cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,356 Documents
Continuity Editing Techniques In Creating The Same Space And Time In The Talkshow Program “Double-Way Chat” On Komin Tv Daffa Fikri Aliftama; Sri Wahyuni
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12201

Abstract

This thesis research aims to explain the application of continuity editing techniques in creating the illusion of the same space and time in the talk show program "Obrolan Dua Arah" on Komin TV. This program is a soft news broadcast with the theme of the dynamics of tradition and modernization in West Sumatra, produced using a tapping production method with a duration of 40 minutes divided into 4 segments. The creative research method consists of five stages: preparation, elaboration, synthesis, realization, and completion. The main focus of this research lies in the post-production stage, particularly in the image editing process.By applying Valerie Orpen’s continuity theory, this work emphasizes the smooth transition between shots through three main technical aspects: the 180-degree rule, shot reverse shot, and eyeline match. The results of this creative work show that the consistent application of the 180-degree rule in each segment successfully maintains visual stability and helps the audience understand the position of the presenters and guests within the studio. The use of shot reverse shot and eyeline match effectively creates a logical continuity of dialogue, making the audience feel as if they are watching a single, complete, and realistic flow of discussion.
Perbandingan Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Peppermint Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III Vriska Roro Sekar Arum; Tanti Fitriyani; Sugi Purwanti
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12208

Abstract

Gangguan tidur merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami ibu hamil terutama pada trimester III. Perubahan fisiologis dan psikologis selama kehamilan sering menyebabkan penurunan kualitas tidur yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Aromaterapi merupakan salah satu terapi komplementer yang banyak digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur. Aromaterapi lavender dikenal memiliki efek sedatif dan relaksasi, sedangkan aromaterapi peppermint memberikan efek menenangkan dan menyegarkan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas aromaterapi lavender dan peppermint terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest two group design. Sampel penelitian sebanyak 30 ibu hamil trimester III yang dibagi menjadi kelompok lavender (n=10) dan kelompok peppermint (n=10). Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Intervensi diberikan selama 7 hari berturut-turut dengan total waktu penelitian kurang dari satu bulan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan kualitas tidur secara signifikan. Namun, kelompok lavender menunjukkan peningkatan kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan kelompok peppermint (p=0,021). Aromaterapi lavender dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil.
Analisis Tipografi dalam Memperkuat Karakter Feminine-Elegant pada Brand Severli.co Kevin Tanudjaja; Nuryadi Nuryadi
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12209

