cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,418 Documents
Implementation of Educational Leaflets in Improving Fluid Restriction Noncompliance in Hemodialysis Patients: A Case Study Lestari Harefa; Lia Natalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8492

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan minum obat untuk mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan pasien hipertensi adalah dukungan dan peran keluarga. Edukasi kesehatan berbasis keluarga dipandang sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui pendekatan one group pretest–posttest without control. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Intervensi berupa edukasi kesehatan berbasis keluarga diberikan menggunakan media video edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata nilai kepatuhan minum obat setelah diberikan edukasi kesehatan berbasis keluarga, dari nilai rata-rata pretest sebesar 3,60 menjadi 5,36 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi di pelayanan kesehatan primer.
Analysis of JKN Policy Implementation in Improving Access and Equity of Community Health Services in North Sumatra, Medan Karsana Karsana; Cahya Aisyah Daulay
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The National Health Insurance program (Jaminan Kesehatan Nasional/JKN), launched in January 2014 under the Social Security Administering Body (BPJS Kesehatan), represents Indonesia's most ambitious universal health coverage initiative. Despite over a decade of implementation, significant disparities in healthcare access and quality persist, particularly in North Sumatra, where socioeconomic heterogeneity, geographic diversity, and administrative complexities create unique challenges to equitable health service delivery. Methods: This study employed a qualitative phenomenological approach using the Colaizzi method to explore lived experiences of JKN implementation stakeholders. Data were collected from September to December 2025 in Medan, North Sumatra, through in-depth interviews and focus group discussions with 32 purposively selected participants including BPJS Kesehatan administrators (n=6), primary healthcare center (Puskesmas) staff (n=10), JKN beneficiaries (n=12), and health policymakers (n=4). Data saturation was achieved at the 28th participant. Thematic analysis was supported by NVivo 12 software, and trustworthiness was ensured through triangulation, member checking, and peer debriefing. Results: Three core themes emerged: (1) Structural and Administrative Barriers to Access, encompassing bureaucratic complexity, referral system bottlenecks, and digital literacy gaps among rural populations; (2) Equity Gaps in Service Distribution, reflecting disparities between urban Medan and peri-urban districts in specialist availability and facility quality; and (3) Stakeholder Perceptions of JKN Efficacy, revealing mixed experiences among beneficiaries with financial protection acknowledged but service quality concerns prominent. Conclusion: While JKN has achieved substantial coverage expansion in Medan, structural inequities, administrative bottlenecks, and geographic disparities continue to undermine equitable health service access. Targeted policy reforms addressing referral system efficiency, healthcare workforce distribution, and digital health integration are urgently needed to realize the program's universal health coverage objectives
Aktivitas Fisik Terstruktur Dan Fungsi Kognitif Pada Lansia : Literature Review Rizky Gumilang Pahlawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8494

