cover
Contact Name
Zainal Abidin
Contact Email
jurnal.ngarsa@gmail.com
Phone
+6285236214368
Journal Mail Official
jurnal.ngarsa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No. 1 Mangli, Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Indonesia 68136.
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
NGARSA: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
ISSN : 27759776     EISSN : 2775782X     DOI : https://doi.org/10.35719/ngarsa.v1i1
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom merupakan jurnal yang menerbitkan artikel-artikel hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam penerapan berbagai bidang keilmuan (multidisiplin), antara lain sosial, agama, pendidikan, budaya, ekonomi, politik, dan lain-lain.
Articles 129 Documents
Strategi Branding Manggis melalui Media Sosial sebagai Upaya Pemberdayaan Petani Fatah, Muhammad Ghoni Abdillah; Mahbubah, Surotul; Fariza, Dita Sari Rofi’u; Ma’suq, Ahmad Tarajjil; Hidayatullah, Syarif; Salsabila, Fina Fathiya; Qomariyah, Lailatul; Patriolika, Erika; Maharani, Karlina Dewi; Ismahayati, Dewi; Cahyani, Budiato; Hidayatullah, Wasil; Sulfa, Indana; Al Hayaza, M. Iqbal; Sari, Dewi Indah; Wazis, Kun
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 2 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i2.454

Abstract

Mangosteen is one of the largest commodities in Kaliglagah Village, Jember, and branding efforts are required to enhance its recognition and establish its identity. Social media was chosen as a strategic platform for branding, aiming to promote the mangosteen and its advantages while empowering farmers and improving the village’s economy. This study employed a Participatory Action Research (PAR) approach, engaging local communities and leaders in learning, problem-solving, and social change. Although Kaliglagah mangosteen is of premium quality, it lacks a strong identity as a signature product of Jember. Branding strategies were implemented through Blogspot, Instagram, and Facebook platforms, involving collaboration with farmers, farmer groups, and the village government. Activities included problem identification, collaborative planning, communication with agricultural authorities, and branding execution via social media. These efforts aim to expand markets, strengthen local identity, and support farmer empowerment. Evaluations showed positive responses, although improving digital literacy among farmer groups remains necessary for optimal results. Keywords: Branding Strategy, Social Media, Farmer Empowerment Abstrak: Manggis merupakan salah satu komoditas terbesar di Desa Kaliglagah, Jember, yang membutuhkan upaya branding agar lebih dikenal dan diakui. Media sosial dipilih sebagai sarana strategis untuk branding, dengan harapan memperkenalkan manggis beserta keunggulannya, sekaligus memberdayakan petani dan meningkatkan perekonomian desa. Penelitian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan masyarakat dan tokoh lokal dalam pembelajaran, pemecahan masalah, dan perubahan sosial. Meskipun manggis Kaliglagah memiliki kualitas unggulan, identitasnya sebagai produk khas daerah Jember belum kuat. Strategi branding dilakukan melalui platform seperti Blogspot, Instagram, dan Facebook, melibatkan kolaborasi dengan petani, kelompok tani, dan pemerintah desa. Kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, perencanaan kolaboratif, komunikasi dengan dinas pertanian, dan pelaksanaan branding melalui media sosial. Upaya ini diharapkan memperluas pasar, memperkuat identitas lokal, dan mendukung pemberdayaan petani. Evaluasi menunjukkan respons positif, namun peningkatan literasi digital kelompok tani tetap diperlukan. Kata kunci: Strategi branding, Media sosial, Pemberdayaan petani
Peningkatan Kualitas Kurikuler Pembelajaran Materi Diniyah pada Pendidikan Formal Pesantren: Pengalaman Pesantren di Jawa Timur Sholihuddin, Ahmad; Nidak, Khoiru
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 2 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i2.455

