cover
Contact Name
Nasrul
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6285277299111
Journal Mail Official
jmm@unimal.ac.id
Editorial Address
Jl. Irian Kampus Bukit Indah No.5, Blang Pulo, Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh 24355, Indonesia
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Malikussaleh Mengabdi
ISSN : -     EISSN : 28296141     DOI : https://doi.org/10.29103/jmm.v2i2.12164
Jurnal Malikussaleh Mengabdi (JMM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Malikussaleh (LPPM UNIMAL) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JMM LPPM UNIMAL meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JMM LPPM UNIMAL maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JMM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 215 Documents
Meningkatkan Kemandirian Pengungsi Rohingya: Vocational Life Skill Training (Pelatihan Keterampilan Pengolahan Detergen Cair) Oleh Dosen Teknik Kimia Universitas Malikussaleh Di Kota Lhokseumawe Suryati, Suryati; Leni Maulinda; Wusnah; Fikri Hasfita; Meriatna; Nasrul ZA; Lukman Hakim
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i1.24195

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk memberikan solusi terhadap keterbatasan akses ekonomi dan keterampilan pengungsi Rohingya di Kota Lhokseumawe. Kegiatan dilaksanakan melalui Vocational Life Skill Training (VLST) berupa pelatihan pengolahan detergen cair yang mudah diproduksi, bernilai ekonomis, dan memiliki prospek pasar. Proses pelaksanaan kegiatan pengabdian dapat terdiri dari beberapa langkah yang meliputi (1) Survey, sosialisasi dan tahap persiapan; (2) Tahap pelaksanaan dan pelatihan pembuatan deterjen cair; (3) Monitoring dan Evaluasi. Pada tahap pelaksanaan dilakukan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, penyampaian materi teori, praktik langsung pembuatan detergen cair, dan post-test untuk menilai peningkatan keterampilan, serta uji pasar untuk mengukur respon konsumen. Hasil menunjukkan tingkat kehadiran mencapai 100% dari 70 peserta terdaftar. Rata-rata nilai pre-test sebesar 56,4 meningkat signifikan menjadi 90,2 pada post-test (+33,8 poin). Produk detergen cair yang dihasilkan sebanyak 50 liter dikemas dalam 100 botol berukuran 500 mL, kemudian diuji coba di pasar lokal. Respon konsumen menunjukkan kepuasan rata-rata 85%, dengan aspek daya bersih memperoleh nilai tertinggi (90%). Program ini berdampak pada peningkatan keterampilan vokasional, peluang usaha, serta kemandirian ekonomi pengungsi. Dengan demikian, pelatihan berbasis life skill terbukti efektif dan dapat direkomendasikan sebagai model pemberdayaan berkelanjutan bagi kelompok marginal dan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi pengungsi serta berpotensi untuk direplikasi ke lokasi pengungsian lain. Kata kunci: pengabdian masyarakat, pelatihan keterampilan teknis, detergen cair, pengungsi rohingya
PKM Strategi Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pencegahan Cyberbullying untuk Siswa Ula, Mutammimul; Fasdarsyah; Bustami; Rizal Tjut Adek; Fadlisyah; salahuddin
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i1.24208

