cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Peran Saliva Dalam Diagnosis COVID-19 Dita Septiani; Endang Winiarti Bachtiar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3352

Abstract

Latar Belakang: COVID-19 merupakan penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi, sehingga diagnosis cepat dan akurat sangat penting untuk mengendalikan penyebaran. Saliva memiliki potensi sebagai alternatif diagnostik non-invasif untuk mendeteksi SARS-CoV-2. Metode: Penelitian ini menggunakan studi literatur sistematis terhadap publikasi tahun 2020–2025 dari PubMed, Scopus, dan Google Scholar yang membahas penggunaan saliva sebagai spesimen diagnostik COVID-19. Hasil: Kajian menunjukkan sensitivitas dan spesifisitas saliva sebanding dengan spesimen nasofaring, dengan tingkat kesesuaian diagnosis lebih dari 90%. Saliva dinilai praktis, hemat biaya, serta dapat mengurangi risiko penularan kepada tenaga medis. Namun, terdapat potensi false negatif atau positif pada fase awal penyakit yang perlu diperhatikan. Kesimpulan: Saliva memiliki keunggulan sebagai cairan diagnostik COVID-19 yang efektif, aman, dan nyaman, serta berpotensi digunakan secara luas untuk skrining dan pemantauan penyakit.
Efektivitas Digitalisasi Layanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Direktorat Intelkam Polda Kalimantan Tengah dalam Meningkatkan Kepuasan Masyarakat Guntoro
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3353

Abstract

Pelayanan publik merupakan kewajiban pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai asas transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Salah satu bentuk pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Kepolisian Republik Indonesia adalah penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan kebijakan reformasi birokrasi, Polri telah mengimplementasikan digitalisasi layanan SKCK guna meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan digitalisasi layanan SKCK di Direktorat Intelkam Polda Kalimantan Tengah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi, serta mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan *kualitatif deskriptif* dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pejabat dan petugas pelayanan SKCK serta masyarakat pemohon SKCK. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan SKCK di Dit Intelkam Polda Kalimantan Tengah telah berjalan cukup efektif dalam mempercepat proses pelayanan, meningkatkan transparansi biaya, dan mengurangi antrean. Faktor pendukung meliputi adanya regulasi Polri, komitmen pimpinan Polda, ketersediaan sarana prasarana, serta kompetensi petugas. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan jaringan internet di wilayah pedalaman, rendahnya literasi digital masyarakat, gangguan teknis aplikasi, serta preferensi sebagian masyarakat terhadap layanan manual. Tingkat kepuasan masyarakat secara umum tergolong tinggi, khususnya terkait kecepatan dan kepastian biaya, meskipun masih terdapat harapan agar layanan lebih ramah pengguna melalui aplikasi mobile. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi layanan SKCK di Dit Intelkam Polda Kalimantan Tengah telah mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, namun perlu adanya perbaikan infrastruktur, peningkatan literasi digital, serta inovasi aplikasi yang lebih mudah diakses masyarakat.
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Imunisasi Dasar Pada Anak Di Kecamatan Dewantara Kiki Asrifa Dinen; Dian Rahyu; Srie Wahyuni; Tiwanto Dakhi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.3356