Abstract

Many pesantrens integrate the local content of diniyah subjects into their formal institutions, including schools and madrasahs. This integration implies that the teaching of diniyah (Islamic religious subjects) materials must adhere to the standards of general subject instruction, as implemented in Pesantren Tebuireng, Jombang, East Java. Therefore, it is necessary to enhance pedagogical competencies through training and mentoring to improve educators' abilities in three main areas: (1) teaching methods, (2) preparation of teaching tools, and (3) test development. This activity employed the Community-Based Research (CBR) model, which encourages co-learning processes and capacity building. The results of this community service initiative show that: (1) in terms of teaching methods, there was an improvement through self-improvement supported by the role of subject teacher association (MGMP) for diniyah teachers and peer teaching activities; (2) in terms of teaching tools, there was progress in preparing standardized lesson plans (RPP); and (3) in terms of evaluation and assessment, process skills need to be honed to produce questions of proportional cognitive quality, both at Middle Order Thinking Skills (MOTS) and Higher Order Thinking Skills (HOTS) levels. Keywords: Pedagogical competence, Islamic religious subjects, Formal education, Pesantre Abstrak: Banyak pesantren mengintegrasikan muatan lokal mata pelajaran diniyah ke dalam lembaga formalnya, baik sekolah maupun madrasah. Integrasi ini membawa implikasi pada kewajiban pelaksanaan pembelajaran materi diniyah yang harus mengikuti ketentuan pembelajaran mata pelajaran umum, seperti yang diterapkan di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi pedagogik melalui pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam tiga aspek utama: (1) metode pengajaran, (2) penyusunan perangkat pembelajaran, dan (3) penyusunan soal. Kegiatan ini menggunakan model Community-Based Research (CBR) dengan pendekatan yang mendorong terjadinya proses co-learning dan pengembangan kapasitas. Hasil pengabdian menunjukkan: (1) pada aspek metode pengajaran, terjadi peningkatan kemampuan melalui self-improvement yang didukung oleh peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) guru diniyah dan kegiatan peer teaching; (2) pada aspek perangkat pembelajaran, terjadi peningkatan kemampuan dalam penyusunan kelengkapan perangkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terstandar; dan (3) pada aspek evaluasi dan penilaian, diperlukan keterampilan proses untuk menghasilkan soal dengan kualitas pemikiran yang proporsional, baik pada level Middle Order Thinking Skills (MOTS) maupun Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kata kunci: Kompetensi pedagogik, Mata pelajaran diniyah, Pendidikan formal, Pesantren
Transformasi Pengetahuan Peserta Didik SMP dalam Menghadapi Ancaman Narkoba Wahyudi, Tri; Muchlish, Munawar; Retnowati, Wulan; Soleha, Nurhayati
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 1 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i1.456

Abstract

Cases of drug abuse continue to increase from year to year. It has targeted senior and junior high school students with a social and academic impact. Students' low knowledge about drugs before intervention provides a solid basis for developing more intensive prevention strategies. This service activity aims to build a shared understanding regarding the threat of drugs and gain a deeper understanding of students' perspectives and experiences regarding drug problems. Another aim is to increase knowledge, which is expected to change the behavior of the younger generation towards drugs at SMPN 1 Bayah Barat. Socialization and discussion methods effectively increase knowledge, which is expected to alter positive behavior. The importance of stakeholder collaboration reflects the holistic approach needed to overcome the drug threat. The implications provide a solid basis for involving schools, families, and communities in prevention efforts. The community service that has been carried out has significantly contributed to increasing understanding, which is expected to change behavior and create a safer school environment. This activity's results can sustainably impact efforts to prevent drug abuse at SMPN 1 Bayah Barat and inspire similar community service in other places. Abstrak: Kasus penyalahgunaan narkoba terus mingkat dari tahun ke tahun. Bahkan, ia telah menyasar peserta didik pada jenjang SMA dan SMP yang berdampak secara sosial dan akademik. Rendahnya pengetahuan siswa tentang narkoba sebelum intervensi menjadi dasar yang solid untuk mengembangkan strategi pencegahan yang lebih intensif. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk membangun pemahaman bersama terkait ancaman narkoba serta mendapatkan pemahaman yang lebih dalam mengenai perspektif dan pengalaman siswa terhadap permasalahan narkoba. Tujuan lainnya adalah meningkatkan pengetahuan yang diharapkan dapat merubah perilaku generasi muda terhadap narkoba di SMPN 1 Bayah Barat. Metode sosialisasi dan diskusi sangat efektif dalam mencapai peningkatan pengetahuan yang diharapkan dapat merubah perilaku positif. Pentingnya kerjasama antar stakeholder mencerminkan pendekatan holistik yang diperlukan dalam mengatasi ancaman narkoba. Implikasi menjadikan dasar yang kuat untuk melibatkan sekolah, keluarga, dan komunitas dalam upaya pencegahan. Pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman yang diharapkan dapat merubah perilaku dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Hasil kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di SMPN 1 Bayah Barat dan dapat menjadi inspirasi untuk pengabdian masyarakat serupa di tempat lain. Kata kunci: Ancaman narkoba, Perubahan pengetahuan, Siswa Sekolah Menengah Pertama
Pendampingan Pembuatan E-LKPD Menggunakan Platform Liveworksheet bagi Guru Matematika SMP Hasibuan, Riswandi; Tanjung, Hasyim Ansari; Hoiriyah, Diyah
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 1 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i1.466