Abstract

PKM Strategi Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pencegahan Cyberbullying untuk Siswa di SMK Negeri 3 kota lhokseumawe untuk mengantisipasi salah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi digital yang memberikan ancaman serius bagi kesehatan mental dan sosial siswa. Fenomena ini menuntut adanya strategi pencegahan yang efektif melalui pemanfaatan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penggunaan teknologi informasi dalam upaya pencegahan cyberbullying di kalangan siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai penelitian terdahulu dan analisis praktik implementasi teknologi di bidang pendidikan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dapat dilakukan melalui tiga pendekatan utama: (1) penggunaan aplikasi pengawasan dan pelaporan untuk mendeteksi serta menangani kasus cyberbullying secara cepat, (2) penguatan literasi digital siswa melalui platform e-learning dan konten edukatif interaktif, serta (3) kolaborasi sekolah, orang tua, dan penyedia layanan digital dalam menciptakan sosial secara online dan aman. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah Pemanfaatan teknologi informasi dalam pencegahan cyberbullying bagi siswa terbukti efektif bila diarahkan pada tiga aspek utama: deteksi dini melalui aplikasi pengawasan, peningkatan literasi digital siswa, dan kolaborasi antara sekolah, orang tua, serta penyedia layanan digital. Strategi ini tidak hanya menekan potensi terjadinya cyberbullying, tetapi juga membangun budaya digital yang sehat dan aman bagi siswa. Dengan demikian, integrasi teknologi informasi dalam program pendidikan dan kebijakan sekolah menjadi langkah krusial dalam pencegahan cyberbullying.
Silat Perisai Diri sebagai Upaya Penguatan Karakter dan Kesehatan Masyarakat Asrianda, Asrianda; Wibowo, Patmono; Zulfadli, Zulfadli; ZA , Nasrul
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Silat Perisai Diri sebagai aliran Pencak Silat berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi menjadi warisan budaya sarat nilai filosofis, spiritual, dan edukatif. Pengabdian masyarakat melalui pelatihan silat Perisai Diri dilaksanakan sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus pembinaan generasi muda. Metode kegiatan dilakukan melalui pelatihan terstruktur dengan pendekatan integratif antara aspek fisik, mental, dan karakter. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kebugaran fisik, ketangguhan mental, disiplin, rasa hormat, dan kemampuan teknis peserta. Kegiatan dilakukan berkontribusi pada penguatan identitas budaya, kohesi sosial, dan peningkatan motivasi remaja untuk terlibat dalam aktivitas positif, termasuk kompetisi bela diri. Dukungan masyarakat sekitar serta respons positif dari peserta menegaskan program dilakukan relevan dan berpotensi berkelanjutan. Silat Perisai Diri terbukti sebagai sarana bela diri, instrumen pendidikan karakter, kesehatan, dan pelestarian budaya dapat diintegrasikan dalam strategi pengembangan masyarakat berkelanjutan. Kkegiatan pengabdian dapat diperluas melalui sinergi dengan lembaga pendidikan formal maupun nonformal, silat Perisai Diri dapat terintegrasi ke dalam kurikulum ekstrakurikuler sekolah maupun program pembinaan pemuda di tingkat komunitas. Pendekatan dilakukan diharapkan tidak hanya memperkuat aspek fisik dan keterampilan bela diri, tetapi membentuk generasi yang memiliki ketangguhan karakter, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Dukungan berkelanjutan pemerintah daerah, organisasi budaya, dan pihak swasta dapat memperkuat ekosistem pelatihan lebih luas, baik dalam bentuk fasilitas, pendanaan, maupun promosi kegiatan. Dengan adanya jejaring kolaborasi yang solid, pengembangan silat Perisai Diri sebagai warisan budaya sekaligus media pembentukan karakter semakin kokoh, memberi dampak nyata bagi ketahanan budaya nasional dan kualitas sumber daya manusia di era globalisasi.
Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah bagi Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Hasibuan, Fairuz Raihanah; Siregar, Widyana Verawaty; Hasibuan, Arnawan; Nasruddin AS; Ahmad Maulana Kamal; Fahrian Roid
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.22555

Abstract

Keterampilan dalam menulis karya tulis ilmiah merupakan hal yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa. Salah satu syarat untuk mencapai gelar sarjana yaitu mahasiswa harus menulis karya tulis ilmiah berupa skripsi dan artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal kampus atau di luar kampus. Faktor atau hal yang menyebabkan rendahnya kemampuan mahasiswa dalam membuat karya tulis ilmiah adalah kurangnya pengalaman dalam membuat suatu karya tulis ilmiah, serta rendahnya rasa percaya diri dalam menuliskan suatu gagasan. Rendahnya kesadaran mahasiswa dalam menulis karya ilmiah disebabkan kurangnya pemahaman dan pengetahuan mengenai cara menulis yang baik dan benar. Oleh karena itu, dilaksanakan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah bagi Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, sehingga pengetahuan mahasiwa tentang cara menulis karya ilmiah semakin meningkat, terkait konsep, langkah-langkah, pengumpulan data dan mensitasi dan dapat menghasilkan sebuah karya tulis ilmiah..
Pelatihan Pembuatan Inhibitor Korosi dari Ekstrak Daun (Carica papaya L.) di Gampong Mekar Jaya Isra, Muhammad; Fauzan; Muhammad Syahril; Amalia Harmin; Faris Ahmad Mizanus Sabri; Rita Syntia; Muhammad Nuzan Rizki
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24121

