cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 3,430 Documents
Phytochemical Screening, Antioxidant Activity, And Antimitotic Potential Of Shallot Skin (Allium Cepa L.) Extract Fadilla, Raisa; Arief, Maryam Jamila; Badawi, Satriani; Sinthary, Venna; Anggreini, Putri; Wahyuni, Leny Eka Tyas; Nisa, Nur Rezky Khairun
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6915

Abstract

Shallot skin (Allium cepa L.) is a by-product that is generally discarded as household waste, despite its potential as a source of bioactive compounds. Previous studies have indicated that shallot skin contains secondary metabolites with antioxidant and cytotoxic properties. This study aimed to evaluate the phytochemical composition, antioxidant activity, and antimitotic potential of shallot skin extract in order to support its valorization as a natural bioactive resource. Materials and methods. This research was conducted as an experimental laboratory study. Dried shallot skin was extracted using ethanol through a maceration method, followed by solvent evaporation to obtain a crude extract. Phytochemical screening was performed using Thin Layer Chromatography (TLC) to identify major secondary metabolites. Solvent partitioning was carried out using n-hexane and ethyl acetate, and further fractionation was conducted using vacuum column chromatography and preparative TLC. Antioxidant activity was evaluated using the DPPH radical scavenging assay, while antimitotic activity was assessed using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Results. The ethanolic extraction produced a high yield of crude extract (57.13%), indicating effective recovery of polar and semi-polar compounds. Phytochemical screening confirmed the presence of alkaloids, flavonoids, and phenolic compounds. The extract exhibited very strong antioxidant activity with an IC₅₀ value of 17.477 µg/mL. Antimitotic evaluation using BSLT showed an LC₅₀ value of 202.301 µg/mL, indicating biological activity at moderate concentrations. Conclusions. The findings demonstrate that shallot skin contains diverse secondary metabolites with strong antioxidant activity and measurable antimitotic potential. These results support the utilization of shallot skin as a valuable natural source of bioactive compounds and provide a basis for further studies on compound isolation and advanced biological evaluation.
The Role of Nursing Management in Building a Sustainable Patient Safety Culture Saragih, Sontina; Ginting, Kalvin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6916

Abstract

The study purpose was to examine the role of nursing management in building and sustaining a patient safety culture (PSC) within healthcare organizations. Given the increasing emphasis on safety as a key component of healthcare quality, understanding how leadership behaviors and organizational factors contribute to sustainable PSC is essential. This review aimed to synthesize recent evidence on nursing leadership approaches, sustainability mechanisms, and the challenges associated with maintaining long-term patient safety practices. Materials and methods. This study employed a systematic literature review design guided by the PRISMA framework. Databases including PubMed, Scopus, CINAHL, Web of Science, and ScienceDirect were searched for articles published between 2015 and 2025 using keywords such as “nursing management,” “patient safety culture,” “leadership,” and “sustainability.” A total of 26 peer-reviewed studies met the inclusion criteria. Data were extracted and analyzed thematically under four key domains: leadership styles, organizational support, sustainability strategies, and implementation barriers. Results. The findings revealed that transformational and participative leadership styles have the most substantial impact on developing and sustaining PSC. Organizational support systems—such as effective communication channels, non-punitive reporting structures, and ongoing leadership training—were found to reinforce safety behaviors and ensure cultural continuity. Barriers included limited resources, inconsistent leadership engagement, and high staff turnover. Conclusions. Nursing management serves as the cornerstone of a sustainable PSC. Effective leadership behaviors, when supported by institutional policies and adequate resources, drive organizations toward proactive and generative safety cultures. Sustainable safety outcomes depend on leadership constancy, staff empowerment, and systemic alignment across all levels of care.
Upaya Hukum terhadap Keputusan Administrasi Pemerintah yang Merugikan Masyarakat di Sumatera Utara Sihombing, Arifin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6917

Abstract

Penelitian ini mengkaji upaya hukum terhadap keputusan administrasi pemerintah yang merugikan masyarakat di Sumatera Utara dalam perspektif hukum administrasi negara. Permasalahan penelitian berangkat dari masih lemahnya perlindungan hukum substantif bagi masyarakat akibat keputusan administrasi pemerintah daerah yang diambil tanpa sepenuhnya memperhatikan asas-asas umum pemerintahan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk upaya hukum yang tersedia, menilai efektivitas mekanisme tersebut, serta mengidentifikasi kendala normatif dan praktis dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, yang diperkaya dengan perspektif empiris terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mekanisme upaya administratif dan gugatan ke Peradilan Tata Usaha Negara telah tersedia, efektivitasnya masih dibatasi oleh pendekatan legal-formalistik, keterbatasan pengujian diskresi administratif, serta rendahnya akses dan literasi hukum masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya pergeseran paradigma menuju perlindungan hukum administrasi yang berorientasi pada warga negara, dengan menempatkan upaya hukum sebagai instrumen koreksi substantif terhadap kekuasaan administratif pemerintah daerah. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan rekomendasi kebijakan bagi penguatan akuntabilitas keputusan administrasi dan perlindungan hak masyarakat di tingkat lokal.
Problematika Diskresi Administratif dalam Pengambilan Kebijakan Pemerintah Daerah di Sumatera Utara Sihombing, Arifin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6918

