cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,612 Documents
Pengaruh Terapi Kombinasi Butterfly Hug Dan Relaksasi Napas Dalam Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Dengan Riwayat Hipertensi Di Posbindu Mekar Sari Desa Sari Kecamatan Gajah Kabupaten Demak Ghofira Nurrokhima; Indanah Indanah; Tri Suwarto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5133

Abstract

Terapi Butterfly Hug dan Relaksasi Napas Dalam dipadukan sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah secara holistik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi terapi Butterfly Hug dan Relaksasi Napas Dalam terhadap tekanan darah pada pasien dengan riwayat hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest kontrol group pada 50 responden pria dan wanita berusia 51–60 tahun yang terdaftar di Posbindu Mekar Sari, dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi (25 orang, diberikan terapi kombinasi Butterfly Hug dan relaksasi napas dalam) dan kelompok kontrol (25 orang, diberikan intervensi standar). Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat pengukur tekanan darah sesuai prosedur standar, serta dicatat dalam lembar observasi terstandar. Analisis data dilakukan dengan uji univariat, uji normalitas, dan uji bivariat menggunakan paired t-test atau Wilcoxon Signed Rank Test, serta independent t-test atau Mann-Whitney U. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan bukti ilmiah efektivitas terapi kombinasi sebagai pendekatan pendukung dalam pengelolaan hipertensi secara holistik.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dalam Upaya Meningkatkan Kebersihan Lingkungan Kelas Di Sekolah Hengki Riadi; Rice Hernanda; Hafizh Taufixurohman; Melisa Shaqinah; Sonia Anggara; Chandra Pratama; Vingki Okta Ulfana; Roihani Ulfa Al-Aluf; Etika Anisa; Wulan Fatimatu Zahra; Dian Maria; Yulis Sukesi; Rani Dewi; Sandi Prabowo; Eka Kurniawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5137

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan mendukung kesehatan siswa. Observasi di SMP Muhammadiyah Gading Rejo menunjukkan rendahnya kebiasaan mencuci tangan, membuang sampah, dan menjaga kebersihan kelas. Tujuan Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswa dalam menerapkan PHBS di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Edukasi yang dilakukan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, demonstrasi enam langkah cuci tangan, serta pembagian leaflet kepada 180 siswa kelas VII–VIII. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi perilaku. Hasil pengabdian masyarakat yaitu Pengetahuan siswa meningkat dari kategori baik 28,3% menjadi 60% setelah intervensi, sementara perilaku patuh PHBS meningkat dari 62,2% menjadi 86,6%. Edukasi terbukti efektif memperbaiki pemahaman dan praktik PHBS, terutama kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan kelas sehingga dapat di simpulkan bahwa edukasi PHBS mampu meningkatkan pengetahuan dan perilaku sehat siswa secara signifikan serta memperkuat pembiasaan PHBS di sekolah. Program ini dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam upaya pembentukan budaya sehat melalui edukasi terstruktur, kolaborasi guru, dan pembiasaan rutin yang melibatkan seluruh komunitas sekolah.
Promosi Wisata Pada Lagu ‘Come Back To Busan Port’ Versi Bts Studi Analisis Semiotika Ananda Muslimah; Fifi Hasmawati; Sri Hertimi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5151

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap makna promosi wisata yang terkandung dalam lagu “Come Back to Busan Port” versi BTS sebagai media komunikasi budaya dalam kampanye Feel The Rhythm of Korea. Lagu yang semula merupakan karya Cho Yong-pil ini diaransemen ulang dan dibawakan oleh Jimin dan Suga, dua anggota BTS yang memiliki keterikatan emosional dengan wilayah Busan. Popularitas global BTS menjadikan lagu ini sarana potensial untuk membangun citra destinasi wisata Korea Selatan melalui tanda- tanda linguistik dan simbolik yang muncul pada lirik dan visual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure yang memfokuskan pada hubungan penanda (signifier) dan petanda (signified). Data dikumpulkan melalui dokumentasi lirik, video kampanye, serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda-tanda dalam lagu merepresentasikan tiga konstruksi makna wisata: (1) citra emosional Busan sebagai ruang nostalgia, (2) representasi budaya lokal sebagai daya tarik wisata, dan (3) penguatan identitas Busan melalui simbol-simbol musikal dan visual. Lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga sebagai alat promosi budaya dan diplomasi pariwisata Korea Selatan melalui media musik populer. Penelitian ini diharapkan memperkaya khazanah kajian semiotika dalam konteks komunikasi pariwisata dan budaya populer.
Implementasi Prinsip Pembangunan Berkelanjutan dalam Penegakan Hukum Lingkungan Hidup di Kota Padang, Sumatera Barat: Upaya Integrasi antara Kepentingan Ekonomi dan Pelestarian Alam Adisti Vadila; Aldri Frinaldi; Rembrand Rembrand; Dasman Lanin; Mhd. Ridha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5160

