cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 3,430 Documents
Integrasi Sistem Informasi dan Pendekatan Kebijakan untuk Mencegah Fraud dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia: Tinjauan Literatur Sirajuddin, Inayyah Nur Fitry; Lubis, Fithri Handayani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6859

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia telah menghadapi tantangan signifikan terkait praktik kecurangan (fraud) sejak implementasinya pada tahun 2014. Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk menelaah integrasi antara sistem informasi dan pendekatan kebijakan dalam mencegah fraud pada program JKN. Penelitian ini menganalisis literatur yang ada mengenai mekanisme pencegahan fraud dalam sistem asuransi kesehatan Indonesia, dengan fokus pada peran teknologi informasi dan intervensi kebijakan dalam memerangi praktik kecurangan. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis pada berbagai basis data, termasuk PubMed, Scopus, Google Scholar, serta basis data akademik nasional Indonesia, mencakup publikasi antara tahun 2014 hingga 2024. Kata kunci pencarian meliputi kombinasi istilah seperti “ Indonesia”, “ JKN”, “ BPJS”, “ health insurance fraud”, “ information system”, dan “ fraud prevention”. Hasil tinjauan mengidentifikasi beragam bentuk fraud yang memengaruhi program JKN, termasuk kecurangan klaim, pemalsuan identitas, serta pelanggaran yang dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan. Intervensi berbasis sistem informasi, seperti pemantauan secara real-time, analisis data, dan sistem verifikasi digital, menunjukkan potensi besar dalam mendeteksi serta mencegah terjadinya fraud. Sementara itu, pendekatan kebijakan seperti kerangka regulasi, sistem sanksi, serta mekanisme koordinasi antar-pemangku kepentingan diidentifikasi sebagai komponen penting dalam strategi pencegahan fraud yang komprehensif. Pendekatan terpadu yang mengombinasikan sistem informasi yang kuat dengan kerangka kebijakan yang efektif menjadi krusial dalam mencegah praktik fraud pada program JKN. Penelitian di masa mendatang perlu difokuskan pada pengembangan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan konteks budaya serta mampu menjawab tantangan unik dalam sistem pelayanan kesehatan Indonesia.
Pengaruh Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Setingkat Sekolah Dasar Darmawan, Didit; Azzahro, Savira Nur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6862

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa di tingkat sekolah dasar dengan menelaah keterkaitannya melalui pendekatan studi literatur. Disiplin belajar dipahami sebagai kepatuhan siswa dalam mengatur waktu, menyelesaikan tugas, serta mengikuti aturan sekolah yang berkontribusi terhadap peningkatan prestasi akademik. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya kesadaran siswa untuk menerapkan kedisiplinan dalam pembelajaran yang memberikan dampak terhadap hasil belajar, namun sekarang belum optimal. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, penelitian dilakukan dengan mengkaji berbagai karya ilmiah, teori psikologi pendidikan, serta penelitian empiris yang berkaitan. Hasil kajian membuktikan bahwa disiplin belajar berpengaruh positif serta bermakna bagi hasil belajar, meskipun tahap kontribusinya bervariasi. Temuan ini memperlihatkan kompleksitas hubungan antara disiplin dan hasil belajar, di mana disiplin belajar merupakan prasyarat penting tetapi bukan satu-satunya determinan keberhasilan akademik. Kesimpulan penelitian ini menekankan perlunya sinergi antara penanaman disiplin belajar, penguatan motivasi, peran guru, serta dukungan orang tua guna membangun suasana belajar yang mendukung proses pembelajaran berkelanjutan guna memperbaiki mutu pendidikan di tingkat SD.
Variation of HPMC gelling agent concentrations in ethanol extract based setting spray of Goji Berry (Lycium barbarum L.) as a Moisturizer Chandra, Devina; Suryani, Monica; Simarmata, Yettrie; Napitupulu, Muhammad Irianto; Siburian, Erwina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6864

