cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,141 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,141 Documents clear
Halotherapy pada Anak dengan Penyakit Respirasi: A Scooping Review Kartika Alifah; Suci Dewi Utami; Yuke Liza Fitri Dhadila; Tazkiah Aulia; Anita Apriliawati; Nyimas Heny Purwati; Titin Sutini; Awaliah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4458

Abstract

Latar Belakang: Penyakit pernapasan merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada anak, dengan angka kejadian tinggi di tingkat global dan nasional. Implementasi kebijakan seperti Practical Approach to Lung Health (PAL) masih menghadapi kendala, terutama dalam hal fasilitas diagnostik dan akses terapi inhalasi. Haloterapi, sebagai pendekatan non-farmakologis, menunjukkan potensi membantu meredakan gejala dan memperbaiki fungsi paru pada anak dengan gangguan pernapasan. Tujuan: Tinjauan cakupan ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah terkait penerapan halotherapy pada anak-anak dengan gangguan respirasi. Metode: Studi ini menggunakan kerangka kerja PCC (Population, Concept, Context) dengan populasi anak usia <18 tahun yang mengalami gangguan respirasi, konsep halotherapy, dan konteks pelayanan kesehatan (RS dan klinik) tanpa batasan geografis. Literatur dicari melalui database PubMed, ProQuest, dan ScienceDirect menggunakan kombinasi kata kunci dan operator boolean. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi. Hasil: Terdapat 9 artikel yang diinklusikan yang menunjukkan bahwa halotherapy menjanjikan dalam meningkatkan fungsi paru, mengurangi gejala, dan memperpendek masa rawat inap pada berbagai kondisi respirasi anak. Efektivitas paling konsisten ditemukan pada penggunaan saline hipertonik 3% pada pasien bronkiolitis. Kombinasi halotherapy dan senam pernapasan juga menunjukkan manfaat tambahan pada anak dengan asma. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan, namun hasil antar studi masih bervariasi. Kesimpulan: Halotherapy dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang aman dan menjanjikan bagi anak-anak dengan gangguan respirasi ringan hingga sedang, serta menjadi bagian dari pendekatan multidisiplin dalam layanan kesehatan anak.
Penerapan Teori Self-Care Orem Dalam Asuhan Keperawatan Anak Dengan Respiratory Distress Syndrome (RDS) Tazkiah Aulia; Nyimas Heny P
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4459

Abstract

Respiratory Distress Syndrome (RDS) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada bayi prematur di seluruh dunia. Kondisi ini disebabkan oleh defisiensi surfaktan paru yang mengakibatkan kolaps alveoli, gangguan pertukaran gas, hipoksemia, hingga gagal napas. Insidensi RDS berbanding terbalik dengan usia gestasi, di mana risiko tertinggi terjadi pada bayi dengan usia kehamilan kurang dari 30 minggu. Kemajuan perawatan intensif neonatal, termasuk terapi surfaktan eksogen dan Continuous Positive Airway Pressure (CPAP), telah meningkatkan angka kelangsungan hidup. Namun, peran perawat tetap sangat penting dalam memberikan asuhan yang komprehensif. Penerapan Teori Self-Care Orem memberikan kerangka konseptual yang jelas untuk mengintegrasikan stabilisasi fisiologis, pendekatan family-centered care, dan pemberdayaan orang tua. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan secara rinci penerapan Teori Self-Care Orem dalam asuhan keperawatan bayi dengan RDS. Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif dan tinjauan literatur. Intervensi keperawatan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan oksigenasi, termoregulasi, nutrisi, serta penanganan kecemasan dan edukasi orang tua. Hasil menunjukkan adanya perbaikan kondisi klinis bayi berupa peningkatan saturasi oksigen, penurunan tanda-tanda distress pernapasan, peningkatan toleransi nutrisi, serta penguatan keterlibatan keluarga dalam perawatan. Penelitian ini menegaskan relevansi teori Orem sebagai model holistik dalam keperawatan neonatal, yang menjembatani praktik berbasis bukti dengan partisipasi keluarga secara penuh dalam proses pemulihan.
Hubungan Kadar Hemoglobin dan Feritin Serum dengan Keparahan Gejala Restless Legs Syndrome pada Pasien Hemodialisis Astrid Berlian Utami; Achmad Fauzi; Abdul Khamid; Tri Mochartini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4460