Abstract

This study aims to analyze the frequency distribution of community behavior towards immunization programs in Dewantara District. The research method used is quantitative descriptive surveillance, involving 52 respondents, all of whom are women. The majority of respondents are aged between 26-35 years (57.8%), representing a productive age group actively involved in child rearing. Most respondents are housewives (65.38%), which enables them to be more engaged in their children's immunization activities. In terms of education, the majority of respondents have a high school education (55.77%), although some have lower levels of education (elementary and junior high school), indicating a need for more focused immunization education. The results show that 82.69% of respondents are aware of the importance of complete basic immunization, but only 11.54% know the types of immunizations their children should receive. Additionally, 88.46% of respondents understand the benefits of immunization for their children's health. Although support for basic immunization is high (90.38%), a small proportion of respondents (11.54%) delay or skip their children's immunization schedules, indicating challenges in immunization implementation. Most respondents (90.38%) are satisfied with the immunization services in their village, although a small number express dissatisfaction. This study recommends enhancing educational programs and outreach to address barriers such as concerns about side effects, accessibility, and family influence. With a more integrated and participatory approach, it is hoped that immunization coverage can be significantly improved.
Peran Pemerintah Kota Serang dalam Mengakomodasi Hak Penyandang Disabilitas terhadap Pendidikan Inklusif Rani Sulastri Maulani; Ana Hardiana; M Dissha Najiah Al Yas'a
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintah Kota Serang dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas terhadap pendidikan inklusif, dengan fokus pada tiga fungsi utama yaitu regulasi, pelayanan, dan pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif karena sesuai untuk menggambarkan secara mendalam fenomena yang diteliti. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima kategori informan yang terdiri dari pejabat Dinas Pendidikan, kepala sekolah penyelenggara inklusi, guru pendamping khusus, orang tua siswa difabel, dan siswa penyandang disabilitas, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen resmi, regulasi, laporan tahunan, serta data Badan Pusat Statistik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi di sekolah inklusi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Pemerintah Kota Serang dalam mewujudkan pendidikan inklusif belum optimal. Pada aspek regulasi, pemerintah telah menunjuk sekolah inklusi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dan Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009, namun belum memiliki Peraturan Daerah yang mengatur secara teknis sehingga pengawasan dan alokasi anggaran tidak berjalan maksimal. Dari sisi pelayanan, jumlah guru pendamping khusus masih terbatas dan sarana prasarana ramah difabel, seperti jalur landai, toilet khusus, dan media pembelajaran adaptif, belum memadai. Fungsi pemberdayaan juga belum berjalan efektif karena pelatihan guru bersifat sporadis dan sosialisasi kepada masyarakat masih minim. Kesimpulannya, pelaksanaan pendidikan inklusif di Kota Serang masih berada pada tahap awal dan membutuhkan penguatan regulasi, peningkatan anggaran, penambahan guru pendamping, serta sosialisasi yang lebih masif untuk menciptakan pendidikan yang setara dan inklusif bagi semua anak.
Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Kata Audio Visual Dalam Menstimulasi Minat Membaca Siswa Kelas 1 SDN 51 Sumarambu Kecamatan Telluwanua Kota Palopo Fauziyah Fauziyah; Edhy Rustan; Sukmawaty Sukmawaty
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskirpsikan penggunaan media pembelajaran kartu kata audio visual dalam menstimulasi minat membaca, untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran kartu kata audio visual dalam menstimulasi minat membaca, untuk mengetahui formulasi penggunaan media pembelajaran kartu kata audio visual dalam menstimulasi minat membaca siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN 51 Sumarambu Kecamatan Telluwanua Kota Palopo. Objek Penelitian ini adalah media pembelajaran kartu kata audio visual yang dilakukan dengan Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Yang kemudian dilakukan anallisis deskriptif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Media kartu kata audio visual menstimulasi minat membaca siswa berbentuk kartu kata bergambar yang disertai dengan audio dengan memperlihatkan kartu kata secara berurutan kepada siswa. Penggunaan media kartu kata audio visual pada pembelajaran sangat penting karena menumbuhkan minat membaca dan meningkatkan kemapuan membaca serta daya ingat pada siswa. Formulasi dalam penerapannya,siswa terterik dapat melihat gambar, membaca kata, dan melihat pada tampilan layar secara bersamaan sehingga proses menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan mudah diingat.
Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Sediaan Gel Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L) Sebagai Anti Bakteri Staphylococcus Aureus Riza Dwiningrum; Wina Safutri; Dela Maya Fitria
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3359

Abstract

Penyakit infeksi salah satu penyebab kematian paling umum yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri Staphylococcus aureus. Pengobatan penyakit infeksi dapat dengan pemberian antibiotik, namun penggunaan antibiotik yang irasional dapat menyebabkan terjadinya resistensi antibiotik. Penggunaan obat-obatan bahan alami lebih aman dalam pengobatan penyakit infeksi, salah satu tanaman obat adalah daun kemangi yang dibuat dalam bentuk gel karena merupakan sediaan topikal yang dapat langsung diaplikasikan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui aktivitas sediaan gel ekstrak daun kemangi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan menggunakan metode difusi cakram. Hasil evaluasi mutu fisik ketiga formulasi sudah memenuhi standar sediaan gel, namun pada uji homogenitas formulasi 1 menunjukkan bahwa sediaan tidak homogen. Hasil aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak daun kemangi formulasi 1 dengan konsentrasi 15% didapatkan nilai rata-rata sebesar 2,70 mm yang dikategorikan lemah. Formulasi 2 dengan konsentrasi 30% sebesar 2,79 mm yang dikategorikan lemah dan formulasi 3 dengan konsentrasi 45% sebesar 2,90 yang dikategorikan lemah. Hasil uji ANOVA didapatkan nilai sig <0,001 yang dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan dari kelompok uji. Uji lanjutan dilakukan dengan menggunakan uji tukey untuk mengetahui kelompok mana yang mempunyai perbedaan yang bermakna. Ketiga formulasi dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan pada uji lanjutan menggunakan uji tukey terdapat perbedaan yang bermakna antara kontrol negatif dengan kontrol positif, FI, FII, dan FIII, kontrol positif dengan FI, FII, dan FIII.
Analisis Yuridis Pelindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender Menggunakan Media Online di Indonesia I Made Ridho Ramadhan; Hanuring ayu; Hafid zakariya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3360