Abstract

Fasilitas infrastruktur serta lingkungan sekitar berpotensi mengalami kerusakan lebih cepat akibat korosi. Jika korosi tidak segera ditangani, hal ini dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar. Salah satu metode pencegahan korosi adalah proteksi katodik dengan anoda korban. Namun, karena biaya perawatan yang tinggi, teknik ini lebih sesuai digunakan dalam skala industri. Selain metode anoda korban, penggunaan inhibitor juga dapat menjadi solusi untuk mengendalikan korosi. Inhibitor adalah zat yang mampu memperlambat laju korosi meskipun diberikan hanya dalam jumlah kecil pada konsentrasi tertentu. Untuk menekan biaya perlindungan, beberapa inhibitor alami dapat dimanfaatkan dari bahan-bahan yang tersedia di sekitar, salah satunya adalah daun pepaya yang memiliki kandungan organik berpotensi menghambat proses korosi. Tujuan umum kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan ekstrak daun pepaya sebagai penghambat korosi, khususnya untuk menjawab kebutuhan kelompok tani Limpah Ruah di Gampong Mekar Jaya, yang menghadapi permasalahan besi konstruksi pertanian seperti pagar yang cepat berkarat. Adapun tujuan khususnya adalah memberikan informasi mengenai cara pembuatan ekstrak daun pepaya sebagai inhibitor. Kegiatan yang dilakukan meliputi survei, pembuatan dan pengujian larutan inhibitor, serta penyuluhan kepada kelompok tani Limpah Ruah. Proyek pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan di wilayah Gampong Mekar Jaya.
Kontribusi Desain Sampan terhadap Konservasi Mangrove dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kabupaten Bengkalis Suranto, Maful; Yusuf Nurhuda
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24152

Abstract

Abrasi pesisir laut adalah salah satu permasalahan serius yang terjadi karna gelombang laut di wilayah pesisir, perubahan iklim, serta aktivitas manusia yang merusak keseimbangan ekosistem, seperti penebangan hutan mangrove. Abrasi menyebabkan terkikisnya daratan di pesisir laut, sehingga mempengaruhi aksesibilitas masyarakat ke wilayah pesisir dan mengancam keberadaan kawasan hutan mangrove sebagai pelindung alami pantai. Akibat dari abrasi tersebut, kawasan mangrove memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat di sekitar pesisir sebagai penahan gelombang, penstabil garis pantai, dan tempat hidup berbagai jenis biota laut. Namun, medan kawasan mangrove yang tergenang air, berlumpur, dan tertutup hal ini sanagat menyulitkan mobilitas, terutama bagi masyarakat lokal, petugas konservasi, maupun peneliti yang ingin melakukan kegiatan perlindungan dan rehabilitasi mangrove. Karena hal ini, pembuatan perahu di kawasan mangrove sebagai alat transportasi menjadi solusi penting dalam mendukung aktivitas akibat abrasi. Perahu dapat digunakan untuk mempermudah akses menuju wilayah mangrove untuk mempercepat proses penanaman kembali (reboisasi), pengawasan, serta pengangkutan bahan dan alat tanpa harus merusak yang ada. Selain itu, pengembangan dan penggunaan perahu juga dapat memberdayakan masyarakat pesisir, menciptakan peluang usaha, dan mendukung kegiatan ekowisata mangrove secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pembangunan perahu yang ramah lingkungan dan sesuai kondisi ekosistem sangat penting untuk mengatasi dampak abrasi serta menjaga kelestarian kawasan mangrove.
Sosialisasi Tanaman Obat kepada Siswa SDN Menampu 03, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember Fitri, Edia; Su'udi, Mukhamad; Fuad Bahrul Ulum; Setyati, Dwi; Dwi Indahning Rohmah
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24376

Abstract

Berkembang pesatnya teknologi dan industrialisasi di Indonesia menyebabkan terjadi pengikisan pengetahuan tradisional terutama pemanfaatan tanaman obat. Pemanfaatan tanaman obat dalam pengobatan tradisional memiliki manfaat yang sangat penting sebagai upaya pengobatan alami dengan meminimalisasi efek samping. Informasi tentang jenis-jenis tanaman obat sangat penting bagi masyarakat maupun para generasi muda, sejak mereka menempuh pendidikan dasar di sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang manfaat tanaman obat dan menumbuhkan rasa memiliki serta melestarikan warisan nenek moyang terkait pengobatan melalui pemanfaatan obat bahan alam. Metode kegiatan pengabdian melalui pemaparan materi tentang jenis tanaman obat dan manfaatnya, kegiatan tanya jawab dan diskusi, praktik menanam tanaman obat di lingkungan sekolah serta kegiatan education games dengan mencocokkan etiket pada pot tanaman obat yang sesuai. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa melalui kegiatan pemaparan materi dan education games. Kegiatan ini diharapkan dapat juga memupuk rasa memiliki dan melestarikan kearifan lokal Indonesia mengenai pemanfaatan tanaman obat sebagai pengobatan tradisional.
Analisis Potensi Limbah Bonggol Jagung sebagai Bahan Baku Briket di Desa Bangunsari, Patebon, Kendal Kamal, Louisa Prascillya; Najma Nadya; Achmad Musyafa; Anggistya Cahya Kusuma; Syauqi Akram; Miswari
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24473