Abstract

The natural properties of the skin, which are constantly exposed to Ultraviolet (UV) rays and free radicals, can lead to various skin problems such as rashes, spots, and dryness. Natural antioxidants can provide moisturizing and brightening effects on the skin. One type of plant that contains natural antioxidants is goji berry (Lycium barbarum L.), which will be formulated into a gel-based setting spray with variations in the concentration of the HPMC gelling agent used as a moisturizer. This study aims to determine the effective concentration variations of the HPMC gelling agent that can be formulated into a gel setting spray preparation. This research used an experimental method consisting of sample collection, plant identification, sample processing, extract preparation, characterization tests, phytochemical screening, and formulation of the gel setting spray with variations of gelling agent concentrations of 0.1%, 0.2%, 0.3%, 0.4%, and 0.5%. The formulated products were then evaluated for quality, and moisturizing effectiveness. The results showed that the gel setting spray preparations were dark brown in color, had a characteristic fragrance, were homogeneous, and had a spreadability of 6.8533 to 5.6400 cm, viscosity ranging from 35,000 to 95,000 cPs, and pH values between 5.6500 and 3.7233. Moisture effectiveness on the skin increased over 4 weeks, ranging from 37.2% to 55.6%. In conclusion, variations in the concentration of HPMC gelling agent can be successfully formulated into a gel setting spray, and goji berry (Lycium barbarum L.) extract can be used as a moisturizer that meets the required physicochemical quality standards for a good gel setting spray preparation.
Perceptions of Technical Vocabulary Learning in Physics ESP: A Survey Study Alhadid, Muhamad Dhani; Berutu, Atirmizi Novarli; Wahyunengsih, Wahyunengsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6865

Abstract

This study investigates Physics students’ perceptions of technical vocabulary learning in an English for Specific Purposes (ESP) context. Using a quantitative descriptive survey, data were collected from 50 undergraduate Physics students through a 25-item questionnaire covering five dimensions: relevance and importance, difficulty and comprehension, learning strategies, usage and application, and context and exposure. The findings indicate that students strongly recognize the academic importance of technical vocabulary; however, they continue to experience substantial challenges in comprehension and productive use, particularly in formal academic writing. Students primarily rely on exposure-based and memorization strategies, which appear insufficient for deeper conceptual understanding and accurate application. The results reveal a clear gap between students’ awareness of technical vocabulary importance and their actual learning outcomes, underscoring the need for more contextualized, discipline-integrated, and learner-centered ESP instruction in Physics
Implementasi Kebijakan Klasifikasi Dan Inventarisasi Aset Dalam Mendukung Reformasi Birokrasi Dan Good Governance Alwan, Nabil; Saepudin, Eli Apud; Ernawati, Surni; Khotimah, Husnul; Oktaviani, Irma
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6866

Abstract

Reformasi birokrasi dan penerapan prinsip good governance merupakan agenda penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu aspek strategis yang mendukung agenda tersebut adalah pengelolaan aset publik melalui kebijakan klasifikasi dan inventarisasi aset yang sistematis dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran implementasi kebijakan klasifikasi dan inventarisasi aset dalam mendukung reformasi birokrasi dan penerapan prinsip good governance. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, artikel, laporan, dan publikasi akademik yang relevan dengan pengelolaan aset publik, reformasi birokrasi, serta tata kelola pemerintahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan kebijakan klasifikasi dan inventarisasi aset yang terstruktur mampu meningkatkan efisiensi administrasi, akurasi data aset, serta transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset publik. Selain itu, pemanfaatan sistem informasi berbasis teknologi digital berkontribusi terhadap penguatan pengambilan keputusan berbasis data dan efektivitas kinerja birokrasi. Namun demikian, implementasi kebijakan ini masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait keterbatasan sumber daya manusia, sistem informasi yang belum optimal, serta sarana dan prasarana pendukung. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas aparatur, peningkatan sistem teknologi informasi, serta perbaikan koordinasi dan regulasi agar kebijakan klasifikasi dan inventarisasi aset dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung reformasi birokrasi dan terwujudnya good governance.
Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Budaya Tabayyun di Media Sosial Berdasarkan QS. Al-Hujurât Ayat 6 Pitasari, Femi Dian
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6867

