cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 3,430 Documents
Jami Al-Azhar: Sejarah, Sistem Pendidikan, Dan Kurikulum Pada Masa Dinasti Fatimiyah Partahian, Partahian; Harahap, Ahmad Muda; Parinduri , Handi Wijaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6927

Abstract

Jāmi‘ Al-Azhar is one of the most monumental legacies of Islamic civilization and remains the oldest continuously operating Islamic higher education institution in the world. This study aims to examine the history of Jāmi‘ Al-Azhar, the development of its educational system, and the dynamics of its curriculum during the Fatimid Dynasty. Using a library research method with a historical approach, this research analyzes various classical and contemporary sources related to the Fatimid period and the institutional development of Al-Azhar. The findings show that Jāmi‘ Al-Azhar was initially established as a mosque that functioned not only as a place of worship but also as a strategic instrument for disseminating the Ismaili Shi‘a doctrine under Fatimid rule. Over time, Al-Azhar underwent a significant transformation into a higher education institution with a structured learning system. Its curriculum integrated religious sciences (religious sciences) such as the Qur’an, hadith, fiqh, and theology with rational and general sciences (secular sciences), including philosophy, medicine, astronomy, mathematics, and logic. Teaching methods such as halaqah and scholarly discussions fostered a strong intellectual tradition. Despite the decline of the Fatimid Dynasty, Al-Azhar survived political changes and continued to play a crucial role in Islamic education. This study concludes that Jāmi‘ Al-Azhar represents a historical proof of the advanced educational foundations of Islam and its ability to adapt to changing times.
Analisis Hukum Penanganan Kekerasan Berbasis Gender Online dalam Perusahaan Media Hajriana, Hajriana; Saodana, Shafira; Zubaidah, Siti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6928

Abstract

Kekerasan berbasis gender online (KBGO) semakin menonjol dalam lingkungan kerja perusahaan media seiring intensifikasi produksi berita berbasis platform, keterpaparan pekerja media di ruang siber, dan meningkatnya serangan digital yang menarget identitas gender. Artikel ini menganalisis kerangka hukum penanganan KBGO dalam perusahaan media di Indonesia, dengan menempatkan UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) sebagai rujukan utama untuk kekerasan seksual berbasis elektronik, serta menguji keterkaitannya dengan UU Nomor 1 Tahun 2024 (Perubahan Kedua UU ITE), UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pers (Peraturan Dewan Pers 02/2024), dan modul SOP KBGO AMSI. Data institusional terbaru menunjukkan urgensi penguatan tata kelola: CATAHU Komnas Perempuan 2024 mencatat 445.502 kasus kekerasan terhadap perempuan dan tren peningkatan laporan KBGO; AJI Indonesia mendokumentasikan 73 kasus kekerasan terhadap jurnalis dan media sepanjang 2024; sementara riset AMSI–PR2Media menegaskan minimnya kebijakan tertulis dan SOP di perusahaan media. Dengan metode yuridis normatif, hasil kajian menunjukkan bahwa penanganan KBGO menuntut pendekatan multi-rezim (pidana, ketenagakerjaan, perlindungan data, dan tata kelola pers) serta SOP berperspektif korban yang menjamin kerahasiaan, non-retaliasi, pengamanan bukti digital, dukungan psikososial, dan pendampingan hukum. Artikel merekomendasikan desain SOP terpadu pencegahan–respons–pemulihan yang terintegrasi dengan kebijakan perlindungan data dan keselamatan kerja di perusahaan media, sekaligus menguatkan akuntabilitas organisasi dalam menjaga kebebasan pers dari efek pembungkaman di ruang digital.
Integrasi Literasi Ekonomi Dalam Kegiatan Market Day Untuk Menanamkan Kemandirian Dan Keterampilan Finansial Anak Usia Dini Di Tk Cerdas Sukorejo Kendal Kurniyah, Kurniyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6929

Abstract

This study aims to describe the implementation of economic literacy through Market Day activities in instilling independence and financial skills in early childhood students at TK Cerdas Sukorejo, Kendal. The research employs a qualitative phenomenological approach, with research subjects comprising teachers, students, and parents. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and subsequently analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the Market Day activity successfully serves as a contextual learning medium that teaches the concepts of buying and selling, money management, teamwork, and communication. Children demonstrated an increase in self-confidence, basic counting abilities, and an understanding of monetary value. Supporting factors for this activity include the active involvement of teachers and parents, while the constraint identified is the varying levels of children's understanding of the concept of monetary value. This study recommends the integration of economy-based activities from an early age using enjoyable and participatory methods.
Problematika Penggunaan Taspen Otentikasi Dalam Layanan Pembayaran Pensiun Mutmainah, Harni Asih; Khisan, Zariatul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6930

