cover
Contact Name
Fatma Wati
Contact Email
sajaratununiflor1980@gmail.com
Phone
+6281337006311
Journal Mail Official
sajaratununiflor1980@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sam Ratulangi Kelurahan Paupire, Kab. Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, 85311
Location
Kab. ende,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
SAJARATUN : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Published by Universitas Flores
ISSN : -     EISSN : 28098293     DOI : https://doi.org/10.37478/sajaratun
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sajaratun ini dulu diterbitkan pertama kali bulan Mei 2016 dengan nama Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Program Studi Pendidikan Sejarah UNIFLOR dan diterbitkan 2 kali setahun dalam bulan Mei dan November. Sekarang akan diterbitkan dengan nama SAJARATUN dan terbit pada bulan Juni dan Desember.
Articles 140 Documents
Pengaruh Media E-Scrapbook Terhadap Kemampuan Literasi Digital Siswa Pada Pembelajaran Sejarah di SMK Mahardhika Surabaya Rahmah Maulida Auliya; Sri Mastuti Purwaningsih
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8320

Abstract

Rendahnya minat siswa terhadap pembelajaran sejarah, terutama pada siswa SMK karena dianggap membosankan dan banyak hafalan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) biasanya berpusat pada pengembangan keterampilan vokasional. Siswa harus memiliki kemampuan literasi digital untuk menyaring dan menilai berbagai informasi sejarah yang tersedia di internet. Namun, pembelajaran sejarah masih sering didominasi oleh penggunaan media konvensional sehingga belum sepenuhnya mendukung literasi digital. Oleh karena itu, media pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif sangat diperlukan salah satu contohnya adalah e-scrapbook. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran e-scrapbook terhadap kemampuan literasi digital siswa dalam pembelajaran sejarah di SMK Mahardhika Surabaya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dan menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain nonequivalent control group desain. Terdapat 27 siswa kelas eksperimen dan 28 siswa kelas kontrol dalam sampel. Data dikumpulkan melalui angket, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji independen T-test, uji N-gain dan effect size. Hasil uji independen T-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil uji N-gain menunjukkan kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata (mean) sebesar 78%, yang menunjukkan kategori efektif dan tinggi. Berdasarkan hasil perhitungan effect size diperoleh nilai sebesar 1,602. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran e-scrapbook terbukti sangat berpengaruh dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi digital siswa pada pembelajaran sejarah.
Strategi Guru Dalam Mengintegrasikan Sejarah Lokal Pada Materi Sejarah Indonesia Di SMA PGRI 2 Palembang Aleynsa Permata; Sukardi; Kabib Sholeh
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8328

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang optimalnya pengintegrasian sejarah lokal pada materi pembelajaran Sejarah Indonesia di   SMA PGRI 2 Palembang, sehingga diperlukan strategi guru dalam mengintegrasikan sejarah lokal pada sejarah indonesia, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi guru dalam mengintegrasikan sejarah lokal pada materi Sejarah Indonesia, menganalisis strategi yang digunakan guru dalam mengintegrasikan sejarah lokal pada Sejarah Indonesia di SMA PGRI 2 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumen dan dokumentasi. Teknik keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sejarah di SMA PGRI 2 Palembang memiliki pemahaman yang baik tentang sejarah lokal, namun integrasinya dalam pembelajaran masih terbatas dan didominasi oleh materi Indonesia. Strategi yang digunakan meliputi identifikasi sumber lokal, analisis kurikulum, penentuan materi yang diintegrasikan, penyusunan CP dan tujuan pembelajaran, penyusunan materi ajar sejarah dan pelaksanaan pembelajaran. Dengan demikian Guru sejarah di SMA PGRI 2 Palembang memiliki pemahaman yang baik tentang sejarah lokal, namun integrasinya dalam pembelajaran masih terbatas dan didominasi materi sejarah Indonesia. Untuk mengintegrasikannya, guru menerapkan strategi yang meliputi identifikasi sumber lokal, analisis kurikulum, penentuan materi, penyusunan CP dan tujuan pembelajaran, penyusunan materi ajar, hingga pelaksanaan pembelajaran di kelas.
Pengaruh Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Penulisan Esai Sejarah Silang Budaya Melayu Sumater Selatan di SMA PGRI 1 Palembang Eka Wulandari; Muhamad Idris; Eva Dina Chairunisa
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8335

