cover
Contact Name
Lalu Jaswadi Putera
Contact Email
elputra@unram.ac.id
Phone
+6283830259411
Journal Mail Official
darmadiksani@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jln. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27986918     EISSN : 27986799     DOI : https://doi.org/10.29303/darmadiksani
Core Subject : Education, Social,
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora merupakan wahana untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil dari program pengabdian atau layanan kepada masyarakat dalam pengembangan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, atau hasil penelitian yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan dua nomor dalam setiap volume atau dua kali terbit dalam satu tahun yakni pada bulan Juni dan Desember.
Articles 263 Documents
Pelatihan Pembuatan Teh Herbal yang Berkhasiat dalam Pengobatan: Training on the Preparation of Herbal Teas with Medicinal Benefits Kurniawan, Andre; Mahbub, Khafid; Walid, Muhammad; Afiatan, Arbina Satria; Shofaro, Mulyanti; Ariqoh, Salsabila Hanifatul; Jamiatin, Fani; Paramita, Adelia; Zakki, Muhammad
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7114

Abstract

Penduduk di negara berkembang masih mengandalkan pengobatan tradisional yang berasal dari tumbuhan untuk menjaga kesehatan. Terlebih di negara Indonesia yang memiliki banyak keragaman flora, yang dapat menjadi potensi pasar produk herbal yang  menjanjikan. Di Indonesia sendiri, masyarakat masih memanfaatkan obat tradisional untuk menjaga kesehatan, karena minimnya atau tidak adanya efek samping yang dihasilkan. Salah satu sediaan herbal dari pengobatan tradisional yang potensial ialah sediaan teh herbal. Teh herbal merupakan sediaan teh yang dibuat dari tanaman selain dari tanaman  camellia sinensis (tanaman teh).  Berdasarkan observasi yang dilakukan, desa Tratebang memiliki kebun herbal yang potensial untuk dimanfaatkan sebagai sediaan teh herbal. Akan tetapi pemanfaatan kebun herbal masih kurang optimal hanya sebatas direbus saja. Melalui permasalahan tersebut perlu adanya pelatihan berupa pemberian informasi, pengetahuan, proses pengolahan tanaman herbal yang tepat, dan pendampingan untuk pengolahan sediaan teh herbal. Pelatihan telah dilakukan pada bulan April 2025 dengan sasaran ibu-ibu PKK desa Tratebang kecamatan Wonokerto kabupaten Pekalongan. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu berbentuk penyuluhan dan pelatihan pembuatan teh herbal kepada masyarakat. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dari para peserta pengabdian kepada masyarakat berkaitan dengan pengelolaan tanaman obat berupa jahe, rosela dan serai menjadi teh herbal. Hal tersebut ditunjukan dari peningkatan nilai pre-test dan post-test. Untuk memberikan dampak berkelanjutan, pelatihan ini perlu didukung oleh pendampingan lanjutan terkait pengemasan, pemasaran digital, dan manajemen usaha kecil, serta kerja sama berkesinambungan antara mitra desa dan perguruan tinggi guna mendorong inovasi produk teh herbal dan pembentukan kelompok usaha bersama (KUB) yang berdaya saing dan bernilai ekonomi.
Penyuluhan Potensi Tanaman Herbal untuk Terapi Diabetes Melitus: Counseling on the Potential Use of Herbal Plants for Diabetes Mellitus Therapy Mahbub, Khafid; Kurniawan, Andre; Indriono, Anik; Jamiatin, Fani; Shofaro, Mulyanti; Zakki, Muhammad; Ariqoh, Salsabila Hanifatul; Paramita, Adelia
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7123