Abstract

Penelitian ini berfokus masalah pada problematika taspen otentikasi dalam layanan pembayaran pensiun. Masalah ini muncul karena ditemukan adanya beberapa bentuk penolakan terhadap pembaruan pembayaran digital dengan menggunakan aplikasi taspen otentikasi. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui problematika penggunaan taspen otentikasi dalam layanan pembayaran pensiun. Metode penelitian pada tulisan ini adalah metode kepustakaan, yaitu mengumpulkan data dari buku, jurnal, dan artikel. Hasil temuan kajian ini menunjukkan bahwa adanya bentuk penolakan terhadap pembaruan tersebut dengan beberapa faktor yang mempengaruhi, pertama kondisi jaringan, kedua prosesnya yang di anggap rumit, ketiga jarak waktu pelaksannya cukup lama, keempat adanya bentuk penolakan mutlak dari pensiunan itu sendiri. Dalam hal ini berdasarkan teori aguste comte maka kondisi tersebut masuk dalam tahap pemikiran manusia tahap kedua atau metafisis. Sedangkan diluar dari pada golongan tersebut di temukan juga para pensiunan yang menerima dengan baik adanya bentuk kebijakan pembaruan tersebut, ini artinya pada golongan ini tahap pemikiran telah mencapai pada tahap tertinggi atau tahap positif dimana segala bentuk pembaruan dapat diterima dan dipertimbangkan berdasarkan ilmu pengetahuan. Adapun upaya yang di lakukan pihak PT. Taspen sendiri adalah dengan memberikan wawasan para nasabah pensiun yang datang ke kantor terkait kendala yang kemungkinan terjadi pada saat penggunaan taspen otentikasi, memberitahu bahwa pelaksaan otentikasi tidak dibatasi waktu dalam rentan tanggal tertentu mengingat mayoritas pensiunan akan dominan melakukan otentikasi pada tgl 1, memberi contoh penggunaan aplikasi taspen otentikasi, mengingatkan bahwa jika 3 bulan berturut turut tidak melakukan otentikasi maka pembayaran pensiun akan di berhentikan karena di khawatirkan yang bersangkutan telah meninggal dunia dan dana pensiunan harus di limpahkan pada ahli waris yang berhak dan harus melapor pada pihak Taspen.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai Disiplin Dan Kepedulian Terhadap Kebersihan Lingkungan Hidup Al-Awwal, Muhammad Fikri Nafi’; Lukman, Syaiful
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6931

Abstract

This study aims to examine the role of Islamic Education teachers in instilling discipline and environmental cleanliness awareness among students. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings show that Islamic Education teachers play a strategic role not only in delivering religious material but also in shaping students’ character through daily habits, exemplary behavior, and integration of Islamic values related to cleanliness and discipline. Teachers consistently emphasize that cleanliness is part of faith and discipline reflects moral responsibility. These values are gradually internalized by students through routine activities such as maintaining classroom cleanliness, obeying school rules, and practicing environmentally friendly behavior. The study concludes that the teacher’s role as an educator, role model, and motivator significantly contributes to the formation of students’ disciplined character and environmental awareness
Perbedaan Hukum PKWT dan PKWTT Pasca UU Cipta Kerja: Analisis Yuridis Perlindungan Pekerja Rifa’i, Muhammad; Fakhrunnisaa, Venisia Wahda; Yusuf, Rifki; Putra, Tegar Harbriyana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6932

Abstract

Penelitian ini mempelajari perbedaan pengaturan antara Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) setelah implementasi Undang-Undang Cipta Kerja dengan pendekatan hukum normatif melalui kajian literatur terhadap UU Cipta Kerja, PP 35/2021, serta keputusan Pengadilan Hubungan Industrial. PKWT memiliki batas waktu selama 5 tahun dengan kemungkinan PHK secara otomatis dan kompensasi yang minim (Pasal 59 dan 61A), sedangkan PKWTT memberikan jaminan stabilitas pekerjaan lewat prosedur bipartit dan pesangon penuh (Pasal 156). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKWT lebih menguntungkan bagi pengusaha dengan tingkat fleksibilitas yang tinggi, namun berdampak pada penciptaan pekerja yang rawan dan kemiskinan struktural, berbeda dengan perlindungan yang lebih menyeluruh dalam PKWTT. Salah satu kelemahan utama dari PKWT adalah adanya celah untuk perpanjangan yang berulang dan kemudahan dalam melakukan PHK tanpa pesangon yang memadai. Disarankan agar PKWT dibatasi hingga maksimal 3 tahun, mengharuskan pesangon 1 bulan gaji, serta memperkuat pengawasan oleh Disnaker untuk mencapai keadilan distributif sesuai dengan UUD 1945 Pasal 28D ayat (2).
Pengaruh Pemberdayaan Psikologis pada Organizatinal Citizenship Behavior: Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Nurherawati; Ramdani Alfalah; Viska Putria Ananda; Mohamad Herdi Faizal; Teuku Dhani Al Ramdhani; Della Apriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan psikologis terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Fenomena perilaku ekstra-peran (OCB) menjadi krusial bagi efektivitas organisasi, namun peran kepuasan kerja sebagai pendorong utama masih sering diperdebatkan. Data dianalisis menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil uji hipotesis langsung menunjukkan bahwa pemberdayaan psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai path coefficient 0,521 dan t-statistics 5,425. Selain itu, pemberdayaan psikologis juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB dengan nilai path coefficient 0,402 dan t-statistics 3,719. Namun, penelitian ini menemukan bahwa kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap OCB, yang ditunjukkan dengan nilai t-statistics sebesar 0,988 dan p-value 0,324. Lebih lanjut, hasil uji hipotesis tidak langsung mengonfirmasi bahwa kepuasan kerja tidak terbukti memediasi pengaruh pemberdayaan psikologis terhadap OCB. Hal ini dibuktikan dengan nilai path coefficient yang rendah sebesar 0,044 dan nilai p-value 0,420 yang berada di atas ambang batas signifikansi 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberdayaan psikologis merupakan faktor pendorong langsung yang lebih kuat bagi munculnya perilaku OCB dibandingkan melalui perantara kepuasan kerja. Implikasi praktis bagi organisasi adalah perlunya fokus pada pemberian otonomi dan makna kerja untuk menstimulasi inisiatif sukarela karyawan.
Kampanye Digital Dalam Meningkatkan Citra Pemerintah Daerah Melalui Media Sosial Instagram @Kominfo.Oki Firna, Lira; Indasari, Fera; Pebriana, Rina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6934