Abstract

Diskresi administratif merupakan instrumen penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, terutama dalam merespons kekosongan hukum dan dinamika kebutuhan publik yang tidak sepenuhnya terakomodasi oleh peraturan perundang-undangan. Namun, dalam praktiknya, penggunaan diskresi kerap menimbulkan problematika hukum dan tata kelola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika diskresi administratif dalam pengambilan kebijakan pemerintah daerah di Sumatera Utara, serta implikasinya terhadap kepastian hukum dan efektivitas kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif–empiris dengan metode analisis kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum administrasi, serta data empiris berupa wawancara dan studi dokumen kebijakan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskresi administratif di tingkat daerah masih cenderung bersifat defensif akibat dominasi pendekatan legalistik, keterbatasan kapasitas institusional, dan pola pengawasan yang represif. Kondisi tersebut menyebabkan diskresi belum berfungsi optimal sebagai instrumen kebijakan yang adaptif dan inovatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa problematika diskresi administratif tidak hanya bersumber dari kelemahan normatif, tetapi juga dari aspek institusional dan budaya birokrasi. Oleh karena itu, diperlukan reposisi diskresi administratif dalam kerangka good administrative governance melalui penguatan kapasitas aparatur, pengembangan standar rasionalitas kebijakan, dan pendekatan pengawasan yang proporsional.
Efektivitas Pengujian Peraturan Daerah dalam Menjamin Kepastian Hukum di Sumatera Utara Sihombing, Arifin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6919

Abstract

Pengujian Peraturan Daerah (Perda) merupakan instrumen penting dalam menjaga konsistensi sistem hukum dan menjamin kepastian hukum di tingkat daerah. Namun, dalam praktiknya, efektivitas pengujian Perda masih menjadi persoalan, terutama di daerah dengan dinamika regulasi yang tinggi seperti Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengujian Perda dalam menjamin kepastian hukum, mengidentifikasi kendala normatif dan institusional yang mempengaruhinya, serta merumuskan rekomendasi kebijakan perbaikan tata kelola regulasi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yang diperkaya dengan pendekatan empiris (socio-legal), melalui analisis peraturan perundang-undangan, dokumen pengujian Perda, serta praktik pengawasan regulasi di Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengujian Perda masih cenderung berorientasi pada aspek formal dan prosedural, sehingga belum sepenuhnya efektif dalam menjamin kepastian hukum secara substantif. Pengujian Perda belum secara konsisten mampu mencegah lahirnya norma yang multitafsir, tumpang tindih, dan berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha. Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan pengujian Perda sebagai instrumen tata kelola regulasi daerah yang diukur berdasarkan dampaknya terhadap kepastian hukum, bukan sekadar pembatalan norma. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pengujian preventif, peningkatan kapasitas perancang regulasi daerah, serta pengembangan indikator kepastian hukum dalam evaluasi Perda.
Akuntabilitas Hukum Pelayanan Publik Berbasis Digital pada Pemerintah Daerah di Sumatera Utara Sihombing, Arifin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6920

Abstract

Pelayanan publik berbasis digital merupakan bagian penting dari reformasi administrasi publik di tingkat pemerintah daerah. Digitalisasi pelayanan publik diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan kepada masyarakat. Namun, penerapan sistem digital juga menimbulkan persoalan baru terkait akuntabilitas hukum dan perlindungan hak warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas hukum pelayanan publik berbasis digital pada pemerintah daerah di Sumatera Utara serta mengidentifikasi permasalahan normatif dan institusional yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif–empiris dengan metode analisis kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum administrasi negara, serta data empiris berupa wawancara dan studi dokumen pelayanan publik digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan publik berbasis digital belum sepenuhnya didukung oleh kerangka akuntabilitas hukum yang memadai. Permasalahan utama meliputi ketidakjelasan pertanggungjawaban hukum atas keputusan administratif elektronik, keterbatasan kapasitas institusional aparatur, serta lemahnya mekanisme pengawasan dan perlindungan hukum bagi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan akuntabilitas hukum pelayanan publik digital merupakan prasyarat penting bagi terwujudnya tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, transparan, dan berkeadilan melalui integrasi prinsip hukum administrasi negara dalam praktik digital governance.
Pendekatan Behavior Setting Pada Perancangan Gelanggang Olahraga Tipe A Senen Jakarta Pusat Leonzony, Randu Rahmatullah; Wahyudi, Agung
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6921

