cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jurnalpharmaciamw@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. A.H. Nasution No. G-37, Kambu, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28296850     DOI : https://doi.org/10.54883/jpmw
Core Subject : Health,
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) Merupakan Jurnal dengan system Open Journal untuk informasi bidang ilmu farmasi yang memuat kajian tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk tulisan ilmiah, studi kepustakaan dan studi empirik. Bidang ruang lingkup naskah yang diterbitkan dalam Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) antara lain Farmakologi, Teknologi Sediaan Farmasi, Farmakognosi-Fitokimia, Mikrobiologi, Kimia Farmasi, dan Farmasi Klinik-Komunitas.
Articles 132 Documents
Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Masker Sheet Ekstrak Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoeabatatas L.) Sebagai Antioksidan Anggraeni, Ni Kadek Dwi; Lolok, Nikeherpianti; Ramadhan, Dwi Syah Fitra
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i2.95

Abstract

Tumbuhan Ubi jalar Ungu merupakan tanaman yang dikenal diIndonesia. Merupakan satu bahan pangan alternatif selain beras. Bagian yang dimanfaatkan yaitu umbinya, tapi ternyata daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.)  juga memiliki kandungan yang tidak kalah baik. Berdasarkan dari uji yang telah dilakukan ekstrak daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) positif mengandung senyawa kimia flavonoid, alkaloid, saponin dan tannin.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik. Sampel penelitian adalah ekstrak daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) yang dibagi menjadi 4 konsentrasi yakni 2,5 ppm, 5 ppm, 7,5 ppm dan 10 ppm. Dengan menggunakan pengujian aktivitas antioksidan metode DPPH (1,1-Difenil-2-pikrilhidrazil).  Kemudian dari ekstrak yang telah diidentifikasi memiliki kandungan antioksidan tersebut dibuatlah bentuk sediaan masker sheet. Dengan pengujian organoleptik, homogenitas, uji pH, viskositas dan uji iritasi kulit. Hasil penelitian menunjukan ekstrak daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) memiliki aktivitas antioksidan yang lemah dengan nilai IC50 281,44. Dan hasil formulasi sediaan masker sheet ditemukan sediaan berbau khas dan berwarna kuning kecoklatan serta homogen. Nilai pH sediaan F0 (6), F1 (5), F2 (5) dan F3(5). Nilai Viskositas F1(96,66-100), F2(93,33-96,66), dan F3(93,33-96,66) Dan Pengujian iritasi terhadap relawan menunjukan hasil sediaan tidak menimbulkan efek iritasi.
Hubungan Mutu Pelayanan Kefarmasian dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Puskesmas Perumnas Kota Kendari Mahfusun Bone; Khatifah, Ulmiah; Buton, La Djabo; Ridwan, Bai Athur
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i2.98

Abstract

Kepuasan pasien dalam pelayanan adalah perbandingan antara persepsinya terhadap pelayanan yang diterima dengan harapannya sebelum mendapatkan pelayanan tersebut. Pada pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Perumnas Kota Kendari terdapat keluhan pasien yang mengatakan bahwa tidak puas dengan sarana dan prasarana seperti luas ruang tunggu pasien yang kurang memadai, biaya atau harga obat dapat dijangkau dan semua obat yang terdapat dalam resep selalu tersedia diinstalasi farmasi rumah sakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien di puskesmas perumnas kota kendari. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua pasien yang melakukan interaksi dengan pelayanan kefarmasian di Puskesmas Perumnas Kota Kendari pada bulan maret 2022 berjumlah 1.461 orang dengan jumlah sampel 94 responden. Tehnik pengambilan sampel dengan pendekatan accidental sampling yaitu menggunakan sampel seadanya dengan menunggu pasien berkunjung pada waktu penelitian berlangsung. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji statistik Chi Square) pada taraf signifikasi p < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan sangat kuat antara variabel empati terhadap kepuasan pasien di apotek Puskesmas Perumnas Kota Kendari, ada hubungan sangat kuat antara variabel keyakinan terhadap kepuasan pasien di Apotek Puskesmas Perumnas Kota Kendari, ada hubungan kuat antara variabel kehandalan terhadap kepuasan pasien di Apotek Puskesmas Perumnas Kota Kendari, ada hubungan kuat antara variabel daya tanggap terhadap kepuasan pasien di Apotek Puskesmas Perumnas Kota Kendari, ada hubungan sangat kuat antara variabel bukti langsung terhadap kepuasan pasien di Apotek Puskesmas Perumnas Kota Kendari
Analisis Efektivitas Penggunaan Obat Antidiabetik Oral Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Kendari Tahun 2021 Masiani, Wa Ode; Fauziah, Rismayanti; Hanafi, La Ode Ali
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i2.99

