cover
Contact Name
Mulin Nu'man
Contact Email
mulin.nu@uin-suka.ac.id
Phone
+6282317241748
Journal Mail Official
jppm@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika Sekolah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika
ISSN : 26560240     EISSN : 26558750     DOI : https://doi.org/10.14421/jppm
Core Subject : Education,
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) is a scientific journal published by Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika Sekolah, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta incorporating with Asosiasi Dosen Matematika dan Pendidikan Matematika (Admapeta). It published twice a year (in February & August). This publication is available online via open access. This journal focuses on research in mathematics education including teaching and learning, teacher education, educational technology, educational developments, STEM, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 84 Documents
Students’ Skills Performing Mathematical Reasoning and Communication through Group Investigation Learning Model Muhamad Sabirin; Aminah, Siti; Muhniansyah; Muh. Fajaruddin Atsnan
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 3 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2021.32.112-128

Abstract

The general purpose of learning mathematics formulated by the National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) states that students must learn mathematical communication, mathematical reasoning, mathematical problem solving, mathematical connections, and mathematical representation. This study aims to describe and analyze students’ mathematical reasoning and communication skills on linear programming material through the GI type cooperative learning model. This research is quasi-experimental design of the non-equivalent posttest only control group design. The research population was all students of class XI MAN 3 Banjar. The research sample is class XI IIS using cooperative learning model type GI and class XI MIA 1 using conventional learning. Data collection techniques was using observation, documentation, and tests. The results of the study shows that: (1) the mean score of the mathematical reasoning skills and the mathematical communication skills within the students of Grade XI State Madrasah Aliyah 3 Banjar on the learning materials of Linear Program through the GI-Type Cooperative Learning Model is 81.12 and 83.20, respectively belong to the “Very Good” qualification; (2) the mean score of the mathematical reasoning skills and the mathematical communication skills within the students of Grade XI State Madrasah Aliyah 3 Banjar on the learning materials of Linear Program through the Conventional Learning Model is 70.13 and 77.98 respectively belong to the “Very Good” qualification; (3) there have been differences on the mathematical reasoning skills on the learning materials of Linear Program between the students of Grade XI State Madrasah Aliyah 3 Banjar who have been exposed to the GI-Type Cooperative Learning Model and those who have been exposed to the Conventional Learning Model; and (4) there have been differences on the mathematical communication skills on the learning materials of Linear Program between the students of Grade XI State Madrasah Aliyah 3 Banjar who have been exposed to the GI-Type Cooperative Learning Model and those who have been exposed to the Conventional Learning Model.
Representation Mathematics through The Power of Two Pangestuti, Hutami Diana; Syaf, Agus Hikmat; Rachmawati, Tika Karlina
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 3 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2021.32.89-100

Abstract

Mathematical representation is one of the abilities that support students in understanding mathematical concepts. However, some students have difficulty in developing mathematical representation skills so that it needs good handling so that the objectives of learning mathematics are achieved. The purpose of this study was to describe the improvement of students' mathematical representation abilities in mathematics learning using “The Power of Two” model. Researchers used a quantitative approach with the method of Quasi Experiment and Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this study were students of class X one of the high schools in Bandung Regency, the sample was taken by simple random sampling technique. The selected sample was class X MIPA-4 as the experimental class and X MIPA-5 as the control class. The instruments used were in the form of description questions to obtain N-Gain data and student responses to obtain response data regarding mathematics learning through the Power of Two model. The data analysis technique used is the Independent t-Test. The results showed that the average increase in the mathematical representation ability of students who received mathematics learning using The Power of Two model was 0.88 in the high category, while the average increase in the mathematical representation ability of students who received conventional learning was 0.67 in the moderate category. That is, there are differences in the increase in the mathematical representation ability of students who learn using The Power of Two model with students who learn using conventional models. In general, 87.5% of students gave positive responses to learning mathematics using the Power of Two model. Thus, learning mathematics through The Power of Two model can improve students' mathematical representation abilities.
Analisis Karakter Tanggung Jawab Ditinjau dari Kemampuan Awal Pemecahan Masalah melalui Problem Based Learning Kuncoro, Krida Singgih; Istiqomah; Hakim, Luki Luqmanul; Widodo, Sri Adi
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 3 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2021.32.61-75