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sejarah di SMA PGRI 1 Palembang, di mana proses pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional seperti ceramah yang minim keterlibatan aktif siswa. Akibatnya, siswa kesulitan dalam menganalisis peristiwa sejarah secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh signifikan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X melalui kegiatan penulisan esai sejarah dengan fokus pada materi silang budaya Melayu Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 68 siswa yang terbagi secara merata ke dalam kelas eksperimen (n=34) dan kelas kontrol (n=34). Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis adalah tes objektif berbentuk soal pilihan ganda yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas (? = 0,872) agar memenuhi standar instrumen penelitian pendidikan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak statistik Jamovi versi 2.3 dengan langkah-langkah uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene’s, dan pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan peningkatan skor rata-rata posttest yang cukup signifikan pada kelas eksperimen yakni 83,24, dibandingkan dengan kelas kontrol yang memperoleh rata-rata 60,29. Selisih sebesar 22,95 poin tersebut diperkuat oleh hasil uji t-Test dengan nilai t-hitung sebesar 7,412 dan nilai signifikansi (p) < 0,001, yang menunjukkan bahwa H? ditolak dan H? diterima. Sebagai kesimpulan, penerapan model PjBL melalui penulisan esai sejarah yang mengintegrasikan kearifan lokal silang budaya Melayu Sumatera Selatan terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan metode konvensional.
Jejak Marga Sanga Desa Di Kabupaten Musi Banyuasin: Kajian Historis Dan Relevansinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal Arizando Prayuda Pratama; Sukardi; Dina Sri Nindiati
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8339

Abstract

Pembelajaran sejarah memerlukan sumber belajar yang kontekstual agar peserta didik mampu memahami keterkaitan antara sejarah nasional dan sejarah lokal di lingkungan sekitarnya. Salah satu potensi sejarah lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar adalah jejak Marga Sanga Desa di Kabupaten Musi Banyuasin yang mengandung nilai historis, sosial, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jejak Marga Sanga Desa di Kabupaten Musi Banyuasin melalui kajian historis serta menganalisis relevansinya sebagai sumber belajar sejarah lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan historis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka terhadap berbagai sumber yang berkaitan dengan sejarah Marga Sanga. Analisis data dilakukan melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jejak Marga Sanga Desa masih dapat ditelusuri melalui dokumen keluarga, silsilah keturunan, tradisi lisan, makam tokoh, serta berbagai warisan budaya yang masih dipertahankan oleh masyarakat. Jejak tersebut mengandung nilai historis yang tercermin dari sistem pemerintahan marga dan kepemimpinan Depati Syamsudin, nilai sosial berupa gotong royong, musyawarah, solidaritas sosial, dan hubungan kekerabatan, serta nilai budaya yang terlihat pada warisan budaya material maupun nonmaterial yang masih dilestarikan. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi sebagai sumber belajar sejarah lokal karena mendukung pembelajaran sejarah yang kontekstual, memperkuat identitas lokal, serta mengembangkan kesadaran sejarah dan karakter peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jejak Marga Sanga Desa di Kabupaten Musi Banyuasin layak dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah lokal karena memiliki nilai historis, sosial, dan budaya yang relevan serta mampu mendukung implementasi pembelajaran sejarah berbasis lingkungan sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka.  
Nilai-Nilai Perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II Tahun 1819-1821 Sebagai Materi Sejarah Lokal Di SMA Negeri 2 Palembang Nur Annisa Hamidah; Aan Suriadi; Kabib Sholeh
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8345