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah kondisi kronik terjadi karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin secara normal atau insulin tidak dapat bekerja secara efektif. Penderita diabetes mellitus tipe 2 mendapat terapi antidiabetik oral kombinasi atau tunggal untuk mencapai kadar gula darah yang normal. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan obat antidiabetik oral pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RSUD Kota Kendari. Jenis penelitian yang dilakukan adalah menggunakan metode rancangan deskriptif yang pengambilan datanya dilakukan secara retrospektif. Data yang digunakan dari data rekam medik pasien dengan dengan jumlah sampel 84 pasien yang sesuai dengan kriteria inkluasi. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 06 s/d 31 Juni 2022 dengan lembar pengumpulan data pasien. Efektivitas ini untuk melihat presentase penurunan kadar gula darah sewaktu dari kadar gula darah awal dan setelah pemberian Obat Antidiabetik oral tunggal dan Kombinasi. Hasil penelitian ini dilihat efektivitas persen rata-rata penurunan gula darah sewaktu Antidiabetik Oral Tunggal di RSUD Kota Kendari adalah ; Metformin 35.06%, Glibenkklamid 31.06%, Glimepiride 27.75%, Gliklazide 26.75%, Glikuidon 24.75%, Acarbose 23.96%. Sedangkan efektivitas persen rata-rata penurunan gula darah sewaktu untuk terapi kombinasi adalah : Metformin + Glimepiride 38.58%, Glimepiride + Acarbose 31.05%, Metformin + Glibenklamide 30.28%, Acarbose + Glibenklamide 29.35%, Metformin + Acarbose 28.17%, Metformin + Gliklazid 27.04%. Diharapkan penelitian ini dapat berguna bagi Rumah Sakit untuk meningkatkan pemberian informasi tentang terapi obat, dan dijadikan bahan masukkan dalam memilih obat-obat antidiabetik yang tepat pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Dan peneliti maupun pembaca serta dapat dijadikan sebagai referensi bagi mahasiswa yang akan melakukan penelitian selanjutnya.
Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K Anasagita, Putri; Armayani; Baco, Juliana; Sucitra, Artha Yuni
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i2.100

Abstract

berdampak terhadap pengobatan pasien dan menurunnya kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemilihan/seleksi, perencanaan dan pengadaan, pendistribusian, dan penggunaan obat di instalasi farmasi RSUD K. Penelitian ini bersifat deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif dan concurrent dengan metode randomized sampling, instrumen penelitian ini menggunakan panduan wawancara dan lembar observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan jumlah sampel 24 orang. Metode analisis dilakukan dengan cara kualitatif dan kuantitatif, data kualitatif dianalisis dengan mengidentifikasi hasil wawancara yang disajikan dalam bentuk teks berupa narasi. Data kuantitatif dianalisis dengan cara dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian item obat yang tersedia dengan Formularium Nasional sebanyak 87,64%. Frekuensi kurang lengkapnya SP/faktur mencapai 4 kali, frekuensi pengadaan tiap item obat pertahun mencapai 16 kali, frekuensi tertundanya pembayaran oleh rumah sakit mencapai 6 kali. Ketepatan data jumlah obat pada kartu stok sebesar 100%, persentase obat kadaluwarsa atau rusak sebesar 0,37%, persentase stok mati sebesar 1,88% dan jumlah item obat perlembar resep sebanyak 5,16%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pada tahap perencanaan dan pengadaan sudah efisien, pada tahap distribusi ketepatan data jumlah obat pada kartu stok telah efisien. Dan pada tahap pemilihan, persentase obat kadaluwarsa, persentase stok mati, dan tahap penggunaan belum efisien.
Evaluasi Manajemen Logistik Obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Kendari Tahun 2021 Tasrim, Indriani; Hasanuddin, Silviana; Fitrawan, La Ode Muh.; Adlu, La Ode Muhammad
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i2.101