Abstract

This study aims to analyze the legal protection of victims of Online Gender-Based Violence (OGBV) in Indonesia through harmonization of relevant laws and evaluate the implementation effectiveness. This research employs juridical-normative approach with descriptive-analytical and prescriptive methods. Data collected through library research on primary, secondary, and tertiary legal materials, analyzed qualitatively-normatively using legal hermeneutics approach. Research findings reveal fundamental structural disharmony in OGBV victim protection legal framework. The Sexual Violence Criminal Act Law adopts victim-centered approach but limited in digital dimensions, Electronic Information and Transactions Law implements law and order approach with minimal victim protection, while Pornography Law uses moral regulatory approach potentially criminalizing victims. Implementation faces systemic challenges including institutional unpreparedness, low conviction rates (34%), and high victim stigmatization (73%). Research concludes the need for systemic transformation through regulatory harmonization, National OGBV Task Force establishment, National OGBV Response System development, and institutional capacity strengthening.
Analisis Wacana Kritis terhadap Tagline “Indonesia Gelap” dalam Pemberitaan Kompas.com Reza Mehdi Fauzi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3361

Abstract

This research analyzes the critical discourse construction of the tagline "Dark Indonesia" in Kompas.com news reporting using Norman Fairclough's three-dimensional model. Through a qualitative approach with critical paradigm, this study reveals that the tagline "Dark Indonesia" constitutes a complex discursive construction with strong ideological content. At the textual dimension, the use of conceptual metaphor "dark" versus "light" creates evaluative binarism that simplifies the complexity of Indonesian history into moral dichotomy. Discourse practice analysis shows that the use of this tagline reflects systematic and targeted editorial positioning, utilizing digital media characteristics for optimal distribution and engagement. At the social practice dimension, this tagline operates within the context of post-Reform political transformation and functions as an instrument for collective memory formation supporting democratic values. Findings indicate that this discourse construction has ambivalent implications: positively contributing to democratic consolidation on one hand, while potentially hindering critical thinking and creating political polarization on the other. This research emphasizes the importance of critical media literacy in the digital era to help society become more reflective media consumers who are not easily manipulated by mass media ideological bias.
Analisis Yuridis Penerapan UU ITE dalam Pemberantasan Ujaran Kebencian SARA di Media Sosial: Studi Putusan Nomor 949/Pid.Sus/2020/PN.Jkt.Utr I Gede Sukadenawa Putra; Ismiyanto Ismiyanto; femmy silaswaty faried
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3362

Abstract

This study aims to identify and analyze the application of Article 45A paragraph (2) of the ITE Law in combating SARA hate speech on social media through a study of Decision Number 949/Pid.Sus/2020/PN.Jkt.Utr. This type of research uses normative legal research with a case approach and statutory approach. The research location focuses on court decisions and related legal materials. The data collection technique is through literature study and document analysis. Qualitative data analysis techniques are used. The results of this study show that the application of Article 45A paragraph (2) of the ITE Law faces challenges in proving elements of intent, ambiguity in legal interpretation, and technical obstacles in digital law enforcement. The court decision serves as an important precedent in affirming the boundaries between freedom of expression and hate speech. This study recommends the need to strengthen digital forensic capacity, formulate more measurable legal guidelines, and a balanced legal approach to maintain human rights and public order in digital space.
Pengaruh Teknologi Digital terhadap Praktik Akuntansi; Literature Review Haria Saputri; Fitri Aisyah Hilaliyyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3363

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah merevolusi praktik akuntansi, menciptakan perubahan mendasar dalam cara akuntan mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan informasi keuangan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi digital, meliputi digital accounting, artificial intelligence (AI), dan big data, terhadap praktik akuntansi melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Penelitian ini mengacu pada protokol PRISMA dengan menganalisis 15 artikel terpilih dari rentang tahun 2015–2025 yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital accounting meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi laporan keuangan, AI mendorong otomatisasi proses audit dan pengambilan keputusan strategis, sementara big data memperkuat kapasitas analitis akuntan dalam mendukung perencanaan keuangan berbasis data. Meskipun demikian, adopsi teknologi digital masih menghadapi tantangan seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta isu etika dan regulasi. Kajian ini juga mengidentifikasi kesenjangan penelitian, di antaranya keterbatasan studi integratif yang mengkaji pengaruh simultan berbagai teknologi digital serta kurangnya penelitian longitudinal di sektor publik dan negara berkembang. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi praktisi, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi adaptasi serta pengembangan kompetensi akuntan di era digital.