cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,419 Documents
Pengaruh Pengalaman Magang Terhadap Kesiapan Kerja Melalui Motivasi Kerja Siswa SMK Program Keahlian MPLB di Surabaya Syaffina Elland Maharani; Triesninda Pahlevi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman magang terhadap kesiapan kerja melalui motivasi kerja pada siswa SMK program keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) di Surabaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 200 responden. Analisis data dilakukan dengan path analysis berbantuan SPSS dan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman magang berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja (H1), motivasi kerja (H2), dan kesiapan kerja melalui motivasi kerja sebagai mediator (H4). Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja (H3). Temuan ini mendukung teori kesiapan kerja Caballero et al. dan menekankan pentingnya pengalaman magang serta motivasi dalam mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja. Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi sekolah dan industri dalam meningkatkan kualitas program magang dan pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa) untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja.
Efektivitas Program Resiliensi Mental Bagi Perawat di Unit Perawatan Intensif: Pendekatan Kognitif dan Mindfulness-Based Intervention Abdullah; M. Agus Jabir; Baso Witman Adiaksa; Ira Kusumawaty; M. Khalid Fredy Saputra; Rezqiqah Aulia Rahmat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2589

Abstract

Perawat di Unit Perawatan Intensif (ICU) menghadapi tekanan psikologis tinggi yang dapat mempengaruhi resiliensi mental dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan resiliensi berbasis pendekatan kognitif dan mindfulness-based intervention (MBI) terhadap peningkatan resiliensi mental perawat ICU. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pretest-posttest kelompok kontrol. Sebanyak 40 perawat ICU dibagi dalam dua kelompok: intervensi (n=20) dan kontrol (n=20). Intervensi diberikan selama 6 minggu. Instrumen yang digunakan adalah Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor resiliensi pada kelompok intervensi dibanding kontrol (p<0,01). Intervensi kognitif dan mindfulness terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan mental perawat ICU. Diharapkan program ini dapat diintegrasikan ke dalam sistem pelatihan rutin keperawatan kritis.
Kompetensi Digital Perawat dalam Era Kesehatan 5.0: Tantangan, Peluang, dan Implikasi Terhadap Praktik Keperawatan Noyumala; Yona Sahalessy; Asrianto; Achmad Indra Awaluddin; Rizki Andita Noviar; Rahmat Pannyiwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2590

Abstract

Era Kesehatan 5.0 menandai perubahan besar dalam pelayanan kesehatan yang mengintegrasikan teknologi digital canggih, seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), big data, dan sistem informasi kesehatan. Dalam konteks ini, kompetensi digital perawat menjadi kunci utama dalam menjamin pelayanan yang efisien, aman, dan berorientasi pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi digital perawat di Indonesia, mengeksplorasi tantangan dan peluang yang mereka hadapi, serta implikasinya terhadap praktik keperawatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam pada 20 perawat dari berbagai institusi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesenjangan dalam adopsi teknologi digital, sebagian besar perawat memiliki sikap positif terhadap pemanfaatan teknologi dalam praktik. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pelatihan, infrastruktur teknologi yang belum merata, dan resistensi terhadap perubahan. Namun, terdapat peluang besar untuk peningkatan efisiensi, akurasi, dan keselamatan pasien melalui integrasi teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum berbasis digital dan pelatihan berkelanjutan bagi perawat agar mampu beradaptasi secara optimal dalam era Kesehatan 5.0.
Hubungan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Antibiotik Yang Rasional Di Kabupaten Brebes Dicky Bayu Setiyono; Muhammad Nurul Fadel; Muhammad Khudzaifi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2591