Abstract

Environmental law enforcement today faces increasingly complex challenges, particularly in efforts to balance economic development and environmental protection interests. This study aims to examine the application of sustainable development principles in environmental law enforcement in Padang City, West Sumatra, emphasizing the role of local government, law enforcement agencies, and the community in harmoniously integrating economic and ecological aspects. The method applied in this study is qualitative, using a descriptive analysis approach through policy reviews, in-depth interviews, and observations of the implementation of local regulations and law enforcement practices in the field. The findings show that the application of sustainable development principles in Padang City still faces obstacles such as ineffective inter-agency coordination, limited human resources in the environmental sector, and low legal awareness among the community and industry players. Nevertheless, progress has been made through strategic city government policies oriented towards increasing supervision and imposing sanctions for environmental violations. The integration of economic interests with environmental preservation is beginning to be seen through environmentally friendly development policies and efforts to encourage green investment. This study confirms that the success of sustainable development does not only depend on regulations.
Analisis Penerapan Model Manajemen Pendidikan Non-Formal Fadillah Nurul Ilmi; Ahlun Ansar; Aris Munandar; Muh. Ramzi Alif Saputra; Yuli alfiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5161

Abstract

Artikel ini mengkaji analisis penerapan model manajemen pendidikan non-formal di PAUD MelatiDWP UNM. Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan model manajemen pendidikannonformal di PAUD Melati DWP UNM sebagai lembaga PAUD yang menerapkan layananpendidikan berbasis bermain sambil belajar. Fokus penelitian diarahkan pada empat fungsi utamamanajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, serta fungsiditerapkan dalam pengelolaan peserta didik, pendidik, sarana prasarana, program pembelajaran,dan kegiatan pendukung lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melaluiobservasi langsung, wawancara dengan kepala sekolah, dan dokumentasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa PAUD Melati DWP UNM melaksanakan manajemen pendidikan nonformalsecara terstruktur dan konsisten, terlihat dari perencanaan pembelajaran yang fleksibel,pengorganisasian tenaga pendidik sesuai kompetensi, pelaksanaan program yang berpusat padaanak, serta pengendalian mutu melalui supervisi rutin. Selain itu, penerapan model pembelajarancampuran yang memadukan pendekatan Sentra (BCCT), Montessori, High Scope, dan modelklasik mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Mengkombinasikan pengelolaan manajemenyang baik dengan variasi model pembelajaran tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadappengembangan lingkungan belajar yang inklusif, kreatif, dan kondusif.
Pengelolaan Sampah Dan Dampaknya Terhadap Penyakit Kulit: Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Dermatitis Pada Pekerja Sektor Informal Di Indonesia Adisti Vadila; Yuli Susanti; Eri Barlian; Elsa Yuniarti; Linda Handayuni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5166

Abstract

Peningkatan volume sampah perkotaan di Indonesia berbanding lurus dengan peningkatan jumlah pekerja di sektor pengelolaan sampah, khususnya sektor informal seperti pemulung. Kelompok pekerja ini menghadapi risiko kesehatan kerja (K3) yang tinggi akibat paparan langsung terhadap limbah biologis, kimia, dan fisik tanpa perlindungan yang memadai. Penyakit kulit, terutama dermatitis, merupakan salah satu penyakit akibat kerja (PAK) yang paling sering dilaporkan di kalangan pekerja ini..Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif prevalensi penyakit kulit, dengan fokus pada dermatitis, di kalangan petugas pengelola sampah informal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Literatur Komprehensif (Comprehensive Literature Review). Data dikumpulkan dari database ilmiah Google Scholar, SINTA, dan Garuda, dengan fokus pada studi cross-sectional yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2025). Hasil penelitian menunjukkan sintesis dari berbagai studi kasus di Indonesia menunjukkan prevalensi penyakit kulit yang sangat tinggi. Studi di TPA Muara Fajar (Pekanbaru) menemukan 88,7% pemulung menderita penyakit kulit. Studi lain di TPA Terjun (Medan) melaporkan 56,1% mengalami keluhan kulit, dan TPA Pecuk (Indramayu) melaporkan 37,5% menderita dermatitis kontak. Faktor risiko yang secara konsisten menunjukkan hubungan signifikan adalah personal hygiene yang buruk (meningkatkan risiko 1,6 hingga 4,9 kali), tidak menggunakan APD (risiko 1,4 kali lebih tinggi), dan masa kerja (pemulung dengan masa kerja >10 tahun berisiko 6,2 kali lebih tinggi menderita gangguan kulit).
Evaluasi Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Kuanheun, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang Grance Marsela Pandie; Jeny J. Therik; Catryn V. Adam; Dumanita Tamba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tetus di Desa Kuanheun, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis penelitian menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Evaluasi dilakukan menggunakan empat indikator menurut Dunn (1994), yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, dan responsivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi melalui BUMDes Tetus belum berjalan secara optimal. Dari sisi efektivitas, pengelolaan unit usaha belum sepenuhnya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat akibat keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam manajemen usaha. Pada indikator efisiensi, pemanfaatan modal dan sumber daya belum dikelola secara maksimal sehingga perkembangan usaha berjalan lambat. Indikator kecukupan menunjukkan bahwa sarana dan prasarana penunjang, khususnya pada unit usaha air bersih, masih terbatas sehingga pelayanan belum memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Responsivitas BUMDes juga masih rendah karena masih ditemui kurangnya koordinasi, komunikasi, dan keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, BUMDes Tetus memerlukan peningkatan kapasitas pengelolaan, transparansi, komunikasi, serta dukungan sarana dan prasarana agar mampu menjalankan perannya secara optimal sebagai motor penggerak perekonomian desa.
Implementation of Administrative Law Principles in Public Service Delivery at the Buol Regency Library and Archives Service Alhamid Baharuddin; Ahmad S. Morad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5187

