu guru mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang dihadapi di kelas. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan guru untuk merancang dan mengimplementasikan modul pembelajaran berbasis proyek, yang berdampak positif pada kualitas pembelajaran di kelas. Guru menjadi lebih percaya diri dan terampil dalam mengembangkan materi pengajaran yang kreatif dan relevan, sehingga menghasilkan siswa yang lebih termotivasi dan terlibat. Oleh karena itu, kegiatan ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Sukamulia yang pada akhirnya meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang menarik. Disarankan agar pelatihan serupa dilaksanakan secara berkala dan diperluas ke sekolah-sekolah lain dengan dukungan penuh dari manajemen sekolah dan pemerintah daerah, guna memastikan keberlanjutan, pemerataan manfaat, dan peningkatan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Page 8 of 27 | Total Record : 263