Abstract

Sabun Antibiotik merupakan obat yang digunakan dalam mengobati infeksi bakteri. Namun, penggunaan yang tidak tepat dan tidak berdasarkan anjuran medis dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan penggunaan antibiotik yang rasional di Kabupaten Brebes. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan teknik random sampling terhadap 100 responden yang pernah menggunakan antibiotik. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis secara deskriptif serta uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki pengetahuan yang baik (57%) dan penggunaan antibiotik yang cukup (81%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan penggunaan antibiotik (p = 0,006). Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi berkelanjutan dan pemahaman yang baik tentang antibiotik penting untuk mendorong penggunaan yang lebih rasional serta mengurangi risiko resistensi di masa depan.
Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Di Kota Surabaya (Studi Pada BPJS Kesehatan Cabang Surabaya Dan Unit Rawat Inap RS Islam Surabaya A. Yani) Husnul Hosida; Suci Megawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di BPJS Kesehatan Cabang Surabaya dan RS Islam Surabaya A. Yani dengan menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edwards III, (1980) yang mencakup empat variabel: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, yang terdiri atas pihak BPJS Kesehatan, manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, serta peserta JKN. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program JKN di Surabaya masih menghadapi sejumlah kendala. Pada aspek komunikasi, peserta masih banyak yang tidak memahami prosedur pelayanan dan sistem rujukan. Dari sisi sumber daya, terdapat kekurangan tenaga medis dan keterbatasan fasilitas, terutama saat jam pelayanan padat. Pada aspek disposisi, belum seluruh pelaksana memahami kebijakan secara menyeluruh, yang berdampak pada kualitas pelayanan. Sementara itu, pada aspek struktur birokrasi, proses klaim yang lambat dan ketidaksinkronan data antarunit menjadi hambatan utama
Kajian Motivasi Mahasiswa dalam Menentukan Arah Karir sebagai Tenaga Pendidik: Studi pada Program Studi Pendidikan Teknik Mesin UNP Muhammad Restu Alhamdi; Rifelino Rifelino; Febri Prasetya; Wanda Afnison
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau gambaran deskriptif dari motivasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Padang dalam memilih profesi guru sebagai pilihan karir. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena bahwa tidak semua mahasiswa program studi keguruan memiliki minat untuk menjadi pendidik, meskipun secara kurikulum mereka diarahkan ke arah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel terdiri dari 45 mahasiswa aktif angkatan 2020, 2021, dan 2022 yang telah mengikuti mata kuliah Praktik Lapangan Kependidikan (PLK), dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang terdiri dari 21 pernyataan untuk mengukur dimensi motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat motivasi yang tinggi untuk berkarir sebagai guru, dengan nilai rata-rata 62,31 dari skor maksimum 76. Motivasi terbesar muncul dari keinginan pribadi, kepuasan dalam mengajar, dan dukungan lingkungan seperti keluarga. Namun, sebagian kecil mahasiswa masih menunjukkan ketertarikan profesi lain selain karir di bidang pendidikan, seperti bekerja di industri,berwirausaha, atau bekerja di sektor lain selain dari tujuan pendidikan teknik. Kesimpulannya, motivasi berperan signifikan dalam keputusan mahasiswa untuk memilih karir sebagai guru. Temuan ini menjadi penting bagi institusi pendidikan untuk memperkuat pembinaan karir dan pengembangan profesional bagi calon guru, khususnya di bidang pendidikan teknik.
Pengaruh Motivasi Belajar dan Pengalaman Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) terhadap Kesiapan Karir Menjadi Guru melalui Efikasi Diri sebagai Variabel Mediasi pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Cahyani Fitriyah; Choirul Nikmah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2596

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan tenaga guru yang mencapai 1.312.759 pada tahun 2023 mengindikasikan kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan guru profesional, namun tidak semua mahasiswa kependidikan berminat menekuni profesi tersebut. Data studi pendahuluan menunjukkan hanya 30,6% mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2021 FEB UNESA siap berkarir sebagai guru setelah menyelesaikan program PLP. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi belajar dan pengalaman Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) terhadap kesiapan karir menjadi guru melalui efikasi diri sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran. Metode: Penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif melibatkan 82 mahasiswa program studi Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2021 FEB UNESA sebagai populasi penelitian dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dengan skala Likert 1-5 dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS versi 4. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar berpengaruh positif signifikan terhadap efikasi diri (β=0,561; p=0,000) dan kesiapan karir (β=0,473; p=0,000). Pengalaman PLP berpengaruh positif signifikan terhadap efikasi diri (β=0,239; p=0,004) dan kesiapan karir (β=0,379; p=0,000). Efikasi diri berpengaruh positif signifikan terhadap kesiapan karir (β=0,205; p=0,004). Model menunjukkan kemampuan prediksi kuat dengan R-Square kesiapan karir 76,4%. Kesimpulan dan Saran: Penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dan pengalaman Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan karir mahasiswa menjadi guru, baik secara langsung maupun melalui efikasi diri sebagai variabel mediasi. Efikasi diri terbukti berperan sebagai faktor internal penting yang memperkuat hubungan antara dorongan belajar dan pengalaman PLP terhadap kesiapan profesional menjadi guru.
Enhancing Teacher Competence in English Language Teaching Using the Deep Learning Approach Devi Nurhastuti; Ape Segenil; Iin Inayah Ma’sum
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2597

