cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Dinamika Komunikasi Antarbudaya Desa Wisata Ende di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah Ida Ayu Sutarini; Novita Maulida; Najamuddin Amy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.3305

Abstract

Pariwisata di Indonesia, sebagai salah satu sektor yang digalakkan oleh pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, mengalami perkembangan pesat melalui program “Bali Baru” yang bertujuan untuk meratakan sektor pariwisata di berbagai wilayah. Desa wisata menjadi salah satu konsep yang diadaptasi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk memperkenalkan wisata alam dan keberagaman budaya Indonesia. Namun, keberadaan industri pariwisata ini menghadirkan tantangan baru, terutama terkait dengan pelestarian budaya lokal yang dipengaruhi oleh pengaruh budaya asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur sosial dan budaya yang mempengaruhi komunikasi antarbudaya di Desa Wisata Ende, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, serta mengidentifikasi solusi untuk meningkatkan kualitas komunikasi antarbudaya antara masyarakat lokal dan wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara semi-terstruktur dan analisis data dengan teknik pengkodean deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur sosial dan budaya, seperti kepercayaan, nilai budaya, bahasa, pola berpikir, dan perilaku nonverbal, berperan penting dalam membentuk dinamika komunikasi antarbudaya di Desa Ende. Meskipun Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa penghubung, keterbatasan kemampuan bahasa asing menjadi hambatan utama dalam komunikasi dengan wisatawan mancanegara. Untuk meningkatkan komunikasi antarbudaya, solusi yang disarankan antara lain: pelatihan bahasa asing, peningkatan kesadaran budaya bagi wisatawan, pemanfaatan teknologi, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan pariwisata. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengalaman wisata dan mendukung pariwisata di Desa Wisata Ende.
Identification Of Physical, Chemical and Microbiological Quality Of Snacks In Smart Park Samarinda City Sri Evi Newyearsi Pangadongan; Apriyani; Istiarto; Iwan Harwidian Maharismas; Anisa Dinah; Steven
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3306

Abstract

Street food, according to the Food and Agriculture Organization (2019), is food and beverages served in containers sold on the side of the road or other places, which have been prepared or cooked at home or at the place of sale. Problems related to the use of food additives are one component of various nutritional problems in society, in addition to problems related to food shortages, poor handling, and processing. With the increasing enthusiasm of producers in producing food products that have high selling value, the use of food additives has increased. Research Objective. This study aims to identify the content of hazardous food additives (formalin, methanyl yellow, borax, rhodamine, and coliform bacteria contamination) in fast food around the Taman Cerdas area. Methods. This type of research is quantitative, using a pre-research design, the one-shot case study, with an analytic approach. The samples in this study were pentol, yellow wet noodles, otak-otak, and sauce sold in the Smart Park area of Samarinda City. Results. After observing 8 samples of snacks from physical quality, namely color, texture, and aroma, and the results of chemical quality tests, the results of the snacks were safe for consumption, while the results of the microbiological test found 7 samples of snacks were contaminated with coliform bacteria and 1 sample of snacks was not contaminated with coliform bacteria. Conclusion. Snacks in the Smart Park area of Samarinda City are physically and chemically safe because they do not contain hazardous materials. However, microbiological test results showed that 7 out of 8 samples were contaminated with coliform bacteria. This condition makes snacks not meet the standards of PMK No. 2 of 2023 and is at risk of causing digestive diseases, so it is hoped that the results of this study can be followed up by traders to maintain the importance of sanitation in serving snacks so that the snacks avoid contamination with coliform bacteria. Keywords: Snack Food, Physical Quality, Chemical Quality, Microbiological Quality
Formulasi Dan Uji Efektivitas Sediaan Patch Ekstrak Etanol 96% Daun Pandan Wangi (Pandanus Amarillyfolius Roxb.) Sebagai Repellent Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti Laila Muarifah; Hasriyani Hasriyani; Fahrudin Arif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3307