Abstract

Penuaan adalah proses alami yang terkait erat dengan penurunan fungsi saraf, seperti kemampuan otak untuk mengirimkan sinyal dan berkomunikasi. Seiring bertambahnya usia, terjadi perubahan fisik dan fungsional pada otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektifitas aktifitas fisik dan fungsi kognitif pada lansia. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap artikel ulasan dengan sumber jurnal Google Scholar rentang waktu 2021-2025. Berdasarkan hasil pencarian ketujuh literture melalui Google Scholar disimpulkan bahwa aktifitas fisik mempengaruhi fungsi kognitif pada lansia. Hasil rata-rata dari ketujuh artikel tersebut menunjukkan peningkatan hasil kognitif pada lansia setelah intervensi seperti senam otak, latihan aerobik, dan jalan santai. Semua aktivitas fisik yang dilakukan dalam penelitian ini merangsang produksi protein di otak.
Penyelesaian Sengketa Tanah Melalui Mediasi Yang Dilakukan Oleh Bhabinkamtibmas Terkait Penyerobotan Tanah Di Perumahan Lansano Permai Kabupaten Agam Annisa Belva Prima; Syuryani Syuryani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai penyelesaian sengketa tanah terkait kasus penyerobotan lahan di Perumahan Lansano Permai, Kabupaten Agam. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya tindakan warga yang membangun pagar permanen di atas tanah milik Adrian Taufik tanpa izin, yang mengakibatkan kerugian materiil sebesar Rp100.000.000 dan terhambatnya proses pembangunan perumahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses mediasi yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi jalannya mediasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan kuasa hukum pihak pelapor, observasi lapangan, serta studi dokumen. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai fenomena hukum yang terjadi di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses mediasi yang dipimpin oleh Bhabinkamtibmas, Aiptu Winerson, S.H., berhasil mencapai kesepakatan damai (win-win solution). Setelah dilakukan pengukuran ulang oleh BPN Kabupaten Agam yang membuktikan adanya penyerobotan lahan, para pihak sepakat untuk membongkar pagar permanen tersebut dan membangun kembali pembatas di batas tanah yang sah. Namun, proses ini menghadapi beberapa hambatan, baik faktor internal seperti temperamen emosional para pihak, tingkat pendidikan yang rendah, dan ketidakjelasan batas tanah, maupun faktor eksternal berupa campur tangan pihak keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mediasi melalui peran Bhabinkamtibmas efektif dalam meredam konflik sosial dan memberikan kepastian hukum yang cepat tanpa melalui jalur litigasi yang mahal dan lama.
Developing an Accreditation Intelligence Dashboard as a Decision Support System for Continuous KARS Compliance in Hospitals Diah Karlina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background:Hospital accreditation is a key mechanism for ensuring quality and patient safety, yet in many hospitals accreditation compliance remains episodic and weakly embedded in routine governance. In Indonesia, compliance with the Hospital Accreditation Commission (KARS) standards is often managed retrospectively, limiting the role of accreditation as a continuous quality improvement instrument. Digital decision-support approaches are therefore needed to strengthen continuous accreditation governance. Methods:This study employed a mixed-methods design with a design science research approach in a private general hospital in Indonesia. Data were collected through document analysis of KARS standards and hospital performance reports, semi-structured interviews with hospital managers and accreditation team members, and non-participant observation of accreditation-related workflows. Qualitative data were analyzed thematically, while accreditation indicators were systematically mapped to existing hospital information systems to inform the development of an Accreditation Intelligence Dashboard. Results:The findings indicate that although accreditation-related data are widely available, they are fragmented across multiple systems and primarily used for survey preparation rather than continuous monitoring. The proposed Accreditation Intelligence Dashboard integrates key KARS indicators with operational hospital data using a business intelligence framework. This integration enables real-time visualization, trend analysis, and managerial decision support, enhancing situational awareness and internal accountability. The effectiveness of the dashboard is influenced by leadership engagement and organizational readiness for data-driven management. Conclusion:The study demonstrates that an Accreditation Intelligence Dashboard can support continuous KARS compliance by transforming fragmented accreditation data into actionable managerial intelligence. This approach strengthens hospital quality governance and has potential to support the quality objectives of Universal Health Coverage.
Hubungan Beban Kerja dengan Stress Kerja pada Karyawan Departemen Sewing PT Harindotama Mandiri Sukoharjo Sunardi Sunardi; Yudied Agung Mirasa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8497

Abstract

Industri garmen memiliki tuntutan pekerjaan tinggi (Target Hasil, Qualitas Produk, waktu penyelesaian singkat) menjadikan pekerja mengalami beban kerja tinggi. Hasil pengujian Psikologi kerja yang pernah dilakukan Oleh Balai Keselamatan Kerja Provinsi Jawa Tengah tahun 2020 didapati 60 % Karyawan Departemen Administrasi PT Harindotama Mandiri mengalami stress kerja dengan kategori berat dan 40 % kategori stress sedang. Tujuan penelitian ini untuk menganaliasis hubungan beban kerja dan stress kerja pada department sewing PT Harindotama Mandiri sukoharjo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional Cross Sectional. Sampel penelitian sebanyak 73 responden dipilih dari total populasi 269 karyawan menggunakan teknik random sampling. Beban kerj diukur dengan pulseoximeter dengaan perhitungan danyut nadi, sedangkan stress kerja diukur mnggunakan kuesioner health and safety executive (hse). Analisis data menggunakan Uji Korelasi rank Spearman. Hasil penelitian berdasarkan data univariate beban kerja kategori sedang sebanyak 72,6 % (53 orang), stress kerja kategori sedang sebanyak 75,6 % (55 orang) dan hasil uji korelasi rank spearmen menunjukkan p-value = 0,000 (sig < 0,05) dengan kekuatan korelasi positif yang sangat kuat (0,897). Semakin tinggi beban kerja, semakin tinggi pula tingkat stress kerjayang dialami karyawan.
The Influence of Digital Workload, Role Ambiguity, and Remote Work Pressure on Technostress in HR Context in Digital Technology Companies Hartin Kurniawati; Sonya Sidjabat; Sugiarti; Tanti Widia Nurdiani; Kasinem; Emila Sholiha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8498