Abstract

Diabetes melitus menjadi salah satu isu kesehatan dunia yang terus mengalami peningkatan kasus, termasuk di Indonesia. Penanganan penyakit ini biasanya bersifat jangka panjang, membutuhkan biaya yang tidak sedikit, dan berisiko menimbulkan efek samping dari penggunaan obat-obatan kimia. Sebagai solusi alternatif, pemanfaatan tanaman obat tradisional dinilai lebih alami dan terjangkau sebagai terapi pendukung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga desa Bebel, kecamatan Wonokerto, kabupaten Pekalongan, mengenai tanaman herbal yang berkhasiat menurunkan kadar gula darah. Metode pelaksanaan mencakup pemberian penyuluhan dan pendampingan kepada anggota PKK terkait pengenalan diabetes, identifikasi tanaman herbal lokal, cara kerja zat aktifnya, serta teknik pengolahan dan penggunaannya. Hasil evaluasi dari pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada peserta setelah mengikuti kegiatan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa edukasi ini efektif dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan tanaman herbal sebagai terapi tambahan diabetes. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk diadakan secara rutin guna memperkuat pemahaman dan mendorong praktik pengobatan tradisional di tingkat masyarakat.
Pendampingan Peningkatan Kapasitas Keuangan UMKM sebagai Solusi Pengelolaan Keuangan untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis: Financial Capacity-Building Assistance for MSMEs as a Solution for Improving Financial Management and Business Efficiency Bastomi, Mohamad; Nurhidayah, Nurhidayah
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7131

Abstract

Program PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kabupaten Sampang dalam pengelolaan keuangan usaha yang lebih efisien dan sistematis melalui kegiatan pendampingan. Berdasarkan analisis situasi, sebagian besar pelaku UMKM belum memiliki keterampilan dalam pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, dan pengelolaan arus kas, serta masih rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pencatatan usaha. Melalui pendekatan service learning (pembelajaran berbasis pelayanan kepada masyarakat), program ini dilaksanakan dalam empat tahapan utama: sosialisasi, edukasi, pelatihan, dan evaluasi, dengan melibatkan 40 pelaku UMKM. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta. Program ini berhasil membentuk kesadaran baru tentang pentingnya pencatatan keuangan dalam pengambilan keputusan bisnis dan efisiensi operasional. Meskipun demikian, beberapa kendala dihadapi, seperti kesulitan penggunaan aplikasi digital oleh peserta yang kurang familier dengan teknologi. Oleh karena itu, disarankan agar program ini dilanjutkan dengan pendampingan jangka panjang dan penyediaan modul yang lebih sederhana dan aplikatif untuk memastikan keberlanjutan dampak pelatihan terhadap kinerja usaha peserta.
Pelatihan Penyusunan Media Pembelajaran Berbasis Game Puzzle bagi Guru di SDN Bonder: Training on Designing Puzzle Game-Based Instructional Media for Elementary School Teachers of SDN Bonder Wahyuningsih, Baiq Yuni; Hidayati, Vivi Rachmatul; Husniati; Alimuddin, Nurkhaerat; Nurmawanti, Iva
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7133

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun media pembelajaran berbasis game puzzle sebagai alternatif pembelajaran yang menarik dan interaktif. Pelatihan dilaksanakan pada Kamis, 30 Mei 2024 di SDN Bonder, dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang yang terdiri dari 12 guru, 1 kepala sekolah, dan 2 perwakilan komite sekolah. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan media pembelajaran, konsep media berbasis puzzle, praktik pembuatan, serta simulasi penggunaan dalam proses pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 75% peserta memahami materi yang diberikan dan mampu menerapkan pembuatan puzzle sebagai media pembelajaran. Respons peserta, termasuk guru dan kepala sekolah, menunjukkan antusiasme dan apresiasi terhadap kegiatan ini. Dengan demikian, pelatihan ini dinilai berhasil dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Mengingat hasil yang positif ini, disarankan agar pelatihan serupa dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain guna mendukung inovasi dalam pembelajaran di kelas serta mendorong penerapan strategi pembelajaran aktif di berbagai lingkungan pendidikan.
Pelatihan Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital pada Kegiatan Menulis Puisi bagi Guru Bahasa Indonesia di Tingkat SMK : Training on Utilizing Digital Instructional Media for Poetry Writing Activities by Indonesian Language Teachers in Vocational High Schools Mahyudi, Johan; Wahyuni, Wika; Ramdhani, Marlinda; Susanti, Pipit Aprilia
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7139

