cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,419 Documents
Efektifitas Program Edukasi PHBS untuk Mengurangi Risiko ISPA di Lingkungan Sekolah Dasar Sahriana; Selin Dwi Astrida; Zulkarnain
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2567

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang umum menyerang anak usia sekolah dasar, terutama akibat rendahnya kesadaran terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program edukasi PHBS dalam mengurangi risiko ISPA pada siswa SDN 44 Buttu, Kelurahan Tande. Penelitian menggunakan desain pretest-posttest tanpa kelompok kontrol dengan 35 siswa kelas IV dan V sebagai subjek. Program edukasi dilaksanakan selama 2 minggu melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi cuci tangan, serta media edukatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik PHBS. Edukasi PHBS terbukti efektif dan disarankan untuk diterapkan secara berkelanjutan sebagai upaya preventif di sekolah dasar. Kata Kunci : PHBS, ISPA, edukasi kesehatan, sekolah dasar
Arahan Zonasi Aktivitas Wisata Di Sempadan Sungai Bolango Afivah Virgiani Putri Sadrach; La Ode Juni Akbar; Sri Rahayu Ayuba; Bambang Djau
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2568

Abstract

Tujuan penelitian yaitu menentukan arahan zonasi sempadan sungai Bolango yang dapat digunakan untuk aktivitas wisata. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi. Jenis penelitian deskriptif kualitatif menggunakan analisis stakeholder yaitu pemetaan dan pemahaman kekuasaan, posisi dan sudut pandang dari para stakeholder yang memiliki kepentingan dalam pembuatan kebijakan, atau mereka yang dipengaruhi oleh kebijakan tersebut serta menjadi bagian dari kebijakan dan analisis spasial untuk menentukan arahan zonasi pola ruang berdasarkan hasil skoring dan pembobotan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) berupa metode overlay. Berdasarkan matriks ITBX berhasil mengidentifikasi arahan zonasi aktivitas wisata di sempadan Sungai Bolango dengan mempertimbangkan aspek regulasi, lingkungan, dan sosial-ekonomi. Berdasarkan analisis stakeholder, ditemukan bahwa aktivitas wisata harus disesuaikan dengan ketentuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2011 tentang Sungai, yang melarang pembangunan permanen di sempadan sungai. Persepsi stakeholder bervariasi, di mana pemerintah menekankan kepatuhan terhadap regulasi, akademisi dan LSM lebih berfokus pada dampak lingkungan, sementara masyarakat lokal dan pelaku usaha cenderung mendukung aktivitas yang meningkatkan pendapatan. Hasil analisis menggunakan matriks ITBX menunjukkan bahwa aktivitas seperti fotografi dan piknik dapat diizinkan secara penuh (I), sedangkan river tubing dan arung jeram diizinkan dengan pembatasan (T) atau syarat tertentu (B), seperti pengawasan keselamatan dan mitigasi dampak lingkungan. Sementara itu, aktivitas berisiko tinggi seperti snorkeling dan pembangunan cottage/villa tidak diizinkan (X) karena ketidaksesuaian dengan kondisi sungai dan potensi kerusakan ekosistem.
Hubungan Sistem Shift Perawat dan Kesalahan Medik di RSUD Rantauprapat Riyan Agus Faisal; Rani Darma Sakti Tanjung; Riszki Fadillah; Nabila Keysa Erianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2570

Abstract

Kesalahan medik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan rumah sakit, khususnya yang melibatkan tenaga keperawatan. Shift kerja perawat, terutama pada shift malam, sering dikaitkan dengan peningkatan risiko kesalahan medik akibat kelelahan, stres kerja, dan penurunan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sistem shift kerja perawat dengan kejadian kesalahan medik di RSUD Rantauprapat. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 perawat yang bekerja di instalasi rawat inap dan diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi kejadian kesalahan medik, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 100 perawat, sebanyak 40% pernah melakukan kesalahan medik. Distribusi kesalahan paling banyak terjadi pada shift malam (66%), diikuti shift pagi (35%) dan shift sore (20%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara shift kerja dan kesalahan medik (p = 0,0004). Faktor-faktor penyebab kesalahan medik pada shift malam antara lain adalah kelelahan, tingginya beban kerja, dan kurangnya pengawasan. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi manajemen shift untuk menurunkan risiko kesalahan medik, seperti rotasi shift yang lebih seimbang, pelatihan manajemen kelelahan, serta peningkatan jumlah staf dan pengawasan pada shift malam.
Kampanye Visual Antistuanting Untuk Balita Melalui Infografis Instagram di Labuhan Batu Nana Erika; Halimah Tusyadiah Harahap; Nadya Fitriani; Indah Kumala Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2571