Abstract

Teacher competence is crucial for effective learning, particularly in English language teaching. In response to 21st-century educational demands, the deep learning approach has emerged as a strategy to improve teaching quality by emphasizing conceptual understanding, critical thinking, reflection, and real-world application. Within the educational sphere, deep learning fosters meaningful, mindful, and joyful learning experiences—elements that are vital for both student engagement and teacher development. This study employs a literature review to examine the relationship between deep learning and teacher competence improvement in English instruction. Analysis of scholarly sources shows that effective implementation requires teachers to be creative in lesson planning, enhance pedagogical skills, and strengthen professionalism. Additionally, this approach supports reflective teaching and higher-order thinking skills essential for language instruction. Overall, deep learning not only enhances student outcomes but also significantly contributes to developing comprehensive teacher competence.
Implementasi Nilai Toleransi dalam Pembelajaran Pelajaran Agama Islam di Sekolah Multikultural alam persfektif wahdatul ulum Nazri Adlani Harahap; Haidar Putra Daulay; Zaini Dahlan; Laila Fathimah; Viona Miftahuljannah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai toleransi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah multikultural berdasarkan perspektif Wahdatul Ulum. Lokasi penelitian adalah SMP Negeri 10210967 Medan, yang memiliki jumlah siswa beragama Kristen sebanyak 554 orang dan siswa beragama Islam sebanyak 500 orang. Keberagaman tersebut menjadikan sekolah ini sebagai miniatur masyarakat Indonesia yang plural, sehingga memerlukan strategi pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai toleransi sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Proses pengumpulan data dilakukan secara intensif untuk menggali praktik nyata penerapan toleransi di lingkungan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI tidak hanya berfokus pada penyampaian materi ajar, tetapi juga berperan sebagai teladan dalam membimbing siswa untuk memahami pentingnya sikap saling menghargai perbedaan agama. Strategi pembelajaran yang digunakan meliputi pendekatan inklusif yang mendorong interaksi aktif antar siswa, penanaman nilai rahmatan lil ‘alamin sebagai dasar kasih sayang universal, serta penggunaan metode dialogis untuk membangun komunikasi yang terbuka dan penuh rasa hormat. Selain itu, dukungan pihak sekolah melalui program-program penunjang turut memperkuat terciptanya budaya toleransi di lingkungan sekolah. Perspektif Wahdatul Ulum memberikan landasan filosofis bahwa kesatuan antara ilmu agama dan pengetahuan sosial harus diinternalisasikan secara harmonis agar dapat membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan hidup berdampingan secara damai. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah-sekolah multikultural lainnya dalam mengembangkan pembelajaran PAI yang kontekstual dan relevan dengan dinamika masyarakat plural.
Peran E-Skills Pada Pustakawan Milenial dalam Upaya Mendukung Literasi Kesehatan Lasenta Adriyana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2599

Abstract

Tujuan penelitian. Muncul stigma bahwa adanya sebuah kesenjangan antara pengguna akses internet, serta mereka yang kurang ahli dalam menghadapi seluk beluk mengakses teknologi. Merupakan sebuah konsep kesenjangan digital dimana di titik tersebut bukan lagi fenomena sosial baru, meskipun ada fokus pada teknologi yang relatif lebih modern. Inilah mengapa diperkirakan hal tersebut akan terjadi, melihat semakin bertambah cakupan sebagai penggunaan internet terus menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Tetapi inilah yang mempengaruhi lembaga seperti perpustakaan sebagai evolusi sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Seiring dengan meningkatnya pendidikan tinggi yang terlibat dalam pembelajaran berbasis internet, sdm perpustakaan perlu menjaga, mempertahankan dan bahkan meningkatkan kegiatan digital literacy melalui e-skill yang dimiliki. Perpustakaan yang aware akan hal tersebut sudah tentu akan melakukan re-generasi. Dengan adanya pustakawan milenial yang menyadari bahwa user saat ini merupakan generasi z dan alfa yang erat hubungannya dengan teknologi terutama dalam mendapatkan informasi seputar kesehatan. Hal ini menjadi penting karena banyak informasi kesehatan yang berkembang dan kontemporer sehingga kemudahan dan ketepatan informasi menjadi bagian penting dalam literasi kesehatan bagi user. Sehingga dalam penelitian ini akan digali bagaimanakah kompetensi pustakawan milenial dalam menerapkan e-skill untuk merubah perpustakaan menjadi lebih dekat dan menguasai teknologi pada industry 4.0. Metode. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan analisis deskriptif untuk mengetahui gambaran e-skill pustakawan dalam mendukung user mendapatkan informasi literasi kesehatan yang relevan sesuai kebutuhannya. Hasil. Hasil penelitian menunjukan bahwa pustakawan milenial 90% memerlukan dukungan dalam menambah e-skill mereka untuk meendukung kemudahan user dalam mendapatkan literasi kesehatan yang mudah dan akurat. Kesimpulan. Pustakawan milenial lebih mudah dalam menggunakan teknologi dan memiliki e-skill yang baik dalam mendukng kemudahan user mendapatkan literasi kesehatan