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pemerintah daerah memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik dan pembentukan citra. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir (Diskominfo OKI) menggunakan Instagram @kominfo.oki sebagai media kampanye digital untuk menyampaikan informasi dan membangun citra positif pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi kampanye digital Diskominfo OKI serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, serta dianalisis menggunakan teori Excellence in Public Relations dengan model two-way symmetrical. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo OKI menyajikan konten informatif, edukatif, dan persuasif secara visual sesuai karakteristik audiens, memanfaatkan fitur Instagram seperti feed, story, dan reels. Faktor pendukung meliputi pemanfaatan teknologi digital, dukungan kelembagaan, dan meningkatnya penggunaan media sosial, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan SDM, waktu, dan konsistensi pengelolaan konten. secara umum kampanye digital ini berkontribusi dalam membentuk citra pemerintah daerah yang lebih terbuka, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Hubungan Profil Darah Rutin dengan Derajat Klinis Pasien DBD Anak Di RSUD Haji Makassar Tahun 2022 Mutmainnah S Patanggu; Henny Fauziah; Jelita Inayah Sari; Suci Aprianti; Abd Rahim Yunus
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6935

Abstract

Penyakit menular yang dikenal sebagai Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue dan menyebar melalui nyamuk Aedes aegypti. Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui bagaimana kadar hemoglobin, trombosit, leukosit, dan hematokrit berhubungan dengan tingkat keparahan klinis DBD pada anak-anak yang dirawat di RSUD Haji Makassar saat 2022, serta bagaimana kadar hematokrit dan trombosit saling berhubungan. Riset ini menggunakan desain studi potong lintang dan bersifat kuantitatif. Data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien digunakan dalam proses pengumpulan data. Trombosit, leukosit, hemoglobin, hematokrit, dan demam berdarah dengue merupakan variabel independen. Kami menggunakan uji chi-square untuk analisis bivariat dan uji univariat untuk data univariat. Riset ini menemukan korelasi yang signifikan secara statistik diantara kadar trombosit, leukosit, dan hematokrit dengan tingkat keparahan klinis DBD (p = 0,021, p = 0,004, dan p = 0,005, berturut-turut). Korelasi antara kadar hemoglobin dan tingkat keparahan klinis DBD tidak signifikan secara statistik (p = 0,684). Saat 2022, di RSUD Haji Makassar, terdapat korelasi yang signifikan secara statistik diantara kadar hematokrit dan trombosit pada anak dengan DBD (p = 0,001).
Etika Penanganan Perkara Yang Melibatkan Tokoh Publik: Tantangan Dalam Menjaga Netralitas Dan Interpendensi Darma, Dito Aditia; Gulo, Tomi Kusmanto; H, Abrich; Phona, Rijal Mahmuda; Munthe, Serdiani; Akbar, Fauzi Aulia; Barus , Dativa Dionisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6936

Abstract

Penanganan perkara yang melibatkan tokoh publik merupakan tantangan serius bagi aparat penegak hukum karena tingginya tekanan politik, sosial, dan opini publik yang berkembang melalui media massa dan media sosial. Kondisi ini berpotensi mengganggu objektivitas, netralitas, serta independensi dalam proses penegakan hukum apabila tidak diimbangi dengan integritas dan profesionalisme yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran etika, netralitas, dan independensi dalam penanganan perkara tokoh publik serta dampak pelanggaran terhadap kepercayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah dan sumber hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran etika dapat memicu korupsi peradilan, menurunkan kualitas putusan, serta merusak legitimasi institusi hukum. Selain itu, lemahnya netralitas dan independensi membuka peluang terjadinya intervensi politik dan konflik kepentingan dalam proses hukum. Oleh karena itu, penguatan kode etik, perlindungan terhadap independensi institusional, serta pembinaan profesionalisme aparat penegak hukum menjadi strategi utama dalam menjaga integritas sistem peradilan dan mempertahankan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.