Abstract

This study examines how Islamic Education plays a role in shaping a culture of tabayyun among students in the era of social media, based on Qur’an Surah Al-Hujurat verse 6. The development of digital technology has indeed made access to and distribution of information easier; however, on the other hand, it has also triggered an increase in the spread of hoaxes, slander, and provocation. In this context, the value of tabayyun taught in Islam becomes highly relevant as a guideline for social media users to be more cautious, critical, and responsible. Islamic Education holds a strategic position in instilling these values through moral education, deepening the understanding of the meaning of Qur’an Surah Al-Hujurat verse 6, and cultivating ethical practices in using social media. To minimize the negative impacts caused by the spread of false information (hoaxes), the implementation of several strategic steps is required. These include fostering an attitude of husnudzan (positive thinking), avoiding the habit of instantly accepting and believing information without critical consideration, and applying the principle of tabayyun through processes of clarification and verification to ensure the truth and validity of information before it is disseminated. This process is reinforced through teachers’ exemplary conduct, appropriate learning methods, and the integration of tabayyun values into the curriculum, so that students become accustomed to verifying the accuracy of information before sharing it. The research findings indicate that the implementation of a tabayyun culture in Islamic education not only enhances Islamic digital literacy but also shapes students’ character to be wiser and more ethical in utilizing social media. Thus, Islamic Education plays an important role in building a digital society that is noble in character and responsible in accordance with the guidance of the Qur’an.
Eksistensi dan Struktur Komunitas Online Sebagai Fenomena Network Society di Era Media Digital Bimantara, Bayu Herlambang; Putra, Trisna Mandala; Nurhayati, Nurhayati; Pohan, Marsha Zafirah; Putri, Shalli Anggia; Putri , Siti Rahmah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6868

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan mendasar dalam pola komunikasi dan pembentukan struktur sosial masyarakat. Salah satu implikasi terpenting dari perubahan ini adalah munculnya komunitas online sebagai bagian dari masyarakat jejaring (network society). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi komunitas online serta struktur sosial yang terbentuk di dalamnya pada era media digital. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji bagaimana identitas digital dan relasi sosial dikonstruksi melalui interaksi dalam ruang virtual.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan publikasi akademik yang relevan dengan topik network society, komunitas online, struktur sosial digital, dan identitas digital. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk menginterpretasikan fenomena sosial yang berkembang dalam masyarakat digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas online memiliki struktur sosial yang bersifat desentralistik, fleksibel, dan tidak bergantung pada hierarki formal. Kekuasaan dan pengaruh dalam komunitas digital cenderung ditentukan oleh modal digital seperti visibilitas, reputasi, serta kemampuan memproduksi dan mengelola konten. Identitas digital terbentuk sebagai konstruksi sosial yang dinamis melalui representasi diri, validasi komunitas, serta interaksi simbolik yang berlangsung secara intens. Komunitas online juga berfungsi sebagai ruang dukungan sosial, kolaborasi, dan partisipasi publik lintas batas geografis. penelitian ini menegaskan bahwa komunitas online merupakan bentuk struktur sosial baru dalam masyarakat jejaring yang membuka peluang besar bagi penguatan solidaritas sosial dan perluasan partisipasi publik, namun juga menghadirkan tantangan berupa kesenjangan digital dan potensi polarisasi sosial.
Manajemen Komunikasi Digital dalam Lingkungan Perguruan Tinggi: Studi Pustaka Pada Platform SATU Universitas Sumatera Utara Rivaldi, Ahmad Defry; Halawa, Christian Yosua; Hasibuan, Faisal Ramadhan; Lumbantoruan, Gidion Dwiputra Parulian; Laia, Riati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6871