Abstract

Pemilihan tipografi adalah salah satu komponen kunci dalam mendefinisikan visual identitas merek pada industri fashion. Penelitian ini menganalisis implementasi dan keefektifan kombinasi tipografi brand fashion Severli.co dalam mempertegas citra visual feminin-elegan, modern. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif, dengan pendekatan analisis elemen: anatomi dan desain tipe bentuk huruf (struktur dan bentuk font), keterbacaan (keterbacaan untuk setiap karakter) dan keterbacaan (keterbacaan keseluruhan bentuk huruf (teks). Data dikumpulkan melalui observasi pada komunikasi visual Severli.co yang bersifat digital dan digunakan di pasar e-commerce (Shopee) dan platform media sosial (Instagram dan Tiktok). Hasil penelitian membuktikan Severli.co menggunakan formula kombinasi font: perpaduan font Tempting dan Apollo menciptakan kontras dinamis pada headline, font Apollo digunakan untuk menjaga keterbacaan dan konsistensi sub-headline, font Helvetica digunakan untuk memberikan keterbacaan optimal pada semua teks isi, dan ZT Bros Oskon 90s sebagai font stilistik untuk menyampaikan ekspresi spesifik. Komposisi ini berhasil menyampaikan citra yang bersih dan elegan kepada pengguna sekaligus mempertahankan aspek fungsional untuk penyampaian teks. Studi ini menunjukkan bahwa struktur tipografi Severli.co berkontribusi untuk memperkuat posisinya di pasar mode modern dan kompetitif.
Pembuktian Digital Dalam Penyidikan Tindak Pidana Siber Di Indonesia Fatimah Azzahra; Bella br Tarigan; Daffa Ananda; Nuzulsyah Romadhana; Fanny Aurellia
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong meningkatnya tindak pidana siber di Indonesia. Dalam proses penegakan hukum terhadap kejahatan siber, pembuktian digital menjadi salah satu aspek penting dalam tahap penyidikan karena sebagian besar alat bukti berasal dari sistem elektronik dan data digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan dan penerapan hukum mengenai pembuktian digital dalam proses penyidikan tindak pidana siber berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019, serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi penyidik dalam penggunaan alat bukti digital di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat bukti digital telah diakui sebagai alat bukti hukum yang sah melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagai perluasan alat bukti yang diatur dalam KUHAP. Selain itu, PP Nomor 71 Tahun 2019 memperkuat aspek keandalan dan keamanan sistem elektronik dalam mendukung proses pembuktian. Namun, dalam praktiknya penyidik masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia di bidang digital forensik, keterbatasan sarana dan prasarana, kesulitan memperoleh alat bukti digital, serta hambatan yurisdiksi dalam tindak pidana siber lintas negara. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas penyidik, dan pengembangan teknologi digital forensik guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana siber di Indonesia.
Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Layanan Dan Customer Relationship Management (CRM) Terhadap Kepuasan(Study Kasus Pada Peserta Bpjs Ketenagakerjaan Kabupaten Belu) Juan Dwi ivanok Ando; Debryana Y.Salean; Merlyn Kurniawaty; Yonas F.Riwu
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, kualitas layanan, dan Customer Relationship Management (CRM) terhadap kepuasan peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Belu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kecamatan Atambua Barat dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, kualitas layanan, dan Customer Relationship Management (CRM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta, baik secara parsial maupun simultan. Kualitas layanan menjadi faktor yang dominan dalam meningkatkan kepuasan peserta karena berkaitan langsung dengan pengalaman layanan yang diterima. Kesimpulannya, peningkatan kualitas produk, kualitas layanan, serta penerapan CRM yang efektif dapat meningkatkan kepuasan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karena itu, pihak BPJS diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat hubungan dengan peserta guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas
Pengaruh Komunikasi Antar Karyawan dan Lingkungan Kerja Terhadap Chemistry Tim Kerja Pada Karyawan Café Start Up di Tegal Timur Valmay Evelin Indira Daniswara; Dwi Fitriah; Hasan Mustofa; Raihan Gusni Ramadhani; Mei Rani Amalia
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja terhadap chemistry tim kerja pada karyawan café start up di Tegal Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah karyawan café start up di Tegal Timur, sedangkan sampel penelitian berjumlah 54 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap chemistry tim kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,784. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap chemistry tim kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,040 dan koefisien regresi sebesar 0,199. Secara simultan, komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap chemistry tim kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai F hitung sebesar 68,597. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,788 menunjukkan bahwa komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja mampu menjelaskan variasi chemistry tim kerja sebesar 78,8%, sedangkan sisanya sebesar 21,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap chemistry tim kerja pada karyawan café start up di Tegal Timur.
TEACHERS’ VOICES: THE IMPACT OF AI TOOLS ON ENGLISH TEACHING PRACTICES IN VOCATIONAL HIGH SCHOOLS Nabila Annisa’; Syaiful Islam
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12215

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) in education has transformed English language teaching practices, particularly in Vocational High Schools where technology-based learning is widely implemented. This study aimed to explore English teachers’ perspectives on AI use, analyze its positive and negative impacts on teaching practices, and identify strategies for integrating AI into classroom instruction. The study employed a qualitative approach using a narrative inquiry method. The population consisted of vocational high school English teachers, while four teachers were selected through purposive sampling based on their teaching experience and use of AI in learning activities. Data were collected through narrative-based semi-structured interviews, non-participant observations, and documentation, and were analyzed using narrative analysis. The findings revealed that teachers viewed AI positively while maintaining a critical stance toward its implementation. AI was utilized to improve material preparation efficiency, facilitate information access, and enhance student engagement. However, AI also created challenges, including student dependency, reduced critical thinking, and difficulties in assessing authentic student performance. Teachers addressed these challenges by combining AI-assisted exploration with direct instruction, clarification, and continuous supervision. In conclusion, AI serves as an effective supporting tool in English language teaching when applied purposefully, while teachers remain the central agents responsible for maintaining instructional quality, ethical use, and learning objectives.
Child Care within the Framework of Social Policy: A Study of the Implementation of the Minister of Social Affairs Regulation No. 30 of 2011 at LKSA Karya Utama, Jayapura Regency Rahmad Andre Ramadhan; Septyan Berliana Sumaki; Eka Nurwahyuliningsih
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the Minister of Social Affairs Regulation Number 30 of 2011 concerning the National Standards of Child Care in Child Welfare Institutions at Karya Utama Child Welfare Institution (LKSA) in Jayapura Regency is grounded in the importance of strengthening child care services based on children's rights and social welfare principles, as well as addressing the various limitations still encountered in the implementation of child care standards within child welfare institutions. This study employed a qualitative approach using a descriptive research method. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The analysis was guided by George C. Edward III’s policy implementation theory, which encompasses the dimensions of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings indicate that LKSA Karya Utama has implemented several forms of child care services, including the fulfillment of basic needs, educational support, religious guidance, and social assistance. However, the implementation of the National Standards of Child Care has not yet been fully optimized, particularly in the areas of family-based care, comprehensive child assessment, care documentation, and the availability of professional human resources. This study concludes that the implementation of child care policies is influenced not only by the existence of regulatory frameworks but also by institutional readiness, human resource capacity, and the support of social service networks in ensuring sustainable child welfare services.
Dilema Pajak dan Zakat Korporasi Syariah: Analisis Dampak Beban Finansial Ganda terhadap Kepatuhan Fiskal Emiten di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Saras Meilia Puspitasari; Hartoyo Hartoyo
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12217