Abstract

Public services at the Buol Regency Library and Archives Service (DPAD) play a crucial role in supporting the provision of information, public literacy, and the management of government archives. However, based on existing conditions, various issues remain, such as inconsistencies between service procedures and administrative law provisions, a lack of technical regulations that serve as the basis for service operations, and suboptimal transparency in providing information to the public. Limited human resources and digital infrastructure also slow down the service process, impacting the quality of service provided. This study aims to analyze the implementation of administrative law principles in the provision of public services at the Buol Regency DPAD. The approach used is a juridical-empirical approach with qualitative descriptive methods. Data were obtained through in-depth interviews, field observations, and documentation reviews with officials, employees, and service users. The results indicate that the application of the principle of legality is evident in policy formulation, but has not been fully implemented in technical service delivery because some procedures lack a sufficient written legal basis. The principle of accountability is implemented through performance reports and internal audits, but has not yet led to outcome-based measurement. The principle of transparency has also been implemented through public information disclosure, but this remains limited to the provision of formal information and is not yet fully accessible to the public. Inhibiting factors include limited civil servant competence, inadequate digital infrastructure, and weak internal oversight. This study recommends the development of more comprehensive standard operating procedures (SOPs) based on the principle of legality, increasing the legal capacity of civil servants, and strengthening the digitalization of archives and services. Overall, this study confirms that strengthening the principles of administrative law is key to realizing good governance in Buol Regency.
Penerapan building information modelling (BIM) terhadap efisiensi manajemen proyek konstruksi di Indonesia Muhammad Hijerah Al Ahmad; Wulandari Alwinda Puspasari; I Putu Artawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5195

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Building Information Modelling (BIM) terhadap efisiensi manajemen proyek konstruksi di Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen proyek yang melibatkan BIM engineer, project manager, konsultan, serta tenaga teknis lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BIM berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi proyek melalui empat aspek utama: akurasi desain, efektivitas koordinasi, efisiensi biaya, dan optimalisasi perencanaan waktu. Pada aspek desain, fitur clash detection terbukti mengurangi kesalahan teknis dan rework secara signifikan. Sementara itu, koordinasi lintas disiplin berlangsung lebih efektif karena seluruh pemangku kepentingan bekerja menggunakan model terintegrasi yang mempercepat proses komunikasi dan pengambilan keputusan.Temuan lain menunjukkan bahwa BIM mampu meningkatkan efisiensi biaya melalui perhitungan otomatis dalam 5D modelling, yang memudahkan penyesuaian anggaran sesuai perubahan desain. Namun, penelitian ini juga mengungkap hambatan berupa rendahnya kompetensi SDM, keterbatasan infrastruktur teknologi, resistensi organisasi, dan minimnya standardisasi nasional. Faktor-faktor tersebut menyebabkan adopsi BIM belum dilakukan secara optimal pada seluruh tahapan proyek, terutama pada fase konstruksi dan operasi. Penelitian ini menegaskan perlunya strategi transformasi digital yang mencakup pelatihan berkelanjutan, investasi teknologi, penyusunan standar BIM, dan dukungan kebijakan pemerintah untuk mempercepat penerapan BIM secara menyeluruh. Dengan demikian, BIM memiliki potensi besar sebagai alat strategis dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas proyek konstruksi di Indonesia.
Dampak Pelatihan dan Pengembangan Terhadap Kinerja Organisasi pada Bank Sulselbar Mamuju Tengah Karmila Karmila; Andi Batary Citta; Hernita Hernita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5199

Abstract

Globalization and technological advancements require the banking sector to maintain high-quality human resources to remain competitive. Bank Sulselbar Mamuju Tengah Branch has experienced a decline in organizational performance over the past five years, which is suspected to be influenced by inadequate training design, limited on-the-job training, and ineffective delivery styles in employee development programs. This study aims to examine the effects of training design, on-the-job training, and delivery style on organizational performance through the mediating role of training and development at Bank Sulselbar Mamuju Tengah Branch. A quantitative approach was employed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data were collected through questionnaires distributed to 100 permanent and contract employees, and analyzed using SmartPLS software. The findings indicate that training design, on-the-job training, and delivery style significantly affect both training and development, as well as organizational performance. Moreover, training and development play a mediating role in strengthening the relationship between independent variables and organizational performance. Training and development are crucial in enhancing organizational performance. Therefore, the management of Bank Sulselbar is recommended to improve structured training design, increase the implementation of on-the-job training, and adopt more interactive and employee-centered delivery styles.