cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 3,430 Documents
Tersirat Dalam Tindak Tutur: Menguak Makna Direktif Dalam Konten Video Najwa Shihab Febriyanti, Adelia Putri; Hermoyo, R Panji
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6846

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji penggunaan tindak tutur ilokusi direktif dalam video yang dipublikasikan melalui akun media sosial Najwa Shihab sebagai bentuk komunikasi publik di era digital. Penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa bahasa dalam media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai alat tindakan sosial yang berperan dalam mengarahkan interaksi, membentuk wacana, dan mempengaruhi pemaknaan audiens terhadap isu-isu publik. Pendekatan pragmatik digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi direktif yang muncul dalam konteks wawancara dan diskusi publik. Bentuk-bentuk tindak tutur yang dikaji meliputi instruksi, permintaan, pertanyaan, dan ajakan, yang masing-masing memiliki fungsi komunikatif dalam mendorong respons mitra tutur. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan konteks situasional, tujuan komunikasi, serta relasi antarpartisipan tutur, sehingga makna tuturan tidak hanya dipahami secara linguistik, tetapi juga secara pragmatis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi direktif digunakan secara dominan sebagai strategi komunikasi dalam video-video Najwa Shihab. Tindak tutur tersebut berfungsi untuk mengarahkan jalannya interaksi, menggali informasi secara kritis dari narasumber, serta membangun keterlibatan audiens dalam diskursus publik. Penggunaan tindak tutur direktif, khususnya dalam bentuk pertanyaan dan permintaan, menunjukkan upaya penutur dalam menciptakan komunikasi yang dialogis dan partisipatif. Keefektifan tindak tutur ilokusi direktif dipengaruhi oleh konteks situasional, tujuan komunikasi, dan posisi partisipan tutur. Temuan ini menegaskan pentingnya peran tindak tutur ilokusi direktif dalam komunikasi publik berbasis media sosial serta memberikan kontribusi teoretis bagi kajian pragmatik dan implikasi praktis bagi pengembangan komunikasi jurnalistik yang kritis dan bertanggung jawab di era digital.
Pengaruh Level Inoculum Larutan Feses Sapi Segar terhadap Kandungan serta Kecernaan in vitro Bahan Kering dan Bahan Organik Kulit Kopi Fermentasi Nofendi Umbu Janga; Twen O. Dami Dato; Grace Maranatha; Gusti Ayu Yudiwati Lestari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak variasi jumlah inokulum larutan feses sapi segar (LFSS) terhadap komposisi dan daya cerna in vitro bahan kering dan bahan organik pada ampas kopi yang difermentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan desain acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut: LFSS-0 = tanpa inokulum, LFSS-10 = inokulum LFSS 10 ml, LFSS-20 = inokulum LFSS 20 ml, LFSS-30 = inokulum LFSS 30 ml, dan LFSS-40 = inokulum LFSS 40 ml. Variabel yang diukur adalah kandungan bahan kering, kandungan bahan organik, dan daya cerna in vitro bahan kering maupun bahan organik. Data dianalisis menggunakan analisis varians dan uji rentang ganda Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa level inokulum LFSS berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan bahan kering (56,41-64,23%) serta kecernaan in vitro bahan kering (42,52-52,28%) dan bahan organik (40,67-53,54%) tetapi tidak nyata (P>0,05) terhadap kandungan bahan organik (58,59-87,36%). Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat optimal inokulum larutan feses sapi segar (LFSS) adalah 10 mL untuk kandungan bahan kering (DM), sedangkan 10-40 mL menghasilkan hasil yang setara untuk bahan organik (OM). Selanjutnya, tingkat yang paling menguntungkan untuk kecernaan bahan kering (DMD) dan kecernaan bahan organik (OMD) terjadi pada perlakuan LFSS 0 (tanpa inokulum).
Hase Hawaka Dan Natoni Sebagai Sumber Sejarah Lisan Di Timor Yohanis Kristianus Tampani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6848