Abstract

Jagung menjadi salah satu komoditas unggulan di Desa Bangunsari, Patebon, Kendal. Sayangnya, limbah bonggol jagung hasil panen yang melimpah juga menjadi beban lingkungan tersendiri karena belum diolah secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan bonggol jagung sebagai bahan baku briket sekaligus memberi keterampilan praktis yang dapat dikembangkan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD), dengan menyelenggarakan workshop pembuatan briket bonggol jagung. Dari kegiatan ini dihasilkan briket yang memiliki massa akhir 25gr dengan daya nyala mencapai 2-5 jam. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat mendapat pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola limbah bonggol jagung. Luaran yang diperoleh berupa produk briket percobaan, laporan kegiatan, booklet pembuatan briket bonggol jagung, dan rencana tindak lanjut untuk pengembangan usaha melalui Badan Usaha Milik Desa, sehingga kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan nilai tambah limbah lokal sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat desa.
Penanganan Pasca Wabah Penyakit PMK di Desa Pulo Reudeup Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen Mustafa, Mustafa Kamal; Syakir, Ahmad Syakir; Zulkifli, Zulkifli; Yusdiana, Yusdiana
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24521

Abstract

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda Desa Pulo Reudeup Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan dan produktivitas ternak sapi. Dampak utama yang dialami peternak meliputi penurunan nafsu makan, turunnya bobot badan, gangguan reproduksi, hingga kematian ternak. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penanganan pasca wabah melalui penyuluhan, vaksinasi, serta pemasangan ear tag sebagai identitas dan penanda kesehatan ternak. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif antara tim pengabdi, mahasiswa, dan kelompok ternak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak mengenai kesehatan ternak, kesadaran terhadap biosekuriti, serta keberhasilan vaksinasi dan identifikasi ternak melalui ear tag. Kegiatan ini berdampak positif dalam memulihkan produktivitas ternak, meningkatkan pendapatan peternak, serta memperkuat ketahanan komunitas terhadap ancaman wabah di masa mendatang. Kata kunci: vaksinasi, penyakit mulut kuku (PMK), eartag
Pelatihan Guru dalam Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis Gamifikasi dan Multimedia Interaktif untuk Membangun Psychological Well-Being Siswa Qausar, Haves; Hidayat, Amam Taufiq; Muna, Zurratul; Azlia, Nur; Sakinatul Ikhlas, Arifah Sa’diyah
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24668

Abstract

Banyak siswa masih menghadapi berbagai tekanan psikologis dalam mengikuti pelajaran matematika. Matematika dianggap sulit, abstrak, dan menakutkan bagi sebagian besar siswa. Oleh karenanya diperlukan media dan strategi yang mampu mengajak siswa terlibat secara aktif, memberi umpan balik secara langsung, serta menghadirkan suasana belajar yang mendorong emosi positif seperti rasa senang, bangga, atau tertantang. Pendekatan yang tepat dalam mencapai kebutuhan tersebut dapat dilakukannya melalui pembelajaran berbasis gamifikasi dan multimedia interaktif, yang menggabungkan elemen permainan dan teknologi visual untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih dinamis, inklusif, dan menyenangkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada Masyarakat ini Adalah meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis gamifikasi dan multimedia interaktif yang mampu mendukung psychological well-being siswa. Kegiatan ini dilakukan di SMPN 15 Lhokseumawe sebagai pusat sekretariat MGMP Matematika SMP Se-Kota Lhokseumawe dengan tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, pendampingan evaluasi. Kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang pada guru matematika sekota Lhokseumawe dan siswa yaitu meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis gamifikasi dan multimedia interaktif yang mampu mendukung psychological well-being siswa. Pelatihan ini tidak hanya akan membekali guru secara teknis dalam membuat media digital, tetapi juga secara konseptual dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih menarik, komunikatif, dan empatik terhadap kebutuhan siswa sehingga mendorong tercapainya keterlibatan belajar yang positif, perasaan kompeten terhadap tugas-tugas akademik, serta tumbuhnya rasa percaya diri dan makna dalam proses belajar.