cover
Contact Name
Merry Pongdatu
Contact Email
merrypongdatu85@gmail.com
Phone
+6285299479260
Journal Mail Official
merrypongdatu85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. AH. Nasution, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93561 Telepon: (0401) 3191472 Email/Website:www.umw.ac.id Provinsi: Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28096762     DOI : DOI: https://doi.org/10.54883
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (Jakmw)adalah jurnal (Open Journal System) yang didirikan oleh Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Mandala Waluya. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu Keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik Keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Januari-Juni dan Juli – Desember.
Articles 113 Documents
Edukasi Berpikir Positif Untuk Mengurangi Ketidakberdayaan Psikososial Pada Pasien Stroke: Literature Review Anastasyah, Pely; Zakinah, Cinta Natasyah; Putri, Dewi Yastri; Rahayu, Sri; Ningsih, Surya; Putri, Sahea Amalia; Putri, Lusiana; Emran, Ariqah Lutfiyah; Eris, Eris; Derajat, Mified; Nurafliansyah, Nurafliansyah; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1265

Abstract

Stroke tidak hanya berdampak pada kondisi fisik pasien, tetapi juga menimbulkan masalah psikososial, salah satunya adalah ketidakberdayaan. Ketidakberdayaan ditandai dengan perasaan kehilangan kendali, putus asa, dan munculnya pikiran negatif yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Edukasi berpikir positif merupakan salah satu pendekatan yang diyakini dapat meningkatkan kondisi psikososial pasien stroke. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas edukasi berpikir positif dalam mengurangi ketidakberdayaan psikososial pada pasien stroke. Metode: Penelitian ini merupakan literature review yang dilakukan untuk mengkaji efektivitas edukasi berpikir positif terhadap ketidakberdayaan psikososial pada pasien stroke. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed dengan kata kunci: “stroke”, “positive thinking education”, “psychosocial helplessness”, dan “quality of life”. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian berbahasa Indonesia atau Inggris, open access, terbit tahun 2021–2025, dan meneliti intervensi edukasi berpikir positif atau intervensi psikologis terkait pada pasien stroke dengan luaran psikososial. Pencarian awal memperoleh 635 artikel. Setelah skrining judul dan abstrak berdasarkan kriteria inklusi, tersisa 167 artikel. Seleksi lebih lanjut berdasarkan kesesuaian metode dan hasil intervensi menghasilkan 19 artikel kandidat, kemudian dinilai kualitasnya menggunakan JBI Critical Appraisal Tools, dan 10 artikel memenuhi syarat untuk dianalisis. Hasil: Tinjauan menunjukkan bahwa edukasi berpikir positif telah terbukti mengurangi gejala depresi, kecemasan, dan perasaan tidak berdaya pada pasien stroke. Intervensi ini juga meningkatkan penerimaan diri, harga diri, dan kualitas hidup. Efektivitas edukasi akan meningkat jika disertai dengan dukungan keluarga yang memberikan motivasi, apresiasi, dan perhatian emosional. Kesimpulan: Edukasi berpikir positif dapat menjadi strategi keperawatan yang sederhana, murah, dan efektif untuk mengatasi masalah psikososial ketidakberdayaan pada pasien stroke. Intervensi ini akan lebih efektif jika melibatkan keluarga sebagai pendukung utama dalam proses pemulihan pasien
Pengaruh Terapi Dzikir Terhadap Penurunan Distres Spritual Pada Pasien Dengan Penyakit Kanker Payudara : Literatur Review Nurmaida, Intan; Jaharudin, Marlina; Agista, Nur Tiara; Ando, Siti Haswati; Salsabila, Salsabila; Sari, Amalia Purnama; Olivia, Leni; Lola, Lola; Zahra, Wa Ode Asifa Dwi; Perdana, Duta; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1317