Abstract

Karakter tanggung jawab merupakan salah satu karakter yang harus dimiliki oleh mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter tanggung jawab ditinjau dari kemampuan awal pemecahan masalah melalui model pembelajaran Problem Based Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kombinasi (mixed method) dengan model sequential explanatory yakni penggabungan metode penelitian kuantitatif dan metode kualitatif secara berurutan. Analisis data kuantitatif diarahkan untuk menganalisis kemampuan awal pemecahan masalah mahasiswa dan analisis data kualitatif diarahkan untuk mengetahui karakter tanggung jawab berdasarkan kemampuan awal pemecahan masalah. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa semester 1 sejumlah 37 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pembentukan karakter tanggung jawab mahasiswa selama pembelajaran Problem Based Learning jika ditinjau dari kemampuan awal pemecahan masalah.
Efektivitas Metode Scaffolding Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Siswa Smp Pada Materi Perbandingan Marchelin, Lucky Eno; Hamidah, Dewi; Resti , Nalsa Cintya
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 4 Nomor 1 Februari 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2022.41.16-29

Abstract

Kemampuan berpikir komputasi merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa pada abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode scaffolding dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasi siswa SMP pada materi perbandingan. Pemilihan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, di mana seluruh anggota populasi menjadi sampel penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain two group pre test post test. Pada kelas kontrol diberi perlakuan metode diskusi tanpa bantuan guru dan kelas eksperimen diberi perlakuan scaffolding. Data kemampuan berpikir komputasi siswa dikumpulkan menggunakan tes uraian yang memuat indikator berpikir komputasi (dekomposisi, abstraksi, algoritma, dan pengenalan pola). Data dianalisis menggunakan uji komparasi dan uji efektifitas. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Uji efektifitas dilakukan menggunakan N-Gain dengan kategori Hake (1999). Nilai mean N-Gain prosen pada kelas kontrol sebesar , artinya metode tidak efektif. Pada kelas eksperimen adalah 0,58 , artinya metode cukup efektif. Nilai sumbangan efektivitas berdasarkan rumus dan kriteria Cohen’s d (2007) diperoleh pada kelas kontrol adalah 1,146 yang berarti memberi efek sedang dan pada kelas eksperimen adalah , yaitu berpengaruh kuat dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasi siswa.
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Konteks Dunia Islam Pada Materi Aljabar Siswa SMP IT/MTS Kelas VII Hermawati; Samsul Maarif
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 3 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2021.32.101-111

Abstract

Proses pembelajaran matematika akan menarik jika disesuaikan dengan suatu konteks. Dalam perkembanganya, pembelajaran matematika harus mau berkontribusi dalam sistem tatanan nilai, khususnya nilai-nilai agama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar mata pelajaran matematika materi aljabar dengan berbasis konteks dunia islam untuk siswa SMP/MTS kelas VII. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development/R&D). Penelitian dilakukan dengan” uji kelayakan ahli, uji skala kecil dan uji skala besar. Sedangkan pengembangan dilakukan selama proses pembuatan bahan ajar. Rancangan penelitian menggunakan model penelitian ADDIE. Dalam penelitian ini tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket, dan posttest. Data yang diperoleh dari metode wawancara, dimenelaah secara deskriptif kualitatif. Data dari angket, dimenelaah secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sedangkan data yang diperoleh dari metode posttest dimenelaah dari hasil belajar siswa. Persentase rata-rata dari ahli materi adalah 78.75% dengan kategori Layak. Persentase rata-rata dari ahli media sebesar 76.92% dengan kategori Layak. Dan persentase dari guru matematika adalah 83.75% dengan kategori Layak. Kemudian, persentase rata-rata uji skala kecil yang dilakukan oleh delapan siswa sebesar 84.75% dengan kategori sangat Layak. Persentase rata-rata yang diperoleh dari hasil uji kepraktisan adalah 88.6% dengan kategori sangat Layak. Sedangkan persentase uji keefektifan dari hasil posttest mendapat sebesar 83.3% dengan kategori baik.
Penyelesaian Soal Geometri Analitik Mahasiswa Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir Azka, Raekha; Nurvitasari , Ika; Permatasari , Dian
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 3 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2021.32.76-88

Abstract

Geometri analitik merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa Pendidikan Matematika. Penyelesaian persoalan geometri menjadi salah satu hal yang harus dipunyai oleh mahasiswa. Karakteristik cara berpikir mahasiswa perlu diketahui agar dapat melihat perbedaan dalam penyelesaian soal maupun dalam penerimaan konsep-konsep. Penelitian ini mempunyai tujuan melihat lebih jauh karakter cara berpikir mahasiswa dalam penyelesaian soal geometri. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif di mana jumlah mahasiswa yang diteliti berjumlah 31 orang dengan mahasiswa wawancara dipilih 8 orang. Dilakukan 2 buah tes yaitu tes mengenai persoalan geometri analitik dan tes untuk melihat tipe cara berpikir mahasiswa. Dari hasil data didapat tipe berpikir mahasiswa ada 4 yaitu Sekuensial kongkret, Sekuensial Abstrak, Acak kongkret, Acak abstrak serta 2 tipe campuran yaitu Acak kongkret Acak abstrak dan Acak kongkret, Acak abstrak Acak abstrak. Masing - masing tipe mempunyai cara penyelesaian berbeda dan pemahaman berbeda mengenai persoalan geometri analitik ditinjau dari proses pengerjaannya, teknik dan ketelitian.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa pada Operasi Aljabar Ditinjau dari Self-Efficacy Indrayadi, Alviansyah Putra; Arfinanti, Nurul; Fauzi , Bagus Naufal
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 4 Nomor 1 Februari 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2022.41.30-46