Abstract

Materi penulisan puisi yang disampaikan secara monoton di lingkungan sekolah sering kali menimbulkan kejenuhan bagi siswa. Penyajian yang bersifat konvensional, tanpa dukungan media pembelajaran yang menarik, membuat siswa kurang termotivasi untuk mengembangkan kemampuan kreatif mereka dalam menulis puisi. Dalam konteks ini, pemanfaatan media digital menjadi salah satu alternatif strategis untuk mengatasi kebosanan dalam proses pembelajaran sastra, khususnya pada materi penulisan puisi. Media pembelajaran digital merupakan inovasi teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Melalui media ini, guru dan siswa dapat berinteraksi dengan materi pembelajaran secara lebih menarik, kreatif, dan interaktif, sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan efektif. Berdasarkan hal tersebut, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMK Kabupaten Lombok Tengah dalam merancang media pembelajaran yang menarik untuk materi penulisan puisi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah metode ceramah, diskusi, dan penugasan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN 1 Batukliang yang dihadiri oleh guru-guru Bahasa Indonesia sebanyak 25 orang. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini adalah para guru 1) memahami konsep puisi digital, 2) mampu merancang tugas proyek untuk pembuatan media digital pada materi penulisan puisi, dan 3) mengetahui cara membuat puisi digital dengan menggunakan beberapa aplikasi yang telah diajarkan. Untuk selanjutnya, disarankan pembelajaran penulisan puisi tidak lagi monoton dan membosankan bagi para peserta didik.
Pelatihan Penulisan Naskah Lakon pada Komunitas Teater di Kota Mataram: Training in Playwriting for Theater Communities in Mataram City Indonesia Khairussibyan, Muh.; Jafar, Syamsinas; Intiana, Siti Rohana Hariana; Susanti, Pipit Aprilia
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7143

Abstract

Kesenian teater di NTB khususnya di Mataram kekurangan penulis naskah lakon yang andal. Persoalan minimnya naskah berkualitas tersebut perlu diikhtiarkan solusinya. Salah satu solusinya adalah dengan mengadakan pelatihan penulisan naskah lakon bagi komunitas teater di kota Mataram. Pengabdian berupa pelatihan ini bisa meningkatkan keterampilan para anggota komunitas teater di kota Mataram. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap penyajian materi teoretis tentang drama realis, struktur drama, tahapan penulisan naskah lakon/drama, teknik pengembangan ide, dan lain-lain. Tahapan kedua adalah pemberian contoh berdasarkan pengalaman pemateri dan naskah yang pernah ditulis pemateri. Tahapan ketiga adalah praktik penentuan ide cerita dan penulisan outline cerita yang akan dikembangkan menjadi naskah lakon. Pada akhir pelatihan disediakan waktu refleksi dan tanya jawab.  The development of theater arts in West Nusa Tenggara (NTB), particularly in Mataram city, is facing a creative drought due to the scarcity of capable play scriptwriters. This absence of strong narrative voices is longing for compelling stories. To solve this, a targeted training program in playwriting was initiated for members of the theater communities in Mataram city. This community service aimed to nurture new talents and sharpen the creative pens of emerging writers. The training was conducted in three phases. The first phase focused on delivering theoretical material, including concepts of realist drama, the structural components of a play, stages of script development, and techniques for generating and refining story ideas. In the second phase, participants were introduced to practical examples drawn from the trainer’s professional experiences and previously written scripts. The third phase involved hands-on practice, where participants were guided in developing story ideas and drafting a structured outline to be expanded into a full play script. The training concluded with a reflection session and a question-and-answer segment, allowing participants to consolidate their learning and clarify any remaining doubts.
Sosialisasi Hasil Penelitian Teks Puisi Berbahasa Sasak sebagai Materi Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Sasak: Dissemination of Research Findings on the Use of Sasaknese Poetry Texts as a Learning Material for Sasak Local Content Course Paridi, Khairul; Sapiin, Sapiin; Ashriany, Ratna Yulida; Marii, Marii; Nazir, Yuniar Nuri
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7171

