cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,744 Documents
PENGARUH MODAL MANUSIA DAN MODAL FISIK TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PT BANK CENTRAL ASIA Tbk PERIODE 2006 - 2025 Novi Rahmawati; Hengki Hermawan; Siti Nur'aidawati
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14356

Abstract

PENGARUH MODAL MANUSIA DAN MODAL FISIK TERHADAP NILAI PERUSAHAANPADA PT BANK CENTRAL ASIA TbkPERIODE 2006 - 2025
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Sampah Organik Menjadi Biogas Dan Air Lindi Sebagai Upaya Pengelolaan Limbah Berkelanjutan Di Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat Nurliyani Nurliyani; Adinda Fadhillah Putri; Livya Anisa; Ma’ruf Fajar H; Laisya Putri Cantika
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga di Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, masih menghadapi kendala berupa belum optimalnya pemilahan dan pemanfaatan sampah organik dari sumbernya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi biogas dan air lindi sebagai upaya pengelolaan limbah berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi biodigester sederhana dan komposter air lindi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Teknologi yang diterapkan dirancang menggunakan bahan yang mudah diperoleh sehingga dapat dioperasikan dan direplikasi oleh masyarakat. Program ini diarahkan untuk menghasilkan satu unit biodigester dan satu unit komposter sebagai media percontohan serta meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan sampah organik. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, diskusi, dan kuesioner sederhana.
Hubungan Paritas, Pengetahuan tentang Tanda Bahaya Pada Kehamilan, dan Status Ekonomi terhadap Kepatuhan Antenatal Care (ANC) pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Darangdan Kabupaten Purwakarta Tahun 2026 Citra Aura Saputri; Intan Karlina; Fitri Puspita Sari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC) sesuai standar penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan paritas, pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan, dan status ekonomi dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Darangdan Kabupaten Purwakarta tahun 2026. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 251 ibu hamil trimester III dengan sampel 72 responden yang dipilih menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan Buku KIA serta dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 23 responden (31,9%) patuh dan 49 responden (68,1%) tidak patuh melakukan kunjungan ANC. Sebagian besar responden merupakan primipara (47,2%), memiliki pengetahuan baik (40,3%), dan berstatus ekonomi rendah (73,6%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara paritas, pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan, dan status ekonomi dengan kepatuhan kunjungan ANC, masing-masing dengan p = 0,000. Dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel tersebut berhubungan signifikan dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil trimester III. Penguatan edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan dan peningkatan akses pelayanan perlu dilakukan untuk mendukung kepatuhan kunjungan ANC.
Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat Desa Terhadap Legalitas Tanah Untuk Pencegahan Sengketa Agraria Rizki Wahyudi; Berliana Pustita Arum; Syifa Aulia Febriana
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study purpose was to evaluate and enhance rural community legal literacy regarding land legality as a preventive measure against agrarian conflicts in Serang. Land ownership disputes in rural areas often stem from reliance on informal documents and a lack of public understanding regarding official land certification procedures. Materials and methods. This community service project employed a qualitative action-oriented approach consisting of interactive legal counseling, practical simulations of land transactions and inheritance, simple legal consultations, and Focus Group Discussions (FGD). The program involved village residents, local government officials, and community leaders. Results. The implementation of the program led to a notable increase in community understanding regarding the legal importance of land ownership certificates, official registration procedures, and the role of land deed officials. Participants shifted from relying solely on traditional or administrative village documents to recognizing land certificates as the primary legal protection against land claims. Furthermore, the counseling successfully broadened the community's awareness of non-litigation dispute resolution mechanisms, such as mediation and deliberation. Conclusions. Enhancing legal literacy among village residents is an effective strategy to prevent agrarian disputes and establish land tenure security. Continuous educational initiatives, supported by village officials and land authorities, are essential to foster a sustainable legal culture and support rural development.
The Effect Of The Substitution Of Soybean Flour, Butternut Squash Flour, And Brown Rice Flour On The Acceptability And Nutritional Content Of Almond Crispy Fatin Nur Azizah; Amalia Ruhana
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Almond crispy is a popular snack due to its sweet taste and crispy texture. It is commonly made from wheat flour, eggs, margarine, powdered sugar, and cornstarch. In Indonesia, wheat flour production still depends heavily on imported wheat, making it necessary to develop products using locally sourced flour substitutes. This study aimed to determine the effect of substituting soybean flour, butternut squash flour, and brown rice flour on the acceptability (color, aroma, texture, taste, and aftertaste) and nutritional content (protein and dietary fiber) of almond crispy. This study employed a true experimental design using a Completely Randomized Design (CRD). A sensory evalution was conducted 40 untrained panelists who assessed four formulations of almond crispy F1 (40% soybean flour : 10% butternut squash flour), F2 (30% soybean flour : 20% butternut squash flour), F3 (20% soybean flour : 30% butternut squash flour), and F4 (10% soybean flour : 40% butternut squash flour), with each formulation containing 40% brown rice flour. The results of the Kruskall Wallis and Mann-Whitney tests indicated that the substitution of soybean flour, butternut squash flour, and brown rice flour significantly affected the acceptability attributes of almond crispy, including color, aroma, texture, taste, and aftertaste (p<0,05). Based on the sensory evaluation, the best formulation was F2, containing 30% soybean flour and 20% butternut squash flour. The nutritional analysis of F2 revealed that every 100 g of almond crispy contained 11,24 g of protein and 1,47 g of dietery fiber
Evaluasi Penyimpanan Cold Chain Product di Puskesmas Pekanbaru Kota Adriani Susanty; Rina Astuti; Diva Fatihah Nabilla; Elbina Nabila; Salila Fitriah Zulfa; Shifa Khalisa Melza; Tilza Novia
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cold Chain Product (CCP), particularly vaccines, requires proper storage to maintain its quality, safety, and effectiveness. This study aimed to evaluate vaccine storage practices at Pekanbaru Kota Public Health Center based on cold chain requirements. This study used a descriptive observational design with an evaluative approach. Data were collected through direct observation of vaccine storage practices and comparison with applicable guidelines. The evaluated aspects included storage temperature, vaccine refrigerator, vaccine arrangement, First Expired First Out (FEFO) implementation, Vaccine Vial Monitor (VVM) examination, temperature monitoring, refrigerator maintenance, and procedures for handling power interruptions. The results showed that all observed aspects had been implemented at Pekanbaru Kota Public Health Center. Vaccines were stored at 2–8°C using a dedicated vaccine refrigerator in good condition. Vaccine arrangement considered temperature sensitivity, while FEFO and VVM examination were routinely applied. Temperature monitoring was conducted in the morning and afternoon, and refrigerator maintenance and procedures for power interruptions were available. Overall, vaccine cold chain storage practices met the observed requirements. However, further evaluation is needed regarding thermometer calibration, temperature deviation documentation, and corrective actions.
Pengaruh Pemberian Pakan Konsentrat Dengan Imbuhan Rumput Laut Merah (Rhodophyta) Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan Serat Kasar Dan Protein Kasar Pada Ternak Kambing Lokal Betina Clinton Ngara Bili; Grace Maranatha; Marthen Yunus; Daud Amalo
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemberian pakan konsentrat yang mengandung imbuhan rumput laut merah, juga dikenal sebagai rhodophytes, mempengaruhi konsumsi dan kecernaan protein kasar dan serat kasar kambing betina yang tinggal di daerah tersebut. Metode yang digunakan adalah metode percobaan menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan dengan perlakuan terdiri dari P0= pakan basal+konsentrat tanpa imbuhan rumput laut, P1= pakan basal+ konsentrat mengandung tepung rumput laut 1%, P2= pakan basal+konsentrat mengandung tepung rumput laut 2%, P3= pakan basal+ konsentrat mengandung tepung rumput laut 3%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi serat kasar dan protein kasar serta kecernaan serat kasar dan protein kasar. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam untuk mengetahui pengaruh perlakuan dan uji beda nyata terkecil untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata konsumsi serat kasar (g/e/h) : P0=74,96; P1=79,03; P2=85,88; P3=80,66, konsumsi protein kasar (g/e/h); P0=129,27; P1=136,66; P2=140,57; P3=124,60, kecernaan serat kasar (%) P0=38,31; P1=47,91; P2=34,95; P3=44,62 dan kecernaan protein kasar (%) P0=79,41; P1=82,64; P2=77,70; P3=81,22. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penyediaan konsentrat bersamaan dengan kompensasi rumput laut merah berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi serat kasar dan protein kasar yaitu semakin tinggi level pemberian hingga 2% akan meningkatkan konsumsi serat kasar dan protein kasar namun akan menurun pada pemberian level 3%. Namun pemberian konsentrat dengan imbuhan rumput laut merah berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan serat kasar dan protein kasar. Disimpulkan bahwa pemberian konsentrat dengan imbuhan rumput laut pada level 2% dapat meningkatkan konsumsi serat kasar dan protein kasar pada ternak kambing betina lokal dan pemberian hingga 3% akan menyebabkan penurunan konsumsi. Namun perlakuan memberikan berpengaruh yang relatif sama terhadap kecernaan serat kasar dan protein kasar.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhanterhadap Diet Rendah Garam Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Panjang Bandar Lampung Tahun 2026 Alexander Michael Darmawan; Djunizar Djamaludin; Rika Yulendasari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal. Salah satu upaya pengendalian hipertensi adalah penerapan diet rendah garam.Tujuan : Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan terhadap diet rendah garam pada pasien hipertensi di Puskesmas Panjang Bandar Lampung Tahun 2026.Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 84 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Dukungan keluarga dan kepatuhan terhadap diet rendah garam diukur menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji pearson Chi-square.Hasil : Karakteristik responden didominasi usia 61–75 tahun sebanyak 52 responden (61,9%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 48 responden (57,1%), berpendidikan SMA sebanyak 51 responden (60,7%), dan tidak bekerja sebanyak 50 responden (59,5%). Dukungan keluarga sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 42 responden (50%), sedangkan kepatuhan terhadap diet rendah garam sebagian besar berada pada kategori cukup patuh sebanyak 66 responden (78,6%). Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan terhadap diet rendah garam pada pasien hipertensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05).Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan terhadap diet rendah garam pada pasien hipertensi di Puskesmas Panjang Bandar Lampung Tahun 2026. Semakin baik dukungan keluarga yang diberikan, semakin baik pula kepatuhan pasien dalam menjalankan diet rendah garam. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga perlu ditingkatkan dalam program edukasi dan pengelolaan hipertensi untuk meningkatkan keberhasilan terapi nonfarmakologis.
Kinerja Ekonomi Usaha Ternak Babi Peranakan Di Kecamatan Tabundung Kabupaten Sumba Timur Mardiana D. Tamar; Ulrikus R. Lole; Solvi M. Makandolu; Agus A. Nalle
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pendapatan, kelayakan finansial, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatn usaha ternak babi di Kecamatan Tabundung Kabupaten Sumba Timur. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Karita, Kuki Talu, Billa, Praingkareha, Tarimbang, Bangga Watu selama 1 bulan terhitung dari 25 Juli ssampai 25 Agustus 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei untuk memperoleh data primer melalui wawancara langsung dengan peternak berdasarkan kuisioner yang telah disiapkan, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Pengambilan contoh dilakukan secara bertahap, yaitu tahap pertama penetuan desa contoh secara purposive dan tahan kedua penentuan 80 peternak contoh secara acak non-proporsional. Data dianalisis menggunakan analisis pendapatan, analisis kelayakan finansial dengan kriteria R/C, PBP, dan BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan tunai sebesar Rp19.922.552 per tahun, dengan nilai R/C sebesar= 2,47 Payback period (pp) sebesar= 1,17 BEP unit sebesar 0,23 ST, dan BEP harga sebesar Rp3.426.061.
Pengaruh Kemampuan Kerja Dan Penempatan Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan Di UPT Puskesmas Waigete Kabupaten Sikka Yohana Ludvina Wego; Yustina Olivia Da Silva; Margaretha Yulianti
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14365

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih adanya kendala dalam peningkatan kinerja tenaga kesehatan di UPT Puskesmas Waigete Kabupaten Sikka. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kemampuan kerja tenaga kesehatan yang perlu ditingkatkan serta penempatan kerja yang belum sepenuhnya sesuai dengan kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran Kemampuan Kerja, Penempatan Kerja, dan Kinerja Tenaga Kesehatan; (2) menganalisis pengaruh Kemampuan Kerja dan Penempatan Kerja terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan baik secara parsial maupun secara simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah Tenaga Kesehatan UPT Puskesmas Waigete Kabupaten Sikka. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode deskriptif dan statistik inferensial yaitu regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan melalui Uji F dan Uji t. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel Kinerja Tenaga Kesehatan berada dalam kriteria baik, variabel Kemampuan Kerja berada dalam kriteria baik, selanjutnya variabel Penempatan Kerja berada dalam kriteria baik. Hasil statistik uji t menunjukkan bahwa secara parsial variabel Kemampuan Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan. Selanjutnya variabel Penempatan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan. Hasil statistik uji F menunjukkan bahwa secara simultan variabel Kemampuan Kerja dan Penempatan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan dengan nilai F hitung 19,162.