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimnya materi sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah yang masih perlu ditingkatkan, padahal sejarah lokal memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Salah satu tokoh sejarah lokal yang memiliki nilai-nilai perjuangan yang dapat dijadikan teladan adalah Sultan Mahmud Badaruddin II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II tahun 1819–1821 dan menganalisis relevansinya sebagai materi sejarah lokal di SMA Negeri 2 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri atas guru sejarah SMA Negeri 2 Palembang dan pengelola museum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II tahun 1819–1821 dalam mempertahankan Kesultanan Palembang Darussalam dari kekuasaan kolonial Belanda mengandung nilai-nilai patriotisme, keberanian, cinta tanah air, rela berkorban, tanggung jawab, dan pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam berbagai tindakan Sultan Mahmud Badaruddin II dalam mempertahankan kedaulatan wilayah serta melindungi rakyatnya dari ancaman kolonialisme. Selain itu, nilai-nilai perjuangan tersebut memiliki relevansi yang tinggi sebagai materi sejarah lokal karena dapat dimanfaatkan untuk menanamkan nilai karakter, meningkatkan kesadaran sejarah, menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah, serta memperkuat sikap nasionalisme peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II tahun 1819–1821 mengandung nilai-nilai patriotisme, keberanian, cinta tanah air, rela berkorban, tanggung jawab, dan pantang menyerah yang relevan sebagai materi sejarah lokal untuk menanamkan karakter dan memperkuat nasionalisme peserta didik di SMA Negeri 2 Palembang.  
Implementasi Pendekatan Deep Learning Berbasis Mindful, Meaningful, Dan Joyful Learning Dalam Pembelajaran Sejarah Di SMA PGRI 1 Palembang Yulanda; Eva Dina Chairunisa; Dina Sri Nindiati
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8349

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif melalui proses belajar yang bermakna. Dalam pembelajaran sejarah, pendekatan deep learning menjadi salah satu alternatif untuk mendorong peserta didik memahami makna peristiwa sejarah secara mendalam, namun implementasinya di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran sejarah serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam penerapannya di SMA PGRI 1 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning telah diimplementasikan melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, seperti diskusi kelompok, tanya jawab, presentasi, penggunaan media pembelajaran, dan pembelajaran berbasis proyek. Implementasi tersebut mencerminkan prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning yang mendorong peserta didik berpikir kritis, memahami materi sejarah secara lebih mendalam, serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Kendala yang dihadapi guru meliputi perbedaan kemampuan peserta didik, karakteristik materi sejarah yang beragam, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Guru mengatasi kendala tersebut melalui penerapan strategi pembelajaran yang sesuai, pemberian bimbingan kepada peserta didik, dan pengelolaan waktu yang efektif. Dengan demikian, pendekatan deep learning dapat mendukung terciptanya pembelajaran sejarah yang lebih bermakna dan berpusat pada peserta didik.
Integrasi Nilai Historis Prasasti Kota Kapur Sriwijaya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal Di SMA Negeri 2 Mendo Barat Bangka Nur Ardyansah Susilo; Kabib Sholeh; Muhamad Idris
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8354

Abstract

Prasasti Kota Kapur merupakan salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya yang memiliki berbagai nilai historis, namun pemanfaatannya sebagai sumber belajar sejarah lokal di sekolah masih belum optimal. Selain itu, nilai-nilai historis yang terkandung dalam Prasasti Kota Kapur belum banyak diintegrasikan dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai historis Prasasti Kota Kapur sebagai sumber belajar sejarah lokal di SMA Negeri 2 Mendo Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prasasti Kota Kapur mengandung empat nilai historis utama, yaitu nilai politik, hukum, religius, dan sosial. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan dengan materi perkembangan Kerajaan Sriwijaya pada mata pelajaran Sejarah Indonesia fase E dalam Kurikulum Merdeka. Integrasi Prasasti Kota Kapur sebagai sumber belajar sejarah lokal mampu mendukung pembelajaran yang kontekstual, memperkuat kesadaran sejarah peserta didik, serta mengembangkan kemampuan berpikir historis melalui pemanfaatan sumber sejarah primer yang berasal dari lingkungan sekitar peserta didik. Dengan demikian, Prasasti Kota Kapur dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah lokal yang relevan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran sejarah yang kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir historis serta kesadaran sejarah peserta didik.
Pemanfaatan Tradisi Nganggung Sebagai Sumber Belajar Sejarah Berbasis Kearifan Lokal Di SMA Negeri 1 Jebus Muhammad Abizar; Sukardi; Muhamad Idris
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8356