Abstract

The service team was encouraged to assist in making Electronic Student Worksheets using the Liveworksheet platform for mathematics teachers at SMPN 9 Padangsidimpuan. Even though this remote school supports learning technology, teachers still need help creating and implementing technology-based learning effectively, thus hampering optimal teaching and learning processes. The aim is to provide insight into the knowledge of making Electronic Student Worksheets using the live worksheet platform in classroom building material for class VIII. This service activity is divided into three stages: preparation, implementation, and evaluation, with each stage demonstrating the steps for using the live worksheet application in mathematics learning. Teacher mentoring activities in preparing Electronic Student Worksheets using the live worksheet platform show that the teachers of SMPN 9 Padangsidimpuan have gained valuable new knowledge and skills. This activity succeeded in broadening the insight and skills of mathematics teachers in using Electronic Student Worksheets as a practical and creative learning tool. Keywords: Student Worksheets, Liveworksheets, Mathematics Teachers, Junior High School Abstrak: Tim pelaksana pengabdian terdorong mengadakan pendampingan pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) menggunakan platform Liveworksheet bagi guru matematika di SMPN 9 Padangsidimpuan. Meskipun sekolah terpencil ini mendukung teknologi pembelajaran, para guru masih kesulitan membuat dan menerapkan pembelajaran berbasis teknologi secara efektif, sehingga menghambat proses belajar mengajar yang optimal. Tujuannya adalah memberikan wawasan pengetahuan tentang pembuatan E-LKPD menggunakan platform liveworksheet pada materi bangun ruang kelas VIII. Kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi dengan setiap tahapannya mendemonstrasikan langkah-langkah penggunaan aplikasi liveworksheet dalam pembelajaran matematika. Kegiatan pendampingan guru dalam penyusunan E-LKPD menggunakan platform liveworksheet menunjukkan bahwa guru-guru SMPN 9 Padangsidimpuan telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang bermanfaat. Kegiatan ini berhasil memperluas wawasan dan keterampilan guru matematika dalam menggunakan E-LPKD sebagai alat pembelajaran yang praktif dan kreatif. Kata kunci: Lembar Kerja Peserta Didik, Liveworksheet, Guru Matematika, Sekolah Menengah Pertama
Moderasi Beragama dalam Praktik Safari Ramadhan: Refleksi Pengabdian Mahasiswa Noptario, Noptario; Hulkin, M.; Irawan, M. Ferry; Solihin, Ilham; Zakaria, Abd Razak
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 2 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i2.469