Abstract

Latar Belakang: Restless Legs Syndrome (RLS) merupakan gangguan neurologis yang sering dialami oleh pasien yang menjalani hemodialisis, dengan prevalensi mencapai 20–45%. Gangguan ini ditandai oleh sensasi tidak nyaman pada tungkai yang menyebabkan dorongan kuat untuk menggerakkannya, terutama saat beristirahat. Salah satu faktor yang berperan penting dalam patogenesis RLS adalah gangguan metabolisme zat besi dan anemia. Kadar hemoglobin (Hb) dan feritin serum merupakan indikator status hematologis yang berpotensi berhubungan dengan keparahan gejala RLS.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar hemoglobin dan feritin serum dengan keparahan gejala Restless Legs Syndrome pada pasien hemodialisis rutin.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 60 responden pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi lama menjalani hemodialisis ≥6 bulan. Data kadar hemoglobin dan feritin diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium rutin, sedangkan tingkat keparahan RLS diukur menggunakan International Restless Legs Syndrome Rating Scale (IRLS). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Sebanyak 36 responden (60%) mengalami RLS dengan tingkat keparahan sedang hingga berat. Nilai rata-rata kadar hemoglobin responden adalah 9,8 ± 1,4 g/dL dan kadar feritin serum 187,6 ± 54,2 ng/mL. Hasil analisis menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan skor keparahan RLS (r = –0,451; p = 0,001) serta antara kadar feritin serum dengan skor RLS (r = –0,482; p < 0,001). Hal ini menunjukkan bahwa semakin rendah kadar hemoglobin dan feritin, semakin berat gejala RLS yang dialami pasien.
Penerapan Teori Konservasi Energi Levine Dalam Asuhan Keperawatan Sepsis Neonatorum Dengan Gangguan Termoregulasi Kartika Alifah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4461

Abstract

Sepsis neonatorum merupakan salah satu penyebab utama mortalitas pada bayi baru lahir, terutama di negara berkembang. Kondisi ini ditandai dengan adanya respon inflamasi sistemik akibat infeksi, yang dapat mengakibatkan gangguan fungsi organ multipel. Penerapan teori konservasi energi Levine dalam asuhan keperawatan menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk menjaga keseimbangan energi dan mendukung pemulihan neonatus. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan teori Levine dalam asuhan keperawatan neonates dengan sepsis yang mengalami permasalahan termoregulasi. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan naratif atau Studi kasus deskriptif pada tiga bayi dengan sepsis neonatorum. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan orang tua, serta telaah rekam medis. Intervensi keperawatan difokuskan pada empat aspek konservasi Levine, yaitu energi, integritas struktural, integritas personal, dan integritas sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan kondisi klinis bayi, ditandai dengan penurunan suhu tubuh, perbaikan pola pernapasan, peningkatan asupan ASI, serta kualitas tidur yang lebih baik. Penerapan teori konservasi energi Levine terbukti mampu mendukung pemulihan bayi secara komprehensif.
Asuhan Keperawatan pada Bayi dengan Stenosis Pilorus Hipertrofik Menggunakan Pendekatan Teori Self-Care Orem Suci Dewi Utami; Nyimas Heny Purwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4462

Abstract

Latar Belakang: Stenosis pilorus hipertrofik (SPH) merupakan kelainan gastroenterologis yang umum terjadi pada bayi usia 2–8 minggu. Kondisi ini ditandai dengan hipertrofi otot pilorus yang menyebabkan obstruksi saluran keluar lambung. Pendekatan teori keperawatan diperlukan untuk memberikan asuhan yang holistik dan terstruktur. Teori Self-Care Orem menekankan peran perawat dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar bayi yang mengalami defisit self-care. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan teori Self-Care Orem dalam asuhan keperawatan bayi dengan stenosis pilorus hipertrofik, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan nutrisi dan cairan. Metode: Desain studi literatur yang menggambarkan proses pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada bayi dengan SPH. Pendekatan teori Orem digunakan untuk merencanakan intervensi dengan sistem wholly compensatory, partially compensatory, dan supportive-educative. Hasil: Masalah keperawatan utama yang ditemukan meliputi defisit nutrisi, ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, intoleransi aktivitas, nyeri akut, defisit pengetahuan orang tua, dan risiko gangguan pertumbuhan. Intervensi berbasis teori Orem berfokus pada stabilisasi cairan dan nutrisi sebelum dan sesudah operasi pyloromyotomy, manajemen nyeri, serta edukasi orang tua. Hasil menunjukkan perbaikan status nutrisi dan cairan, penurunan gejala nyeri, serta peningkatan pemahaman orang tua terhadap perawatan pascaoperasi. Kesimpulan: Pendekatan teori Self-Care Orem efektif dalam memberikan asuhan keperawatan holistik pada bayi dengan SPH. Perawat berperan penting sebagai pendukung dan pendidik keluarga dalam manajemen pra dan pascaoperasi.
Efektivitas Aromaterapi Untuk Menurunkan Nyeri Pasien Pasca Pembedahan: A Systematic Review Suci Dewi Utami; Nendra Bagus Pamungkas; Anih Kurnia; Ade Asrianti; Sendy Pratama; Dhea Natashia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4463