Abstract

Distres spiritual merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh pasien dengan penyakit kanker payudara, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup serta proses pemulihan mereka. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan distres spiritual pada pasien dengan penyakit kanker payudara. Metode: Artikel ini merupakan systematic literature review, dengan pencarian literatur melalui database terpercaya seperti Google Scholar dan PubMed. Proses seleksi dilakukan secara sistematik hingga diperoleh X artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan disintesis lebih lanjut untuk menilai efektivitas terapi dzikir dalam menurunkan distres spiritual. Hasil: Analisis dari literatur yang disertakan menunjukkan adanya konsistensi bahwa terapi dzikir berpengaruh terhadap penurunan distres spiritual pada pasien kanker payudara, yang ditunjukkan melalui meningkatnya ketenangan batin dan rasa kedamaian. Kesimpulan: Terapi dzikir efektif dalam mengurangi distres spiritual pada pasien dengan kanker payudara sehingga dapat menjadi salah satu intervensi tambahan untuk mendukung proses pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Efektivitas Terapi Dukungan Spiritual Teknik Dzikir Terhadap Tingkat Keputusasaan Pada Pasien Diabetes Melitus:Literatur Review Pongdatu, Merry; Suharti, Yuyun; Alman, Tyas Selfiani; Hariadi, Sitti Mutmainnah; Meli, Meli; Alisah, Nur; Rahma, Aisya Sri; Alfatwa, Rafika Dedri; Ardana, Novia; Yanti, Serli; Afridha Tri Wulandari
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1319

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi terus meningkat secara global, dimana Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia dengan sekitar 10,7 juta penderita. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga menimbulkan stres, kecemasan, dan keputusasaan yang memperburuk kesehatan pasien. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review) dengan pencarian artikel pada Google Scholar, Semantic Scholar, ScienceDirect, dan PubMed periode 2020-2025 mengikuti prinsip PRISMA. Berdasarkan analisis 10 studi periode 2021-2024, terapi dukungan spiritual dengan teknik dzikir menunjukkan efektivitas signifikan dalam menurunkan keputusasaan dan meningkatkan kesejahteraan pasien diabetes melitus. Terapi dzikir menurunkan kadar gula darah melalui aktivasi sistem saraf parasimpatik yang menstimulasi sumbu Hipotalamus-Pituitari-Adrenal untuk menurunkan produksi kortisol dan epinefrin. Secara psikologis, terapi dzikir efektif menurunkan tingkat stres, meningkatkan kualitas hidup dan penerimaan diri melalui mekanisme psiko-neuro-endokrin yang merangsang pelepasan endorfin dan memberikan ketenangan spiritual.
Pengetahuan Orang Tua Tentang Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini Siregar, Nabilah; Hanum, Syafrida; Pitaloka, Rika Diah; Wahyuni, Surya
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1327

Abstract

Insiden kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia selama tahun 2024 sebanyak 11.711 kasus. Sedangkan jumlah kekerasan seksual pada anak di provinsi Riau tahun 2024 mencapai 615 kasus. Minimnya pengetahuan dan kesiapan orang tua dalam menyampaikan informasi yang sesuai menyebabkan anak-anak rentan terhadap kekerasan seksual dan kesalahpahaman tentang tubuh mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada tanggal 02-23 September 2025. Sampel berjumlah 51 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yaitu berupa analisis univariat pengetahuan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi (persentase) dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden (orang tua) memiliki pengetahuan yang cukup yaitu sebanyak 38 orang (74,5%). Penulis menyarankan agar pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks pada anak usia dini dapat ditingkatkan lagi melalui berbagai media dan teknik edukasi yang sesuai, sehingga diharapkan orangtua dapat mengimplementasikan pendidikan seks pada anak usia dini dengan tepat juga.
Hubungan Keaktifan Organisasi Kampus terhadap Tingkat Homesickness pada Mahasiswa Rantau Fakultas X Universitas Pendidikan Indonesia Fadhillah, Widi Yanti; Sukaesih, Nunung Siti; Rahmat, Delli Yuliana
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1354

Abstract

Tingginya mobilitas pendidikan membuat banyak mahasiswa merantau dan berisiko mengalami homesickness, yaitu perasaan rindu kampung halaman dan kesulitan beradaptasi. Keterlibatan dalam organisasi kampus dianggap dapat membantu proses adaptasi melalui dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara keaktifan organisasi dan tingkat homesickness pada mahasiswa rantau Fakultas X Universitas Pendidikan Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 166 mahasiswa rantau angkatan 2024 yang dipilih secara simple random sampling. Analisis menggunakan uji Spearman menunjukkan nilai r = -0,126 dan p = 0,105 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara keaktifan organisasi dan tingkat homesickness. Hasil ini mengindikasikan bahwa faktor lain seperti dukungan keluarga dan strategi koping turut memengaruhi tingkat homesickness
Analisis Asuhan Keperawatan Pada Bayi Gawat Nafas Dengan Intervensi Quarter Prone Position Terhadap Kestabilan Saturasi Oksigen Dan Respiratory Rate Aryaputri, Pheliasaskara Dhanariswari Nurraissa; Jansen, Susiana
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1360