Abstract

Indonesia has diverse ethnic groups, religions, and cultures. This diversity can trigger identity conflicts if not appropriately managed; therefore, a non-extreme understanding is required. One of the obligations of university students is to carry out community service, including efforts to strengthen religious moderation. This community service's purpose is to explore efforts to strengthen religious moderation through the Safari Ramadan activities conducted by the Special Student Activity Unit for the Institute for Quranic Recitation Development and Da'wah (UKMK LPTQ & D) at UIN Raden Fatah Palembang and its implications for the community, the campus, and members of UKMK LPTQ & D. This research adopts a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews and observations, and semi-structured interviews were conducted with students and community members. Based on the findings, the efforts to strengthen religious moderation during the Ramadan Safari activities reached all age groups, including children, adolescents, youth, and adults. These efforts were implemented through various programs, such as religious moderation seminars, religious moderation studies in mosques, religious moderation quiz competitions, and training on religious moderation for adolescents and youth. Keywords: Religious moderation, Safari Ramadhan, University student Abstrak: Indonesia memiliki beragam suku, agama, dan budaya. Keberagaman ini dapat memicu konflik identitas apabila tidak dikelola dengan baik. Untuk menghadapinya, diperlukan pemahaman yang tidak ekstrem. Salah satu kewajiban mahasiswa di perguruan tinggi adalah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, antara lain dalam hal penguatan moderasi beragama. Tujuan pengabdian ini adalah mengungkap upaya penguatan moderasi beragama dalam kegiatan Safari Ramadhan yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an dan Dakwah (UKMK LPTQ & D) UIN Raden Fatah Palembang, serta implikasinya terhadap masyarakat, kampus, dan anggota UKMK LPTQ & D. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan secara semiterstruktur terhadap mahasiswa dan masyarakat. Berdasarkan temuan penelitian, penguatan moderasi beragama dalam kegiatan Safari Ramadhan menjangkau semua kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda, hingga orang tua. Upaya penguatan moderasi beragama dilakukan melalui berbagai program, seperti seminar moderasi beragama, kajian moderasi beragama di masjid, lomba cerdas cermat moderasi beragama, dan pelatihan moderasi beragama bagi remaja serta pemuda. Kata kunci: Moderasi beragama, Safari Ramadhan, Student community service
Pengolahan Sampah Kertas dengan Prinsip Zero Waste pada Mahasiswa Probolinggo Jawa Timur Fitria, Nurul Jannah Lailatul
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 1 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i1.470

Abstract

Abundant paper waste and minimal management require waste management from upstream to downstream. Society needs to implement zero-waste behavior. Properly processed paper waste has potential as a recycled product with many benefits, high artistic and economic value, and is environmentally friendly. This behavior needs to be implemented in community service with the aim of community service activities to shape the community to understand, be more sensitive, and manage paper waste into recycled products to achieve zero paper waste. Service activities used a participatory action research approach with three dimensions: research, positive action, and participation. Community service activities regarding counseling on paper waste processing using zero waste principles for Probolinggo students were conducted in the creative studio for six days with 40 service partners participating. Through the circular economy concept, counseling, practice, and assistance related to paper waste can be applied to reduce, repair, reuse, recover, and recycle (5R) activities. The next stage is the 5R paper processing practice. Meanwhile, the activity evaluation results showed that all partners agreed and strongly agreed regarding service activities. The results of the evaluation of partners' understanding and abilities before and after changes in activities, partners showed increased knowledge and skills in managing paper through the 5R circular economy towards zero waste. Abstrak: Sampah kertas yang berlimpah dan minim pengelolaan membutuhkan penanganan sampah mulai dari hulu hingga hilir. Masyarakat perlu menerapkan perilaku zero waste. Limbah kertas yang diolah dengan tepat memiliki potensi besar sebagai barang daur ulang dengan banyak manfaat, bernilai seni dan ekonomi tinggi, serta ramah lingkungan. Perilaku ini perlu diterapkan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan kegiatan pengabdian membentuk masyarakat untuk paham, lebih peka, dan bertindak dalam mengelola limbah kertas menjadi produk daur ulang menuju zero waste kertas. Kegiatan pengabdian diselenggarakan dengan pendekatan participatory action research yang mencakup tiga dimensi: riset, aksi, dan partisipasi. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang penyuluhan pengolahan sampah kertas dengan prinsip zero waste pada mahasiswa Probolinggo dilaksanakan di sanggar kreasi selama enam hari dengan peserta 40 mitra pengabdian. Penyuluhan dan praktik serta pendampingan terkait limbah kertas melalui konsep circular economy dapat diterapkan pada aktivitas reduce, repair, reuse, recovery, dan recycle (5R). Tahap selanjutnya adalah praktik pengolahan kertas 5R. Sementara pada hasil evaluasi kegiatan menunjukkan seluruh mitra mengatakan setuju dan sangat setuju terkait kegiatan pengabdian. Hasil evaluasi pemahaman dan kemampuan mitra sebelum dan setelah kegiatan ada perubahan, mitra menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam pengelolaan kertas melalui circular economy 5R menuju zero waste. Kata kunci: Pengolahan sampah kertas, Perilaku zero-weste, Mahasiswa
Pendampingan Guru dalam Penyusunan Bahan Ajar Kurikulum Merdeka: Pengalaman Madrasah di Banten Farhurohman, Oman; Sabri, Sabri; Hanafi, Hanafi; Purwanti, Dewi; Nurbayinah, Siti; Aditiya Subagja, Muchamad
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 2 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i2.493