Abstract

Hase hawaka dan natoni merupakan sebuah upacara adat berupa sapaan adat yang dilakukan dengan cara bertutur oleh seorang penutur dan didampingi oleh beberapa orang sebagai penegas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode riset kepustakaan (library recearch). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upacara adat hase hawaka dan natoni terdapat tiga komponen penting di dalamnya, yakni: pertama, pembicara (penutur). Seorang penutur dalam tradisi hase hawaka dan natoni harus menguasai tradisi tersebut. Peran tersebut bukan sembarangan orang melainkan seorang tetua adat atau pemangku adat yang sudah ditunjuk atau seseorang yang sudah diwahyukan. Seorang penutur adalah seseorang yang secara spiritual sudah ditentukan oleh leluhur (ancestor). Kedua, lawan bicara. Sebagai seorang penutur, bisa menguasai situasi di mana kegiatan dilakukan. Ketiga, hal yang dibicarakan. Seorang penutur harus pandai memilih frasa yang sesuai dengan jenis kegiatan yang laksanakan. Oleh karena itu, tutur adat hase hawaka dan natoni secara implisit dapat menghadirkan perspektif historiografi baik sejarah lisan maupun tradisi lisan yang dapat memberikan sumber-sumber lisan yang akurat dan faktual.
The Influence of Store Atmosphere on Customer Satisfaction and Revisit Intention: A Study on Customers of Café Nakoa Malang Eko Agus Susilo; Almer Rasyid; Dimas Septiono Tri Bagus Pamungkas
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6850

Abstract

This study aims to analyze the influence of store atmosphere on customer satisfaction and revisit intention among consumers of Café Nakoa, Bethek branch, Malang City. The research is based on the growing trend of coffee shops in urban areas and the importance of creating a store atmosphere that enhances customers’ experiences. Store atmosphere is considered a key factor in shaping customer perception, comfort, and loyalty. This research uses a quantitative approach with an explanatory research type. Data collection was conducted through a questionnaire distributed to 90 respondents who were customers of Café Nakoa Bethek. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the help of SmartPLS 4 software. The variables studied include store atmosphere (X), customer satisfaction (Z), and revisit intention (Y). The results indicate that store atmosphere has a positive and significant influence on customer satisfaction and revisit intention. Moreover, customer satisfaction also significantly affects revisit intention. Another finding reveals that customer satisfaction mediates the indirect effect of store atmosphere on revisit intention. These results imply that optimizing store atmosphere can be a key strategy for enhancing consumer loyalty and business sustainability in the café industry
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Dan Mutu Pendidikan Khairunnisa, Khairunnisa; Fatin, Nurfarhana; Auliah, Nadra; Harahap, Amin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6851

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan proses pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru serta dampaknya terhadap mutu pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai motivator, pengambil keputusan, serta pengawas yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi guru. Kepemimpinan yang efektif mampu meningkatkan semangat kerja, kedisiplinan, dan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu, peningkatan kinerja guru berpengaruh positif terhadap mutu pembelajaran dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan partisipatif menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Evaluation of Traditional Medicine Label Compliance Based on CPOTB: Post-Market Surveillance in the Working Area of BPOM Kediri Setyaningrum, Lindawati; Nirwana, Fenti Indah; Agustina, Dian Reny
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6852

Abstract

Introduction. Post-market surveillance of traditional medicines is an essential regulatory activity to ensure product quality, safety, and the accuracy of information provided to consumers. One critical component of such surveillance is evaluating the compliance of product labels with applicable regulatory requirements. Aim. This study aimed to assess the conformity of traditional medicine labeling with the implementation of Good Manufacturing Practices for Traditional Medicines (CPOTB) within the working area of BPOM Kediri as part of a risk-based post-market regulatory strategy. Method. This applied observational study employed a descriptive cross-sectional design. Data were obtained from post-market surveillance activities through sampling of 30 traditional medicine products collected from pharmacies, herbal shops, modern retailers, and traditional markets within the BPOM Kediri jurisdiction during 2023–2025. Label conformity was evaluated using a CPOTB-based checklist in accordance with BPOM Regulation No. 25 of 2021. Data were analyzed descriptively to identify compliance profiles and dominant non-compliance categories. Result. A total of 30 findings of non-compliance were identified from 30 product samples, demonstrating an increasing trend over the three-year period. The most frequent non-compliance indicators were excessive or misleading claims (30.0%), absence of batch or lot numbers (26.7%), and absence or misuse of marketing authorization numbers (23.3%). These findings indicate potential risks related to consumer protection, product traceability, and regulatory assurance. Conclusion. Systematic evaluation of traditional medicine labeling through post-market surveillance serves as a strategic regulatory instrument to strengthen oversight, enhance consumer protection, and support effective implementation of CPOTB in Indonesia.
Pengaruh Pbl Berbantuan Desmos Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Self-Confidence Siswa Candra, Virda Nur; Arvy, Baiq Rofina; Nasrullah, Ahmad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6853