Abstract

Pembelajaran sejarah di Indonesia masih didominasi buku teks berorientasi sejarah nasional sehingga pemanfaatan sejarah lokal sebagai sumber belajar belum optimal, padahal sejarah lokal dapat memperkuat identitas budaya dan kesadaran sejarah peserta didik. Tradisi nganggung sebagai warisan budaya masyarakat Bangka Belitung berpotensi menjadi sumber belajar sejarah, tetapi belum banyak diintegrasikan ke dalam media pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi tradisi nganggung ke dalam media flipbook sebagai sumber belajar sejarah berbasis kearifan lokal di SMA Negeri 1 Jebus. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Desa Sinar Manik dan SMA Negeri 1 Jebus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi nganggung mengandung nilai gotong royong, solidaritas sosial, religius, dan akulturasi budaya yang diintegrasikan ke dalam materi Fase E Kelas X melalui media flipbook digital. Penggunaan media ini meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar peserta didik. Penelitian menyimpulkan bahwa tradisi nganggung dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah yang inovatif, kontekstual, serta mendukung pelestarian warisan budaya lokal di sekolah.  
Pengaruh Media Video Dokumenter Sebagai Inovasi Pembelajaran Sejarah Terhadap Minat Belajar Siswa Di SMA Negeri 1 Palembang Puguh Budi Setiadji; Aan Suriadi; Dina Sri Nindiati
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8358

Abstract

Pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas masih kerap menghadapi tantangan rendahnya minat belajar siswa akibat metode penyampaian yang bersifat konvensional dan kurang melibatkan stimulus visual yang kontekstual. Media video dokumenter hadir sebagai salah satu inovasi pembelajaran yang berpotensi menghadirkan peristiwa sejarah secara konkret dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video dokumenter sebagai inovasi pembelajaran sejarah terhadap minat belajar siswa pada materi Perumusan Naskah Proklamasi di kelas XI SMA Negeri 1 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari kelas XI 11 sebagai kelas eksperimen (n=31) dan kelas XI 2 sebagai kelas kontrol (n=19). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji Independent Samples t-test dengan bantuan perangkat lunak JAMOVI. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media video dokumenter terhadap minat belajar siswa, dengan nilai t=3,66, p<0,001, dan ukuran efek Cohen's d=1,07 yang tergolong besar. Disimpulkan bahwa media video dokumenter terbukti efektif meningkatkan minat belajar siswa melalui visualisasi peristiwa sejarah yang konkret dan kontekstual, sehingga mampu mendorong ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran sejarah.
Perencanaan Pembelajaran Sejarah Melalui Perpustakaan Digital iPaserTUNTAS Sebagai Sumber Belajar Rochgiyanti; Octaviona Fadilatul Khotimah; Melisa Prawitasari
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8382

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi guru untuk memanfaatkan berbagai sumber belajar berbasis teknologi, salah satunya melalui perpustakaan digital. Di SMA Negeri 1 Muara Komam, ketersediaan sumber belajar sejarah masih terbatas karena koleksi perpustakaan sekolah didominasi buku paket, sementara akses ke perpustakaan daerah terkendala oleh jarak yang cukup jauh. Kondisi tersebut mendorong perlunya sumber belajar alternatif yang mudah diakses dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses perencanaan penggunaan aplikasi iPaserTUNTAS sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Muara Komam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan satu guru sejarah, dua puluh siswa kelas XI, serta satu perwakilan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser, didukung oleh studi dokumentasi terhadap modul ajar. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sedangkan analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penggunaan iPaserTUNTAS diawali dari kebutuhan guru terhadap sumber belajar sejarah yang lebih beragam, kemudian diperkuat melalui program sosialisasi yang dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser. Guru selanjutnya mengintegrasikan aplikasi iPaserTUNTAS ke dalam modul ajar, menyesuaikan materi pembelajaran, serta merancang aktivitas belajar kelompok yang mendorong siswa mengakses referensi digital secara mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan pemanfaatan iPaserTUNTAS telah dilakukan secara bertahap dan sistematis sehingga mampu mendukung pembelajaran sejarah yang lebih berpusat pada siswa, meskipun masih diperlukan penyempurnaan agar perencanaannya lebih terstruktur dan terdokumentasi secara optimal.