Abstract

The problems teachers at MIN 1 Serang face in preparing teaching modules for the Merdeka Curriculum include difficulties in designing and creating the modules and a lack of experience implementing them in the classroom. This activity aimed to assist teachers in overcoming these challenges, particularly in designing and creating teaching modules for the Merdeka Curriculum. The method used was Participatory Action Research (PAR), which involved four stages: preparation and coordination, implementation, mentoring, and program evaluation. The mentoring process began with the preparation and coordination stage, which included identifying needs and planning activities at the school. Subsequently, the implementation phase involved intensive training to understand the Merdeka Curriculum and techniques for creating teaching modules, followed by in-depth mentoring to prepare Merdeka Lesson Plans. During the mentoring process, participants were encouraged to think critically and comprehensively when designing teaching materials. The results of this activity showed positive changes, where participants could understand the Merdeka Curriculum materials and successfully create teaching modules per the curriculum's standards. The evaluation at the end of the activity demonstrated success in achieving the mentoring objectives. Keywords: Teacher assistance, Implementation of Merdeka Curriculum, Teaching modules Abstrak: Problematika yang dihadapi oleh guru-guru di MIN 1 Serang dalam penyusunan modul ajar Kurikulum Merdeka meliputi kesulitan dalam menyusun dan membuat modul ajar, serta kurangnya pengalaman dalam mengimplementasikannya di kelas. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mendampingi guru dalam mengatasi permasalahan tersebut, khususnya dalam menyusun dan membuat modul ajar Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan empat tahapan: persiapan dan koordinasi, pelaksanaan, pendampingan, serta evaluasi program. Proses pendampingan dimulai dengan tahap persiapan dan koordinasi, yang mencakup identifikasi kebutuhan dan perencanaan di madrasah. Selanjutnya, pelaksanaan pendampingan dilakukan melalui pelatihan intensif untuk memahami Kurikulum Merdeka dan teknik penyusunan modul ajar, diikuti dengan pendampingan intensif dalam penyusunan RPP Merdeka. Selama proses pendampingan, peserta diajak untuk berpikir kritis dan menyeluruh dalam merancang materi modul ajar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya perubahan positif, di mana peserta mampu memahami materi Kurikulum Merdeka dan berhasil membuat modul ajar sesuai dengan ketentuan kurikulum tersebut. Evaluasi di akhir kegiatan menunjukkan keberhasilan dalam pencapaian target pendampingan. Kata kunci: Pendampingan guru, Implementasi Kurikulum Merdeka, Modul ajar
Dakwah Digital: Publikasi Kegiatan Masjid Memanfaatkan Jejaring Sosial Alhasbi, Faruq; Faraba, Karina Sofiananda Armaza; Effendi, Arif; Utomo, Bagas Imam; Bachtiar, Farchan; Azizah, Ummi Nur
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 2 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i2.517