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia, khususnya pada balita. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi, pola asuh, dan pencegahan stunting merupakan salah satu penyebab utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kampanye visual antistunting melalui infografis Instagram terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita di Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian menggunakan metode pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 100 ibu balita yang aktif menggunakan Instagram dan berdomisili di wilayah tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner online sebelum dan sesudah kampanye, serta data keterlibatan pengguna (engagement) seperti jumlah like, komentar, dan share. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 56,4 (pre-test) menjadi 78,2 (post-test). Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa kampanye visual melalui infografis efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai stunting. Tema infografis “Ciri-ciri Anak Stunting” dan “Menu MPASI Bergizi” memperoleh tingkat engagement tertinggi, menunjukkan bahwa konten yang bersifat aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari lebih diminati. Platform Instagram terbukti menjadi media edukasi yang efektif untuk menjangkau ibu muda yang merupakan pengguna aktif media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kampanye visual digital berbasis media sosial dapat menjadi strategi alternatif dalam edukasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting pada balita.
Evaluasi Kebijakan Sistem Rujukan Berjenjang Dalam Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia Supriati Supriati; Fitriyani Nasution; Rika Handayani; Suci Ardia Ningsi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2572

Abstract

Sistem rujukan berjenjang dalam pelayanan kesehatan primer di Indonesia merupakan salah satu kebijakan penting yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Kebijakan ini mengharuskan pasien untuk mendapatkan perawatan pertama di fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, dan hanya dirujuk ke rumah sakit apabila memerlukan penanganan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi sistem rujukan berjenjang, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan mixed-method, yang menggabungkan analisis kuantitatif melalui survei terhadap tenaga medis dan pasien, serta analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengelola fasilitas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rujukan berjenjang memiliki dampak positif terhadap kualitas pelayanan kesehatan, seperti peningkatan aksesibilitas dan efisiensi penggunaan sumber daya. Namun, beberapa tantangan masih ada, seperti keterbatasan infrastruktur, kekurangan tenaga medis terlatih, serta masalah koordinasi antar fasilitas kesehatan. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan infrastruktur puskesmas, pelatihan tenaga medis, dan pengembangan sistem informasi kesehatan yang lebih baik untuk mengoptimalkan implementasi sistem rujukan berjenjang. Dengan adanya perbaikan tersebut, diharapkan sistem rujukan berjenjang dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia
Korelasi Antara Pola Tidur Dan Konsentrasi Belajar Peserta Didik Di SMA Tunas Gajah Mada Medan Muhammad Ilham; Nurhadida Nasution
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2573

Abstract

Pola tidur memiliki peran yang sangat penting bagi Peserta didik sekolah Menengah Atas karena berpengaruh terhadap perkembangan, pertumbuhan, serta produktivitas dalam belajar. Jika siswa mengalami kantuk, kelelahan, atau gangguan pikiran, maka konsentrasi belajar mereka akan terganggu. Pola tidur yang tidak teratur dapat menyebabkan menurunnya tingkat konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 65 responden yang terdiri dari siswa kelas XI dan XII di SMA Tunas Gajah Mada . Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 26 for Windows. Pengujian statistik dilakukan dengan Uji Chi-Square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 31 siswa (50,8%) memiliki pola tidur yang kurang baik, sementara 34 siswa (52,3%) mengalami tingkat konsentrasi belajar yang rendah. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola tidur dan konsentrasi belajar siswa di SMA Tunas Gajah Mada, dengan nilai P-Value 0,001 < 0,05.
Tinjauan Hukum Pidana terhadap Tindak Penyerobotan Tanah, Studi Kasus di Dukuh Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus Rochmad Rochmad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2574

Abstract

Penyerobotan tanah merupakan permasalahan hukum yang sering terjadi di Indonesia, terutama di wilayah dengan sistem administrasi pertanahan yang masih lemah. Penelitian ini mengkaji kasus penyerobotan tanah di Dukuh Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, berdasarkan pengalaman magang penulis di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perwadi Kudus. Kasus ini melibatkan Sujad sebagai pemilik tanah dan Parjo sebagai pembeli yang diduga melakukan penyerobotan terhadap tanah seluas 600 m². Dengan pendekatan yuridis empiris, penelitian ini menganalisis unsur-unsur tindak pidana penyerobotan tanah berdasarkan Pasal 385 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), proses penyelesaian hukum oleh LBH, serta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menunjukkan bahwa lemahnya kesadaran hukum masyarakat dan kurangnya dokumen tertulis dalam transaksi tanah menjadi pemicu utama konflik.
Linking Organizational Culture, Leadership Style, and Motivation to Employee Performance: A Strategic HRM Perspective Kahar; A Nur Achsanuddin UA; Ismail Rasulong; Rahayu Japar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2575

Abstract

This study explores the influence of motivation, organizational culture, and leadership style on employee performance within the context of PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Witel Makassar. The objective is to understand how these human resource factors interact to shape individual productivity in a state-owned enterprise operating in a competitive and technologically dynamic sector. Employing a quantitative research design, data were collected through a structured questionnaire distributed to 92 employees, and analyzed using multiple linear regression to determine the significance and strength of the relationships among variables. The results reveal that motivation has the most substantial and statistically significant impact on employee performance, followed by organizational culture, while leadership style contributes positively but with weaker statistical relevance. These findings affirm that a performance management system centered on motivational drivers and culturally aligned practices can generate higher productivity and job satisfaction. The study also highlights the importance of leadership behaviors that support communal values, especially in the Indonesian context. Overall, this research contributes to the growing literature on strategic human resource management by offering empirical insights relevant to Southeast Asian enterprises. It emphasizes the need for integrated and context-sensitive HR practices to enhance employee outcomes in service-based industries.
Peran Kader Posyandu Dalam Meningkatan Status Gizi Balita Dan Pencegahan Stanting Pada Balita, Serta Mengedukasi Gizi Pada Ibu Hamil (Studi Kasus Posyandu Percut Sei Tuan) Khairunnisa Ritonga; Putri Nurhida Harahap; Putra Apriadi Siregar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2578

Abstract

This study examines the role of Posyandu cadres in improving the nutritional status of toddlers and educating pregnant women in Percut Sei Tuan District. With a descriptive qualitative approach, the study involved cadres, pregnant women, mothers of toddlers, and health workers as informants. The results showed that cadres were active in growth monitoring, nutrition counseling, and pregnancy checks, with the support of KKN students. The main obstacles were limited facilities, minimal training, low community participation, and workload without incentives. The study emphasized the need for systematic support from the government and the community to optimize the role of Posyandu cadres
Perancangan Interior Jakarta Creative Hub Bergaya Urban Pop-Art Daffa Farras Dienputra; Erina Wiyono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2579

Abstract

This design is based on the rampant public interest in the science of the creative industry. However, the community's enthusiasm is not directly proportional to the facilities to accommodate creative industry activities. One of the facilities that can be developed to accommodate these activities is a co-working space. Jakarta itself has a co-working space that can be used for activities. However, there are still many people who do not know this facility, so the Jakarta Creative Hub as a government asset cannot develop further. This design uses a qualitative approach with a case study method, where data is obtained from user observations in similar places. Through these problems, Jakarta Creative Hub will be relocated to Arkadia Green Park which is easier to reach and designed with the concept of growing space and collaborative area in urban pop-art style to facilitate and accommodate people who need space to create and work.