Abstract

Companies that develop digital technology encounter increased human resource information system demands because their efforts to achieve digital transformation proceed, which results in employee technostress. The study investigates how digital workload together with role ambiguity and remote work pressure create technostress in HR functions at digital technology companies. The researchers used quantitative methods with explanatory research design to conduct their study. The researchers surveyed 170 Human Resources professionals through purposive sampling to collect study data. The researchers conducted data analysis through multiple linear regression after validating and assessing reliability together with testing classical assumptions. The study results demonstrated that digital workload together with role ambiguity and remote work pressure positively impacted technostress in HR settings. HR employees who work with digital technologies and remote work face increasing risks of technostress according to the study findings. The study expands existing research about technostress within digital human resource management through its theoretical contributions. The study results present management recommendations which assist organizations in developing secure and sustainable digital monitoring systems for their workplace environments.
Implementasi Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2015 Dalam Peningkatan Pengelolaan Kualifikasi Tenaga Pendidik di SPN Polda Gorontalo Idris Hamdata; Sri Yulianty Mozin; Alfiyah Agussalim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8499

Abstract

Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2015 berfungsi sebagai acuan dalam penyelenggaraan pendidikan di SPN. Peraturan ini mengatur berbagai aspek terkait pendidikan kepolisian, termasuk kurikulum, pengajaran, dan kompetensi instruktur. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis bagaimana implementasi Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2015 dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di SPN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif yang dilakukan SPN Polda Goorontalo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kualifikasi tenaga pendidik di SPN Polda Gorontalo menunjukkan pola yang kuat secara formal dan normatif, namun lemah pada pemerataan kapasitas operasional.
Hubungan Tingkat Kepuasan Pelayanan Makanan Terhadap Sisa Makanan Di Panti Jompo Werdha Marfati Tangerang Maria Natalia Hane; Damelya Patricksia Dampang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8500

Abstract

Kepuasan terhadap makanan yang disajikan berkualitas jika makanan memiliki cita rasa yang tinggi, tampilan, dan penyajian yang menarik. Semakin tinggi kepuasan, semakin baik mutu pelayanan kesehatan. Sisa makanan dan kepuasan pelayanan makanan merupakan beberapa faktor yang dapat digunakan untuk menilai manajemen sistem pelayanan makanan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan terhadap sisa makanan di Panti Jompo Werdha Marfati Tangerang. Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Populasi penelitian adalah lansia berusia 60-75 tahun. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 46 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, wawancara dan penimbangan sisa makanan, kemudian dianalisis menggunakan uji chi square. Ditemukan bahwa responden tidak puas pada aspek suhu makanan (67.4%) dan variasi menu makanan (82.6%). Sedangkan sisa makanan lebih banyak pada makanan pokok (54.3%) dan sayur (52.2%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepuasan pelayanan makanan dengan sisa makanan (p=0,006).Sebaiknya perlu menyusun menu dengan memerhatikan variasi makanan agar mencegah kebosanan dan sisa makanan dapat berkurang.
Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Balita Usia 1-3 Tahun di Kelurahan Tanjung Mulia Kota Medan Tahun 2025 Mestika Rija Helti; Nila Hayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8501

Abstract

The nutritional status of toddlers reflects a child's health and nutritional adequacy based on nutrient intake and their body's needs. In infants aged 1-3 years, nutritional status reflects the balance between nutritional intake and nutritional needs to support physical growth, brain development, and other bodily functions. This study aims to determine the relationship between dietary patterns and the nutritional status of toddlers aged 1-3 years at the subdistrict, 2025. The research method used was quantitative research with a non-experimental cross-sectional design. The population consisted of 80 respondents, with a sample of 33 mothers with toddlers aged 1-3 years old selected using purposive sampling. Data collection was conducted using questionnaires and anthropometric data. Data were analyzed univariately and bivariately using the Spearman rank test. The results showed that the majority of mothers had an adequate diet (48.5%), and the majority were in the normal weight category (51.5%). The Spearman rank test statistically showed a correlation between diet and nutritional status. The p-value was 0.004 (p<0.05) and r=0.489. Therefore, H0 was rejected and Ha was accepted. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between diet and nutritional status of toddlers aged 1-3 years old. Therefore, it is recommended to improve nutritional education for toddlers to ensure they are able to provide appropriate dietary patterns to support optimal growth and development.