Abstract

Repellent patch adalah salah satu inovasi sediaan repellent penolak nyamuk dalam bentuk stiker atau tempelan, yang dapat ditempelkan pada pakaian atau kulit. Produk repellent umumnya mengandung senyawa kimia DEET (N,N-diethyl-meta-toluamide) yang tidak baik bagi kesehatan, sehingga diperlukan alternatif lain yang lebih aman namun tetap efektif. Salah satu tanaman yang memiliki efek repellent adalah daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.). Daun pandan wangi di esktraksi menggunakan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi. Ekstrak yang didapatkan di uji skrining fitokimia senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan di formulasikan dalam bentuk sediaan patch dengan variasi konsentrasi 25%, 30%, dan 35%. Sediaan patch yang dihasilkan diuji efektivitasnya terhadap nyamuk dan dievaluasi fisik sediaan meliputi uji organoleptis, pH, keseragaman bobot, ketebalan patch, kelembaban, dan daya tahan lipat. Hasil penelitian menunjukkan semua formula telah memenuhi paramenter mutu fisik. Patch dengan konsentrasi 35% memiliki daya tolak tertinggi sebesar 67,11% pada menit ke-10. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan pada uji keseragaman bobot dan daya tahan lipat (P < 0,05), sementara pada uji kelembaban tidak terdapat perbedaan signifikan yaitu 0,405 (P > 0,05).
Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Menggunakan Media Motion Graphic Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Mengenai Sindrom Metabolik Pada Karyawan Hotel Grand Kartika Samarinda Ahsani Kafiati; Ratnawati Ratnawati; Kurniati Dwi Utami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3308

Abstract

Sindrom metabolik merupakan kumpulan faktor risiko penyakit tidak menular yaitu obesitas sentral, hipertensi, kadar trigliserida tinggi, kolesterol baik (HDL) rendah, dan resistensi insulin. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner, stroke, serta diabetes melitus tipe 2 yang dapat menurunkan kualitas hidup dan produktivitas kerja. Pengetahuan dan sikap yang baik sangat penting dibutuhkan untuk mencegah sindrom metabolik sejak dini, terutama pada kelompok usia produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi menggunakan media motion graphic terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap karyawan mengenai sindrom metabolik. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sebanyak 33 responden mengikuti pretest, mendapatkan intervensi berupa edukasi gizi melalui video motion graphic yang berisi informasi visual, animasi, dan narasi singkat mengenai sindrom metabolik, lalu dilanjutkan dengan post-test. Materi edukasi mencakup faktor risiko, pencegahan, pola makan sehat, dan pentingnya aktivitas fisik. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah edukasi. Pengetahuan meningkat dari rata-rata 53.73 menjadi 85.64, sedangkan sikap meningkat dari kategori cukup (75.8%) menjadi kategori baik (97%). Nilai p-value untuk pengetahuan dan sikap sama-sama 0.00 < α=0.05. Temuan ini membuktikan bahwa media motion graphic efektif sebagai sarana edukasi gizi yang menarik, interaktif, mudah diakses, dan mudah dipahami untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta motivasi dalam mencegah sindrom metabolik di lingkungan kerja.
Efektivitas Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Dalam Meningkatkan Minat Masyarakat Untuk Melanjutkan Studi Di Universitas Bina Taruna Gorontalo Rahmad Dandi Tuadingo; Ellys Rachman; Lisda Van Gobel
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Efektivitas Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dalam meningkatkan minat masyarakat untuk melanjutkan studi di Universitas Bina Taruna Gorontalo. Fokus utama dari penelitian ini adalah pembentukan unit/bidang promosi, peningkatan promosi, dan keterlibatan alumni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Penelitian ini melibatkan pihak-pihak terkait dalam penerimaan mahasiswa baru, termasuk staf pengelola, mahasiswa, dan alumni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Universitas Bina Taruna Gorontalo belum memiliki unit atau bidang promosi khusus yang secara efektif mengelola dan mempromosikan penerimaan mahasiswa baru. Pembentukan UPMB sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas dan sistematisasi proses penerimaan mahasiswa baru. Meskipun strategi promosi yang menggunakan direct marketing dan media digital sudah dilaksanakan, efektivitas promosi digital perlu ditingkatkan, terutama dalam hal penyajian konten yang lebih menarik dan mudah diakses oleh calon mahasiswa di berbagai daerah. Keterlibatan alumni juga sangat penting, karena mereka dapat membantu membangun citra positif universitas dan memperluas jaringan informasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pemetaan wilayah secara sistematis dengan mempertimbangkan potensi daerah dan akses informasi. Daerah dengan tingkat literasi pendidikan rendah, seperti Posigadan dan beberapa wilayah Sulawesi Tengah dan Utara, perlu menjadi prioritas dalam program sosialisasi langsung. Pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik lokal akan meningkatkan efektivitas promosi dan memperluas jangkauan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Bina Taruna Gorontalo.
Peran Pemerintah Desa Dalam Mendukung Budaya Kearifan Lokal Masyarakat Jawa Tondano (Jaton) Di Desa Yosonegoro Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo Meilan Antu; Yahya Antu; Jusrin Kadir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah desa dalam mendukung pelestarian kearifan lokal masyarakat Jawa Tondano (Jaton) di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun melalui nilai, norma, dan tradisi menghadapi tantangan serius akibat arus modernisasi dan globalisasi yang berpotensi melemahkan identitas budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik dan kebijakan pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Yosonegoro memiliki tiga peran strategis, yaitu sebagai regulator melalui penyusunan aturan lokal yang mendukung pelestarian budaya; sebagai fasilitator dengan menyediakan sarana seperti balai budaya, peralatan kesenian, serta dukungan festival; dan sebagai dinamisator yang mendorong partisipasi masyarakat melalui perlombaan serta kegiatan sosialisasi budaya. Meski demikian, peran tersebut masih dihadapkan pada sejumlah kendala, antara lain lemahnya penegakan aturan, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten seperti pelatih budaya, serta rendahnya minat generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan budaya, termasuk lomba pidato bahasa Jaton. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pelestarian kearifan lokal sangat ditentukan oleh konsistensi peran pemerintah desa dan kesadaran masyarakat dalam melestarikan identitas budaya Jaton lintas generasi.
Formulasi Dan Uji Stabilitas Lotion Kombinasi Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea Canephora) Dan Minyak Kelapa (Cocos Nucifera) Riza Dwiningrum; Diah Kartika Putri; Afi Sania Rosanti; Khairunisa Azzahra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3316