Abstract

Materi ajar tentang teks genre sastra khususnya tentang materi puisi masih terbatas, akibatnya pembelajaran puisi kurang mendapat perhatian. Artikel ini bertujuan untuk memperkenalkan tentang struktur dan alat kebahasaan puisi yang berbahasa Sasak. Puisi bahasa Sasak dapat berupa pantun, syair, mantra dan peribahasa. Dari hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa alat kebahasaan, pilihan kata yang digunakan cenderung pekat dan penggunaan imaji didominasi indra penglihatan dan pendengaran. Tema yang dibahas berkaitan dengan dunia anak-anak dan remaja. Alat kebahasaan mengunakan kata sambung, kata preposisi, pronominal. Kegiatan ini dapat dikatakan cukup berhasil karena peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan aktivitas peserta bertanya, keikutsertaannya menunjukkan contoh yang sebelumnya dikuasai peserta. Saran penting adalah kegiatan ini penting untuk dilanjutkan sebagai bahan guru untuk mengembangkan materi sendiri dalam mengajarkan muatan local. Dengan harapan peserta didik di sekolah mereka lebih mengenal dan memahami puisi Sasak dengan lebih komprehensif sehingga tumbuh apresiasi yang baik terhadap budaya literasi khususnya sastra puisi.
Edukasi Teknologi Pengusir Burung Ramah Lingkungan untuk Ketahanan Pertanian di Desa Pakuluran Pandeglang: Training on Utilizing Eco-Friendly Bird Repellent Technology for Strenghtening Agricultural Resilience among Farmers in Pakuluran Village Pandeglang Indonesia Fitri, Hanifah Mutiara; Rahman, Putri Shabira; Lestari, Elsa; Septiyudin, Epi; Mahendra, Bayu Zulfa; Khaerunnisa, Putri; Sadewa, Muhamad; Nata, Bintang Kusuma; Wardoyo, Siswo
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7236

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Pendidikan Vokasional Teknik Elektro Kelompok 1B dengan tujuan memberikan edukasi kepada petani di desa Pakuluran mengenai penggunaan alat pengusir burung berbasis energi terbarukan. Permasalahan hama burung seperti burung pipit dan emprit yang menyerang tanaman padi dan jagung menjadi salah satu kendala utama bagi petani, terutama menjelang masa panen. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim mahasiswa merancang alat pengusir burung sederhana yang menggunakan tenaga surya dan pengeras suara (speaker) sebagai penghasil suara untuk mengusir burung. Kegiatan edukasi dilaksanakan langsung di lahan pertanian dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan edukasi sebaya (peer education), sehingga petani tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam proses edukasi dan pemasangan alat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani cukup antusias dan menilai alat ini sebagai solusi praktis dan ramah lingkungan. Edukasi ini juga memberikan pemahaman kepada petani tentang pentingnya perawatan alat agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Pendampingan Penerapan Model Pembelajaran Inovatif untuk Guru-Guru Pondok Pesantren Darul Iman Wattaqwa NW Boro’ Tumbuh Kecamatan Suralaga Lombok Timur: Assistance Program on Implementing Innovative Learning Models for Teachers at Darul Iman Wattaqwa NW Boro Tumbuh Islamic Boarding School Suralaga East Lombok Indonesia Amrullah, Amrullah; Sahuddin, Sahuddin; Nawawi, Nawawi; Nurtaat, Lalu; Lail, Husnul; Hoesni, Rizky Kurniawan; Putera, Lalu Jaswadi
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7239

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas profesional guru-guru Pondok Pesantren Darul Iman Wattaqwa NW Boro’ Tumbuh dalam menerapkan model pembelajaran inovatif. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman terhadap konsep dan sintaksis model pembelajaran inovatif, keterbatasan dalam merancang LKPD yang sesuai, serta kurangnya kemampuan dalam menyusun rubrik penilaian yang relevan dengan capaian pembelajaran. Melalui tahapan diskusi, pelatihan, praktik, dan evaluasi, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berorientasi pada kompetensi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta menyatakan kegiatan ini bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam konteks pembelajaran di pesantren. Program ini juga mendapat respons positif dari pihak yayasan dan direkomendasikan untuk dilanjutkan serta diperluas cakupannya.
Workshop Pembuatan Massage Oil Aromaterapi dan Pijat Bayi sebagai Bekal Swamedikasi bagi Anggota Forum Kota Sehat (FKS) Kota Pekalongan: Workshop on Homemade Aromatherapy Massage Oil Preparation and Infant Massage Tutorial for Self-Medication among Members of the Healthy City Forum of Pekalongan City Indonesia Ermawati, Nur; Oktaviani, Nila; Yuniarsih, Sri Mumpuni
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7250