Abstract

Zaman yang terus maju memunculkan berbagai permasalahan yang juga beragam sehingga keberadaan kemampuan pemecahan masalah menjadi penting. Dalam pembelajaran matematika pemecahan masalah adalah salah satu kemampuan yang dilatih. Lebih lanjut dalam pembelajaran matematika self-efficacy juga merupakan hal penting untuk diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada operasi aljabar ditinjau dari self-efficacy. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen utama dan lembar kuesioner, lembar tes, serta pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Pengumpulan data pada peneliitian ini dilakukan dengan memberikan kuesioner dan tes serta melakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa apabila ditinjau dari ­self-efficacy.
Strategi Self-Regulated Learning Untuk Menurunkan Tingkat Prokrastinasi Akademik Siswa Pada Tugas Program Linier Asfira Zakiatun Nisa'; Marhayati, Marhayati; Masamah, Ulfa
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 4 Nomor 1 Februari 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2022.41.47-57

Abstract

This study aimed to reduce the level of students' academic procrastination on mathematical tasks in linear programming materials through the Self-Regulated Learning strategy. The type of research used is Classroom Action Research (CAR) which consists of two cycles. One cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The study was conducted on students of class XI IPA 4 MAN 1 Blitar. Data collection techniques using questionnaires. Data analysis used descriptive analysis. The results of the analysis showed that the average level of academic procrastination of students at the pre-cycle stage was 80.896%, the average level of student academic procrastination at the stage of the first cycle was 75.66%, and the average level of student academic procrastination at the stage of the second cycle was 62.23%. The three data indicate a decrease in students' academic procrastination on mathematics assignments on linear programming material from pre-cycle to cycle I by 5.236% and from cycle I to cycle II by 13.43%. Thus, using the Self-Regulated Learning strategy in learning impacts the academic procrastination of class XI IPA 4 MAN 1 Blitar students. The positive effects of implementing Self-Regulated Learning in the classroom are shown by students being more active in doing math tasks, thereby reducing academic procrastination, especially in linear programming.
Eksplorasi Etnomatematika pada Permainan Tradisional Layangan (Pemahaman Materi Bangun Datar Layang-Layang dan Pengembangan Karakter) Kuswidi, Iwan; Lestari, Devinta Fajar; Arfinanti, Nurul; Azka, Raekha
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 3 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2021.32.129-137

Abstract

Etnomatematika dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan menarik bagi perserta didik. Selain itu, dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi etnomatematika dan mengkaji lebih mendalam tentang konsep matematika pada permainan tradisional layangan, menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Hasil analisis dan pembahasan, menunjukkan bahawa terdapat etnomatematika pada permainan tradisional layangan. Pada bagian kerangka layangan terdapat konsep dasar matematika seperti garis, panjang diagonal, titik sudut, dan sudut. Berdasarkan pengamatan bentuk layangan dapat diperoleh rumus keliling dan luas layang-layang melalui pendekatan dua segitiga kongruen dan dua segitiga sama kaki pada bangun layang-layang. Selain terdapat unsur matematika, permainan tradisional layangan memiliki peran dalam penanaman karakter bagi peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa layangan dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran matematika.
Students' Mathematical Communication: COVID-19 Problem-solving Experience Among High Achievers Purbaningrum, Mayang; Lus Windyana Palupi , Evangelista
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 4 Nomor 1 Februari 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2022.41.1-15

Abstract

Mathematical communication skills are the ability to convey mathematical ideas, strategies, and solutions to solve mathematical problems, both written and verbal. The community must express ideas to solve mathematical problems in daily life or tell essential information, such as the news related to COVID-19. . The selection of subjects in this study used purposive sampling with the subjects of 3 high achievement students in ten grade. Subjects are selected based on the average daily test scores. Data collection was conducted by mathematical communication test using PISA liked problem uncertainty and data context about hand sanitizer and interview. The triangulation technique analyzed the result of test and interview data. The results showed that students with high achievement have high mathematical communication skills. Students with high achievement can present mathematical ideas orally and in writing, interpret and evaluate the strategy, the results obtained, and use terms, mathematical notation, and math symbols. Thus, high achievement students can communicate and solve problems in the context of COVID-19. This research provides new information about the mathematical communication of students with high mathematical abilities, so it can be one of the teacher's guidelines for determining appropriate learning to improve students' mathematical communication.