Abstract

Paparan sinar matahari berlebih dapat memicu pembentukan radikal bebas yang berdampak negatif terhadap kesehatan kulit, seperti penuaan dini, kulit kering, hingga risiko kanker kulit. Proteksi terhadap kerusakan tersebut dapat dilakukan melalui penggunaan antioksidan alami. Biji kopi robusta (Coffea canephora) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid, dan saponin yang bersifat antioksidan, sedangkan minyak kelapa (Cocos nucifera) memiliki efek emolien untuk menjaga kelembapan kulit. Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan merumuskan sediaan lotion berbasis kombinasi ekstrak biji kopi robusta dan minyak kelapa serta mengevaluasi mutu fisik dan stabilitasnya. Tiga formula diuji, yaitu F1 (4%:2%), F2 (6%:3%), dan F3 (8%:4%). Evaluasi meliputi organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar, viskositas, dan stabilitas selama 14 hari penyimpanan pada suhu ruang. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi kriteria mutu fisik awal sesuai SNI 16-4399-1996. Variasi konsentrasi ekstrak dan minyak kelapa tidak berpengaruh signifikan terhadap mutu fisik sediaan, namun konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi cenderung menurunkan stabilitas warna akibat oksidasi senyawa aktif. Formula F1 dipilih sebagai yang paling baik karena menunjukkan kestabilan fisik paling konsisten, tidak mengalami perubahan warna selama penyimpanan, serta memiliki daya sebar dan viskositas yang berada dalam rentang standar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi konsentrasi ekstrak biji kopi robusta 4% dan minyak kelapa 2% merupakan formulasi yang optimal berdasarkan uji mutu fisik dan stabilitas.
Model Prediksi Ketinggian Air Disemua Pintu Muka Air Sungai Ciliwung Dengan Menggunakan Metode Long Short-Term Memory Moh Hasyimi; Lifatin Nada; Feri Zain
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3317