Abstract

Masalah pernafasan menjadi salah satu masalah utama yang menyumbangkan angka mortalitas pada neonatus. Sindrom gawat nafas atau Respiratory Distress Syndrome (RDS) merupakan masalah yang dapat terjadi akibat defisiensi surfaktan dan imaturitas organ paru terutama pada bayi prematur atau BBLR. Penatalaksanaan RDS secara farmakologis dapat dibarengi dengan penatalaksanaan non farmakologis yaitu pemberian quarter prone position untuk membantu menstabilkan kondisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas posisi quarter prone position terhadap kestabilan saturasi oksigen dan respiratory rate pada bayi gawat nafas. Metode dalam penelitian  menggunakan metode deskriptid dengan melakukan studi kasus pada 2 pasien RDS dan BBLR. Intervensi dijalankan selama 3 hari dalam waktu 60 menit dengan waktu pemantauan 0, 15, 30, dan 60 menit. Alat yang digunakan selama pemberian intervensi adalah kain bedong dan monitoring tanda-tanda vital. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan pada saturasi oksigen dan kestabilan respiratory rate pasien kelolaan dengan peningkatan SpO2 sebesar 2 – 4% dan penurunan respiratory rate 6 – 10x/menit.
Hubungan Kebiasaan Menonton Video Mukbang dengan Tingkat Hedonic Hunger Pada Mahasiswa Keperawatan NurFadilah, Syfa Dini; Dolifah, Dewi; Ridwan, Heri
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1366

Abstract

Perkembangan media digital mendorong perubahan cara individu berinteraksi dengan makanan, termasuk melalui konten mukbang yang semakin populer di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan kebiasaan menonton video mukbang dengan tingkat hedonic hunger pada mahasiswa keperawatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kuantitatif dengan desain cross sectional dengan melibatkan 344 mahasiswa keperawatan dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Kebiasaan Menonton Video Mukbang dan Kuesioner The Power of Food Scale (PFS), serta dianalisis dengan statistik deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 344 responden, dalam kebiasaan menonton video mukbang sebagian besar berada pada kategori sedang sebanyak 208 responden (60,47%). Tingkat hedonic hunger sebagian besar berada pada kategori sedang sebanyak 186 responden (54,07%). Berdasarkan uji korelasi Pearson diperoleh p-value sebesar p < 0,001 (<0,005) menunjukkan ada hubungan kebiasaan menonton video mukbang dengan tingkat hedonic hunger pada mahasiswa keperawatan. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi terkait perilaku makan di kalangan mahasiswa.
Hubungan Pola Konsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSBs) Dengan Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 Pada Siswa Siffa Octavia Ramadhani; Hoedaya, Ahmad Purnama; Imam Tri Sutrisno
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1367

Abstract

Sugar Sweetened Beverages (SSBs) merupakan minuman yang mengandung zat pemanis alami tambahan. Konsumsi sugar sweetened beverages (SSBs) menjadi pola kebiasaan yang melekat pada kelompok remaja di zaman ini. Namun, kurangnya kontrol dan pemahaman mengenai batas konsumsi yang sehat bisa mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan, salah satunya diabetes mellitus tipe 2. Diabetes mellitus tipe 2 merupakan gangguan metabolik kronik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah dalam tubuh yang disebabkan oleh resistensi insulin dan biasanya dipicu oleh gaya hidup tidak sehat. SMKN 2 Sumedang menjadi salah satu sekolah yang memiliki kemudahan akses terhadap produk SSBs karena terletak di pusat kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola konsumsi sugar sweetened beverages (SSBs) dengan risiko kejadian diabetes mellitus tipe 2 pada siswa di SMKN 2 Sumedang. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasional terhadap 313 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pola konsumsi SSBs yang rendah (62,3%) dan sisanya memiliki pola konsumsi SSBs yang tinggi (37,7%). Sebagian besar siswa memiliki risiko diabetes mellitus tipe 2 yang rendah (87,9%), sebagian kecil siswa memiliki risiko sedikit meningkat (10,9%) dan kurang dari sebagian kecil siswa memiliki risiko sedang (0,6%) dan risiko tinggi (0,6%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi sugar sweetened beverages (SSBs) dengan risiko kejadian diabetes mellitus tipe 2 pada siswa di SMKN 2 Sumedang (p value <0,002).
Evaluasi Penerapan Terapi Bermain Clay Terhadap Kecemasan Akibat Hospitalisasi Pada Anak Usia Prasekolah Kurniadi, Fairuza Aulia Aini Tania; Herlina
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1368