Abstract

Latar Belakang: Nyeri pasca pembedahan adalah salah satu masalah utama yang dapat memperpanjang perawatan pasien dan meningkatkan biaya. Aromaterapi telah diidentifikasi sebagai intervensi non-farmakologi potensial untuk mengurangi nyeri dengan efek samping minimal. Namun, efektivitasnya masih memerlukan evaluasi lebih lanjut melalui tinjauan sistematis. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas aromaterapi dalam menurunkan nyeri pasien pasca pembedahan, mengidentifikasi metode aplikasi yang paling efektif, serta memahami mekanisme kerjanya. Metode: Systematic review dilakukan dengan pendekatan PRISMA, menggunakan basis data PubMed, ProQuest, dan Cochrane. Artikel terpilih adalah Randomized Controlled Trials (RCT) yang diterbitkan dalam rentang 2015-2025. Kualitas artikel dinilai menggunakan JBI dan risiko bias menggunakan RoB 2. Hasil: Sebanyak enam artikel dengan total 414 pasien dianalisis. Metode yang paling efektif adalah kombinasi minyak esensial lavender, ylang-ylang, marjoram, dan neroli yang dihirup selama dua hari pasca pembedahan. Aromaterapi ini terbukti menurunkan intensitas nyeri secara signifikan dengan mekanisme kerja melalui sistem limbik yang mengatur emosi dan persepsi nyeri. Kesimpulan: Aromaterapi efektif sebagai intervensi non-farmakologi dalam menurunkan nyeri pasca pembedahan, terutama bila menggunakan kombinasi minyak esensial tertentu. Intervensi ini dapat mengurangi kebutuhan analgesik tambahan dan meningkatkan kenyamanan pasien
Efektivitas Family Centered Care Terhadap Kadar Glukosa Darah Dan HBA1C Pada Anak Dengan DM Tipe 1: Tinjauan Sistematis Dan Meta-Analisis Suci Dewi Utami; Ika Novika; Yesa Junita Sari; Kartika Alifah; Nuryati; Yuke Liza Fitri Dhadila; Tazkiah Aulia; Elmi Susanti; Nyimas Heny Purwati; Dhea Natashia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4464

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus tipe 1 (DM tipe 1) merupakan penyakit kronis yang memerlukan manajemen yang kompleks. Pada anak, dukungan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kontrol glikemik dan mencegah komplikasi. Pendekatan family-centered care (FCC) diyakini efektif untuk meningkatkan keterlibatan keluarga dalam pengelolaan diabetes anak. Tujuan: Mengidentifikasi dan mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis keluarga terhadap kadar glukosa darah dan HbA1c pada anak dengan DM tipe 1. Metode: Systematic review dan meta-analisis dilakukan sesuai pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui PubMed, ProQuest, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci MeSH. Artikel yang disertakan merupakan randomized controlled trial (RCT) yang melibatkan anak dengan DM tipe 1, melaporkan hasil kadar glukosa darah dan HbA1c, serta menggunakan intervensi berbasis keluarga. Hasil: Dari 1.862 artikel yang diidentifikasi, enam memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berbasis keluarga secara signifikan menurunkan kadar HbA1c (p < 0.05) dan kadar gula darah puasa dibandingkan perawatan rutin. Beberapa model efektif yang ditemukan termasuk family-centered empowerment model, edukasi keluarga intensif, dan intervensi berbasis web. Kesimpulan: Intervensi berbasis keluarga terbukti efektif meningkatkan kontrol glikemik anak dengan DM tipe 1. Penerapan FCC perlu diintegrasikan dalam praktik keperawatan anak untuk mendukung manajemen jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup pasien serta keluarga.
Pengembangan E-Jobsheet Berbasis Project Based Learning Meggunakan Flipbook Maker Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Videografi Peserta Didik Kelas XI Animasi Di SMK N 4 Padang Hilmi Asri; Resmi Darni; Lativa Mursyida
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4467