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan sistem komunikasi yang terintegrasi guna meningkatkan efektivitas layanan akademik dan administrasi. Dalam konteks ini, Universitas Sumatera Utara menghadirkan platform SATU (Sistem Aplikasi Terpadu) sebagai media komunikasi digital institusional yang mengintegrasikan berbagai layanan mahasiswa dalam satu portal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen komunikasi digital dalam lingkungan perguruan tinggi melalui kajian konseptual terhadap platform SATU Universitas Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui penelaahan terhadap literatur ilmiah terkait komunikasi organisasi, manajemen komunikasi digital, serta sumber-sumber resmi institusi dan media internal universitas. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa SATU USU berfungsi sebagai media komunikasi strategis yang mendukung efisiensi penyampaian informasi, koordinasi layanan, dan relasi institusi–mahasiswa. Namun demikian, integrasi layanan digital juga menghadirkan tantangan komunikasi, khususnya terkait keandalan sistem, alur informasi, dan respons institusi terhadap kendala teknis yang dialami mahasiswa. Kajian ini menegaskan pentingnya pengelolaan komunikasi digital yang tidak hanya berorientasi pada aspek teknologi, tetapi juga pada strategi pesan, pengalaman pengguna, dan transparansi komunikasi organisasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian manajemen komunikasi digital di perguruan tinggi serta menjadi rujukan konseptual bagi institusi pendidikan dalam mengelola platform komunikasi digital terintegrasi.
Etika Profesi Pemasar Dalam Membangun Kepercayaan Nst, Dito Aditia Darma; Gulo , Jeane Seniwan; Varelie , Cyndi; Al-hadad , Jihan Galib; Dawolo, Kurniawan; alif k , Rafli; witjaksana , Whildan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6872

Abstract

Dalam menjalankan sebuah bisnis diperlukannya aspek pemasaran, dimana aspek pemasaran ini harus diperhatikan mulai dari etika bisnisnya hingga bagaimana ia dapat memasarkan produk atau jasanya. Adapun pengimplementasian etika pemasaran ini mendorong para pemasar untuk bertindak dengan integritas, memastikan bahwa kegiatan promosi tidak merugikan perusahaan ataupun masyarakat. serta dengan menerapkan etika bisnis itu sendiri, diharapkan perusahaan dapat membangun reputasi yang kuat dan dipercaya, berlandaskan pada nilai-nilai moral yang jelas. Etika bisnis dalam pemasaran juga dapat berfungsi sebagai benteng untuk menghindari perilaku tidak etis, baik dalam konteks bisnis maupun interaksi dengan masyarakat. Dengan demikian, etika bisnis dapat menjadi panduan penting bagi perusahaan dalam menjalankan strategi pemasaran produk atau jasa, yang senantiasa memastikan bahwa setiap tindakan selalu berorientasi pada kebaikan dan keberlanjutan.
Analisis Cita Rasa Dan Penyajian Nasi Kapau Di Nasi Kapau Pak Nin Utama, Nanda Putra; Syaiful, Hendra; Nuryanto, Heri; Gunawan, Agung Arif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6873

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik cita rasa dan teknik penyajian Nasi Kapau sebagai kuliner tradisional Minangkabau di Rumah Makan Nasi Kapau Pak Nin, Vitka City, Kota Batam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori gastronomi budaya, penelitian ini berfokus pada upaya pelaku kuliner tradisional dalam mempertahankan autentisitas cita rasa dan teknik penyajian di tengah arus modernisasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi visual, serta kuesioner konsumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cita rasa Nasi Kapau Pak Nin memiliki profil rasa kompleks pedas, gurih, dan sedikit asam yang dihasilkan dari penggunaan bumbu tradisional seperti santan kental, cabai merah, kunyit, jahe, lengkuas, dan serai dengan teknik slow cooking untuk menghasilkan konsistensi rasa yang autentik. Teknik penyajian yang menonjol adalah model prasmanan, di mana pelanggan memilih lauk di etalase berisi panci besar dengan bantuan pelayan, namun tetap mempertahankan fleksibilitas untuk disajikan secara “ramas” sesuai tradisi Kapau. Pola penyajian nasi di tengah piring dengan lauk di sekelilingnya serta siraman kuah gulai di atasnya menciptakan harmoni visual sekaligus merefleksikan nilai efisiensi, kebersamaan, dan gotong royong khas Minangkabau. Faktor-faktor yang memengaruhi cita rasa dan penyajian meliputi kualitas bahan baku, keahlian koki, resep turun-temurun, serta adaptasi terhadap selera modern tanpa kehilangan identitas budaya. Dengan demikian, Nasi Kapau Pak Nin menjadi representasi nyata pelestarian warisan kuliner Minangkabau yang mampu beradaptasi dengan konteks urban modern tanpa mengurangi nilai autentisitasnya.