Abstract

With its various features, social media facilitates organizations, including mosques, in interacting with the community. However, due to insufficient information dissemination, many residents around Al-Hikmah Mosque, Margoasri Karangmalang Sragen, remain unaware of its activities. Despite the mosque administrators being active, lacking information has resulted in low community participation, rendering the activities less than optimal. The digital da'wah training aims to provide an understanding of creating da'wah content via social networks, expanding the reach of religious institutions, and facilitating the publication and documentation of activities at Al-Hikmah Mosque. This community service program was conducted through a seminar followed by mentoring sessions. It fully employed the design thinking method to address the partners' issues by optimizing existing resources. Over four months, the service team engaged with the partners to understand their problems, conduct field observations, narrow down the issues, formulate solutions, and develop and implement the proposed ideas presented during the training. The training on publishing mosque activities using social networks brought significant changes to the community service partner. The partner successfully created an Instagram account to disseminate mosque-related information, expand the reach of da'wah, and document mosque activities. However, further training is needed to ensure consistency and enhance technical skills in managing social networks to support the mosque's da'wah efforts. Keywords: Digital da'wah, Da'wah content, Social networks, Mosque activities Abstrak: Media sosial dengan berbagai fiturnya mempermudah organisasi, termasuk masjid, berinteraksi dengan masyarakat. Namun, banyak warga sekitar Masjid Al-Hikmah Margoasri Karangmalang Sragen tidak mengetahui kegiatan masjid akibat kurangnya penyebaran informasi. Meski pengurus masjid aktif, keterbatasan informasi menyebabkan partisipasi masyarakat rendah, sehingga kegiatan belum optimal. Pelatihan dakwah digital bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pembuatan konten dakwah melalui jejaring sosial, perluasan jangkauan dakwah institusi keagamaan, serta memfasilitasi media publikasi informasi dan dokumentasi kegiatan di Masjid Al-Hikmah. Pengabdian ini dilaksa-nakan melalui seminar kemudian pendampingan, di mana secara utuh memakai metode design thinking untuk memecahkan masalah mitra melalui optimalisasi sumber daya yang ada. Selama empat bulan, Tim Pengabdian berkomunikasi dengan mitra untuk memahami permasalahan, observasi lapangan, mengerucutkan masalah, menyusun ide solusi masalah, pengembangan, dan penerapan ide-ide yang dipaparkan dalam materi pelatihan. Pelatihan publikasi kegiatan masjid dengan memanfaatkan jejaring sosial memberikan perubahan mitra PkM. Mitra akhirnya mempunyai akun Instagram untuk mempublikasikan informasi masjid, memperluas jangkauan dakwah, dan media dokumentasi aktivitas masjid. Meskipun begitu, masih diperlukan pelatihan lanjut terkait konsistensi dan kemampuan teknis dalam pengelolaan jejaring sosial yang bertendensi pada upaya dakwah masjid. Kata kunci: Dakwah digital, Kdakwah, Jejaring sosial, Kegiatan masjid
Transformasi Desa Melalui Literasi: Pendekatan Diskusi Buku Prasetia, Anggi
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 2 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i2.519

Abstract

Literacy remains a serious issue in society. This condition is evident from empirical observations, such as limited reading interest, inadequate critical thinking skills, weakened social connections, and persistent barriers to accessing knowledge. This community service activity aims to improve the quality of life through enhanced literacy. Specifically, the objectives are to raise awareness and interest in reading, develop critical thinking skills, and expand access to knowledge for the community. The method employed in this activity was Participatory Action Research (PAR), involving active community participation at every stage. These stages include identifying relevant literacy themes, jointly planning the format and schedule of discussions, and conducting inclusive implementation. This process is followed by collective reflection to evaluate the effectiveness of the activities and to design follow-up actions initiated by participants, such as activities based on the outcomes of book discussions. The results of this activity indicate an improvement in the critical literacy skills of the community. The book discussions created an inclusive dialogical space, strengthening analytical thinking, communication, and collaboration skills. The activity contributed to building social capital by fostering an active learning community, enhancing a sense of togetherness, and raising collective awareness of significant issues. In the long term, this activity could encourage local initiatives to expand literacy access and address community challenges, thereby supporting sustainable community empowerment. Keywords: Village community empowerment, Strengthening literacy, Book discussion  Abstrak: Literasi masih menjadi masalah serius masyarakat. Hal ini terlihat dari aspek empiris, seperti rendahnya minat baca, kurangnya kemampuan berpikir kritis, melemahnya hubungan antaranggota masyarakat, serta kuatnya sekat-sekat sumber pengetahuan yang membatasi akses informasi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan literasi. Secara spesifik, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan minat baca, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, serta memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap. Tahapan tersebut meliputi identifikasi tema literasi yang relevan, perencanaan bersama mengenai format dan jadwal diskusi, hingga pelaksanaan yang inklusif. Proses ini diikuti oleh refleksi kolektif untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan dan merancang tindakan lanjutan yang diinisiasi oleh peserta, seperti kegiatan berbasis hasil diskusi buku. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan kemampuan literasi kritis masyarakat. Diskusi buku berhasil menciptakan ruang dialog yang inklusif, memperkuat keterampilan berpikir analitis, komunikasi, dan kolaborasi. Kegiatan ini berkontribusi membangun modal sosial dengan menciptakan komunitas pembelajar yang aktif, meningkatkan rasa kebersamaan, dan memunculkan kesadaran kolektif terhadap isu-isu penting. Dalam jangka panjang, kegiatan ini mampu mendorong inisiatif lokal untuk memperluas akses literasi dan menyelesaikan permasa-lahan komunitas, sehingga mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat desa, Penguatan literasi, Diskusi buku

Page 13 of 13 | Total Record : 129