Abstract

Ketinggian air sangat besar efeknya untuk pertimbangan seperti pembangunan, kehidupan sosial, ekonomi, kesehatan, bahkan terhadap infrastrukter dan lainnya. Ketinggian air juga menjadi pertimbangan membuat keputusan berbagai hal yang akan diambil dan dilakukan. Memprediksi ketinggian permukaan air sungai Ciliwung menggunakan data time series dengan memamfaatkan mesin learning adalah solusi yang bisa diambil dengan tujuan membuat model prediksi menggunakan algoritma Long Short-Term Memory (LSTM) dengan optimasi Adam memberikan informasi 10 menit sekali selama 24 jam. Hasil menunjukkan keberhasilan dalam membuat model prediksi ketinggian permukaan air sungai Ciliwung, namun hasil juga menunjukkan bahwa satu jenis data belum bisa dijadikan acuan secara akurat. Evaluasi nilai MSE sebesar 3620.69 dengan 6.829 data latih 1467.35 untuk 2.845 data uji dengan total data 9.963. Metode ini terbukti bekerja dengan baik walaupun menggunakan data yang kurang variatif. Hasil loss dan akurasi prediksi terbukti berhasil namun tidak dianjurkan digunakan sebagai acuan utama membuat keputusan tereakit ketinggian air sungai Ciliwung.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pelayanan Rawat Jalan Terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Umum Daerah Jatisampurna Bekasi Muhammad Yaska Zharfan; Aswin Naldi Sahim; Zaharuddin Zaharuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3321

Abstract

The purpose of this study is to determine what factors influence Outpatient Services on the Use of Electronic Medical Records at Jatisampurna Hospital. The method used is a quantitative research method with descriptive. The sampling technique with total sampling from employees of Jatisampurna Hospital, especially in the outpatient service section, is 40 respondents and the data analysis technique uses a multivariate analysis technique using the SEM-PLS application. Based on the multivariate analysis obtained, the hypothesis states that the use of EMR as a full moderator variable has a positive effect on outpatient services at Jatisampurna Hospital with a p-value of 0.047. HR also significantly influences outpatient services at Jatisampurna Hospital with a p-value of 0.017. Based on the perception of respondents at Jatisampurna Hospital, HR and the use of EMR are in the fairly good category. There are strong and significant implications of HR in improving outpatient services, as well as the use of EMR has a large and significant influence on outpatient services.
Pengaruh Motivasi, Budaya Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Vendor Cartertag.Id Annisa Novitalia Ismail; Harries Madiistriyatno; Eddy Hermawan Hasudungan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3322

Abstract

The objectives of this study: 1) To find out the influence of motivation on vendor employees Cartertag.Id 2) to find out the organizational culture on vendor employees Cartertag.Id 3) to find out the influence of work discipline on vendor employees Cartertag.Id 4) This research is a quantitative research, descriptive and associative type. The population in this study is Cartertag.Id Vendor Employees. The sampling technique used was a sample using Random Sampling, a sample of 30 Employees at the Vendor Cartertag.Id as respondents in this study. Results in this study: 1) There is an effect of Motivation on Employee Performance, it is proven that the tcal value for the Motivation variable (X1) is 3.382 while the ttable value for N = 30 is 2.042. So 3.382 > 2.042, then H0 is rejected and Ha is accepted, it can be stated that Motivation (X1) has a significant effect on Employee Performance (Y) 2) There is an influence of Organizational Culture on Employee Performance, it is proven that the tcal value for the Organizational Culture variable (X2) is 2,877 while the ttable value for N = 30 is 2,042. So 2,877 > 2,042, then H0 is rejected and Ha is accepted, it can be stated that Organizational Culture (X2) 3)There is an influence of Work Discipline on Employee Performance, it is proven that the tcal value for the Work Discipline variable (X3) is 2,563 while the ttable value for N = 30 is 2,042. So 2,563 > 2,042, then H0 is rejected and Ha is accepted, it can be stated that Work Discipline (X3) has a significant effect on Employee Performance (Y) 4) There is an influence of Communication, Organizational Culture and Work Discipline together on Employee Performance, as evidenced by the ANOVA test obtained a Fcal value of 21,631, while Ftabel (α 0.05) for N = 30 is 2.97. So the Fcal > of Ftabel (α 0.05) or 12,580 > 2.97 with a significant level of 0.000 because 0.000 < 0.05, then it can be said that Motivation (X1), Organizational Culture (X2) and Kejra Discipline together or simultaneously have a positive effect on Employee Performance (Y)