Abstract

Drug logistics management is a series of activities involving aspects of planning, procurement, storage, distribution and elimination of drugs as well as recording and reporting of drugs that are managed optimally to achieve the accuracy of the total of drugs, types of drugs and health supplies. This study aimed to evaluate the drug logistics management at the Pharmacy Installation in Health Office of Kendary City in 2021. The type of study was a descriptive-evaluative research . The population amounted to 4 informants , and the data was collected through observation and interviews. The qualitative data was analyzed in textual form in the form of narratives, while quantitative data was calculated using Microsoft Office Excel 2010. The calculation results were described in the form of tables, and percentages, and then analyzed based on predetermined indicators. The results of the study showed that the logistics management at the Pharmacy Installation in the Health Office of Kendari City in 2021 at the planning stage was according to the standard of 77.13%, at the procurement stage, it was not according to the standard of drug availability indicators in accordance with the needs of 46%, the procurement of generic drugs 99.13 %, at the drug storage stage was not according to the standard, where the Conformity Between Drugs and Card Stock indikators was 100%, Turn Over Ratio (TOR) was 0.61 times, the percentage of dead stock was 1.14%. Moreover, the distribution stage was 100%, the accuracy of LPLPO time was 100%, and the drug void time was 2.81%. The elimination and destruction of drugs were in accordance with the standards of the Regulation of the Food and Drug Supervisory Agency no. 14 of 2019, and the stages of recording and reporting drugs were in accordance with the standards of the 2010 Minister of Health Regulation. This study hoped there will be improvements in drug logistics management at the Pharmacy Installation in the Health Office of Kendary City so that all assessment indicators meet the applicable standard values and realize effective and efficient drug management
Skrining Virtual Berbasis Farmakofor Dari Database Bahan Alam Sebagai Inhibitor Alosterik Mutan T790M/C797 EGFR Untuk Penemuan Obat Kanker Paru Lestari, Nur Ayu; Isrul, Muhammad; Ramadhan, Dwi Syah Fitrah; Fatahu
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i3.102

Abstract

Virus korona merupakan penyakit menular berbahaya yang disebabkan oleh virus baru (SARS-CoV-2). Usaha untuk mengeksplorasi bahan-bahan alam aktif sebagai anti-virus terus dilakukan. Salah satu tanaman lokal Indonesia yang dapat menghambat SARS-CoV-2 protein spike yaitu herba sambiloto (Andrographis paniculata) secara in silico, akan tetapi aktivitasnya terhadap mutan D614G SARS-CoV-2 belum diketahui. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji aktivitas metabolit andrographolide dan turunannya dalam herba sambiloto (Andrographis paniculata) terhadap mutasi D614G SARS-CoV-2 protein spike secara in silico.Penelitian ini menggunakan metode in silico yaitu penambatan molekul. Penambatan molekul dilakukan menggunakan Autodock Tools 1.5.6 dan dianalisis interaksi ikatannya menggunakan BIOVIA Discovery Studio 2017, kemudian diprediksi ADME menggunakan software Swiss ADME dan sofware PASS online untuk mengetahui toksisitasnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh dari 23 senyawa turunan andrographolide yang memiliki stabilitas ikatan lebih baik dari pada senyawa andrographolide yaitu senyawa 14-Acetyl-3,19-isopropylideneandrographolide yang dapat menghambat reseptor non-mutasi (6VSB) dengan energi ikatan -5.34 kcal/mol dan mutan D614G (7KDL) dengan energi ikatan -5.72 kcal/mol dengan hasil prediksi ADME memenuhi aturan lipinski dan tidak menunjukan adanya aktivitas toksisitas hepatotoksik dan nefrotoksik yang bermakna.
Studi Molecular Docking Senyawa Kimia Dari Herba Putri Malu (Mimosa pudica) Terhadap Inhibisi Enzim A-Glukosidase Sebagai Antidiabetes Melitus Putri, Tenri Zulfa Ayu Dwi; Findrayani, Ristanti Putri; Isrul, Muhammad; Lolok, Nikeherpianti
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i4.104