Abstract

Entitas bisnis syariah di Indonesia menghadapi dilema akibat tumpang tindih kewajiban hukum positif membayar pajak negara (siyasah maliyah) dan kewajiban moral-keagamaan menunaikan zakat korporasi (fiqih muamalah) yang memicu fenomena Beban Finansial Ganda (dual obligation burden). Penelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis dampak Beban Finansial Ganda (BURDEN) terhadap Kepatuhan Fiskal yang diproyeksikan melalui Cash Effective Tax Rate (CETR) pada emiten di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), dengan menyertakan Ukuran Perusahaan (SIZE), Profitabilitas (ROA), dan Leverage (DAR) sebagai variabel kontrol. Menggunakan pendekatan kuantitatif metode estimasi regresi linear berganda Ordinary Least Squares (OLS), sampel dipilih melalui purposive sampling hingga menghasilkan 88 emiten non-keuangan aktif di ISSI sepanjang tahun akuntansi 2025, yang diolah menggunakan EViews. Hasil pengujian empiris menunjukkan bahwa BURDEN berpengaruh negatif dan signifikan terhadap CETR. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi beban kumulatif pajak dan zakat, semakin besar kecenderungan manajemen melakukan tindakan penghindaran pajak (tax avoidance) guna mengamankan likuiditas arus kas. Untuk variabel kontrol, ROA berpengaruh positif signifikan, DAR berpengaruh negatif signifikan, sedangkan SIZE tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan fiskal. Secara teoritis, studi ini memperkuat argumen Teori Agensi dalam ekosistem pasar modal syariah, dimana ketatnya likuiditas mendorong tindakan oportunistik defensif oleh manajer. Secara praktis, studi ini merekomendasikan urgensi rekonstruksi kebijakan fiskal di Indonesia dari sistem zakat sebagai pengurang penghasilan bruto (tax-deductible expense) menuju sistem kredit pajak langsung (tax credit) untuk memitigasi adh-dharar (kesulitan finansial berlebih) bagi korporasi syariah.
Analisis Morfosintaksis dalam Bahasa Arab: Integrasi antara Ilmu Sharf dan Nahwu dalam Perspektif Linguistik Modern Ananda Auliah; Hamzah Hamzah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ilmu sharf dan nahwu dalam bahasa Arab melalui perspektif morfosintaksis modern. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan pemisahan antara aspek morfologi dan sintaksis dalam pembelajaran maupun penelitian bahasa Arab, padahal keduanya memiliki keterkaitan yang erat dalam membentuk struktur gramatikal bahasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh dari buku-buku linguistik Arab, artikel jurnal ilmiah berbahasa Indonesia terbitan 2016–2026, serta berbagai literatur yang relevan dengan kajian sharf, nahwu, dan morfosintaksis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi literatur, sedangkan analisis data menggunakan model analisis isi (content analysis) yang meliputi reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilmu sharf dan ilmu nahwu memiliki hubungan yang bersifat integratif dan saling melengkapi dalam sistem kebahasaan Arab. Hubungan tersebut terlihat pada fenomena i‘rab, taṣrīf, agreement (muthābaqah), dan al-isytiqāq yang memperlihatkan bahwa perubahan bentuk morfologis suatu kata berpengaruh langsung terhadap fungsi sintaktisnya dalam kalimat. Sistem i‘rab berfungsi sebagai penanda hubungan gramatikal melalui perubahan bentuk kata, sedangkan taṣrīf dan agreement menunjukkan keterkaitan antara bentuk verba dengan kategori sintaktis seperti persona, jumlah, dan gender. Selain itu, proses al-isytiqāq membuktikan bahwa perubahan pola morfologis menghasilkan kategori gramatikal dan distribusi sintaktis yang berbeda. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa konsep-konsep dalam ilmu sharf dan nahwu memiliki relevansi yang kuat dengan teori morfosintaksis modern, seperti case marking, agreement system, dan morfologi derivatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa morfosintaksis merupakan kerangka teoretis yang efektif untuk menjelaskan integrasi antara ilmu sharf dan ilmu nahwu dalam bahasa Arab. Integrasi tersebut menunjukkan bahwa tata bahasa Arab tidak hanya dapat dipahami melalui pendekatan tradisional, tetapi juga memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan linguistik modern, pembelajaran bahasa Arab, serta teknologi kebahasaan berbasis kecerdasan buatan dan pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing).