cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
hamidi@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25486233     EISSN : 25486241     DOI : https://doi.org/10.29303/jpap
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) (p-ISSN: 2548-6233; e-ISSN: 2548-6241) is a peer-reviewed journal published since 2016 by the Postgraduate University of Mataram. The Journal of Educational Administration Practitioners is an integrated media for continuous communication with important new research results related to education administration, including areas of leadership, program evaluation, job satisfaction, learning, and education management, planning, human resources, organizational culture, facilities and infrastructure, finance, curriculum, community relationships, education administration development and technology in administration. JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) publishes comprehensive research articles with reviews from leading experts in the field. The incoming papers are selected on the basis of high scientific studies, provide important new knowledge, and are of great interest to the community in the field of education administration.
Articles 167 Documents
Efektifitas Media APE Papan Cerdas Terintegrasi Budaya “Sasak” untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Nani Husnaini; Siti Hajaroh
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh APE papan pintar terintegrasi budaya “sasak“ terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Pre Eksperimental dengan desain One Group Pretest – Posttest Design. Uji coba dilakukan terhadap siswa paud B yang berjumlah 21 siswa. Instrumen untuk mengukur perkembangan kognitif anak usia dini menggunakan lembar observasi, yang dalam pelaksanaan evaluasinya dengan melihat langsung melalui permainan-permainan yang diberiikan ke siswa. Adapun untuk uji hipotesis dengan rumus uji t (paired sampel t test). Hasil uji hipotesis dengan analisis uji-t sampel berpasangan (paired samples t-test) nilai P 0,001< 0,05 artinya terdapat perbedaan perkembangan kognitif siswa sebelum dan sesudah mendapatakan perlakuan media APE terintegrasi budaya “sasak”. Jika dilihat dari rata-ratanya pretes 66,748 kemudian postes 76,767 menujukkan adanya peningkatan. Artinya media tersebut efektif dan memberikan pengaruh terhadap perkembangan kognitif anak usia dini.
Implementasi Sistem Absensi Mahasiswa Berbasis QR Code Melalui Integrasi Flutter, Spring Boot, dan PostgreSQL Jihad Chaerulloh; Rudi Heryanto
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi sistem absensi mahasiswa berbasis QR Code terhadap efisiensi pengelolaan absensi mahasiswa di Politeknik Pancasakti Global Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode campuran yang mengombinasikan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 14 responden menggunakan skala Likert, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara sebagai data pendukung. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS, meliputi uji F dan uji koefisien determinasi, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem absensi QR Code berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi pengelolaan absensi mahasiswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dan koefisien determinasi sebesar 0,910 yang menunjukkan kontribusi sebesar 91%. Hal ini menunjukkan bahwa sistem absensi berbasis QR Code mampu meningkatkan efisiensi dalam hal kecepatan, keakuratan, serta kemudahan pengelolaan data kehadiran mahasiswa. Hasil wawancara juga memperkuat temuan tersebut, di mana sebagian besar responden menyatakan bahwa sistem ini mempermudah proses absensi, lebih praktis, serta mampu meminimalkan kesalahan dan kecurangan, meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis seperti kestabilan jaringan dan respons sistem. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi sistem absensi berbasis QR Code efektif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan absensi mahasiswa serta mendukung digitalisasi administrasi akademik di perguruan tinggi.
Strategi Pemanfaatan e-BMD dalam Mewujudkan Administrasi yang Akuntabel di SMKPP Negeri Mataram Lina Budiarti; Maulidian Nadita Iswari; Mohamad Mustari
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemanfaatan aplikasi Electronic Barang Milik Daerah (e-BMD) dalam mewujudkan administrasi yang akuntabel di SMKPP Negeri Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan e-BMD, pengelolaan aset sekolah menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaksesuaian data inventaris, keterlambatan penyusunan laporan, dan tingginya risiko kesalahan pencatatan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sekolah menerapkan strategi berupa penguatan kapasitas sumber daya manusia, inventarisasi ulang aset, penerapan barcode, serta integrasi sistem pelaporan digital. Implementasi e-BMD terbukti meningkatkan efektivitas pengelolaan aset, memperbaiki ketertiban administrasi, mempercepat penyusunan laporan, dan meminimalkan kesalahan pencatatan. Selain itu, digitalisasi melalui e-BMD mendukung terwujudnya tata kelola aset sekolah yang lebih transparan, tertib, dan akuntabel. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan Barang Milik Daerah berkontribusi terhadap peningkatan kualitas administrasi dan akuntabilitas pengelolaan aset di lingkungan sekolah.
Analisis optimalisasi Pemanfaatan SIPLAH terhadap Kualitas Tata Kelola Administrasi dan Efisiensi Belanja Sekolah di Gugus 3 Narmada Habiburrahman; Ahul Madyan
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1658

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pemanfaatan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLAH) dalam meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan efisiensi belanja sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPLAH mampu meningkatkan efisiensi proses pengadaan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana BOS, serta mempermudah monitoring dan pelaporan administrasi sekolah. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital, kualitas jaringan internet, dan ketersediaan produk pada platform. Optimalisasi SIPLAH memerlukan penguatan kompetensi pengguna, infrastruktur teknologi, dan sistem pengawasan berkelanjutan.
Pengelolaan Program Alfamart Class Sebagai Teaching Factory di SMK Negeri 1 Gowa Desy Fitriani; Faridah; Sri Hastuti
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1727

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengelolaan program Alfamart Class sebagai Teaching Factory di SMK Negeri 1 Gowa, yang mencakup proses kemitraan, pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses kemitraan, pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program Alfamart Class sebagai Teaching Factory di SMK Negeri 1 Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang SDM sekaligus pembina Business Center, serta ketua jurusan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Proses kemitraan berawal dari inisiatif sekolah melalui jurusan pemasaran, yang kemudian diformalisasi melalui penandatanganan MoU antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. 2. Dalam pelaksanaannya, program dilakukan bertahap mulai dari seleksi peserta oleh pihak Alfamart, pembelajaran teori dan praktik di Business Center, hingga Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Alfamart. Kegiatan pembelajaran dirancang dengan proporsi 30% teori dan 70% praktik, melibatkan guru tamu dari Alfamart, serta pelatihan Training of Teacher (ToT). Evaluasi dilakukan secara berkala melalui monitoring bersama pihak Alfamart  3. Keberhasilan program didukung oleh kesiapan sarana sekolah, komitmen kedua belah pihak, dan antusiasme siswa, meskipun masih ada kendala seperti keterbatasan fasilitas praktik, penyesuaian jadwal kegiatan antara sekolah dan Alfamart, serta keterbatasan kuota peserta.
Analisis Model Pembelajaran Mendalam untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa Sekolah Menengah dalam Menulis Cerita Rakyat Yoventa Nahak; Mariano Sengkoen
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1753

Abstract

Pembelajaran menulis cerita rakyat di sekolah menengah masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya kemampuan peserta didik dalam mengembangkan ide, berpikir kritis, dan mengaitkan tulisan dengan konteks budaya. Di sisi lain, implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam Kurikulum Merdeka membuka peluang untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model pembelajaran mendalam dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita rakyat pada siswa sekolah menengah serta mengidentifikasi potensi integrasi cerita rakyat berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari artikel ilmiah, buku, dokumen kebijakan pendidikan, dan hasil penelitian yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil sintesis menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menulis melalui proses eksplorasi, interpretasi, refleksi, dan kreasi yang mendorong peserta didik membangun pemahaman secara bermakna. Integrasi cerita rakyat sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal memperkaya pengalaman belajar, meningkatkan kreativitas, memperkuat kemampuan berpikir kritis, mengembangkan kemampuan naratif, serta memperkuat literasi budaya dan identitas lokal peserta didik. Penelitian ini menghasilkan model konseptual implementasi pembelajaran mendalam berbasis cerita rakyat yang dapat menjadi alternatif bagi guru Bahasa Indonesia dalam merancang pembelajaran menulis yang kontekstual, bermakna, dan selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Tayangan Animasi Riko The Series Terhadap Kemampuan Menyimak Anak Kelompok B di TKN 12 Jonggat Baiq Kautsar Zohratul Alya; Muhammad Tahir; Aulia Dwi Amalina Wahab
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1765

Abstract

Kemampuan menyimak merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang penting dikembangkan pada anak usia dini. Berdasarkan hasil observasi di TKN 12 Jonggat, kemampuan menyimak anak kelompok B masih tergolong rendah, ditandai dengan kurangnya perhatian saat pembelajaran, kesulitan memahami isi cerita, belum mampu menjawab pertanyaan sesuai isi cerita, serta belum optimal dalam mengingat dan menyampaikan kembali informasi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tayangan animasi Riko The Series terhadap kemampuan menyimak anak kelompok B di TKN 12 Jonggat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design melalui rancangan One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 14 anak kelompok B yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan menyimak anak meningkat dari 36,50 pada saat pretest menjadi 68,21 pada saat posttest. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05), sehingga H₀ ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, tayangan animasi Riko The Series berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan menyimak anak kelompok B di TKN 12 Jonggat.
Pengaruh Manajemen Sarana dan Prasarana terhadap Mutu Pembelajaran pada Madrasah Tsanawiyah Zahira Fitriyatunnisa; Dadan F. Ramdhan; Syam’iyah Syam’iyah
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1773

Abstract

Manajemen sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor yang mendukung terciptanya mutu pembelajaran di lembaga pendidikan. Pengelolaan sarana dan prasarana yang dilakukan secara efektif dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menunjang pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen sarana dan prasarana, mendeskripsikan mutu pembelajaran, serta menganalisis pengaruh manajemen sarana dan prasarana terhadap mutu pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh sehingga seluruh guru dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,52, sedangkan mutu pembelajaran berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata 4,61. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pembelajaran (Sig. = 0,001 < 0,05) dengan koefisien determinasi sebesar 49,0%. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran.
Efektivitas Peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dalam Menangani Tindak Kekerasan Bullying/Perundungan Pada Pendidikan Sekolah Dasar di Kecamatan Sekotong Ujang Kusnadi; Sudirman Wilian; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dalam menangani tindak kekerasan bullying/perundungan pada sekolah dasar di Kecamatan Sekotong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Adapun subjek penelitian ini yaitu meliputi: Anggota Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Sekotong, Kepala Sekolah, Guru wali kelas, Pengawas Sekolah, Peserta didik kelas V atau kelas VI, Orang tua/wali siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas peran TPPK dalam menangani bullying belum berjalan secara optimal. Implementasi fungsi sosialisasi, pendampingan korban, kemitraan, serta pemantauan dan pelaporan masih bersifat administratif dan belum terlaksana secara sistematis. Persepsi warga sekolah juga menunjukkan bahwa keberadaan TPPK belum memberikan dampak nyata karena rendahnya tingkat pemahaman terhadap fungsi dan mekanisme pelaporannya. Faktor-faktor yang menghambat efektivitas TPPK meliputi rendahnya kapasitas teknis anggota, beban tugas ganda guru, keterbatasan anggaran operasional, rendahnya pemahaman warga sekolah, budaya penyelesaian masalah secara kekeluargaan, serta keterbatasan akses geografis wilayah pesisir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia, dukungan anggaran, pendampingan berkelanjutan, serta peningkatan koordinasi antara sekolah dan Dinas Pendidikan diperlukan agar TPPK mampu menjalankan perannya secara efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.
Peran Asosiasi Orang Tua dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan di Sekolah Nusa Alam Mataram Nurhidayatul Millah; Heri Hadi Saputra; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran asosiasi orang tua, pola kemitraan yang terjalin dengan pihak manajemen sekolah, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan triangulasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah nasional, kepala sekolah ekspatriat, pengurus asosiasi orang tua, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asosiasi orang tua berperan dalam memberikan dukungan sarana dan prasarana, mendukung kegiatan ekstrakurikuler, serta menjadi jembatan komunikasi antara sekolah dan orang tua. Pola kemitraan yang terbentuk meliputi pola pengasuhan (parenting), belajar di rumah (learning at home), komunikasi (communicating), kolaborasi (collaborating), sukarelawan (volunteering), dan pengambilan keputusan (decision making). Keberadaan asosiasi orang tua memberikan dampak positif berupa meningkatnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua, kelancaran pelaksanaan program unggulan sekolah, terciptanya lingkungan belajar yang lebih suportif, meningkatnya rasa memiliki terhadap sekolah, serta meningkatnya kualitas layanan pendidikan baik dalam aspek akademik, karakter, kreativitas, maupun perkembangan sosial peserta didik. Dengan demikian, asosiasi orang tua memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui kemitraan yang sinergis antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.