Abstract

Hospitalisasi merupakan kondisi ketika anak harus menjalani perawatan dan terapi di lingkungan rumah sakit yang sering kali memicu kecemasan akibat lingkungan baru, prosedur medis, perpisahan dari orang tua, serta keterbatasan beraktivitas. Situasi tersebut dapat menimbulkan respon maladaptif pada anak, seperti rasa cemas dan takut. Terapi bermain clay sebagai bentuk constructive play menjadi salah satu intervensi yang dapat membantu anak mengekspresikan perasaan, meningkatkan motorik halus, serta memberikan efek relaksasi. Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya menekankan kepada efek terapi bermain secara umum, sehingga penerapan terapi bermain clay diperlukan kajian untuk mengatasi kecemasan pada anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain studi kasus yang bertujuan untuk mengevaluasi respon kecemasan anak sebelum dan sesudah penerapan terapi bermain clay akibat hospitalisasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pemberian intervensi, dan pengukuran kecemasan menggunakan Spence Children’s Anxiety Scale (SCAS). Empat anak usia prasekolah dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Intervensi diberikan selama tiga hari berturut-turut, masing-masing 15-20 menit. Dua anak (An. S dan An. A) menerima terapi bermain clay berbahan dasar foodgrade, sedangkan dua lainnya (An. M dan An. N) mendapatkan terapi bermain dasar berupa video edukatif dan bermain boneka. Hasil menunjukkan penurunan kecemasan signifikan pada anak yang menerima terapi bermain clay, dengan skor An. S dari 36 menjadi 14 dan An. A dari 38 menjadi 15 dengan kategori tidak ada kecemasan. Sebaliknya, anak yang tidak menerima terapi clay masih menunjukkan kecemasan ringan pada hari ketiga. Penulis menyarankan terapi bermain clay dapat diaplikasikan sebagai salah satu intervensi non-farmakologis untuk menurunkan kecemasan anak selama perawatan guna meningkatkan pelayanan keperawatan anak yang holistik. 
Hubungan Paparan Informasi Dan Sumber Informasi Terhadap Pemberian ASI Eksklusif Di Aceh Besar Syitra, Siti Maria Ladia Paradisa; Tiara, Anita; Zulkarnaini; Tarigan, Abul A'la
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1369

Abstract

Pemberian ASI eksklusif terbukti dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian pada bayi, meningkatkan sistem imun, serta mendukung tumbuh kembang bayi dengan optimal. Namun demikian, capaian target nasional pemberian ASI ekslusif masih menghadapi berbagai kendala, hal ini dapat dipengaruhi oleh akses informasi seperti paparan dan sumber informasi yang diperoleh oleh ibu. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan paparan informasi dan sumber informasi terhadap pemberian ASI eksklusif. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden yang diperoleh melalui teknik proportional random sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden terpapar informasi mengenai ASI eksklusif (73,6%), sumber informasi terbanyak berasal dari petugas kesehatan (38,9%) dan proporsi ibu yang memberikan ASI ekslusif sebesar 51,4%. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara paparan informasi dan pemberian ASI eksklusif (p=0,023), namun tidak terdapat hubungan antara sumber informasi dan pemberian ASI eksklusif (p=0,188). Penelitian ini menyimpulkan bahwa paparan informasi berpengaruh terhadap pemberian ASI esklusif, sedangkan jenis sumber informasi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pemberian ASI ekslusif.

Page 10 of 12 | Total Record : 113