Abstract

Hasil belajar mata pelajaran Videografi kelas XI Animasi di SMK N 4 Padang masih rendah (73,3% peserta didik belum tuntas), salah satunya karena metode dan media pembelajaran yang kurang bervariasi dan belum sepenuhnya menerapkan pendekatan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas e-jobsheet berbasis Project Based Learning (PjBL) menggunakan Flipbook Maker sebagai solusi inovatif dalam pembelajaran Videografi. Penelitian pengembangan ini berfokus pada pengembangan e-jobsheet yang selaras dengan prinsip PjBL untuk mata pelajaran Videografi di kelas XI Animasi SMK N 4 Padang. Diharapkan pengembangan e-jobsheet PjBL ini dapat meningkatkan variasi media pembelajaran dan secara signifikan meningkatkan hasil belajar serta pemahaman konsep peserta didik dalam Videografi.
Persepsi Karyawan Lokal Mengenai Dampak Cultural Intelligence Ekspatriat Terhadap Knowledge Transfer Pada Perusahaan Di Soloraya Ihsyan Kolefiyan; Ajietama Imam Wiyoga; Lutfiah Pratiwi Hasanah; Indra Pratama; Muhammad Yusuf Ariyadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4470

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki pandangan karyawan lokal mengenai Cultural Intelligence (CQ) ekspatriat serta dampaknya terhadap keberhasilan Knowledge Transfer di perusahaan yang berada di Soloraya. Tantangan muncul akibat adanya perbedaan dalam budaya, bahasa, serta cara berkomunikasi yang sering kali menghalangi interaksi antara ekspatriat dengan karyawan lokal. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei. Sampel yang digunakan terdiri dari 122responden karyawan lokal yang pernah berinteraksi langsung dengan ekspatriat. Alat ukur penelitian berupa kuesioner yang didasarkan pada skala Likert lima poin, dan analisis data dilakukan dengan teknik Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Temuan penelitian menunjukkan bahwa Cultural Intelligence memiliki dampak signifikan terhadap Knowledge Transfer, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Cross-Cultural Communication sebagai mediator. Semua indikator menunjukkan nilai loading factor > 0,70, Cronbach’s Alpha > 0,70, dan AVE > 0,50, sehingga alat ukur penelitian dinyatakan valid dan dapat diandalkan. Hasil ini menegaskan bahwa semakin baik pemahaman dan adaptasi ekspatriat terhadap budaya lokal, semakin efisien pula proses Knowledge Transfer yang berlangsung. Oleh karena itu, CQ berperan penting dalam meningkatkan efektivitas interaksi antar budaya di perusahaan multinasional.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pencegahan Perilaku Bullying Siswa melalui Penanaman Nilai-Nilai Akhlak Islami di MTs Miftahus Syafa’ah Indralaya Utara Indah Salwa; Ridho Alfarizi; Ikma Mustaqimah; Abu Mansur; Muhammad Yudistira Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4471

Abstract

Bullying is one of the most prevalent social problems in schools and has a negative impact on students’ development. This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in preventing bullying behavior through the inculcation of Islamic moral values at MTs Miftahus Syafa’ah. This research employed a qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that PAI teachers act as educators, mentors, and role models in instilling Islamic morals based on ḥablumminannās (respecting peers, politeness, mutual assistance, refraining from mocking, and avoiding harm). The strategies applied include Islamic education learning, habituation, religious activities, and teacher role modeling. The study also identified several obstacles, such as limited teaching strategies, weak supervision, and the influence of students’ social environment. This research emphasizes that the inculcation of Islamic moral values can serve as an effective preventive strategy against bullying, thereby fostering a religious, harmonious, and conducive school climate.

Page 41 of 215 | Total Record : 2141