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dan self-confidence merupakan dua aspek penting dalam pembelajaran matematika, namun keduanya masih tergolong rendah pada siswa SMP. Salah satu Upaya untuk mengatasinya adalah penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh PBL berbantuan Desmos terhadap kemampuan komunikasi matematis dan self-confidence siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Lopok, dengan sampel dua kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan komunikasi matematis dan angket self-confidence yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji Homogenitas, uji independden sample t-test, dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL berbantuan Desmos berpengaruh signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis dan self-confidence siswa, baik secara parsial maupun secara simultan. Dengan demikian, PBL berbantuan Desmos dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk Meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di SMP.
Peran Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto Dalam Menekan Angka Morbiditas Sebagai Indikator Derajat Kesehatan Masyarakat Fitri, Reyhana Azila; Yuliarti, Yuliarti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6856

Abstract

Angka morbiditas merupakan indikator derajat kesehatan masyarakat yang mencerminkan keberhasilan pembangunan kesehatan daerah. Di Kota Sawahlunto, angka morbiditas yang masih berfluktuasi menunjukkan bahwa upaya penurunan tingkat kesakitan masyarakat belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto dalam menekan angka morbiditas, dengan fokus pada peran fasilitatif, edukatif, representatif dan teknis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang melibatkan pejabat Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan puskesmas, serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kesehatan telah melaksanakan berbagai program promotif dan preventif, namun pelaksanaan peran tersebut belum optimal akibat rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sumber daya, dan belum efektifnya koordinasi lintas sektor. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan peran Dinas Kesehatan untuk mendukung penurunan angka morbiditas secara berkelanjutan.
The Role-Playing Method in English Language Learning to Reduce Speaking Anxiety Among First-Semester Students at APIKES Talitakum Medan Lily, Lily; Asminanda, Cut Roza
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6857

Abstract

This study employed a quasi-experimental pretest-posttest design to examine the effectiveness of the role-playing method in reducing speaking anxiety among first-semester students in English speaking skills courses. The experimental class consisted of 32 first-semester students from the Radiology study program. The data analysis technique used was quantitative descriptive analysis, supported by a t-test statistical procedure. The results of the t-test showed a significance value (2-tailed) of 0.00. Since the significance value is less than 0.05, the null hypothesis (H₀) is rejected, and the alternative hypothesis (H₁) is accepted. This indicates that the implementation of the role-playing method, particularly through drama-based learning activities, is effective in reducing students' speaking anxiety in English classes
Integrasi Sistem Rekam Medis Elektronik (EMR) Dan Kompetensi Digital Perawat: Scoping Review Berdasarkan Pendekatan Joanna Briggs Institute (JBI) Hariani, Yeni; Suriadi, Suriadi; Supriadi, Supriadi; Haryanto, Haryanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6858

Abstract

Transformasi digital dibidang kesehatan telah menjadikan sistem Electronic Medical Record ( EMR ) sebagai komponen utama dalam praktik keperawatan modern. Pelatihan EMR yang efektif untuk perawat paling baik dicapai melalui pendekatan campuran dan berbasis simulasi, kustomisasi khusus departemen dan dukungan teknis berkelanjutan. Namun, evektivitas implementasi EMR sangat bergantung pada kompetensi digital perawat yang mencakup ketarmpilan teknis, kognitif , dan etika. Scooping review ini bertujuan untuk memetakan dan mensintesis bukti ilmiah terkait bagaimana integrasi sistem EMR dijelaskan dalam kaitannya dengan kompetensi digital perawat di berbagai konteks layanan kesehatan.Penelitian ini mengikuti panduan Joanna Briggs Institute (JBI) Scoping Review Framework (2020) dan dilaporkan menggunakan PRISMA-ScR Checklist (2021). Pendekatan Population Concept Context (PCC) digunakan untuk merumuskan pertanyaan penelitoan. Pencarian dilakukan di empat basis data (Scopus, Pubmed, CINAHL, web of Sciece) menggunakan kombinasi kata kunci dengan operatot Boolean. Dari hasil pencarian 50 artikel ditemukan dan setelah proses seleksi serta penerapan kriteria inklusi eksklusi, 16 artikel dimasukkan dalam sintesis akhir. Empat tema utama diidentifikasi yaitu Pertama, Dimensi kompetensi digital perawat, Kedua, Integrasi EMR dalam prakttik keperawatan, Ketiga, Hambatan dan faktor pendukung kompetensi digital, dan Keempat, Implikasi dalam bidang pendidikan dan kebijakan/Integrasi EMR dan penguatan kompetensi digital perawat berperan penting dalam peningkatan keselamatan pasien, efisiensi kerja, dan kualitas layanan kesehatan. Pengembangan platform pelatihan adaptif, stanfarisasi integrasi kurikulum, dan pemanfaatan tekhnologi inovatif untuk pendidikan EMR