Abstract

Diabetes mellitus adalah suatu penyakit dengan kadar gula (glukosa) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara efektif. Putri malu (Mimosa pudica.) mempunyai aktivitas farmakologi sebagai antidiabetes melitus. Pengobatan yang paling umum untuk diabetes melitus adalah dengan menghambat enzim α-glukosidase. Enzim α-glukosidase adalah salah satu enzim yang berperan dalam mengubah oligosakarida dan disakarida menjadi glukosa yang dapat diserap oleh usus halus sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah. Penghambat α-glukosidase digambarkan sebagai yang paling efektif dalam mengurangi hiperglikemia pasca-prandial (PPHG) dari semua obat antidiabetes melitus. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui afinitas dan interaksi molekuler senyawa kimia herba putri malu (Mimosa pudica) sebagai inhibitor enzim α-glukosidase berdasarkan metode moleculer docking secara in silico.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan secara in silico dengan menggunakan metode molecular docking (penambatan molekul). Populasi sampel dalam penelitian ini adalah semua struktur senyawa 3D diperoleh dari penelusuran situs KNApSAcK 3D. Sampel yang digunakan yaitu struktur 3D senyawa kimia yang terkandung dalam herba Putri malu (Mimosa pudica).  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 senyawa kimia yang terkandung dalam herba Putri malu (Mimosa pudica.) terdapat 1 senyawa kimia yang memiliki nilai afinitas yang paling baik terhadap reseptor α-glukosidase secara in silico yaitu senyawa mimopudine memiliki nilai afinitas -7.90 Kkal/mol lebih rendah dibandingkan dengan native ligand nya yaitu 7.86 Kkal/mol. Perlu dilakukan penelitian lanjutan yaitu molecular dynamic untuk mengetahui aktivitas senyawa kimia herba yang terkandung dalam herba putri malu (Mimosa pudica) sebagai inhibitor reseptor α–glukosidase.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Persepsi Masyarakat Tentang Mutu Pelayanan Farmasi Klinik Di Apotek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Wakatobi Tahun 2022 Kadarman, Achmad; Rosdiana; Dewi, Citra
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i3.105

Abstract

Pelayanan farmasi rumah sakit adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem pelayanan kesehatan rumah sakit. Pelayanan farmasi rumah sakit bertanggung jawab penuh terhadap pasien terkait dengan sediaan farmasi dan orientasi kesembuhan pasien melalui ketepatan pemberian obat. Penilaian kualitas layanan kefarmasian dapat dilakukan dengancara mengetahui persepsi masyarakat terhadap pelayanan yang sudah diterima dalam pemenuhan harapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui presepsi masyarakat tentang mutu pelayanan farmasi klinik di apotek RSUD Kabupaten Wakatobi. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini adalah Sebanyak 98 orang, Metode yang digunakan yaitu simple random sampling. Metode analisis menggunakan MS. Excel menggunakan tabel dan diagram dan dianalisis dengan melihat sistem pelayanan yang berlangsung di apotek RSUD Kabupaten Wakatobi. Hasil penelitian persepsi masyarakat tentang mutu pelayanan farmasi klinik di apotek rumah sakit umum daerah (RSUD) kabupaten wakatobi, yaitu ada hubungan lemah antara pelayanan informasi obat, dispensing sediaan steril, monitoring efek samping obat, dan konseling dengan persepsi pasien terhadap mutu pelayanan farmasi klinik di RSUD Kabupaten Wakatobi. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan farmasi klinik masih belum sepenuhnya diterapkan di RSUD Kabupaten Wakatobi.
Uji Aktivitas Fraksi Etil Asetat Daun Turi (Sesbania grandiflora L.) Poir. Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Hendrayana, Heny; Siharis, Fatmasari; Nasir, Nur Herlina
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i4.111

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang terletak didaerah khatulistiwa yang memiliki suhu kamar berkisar 25º-30ºC, berpotensi menjadi tempat yang subur untuk pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit infeksi. Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroba,virus atau jamur. Contoh penyakit infeksi yang sering terjadi pada manusia seperti nanah,bisul hingga infeksi saluran kemih. Antibitiok dapat digunakan dalam pengobatan infeksi tetapi dalam penggunaan jangkapanjang dapat menyebabkan adanya resistensi. Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli merupakan penyebab infeksi terbanyak pada manusia. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri ialah daun turi. Pada penelitian sebelumnya telah dibuktikan bahwa kandungan saponin,tannin dan flavonoid sebagai antibakteri. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas fraksi etil asetat daun turi (Sesbania grandiflora L.) Poir. terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental dengan menggunakan 2 bakteri yaitu Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Ekstrak yang diperoleh menggunakan metode maserasi dengan pelarut etnol 96%. Selanjutnya dilakukan partisi cair-cair dan dibuat tiga konsentrasi yaitu 8%, 16%, dan 32%. Selanjutnya dilakukan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran. Analisis data dengan menggunakan One-Way Anova dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bakteri Staphylococcus aureus fraksi etil asetat daun turi (Sesbania grandiflora L.) tidak memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Sedangkan pada bakteri Escherichia coli menunjukkan hasil terdapatnya zona hambat, yaitu pada konsentrasi 8% menghasilkan zona hambat 3,73mm dimana termaksud kedalam kategori lemah, pada konsentrasi 16% menghasilkan zona hambat 6,40mm dimana termaksud kedalam kategori sedang, sedangkan pada konsentrasi 32% menghasilkan zona hambat 9,86mm dimana pada konsentrasi ini masih tergolong dalam kategori sedang. Jika dibandingkan dengan hasil kontrol positif, konsentrasi tertinggi yaitu 32% lebih kecil dari pada kontrol positif dengan zona hambat sebesar 11,63mm dimana ini termaksud kedalam kategori kuat.
Evaluasi Sistem Pengelolaan Obat di UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Tahun 2021 Sari, Andi Mona Fatirah; Hadju, Lodes; Isrul, Muhammad; Bone, Mahfusun
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i3.112