Abstract

Forum Kota Sehat (FKS) merupakan sarana penyaluran aspirasi masyarakat di Kota Pekalongan guna mendukung Program Kota Sehat. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menerapkan budaya serta gaya hidup sehat, melalui penggunaan medikasi herbal. Pengobatan yang menggunakan tanaman obat termasuk dalam kategori pengobatan mandiri (swamedikasi). Swamedikasi tidak terbatas hanya pada penggunaan obat modern, tetapi juga dapat melibatkan obat herbal. Salah satu masalah kesehatan yang bisa diatasi dengan swamedikasi adalah batuk pilek atau selesma (common cold). Pada bayi, batuk pilek sering kali menimbulkan kekhawatiran bagi orangtua, sehingga mereka sering membawa bayi ke dokter. Namun, anak yang mengalami batuk pilek sering kali rewel dan sulit diberi obat. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi untuk mendukung proses penyembuhannya. Alternatif terapi yang dapat membantu meredakan gejala batuk pilek adalah pijat. Manfaat pijat pada bayi salah satunya dapat mengurangi tingkat infeksi nosokomial, termasuk di antaranya batuk pilek. Minyak pijat (massage oil) dapat digunakan sebagai media dalam terapi pijat untuk meningkatkan efektivitas terapi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan massage oil aromaterapi dan teknik pijat pada bayi. Metode yang digunakan meliputi diskusi permasalahan mitra dan observasi lapangan, memetakan lokasi kegiatan, edukasi dan pelatihan, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta dari anggota FKS tingkat kelurahan, kecamatan, dan kota. Kegiatan  ini berjalan lancar dan memperoleh respons positif dari kelompok mitra yang dibuktikan dengan persentase presensi dan antusiasme peserta dalam sesi penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, hasil praktik membuat sediaan dan teknik pijat bayi, serta respons positif peserta dalam kuesioner. Luaran kegiatan ini berupa produk massage oil aromaterapi, buku saku, dan artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi. Disarankan agar pelatihan ini dilakukan secara berkelanjutan dengan cakupan materi yang lebih luas untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam perawatan kesehatan berbasis herbal.                                                                                            The Forum Kota Sehat (F KS), or Healthy City Forum, functions as a platform for the citizens of Pekalongan City to express their aspirations and support for the local government's the Healthy City Program. One of its key initiatives is promoting a healthy lifestyle and cultural practices, including the use of herbal remedies. Treatments utilizing medicinal plants are categorized as self-medication, which is not limited to modern pharmaceuticals but also encompasses traditional herbal approaches. A common health issue that can be managed through self-medication is the common cold. In infants, colds and coughs often raise concerns among parents, who frequently consult physicians. However, administering medication to infants can be challenging due to fussiness and resistance. This situation highlights the need for complementary therapies to support the healing process. One such therapy is infant massage, which has been shown to help alleviate cold symptoms. The benefits of infant massage include reducing the risk of nosocomial infections, such as the common cold. To enhance the effectiveness of massage, aromatherapy massage oil or balm can be used as a supportive medium. This community service aimed to share information and provide hands-on training on the formulation of aromatherapy massage oils and infant massage techniques. The methods employed included field observation, site mapping, information sharing session, and practical workshops. The program was carried out successfully and received positive feedback from the partner community. Participant engagement was evident during question-and-answer sessions, formulation exercises, and infant massage demonstrations. A total of 30 participants from FKS representatives at the sub-district, district, and city areas took part in the program. The outcomes of this initiative included the production of aromatherapy massage oil, a pocket guidebook, and a scientific article published on a nationally accredited journal. It is recommended that similar training be conducted continuously with broader material coverage to enhance community self-reliance in herbal-based health care.

Page 9 of 27 | Total Record : 263