Abstract

Gelanggang Olahraga (GOR) sebagai fasilitas sosial di kawasan urban padat seperti Senen, Jakarta Pusat, memerlukan pendekatan perancangan yang mempertimbangkan perilaku pengguna secara holistik. Pendekatan Behavior Setting digunakan dalam penelitian ini untuk mengkaji keterkaitan antara elemen fisik dan pola aktivitas dalam desain GOR Tipe A. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi visual. Analisis didasarkan pada delapan elemen utama Behavior Setting: setting fisik, pola perilaku, partisipan tetap, batas waktu, program sosial, kontrol batas, kesesuaian ruang-aktivitas, dan kecocokan perilaku-lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa integrasi antara struktur fisik dan struktur perilaku menghasilkan rancangan GOR yang lebih fungsional, inklusif, dan adaptif. Pengelolaan ruang transisi, sirkulasi, dan zonasi aktivitas terbukti mendukung kenyamanan psikologis serta memperkuat interaksi sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan desain arsitektur berbasis perilaku dalam konteks fasilitas olahraga perkotaan
Menyingkap Aspek Komunikasi Dalam Hadis Arba'in Ke-15: Implikasi Dan Relevansi Dalam Kehidupan Modern Gofur, Muhammad; Afifah, Andi Rifkah; Asriani, Puji; Mahasura, Maryam
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6922

Abstract

Penelitian ini mengkaji aspek komunikasi dalam hadis Arbain ke-15 Nawawi yang menekankan "berkata baik atau diam," di tengah maraknya kesalahpahaman digital dan konflik sosial di Indonesia. Tujuan penelitian mengungkap prinsipnya dan implikasi modern untuk etika interpersonal dan digital. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, populasi adalah literatur hadis dengan sampel purposif berupa teks primer dan 20 artikel jurnal terkini (2021-2025). Instrumen meliputi teks hadis dan sumber sekunder, dianalisis melalui analisis konten tematik dan interpretasi hermeneutik dengan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan prinsip tersebut membangun dialog konstruktif, mengurangi ujaran kebencian di media sosial, dan mempromosikan harmoni multikultural. Kesimpulannya, hadis ini memberikan pedoman etika praktis meningkatkan kualitas komunikasi daring dan luring.
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Perimenopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong Vega, Yelsa Yunia; Ayu , Juwita Desri; Utami, Iis Tri; Sukarni, Sukarni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6923

Abstract

Masa perimenopasue ketidak nyamanan Hot Flashes adalah serangan panas pada tubuh dan wajah yang disebabkan karena berkurangnya hormone estrogen yang menyebabkan turunnya endofrin di hipotalamus, Hot Flashes menyumbang 15,8 juta orang dari seluruh menopasue diseluruh dunia. Di Puskesmas Keondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran diketahui sebanyak 37% wanita mengalami Hot Flashes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Menoapuse di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre Exsperimental, pendekatan pada penelitian ini menggunakan One Group Pre Test Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah 60 ibu perimenopause dengan sampel sebanyak 52 responden. Menggunakan teknik sampling Purposive Sampling. Analisi penelitian ini menggunakan Uji Wilxocon Signed Rank Test. Hasil uji ststistic Nilai Asymp.Sig ( 2-tailed) 0,000 < nilai α (0,05) yang artinya Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Menoapuse di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong. Wanita perimenopause yang mengalami Hot Flashes untuk dapat melakukan Senam Aerobik Low Impact.
Modulasi Hormon Leptin Dan Ghrelin Oleh Berbagai Modalitas Latihan Fisik: Systematic Review Hardianto, Mochamad Risyad Ghifari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6925

Abstract

Latar Belakang: Regulasi nafsu makan dan homeostasis energi melibatkan leptin (hormon kenyang dari jaringan adiposa) dan ghrelin (hormon oreksigenik dari lambung), yang disregulasinya berkontribusi pada obesitas dan sindrom metabolik. Latihan fisik memodulasi hormon ini, tetapi temuan heterogen antar modalitas, durasi, dan populasi. Tujuan: Meninjau secara sistematis pengaruh berbagai modalitas latihan fisik terhadap kadar leptin dan ghrelin pada dewasa. Metode: Systematic review naratif mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan pencarian kerangka PICO di PubMed, Scopus, Web of Science, dan ScienceDirect. Populasi: dewasa ≥18 tahun (sehat, atlet, overweight/obesitas, kondisi metabolik/klinis). Sampel: lima studi intervensi (RCT/kuasi-eksperimental; n≈153 subjek). Instrumen: formulir ekstraksi data standar dan Cochrane Risk of Bias Tool. Analisis: sintesis naratif membandingkan perubahan hormonal. Hasil: Latihan kronik kombinasi aerobik-resistensi secara konsisten menurunkan leptin pada kelompok obesitas/sindrom metabolik; latihan aerobik akut intensitas tinggi menurunkan acylated ghrelin sementara (exercise-induced anorexia). Latihan kronik dengan penurunan berat badan meningkatkan ghrelin secara kompensatorik. Kesimpulan: Latihan fisik memodulasi leptin/ghrelin secara kontekstual berdasarkan jenis, durasi, dan karakteristik populasi, mendukung protokol kombinasi untuk pasien metabolik dengan monitoring ghrelin guna mengatasi kompensasi.