Abstract

Evaluasi sistem pengelolaan obat yang efektif terletak pada kebijakan yang membangun dan mendukung komitmen pemerintah daerah. Tahun 2018 terdapat kekurangan 149 jenis obat, Tahun 2019 terdapat kekurangan 132 jenis obat dan tahun 2020 terdapat kekurangan 107 jenis obat. data tahun 2018 terdapat 40 jenis obat yang rusak, tahun 2019 terdapat 25 jenis obat yang rusak dan tahun 2020 terdapat 23 jenis obat yang rusak. Penelitian ini bertujuan mengetahui Evaluasi sistem pengelolan obat di UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dan data yang diperoleh merupakan data kualitatif dan kuantitatif. Informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 4 informan. Data diolah dengan Content Analysis dan analisis parameter sesuai dengan Pedomana Kementrian Kesehatan RI, 2010. Hasil penelitian ini menunjukan Perencanaan obat berdasarkan Formulariun Nasional (FORNAS) yang dilakukan setiap bulan sesuai standar dengan nilai 78%. Pengadaan Obat belum sesuai standar yakni sebesar 62%. Penyimpanan obat yang digunakan adalah menggunakan prinsip FIFO dan FEFO. Pendistribusian obat melayani 14 Puskesmas. Penghapusan obat dilakukan setiap 1 tahun dengan mengumpulkan obat-obat yang rusak dan kadaluarsa sesuai dengan peraturan Badan Pengawas Obat dan Makananan Tahun 2019 Disarankan bagi UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka untuk menambah SDM (Sumber Daya Manusia) dan lebih memperhatikan pada sarana dan prasarana yang ada dalam meingkatkan mutu obat. Kata kunci: Evaluasi; pengelolaan obat; instalasi farmasi Evaluasi sistem pengelolaan obat yang efektif terletak pada kebijakan yang membangun dan mendukung komitmen pemerintah daerah. Tahun 2018 terdapat kekurangan 149 jenis obat, Tahun 2019 terdapat kekurangan 132 jenis obat dan tahun 2020 terdapat kekurangan 107 jenis obat. data tahun 2018 terdapat 40 jenis obat yang rusak, tahun 2019 terdapat 25 jenis obat yang rusak dan tahun 2020 terdapat 23 jenis obat yang rusak. Penelitian ini bertujuan mengetahui Evaluasi sistem pengelolan obat di UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dan data yang diperoleh merupakan data kualitatif dan kuantitatif. Informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 4 informan. Data diolah dengan Content Analysis dan analisis parameter sesuai dengan Pedomana Kementrian Kesehatan RI, 2010. Hasil penelitian ini menunjukan Perencanaan obat berdasarkan Formulariun Nasional (FORNAS) yang dilakukan setiap bulan sesuai standar dengan nilai 78%. Pengadaan Obat belum sesuai standar yakni sebesar 62%. Penyimpanan obat yang digunakan adalah menggunakan prinsip FIFO dan FEFO. Pendistribusian obat melayani 14 Puskesmas. Penghapusan obat dilakukan setiap 1 tahun dengan mengumpulkan obat-obat yang rusak dan kadaluarsa sesuai dengan peraturan Badan Pengawas Obat dan Makananan Tahun 2019 Disarankan bagi UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka untuk menambah SDM (Sumber Daya Manusia) dan lebih memperhatikan pada sarana dan prasarana yang ada dalam meingkatkan mutu obat.

Page 8 of 14 | Total Record : 132