cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): December" : 123 Documents clear
The Effect Of Using Quizlet Application In Learning English Vocabulary: An Experimental Study At Vii Grade Students of SMPN 3 Praya Tengah Pratiwi, Siti Nurpadila; Arafiq; Putera, Lalu Jaswadi; Melani, Boniesta Zulandha
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3646

Abstract

This quasi-experimental research examined the impact of the Quizlet application on students’ English vocabulary mastery at SMPN 3 Praya Tengah, a rural junior high school located in Central Lombok, Indonesia. The study was conducted in response to students’ limited vocabulary knowledge and the insufficient use of interactive digital learning tools. Thirty seventh-grade students participated and were assigned to experimental and control groups. A 30-item vocabulary test focusing on the topic “Personality and Skills” was administered as both pre-test and post-test. The experimental group underwent five instructional sessions utilizing Quizlet’s interactive modes Flashcards, Learn, Match, and Test while the control group received conventional instruction. The test instrument was validated by expert reviewers, and its reliability coefficient, measured through Cronbach’s Alpha, was 0.87, indicating high internal consistency. Data were processed using SPSS 26, including tests of normality, homogeneity, and an independent samples t-test. Statistical analysis revealed a significant difference between the two groups (t(28) = 3.57, p = 0.002, d = 0.80), resulting in the rejection of the null hypothesis (H?) and acceptance of the alternative hypothesis (H?). These findings demonstrate that Quizlet effectively enhances students’ vocabulary mastery, learning motivation, and autonomy. The results also align with retrieval practice and gamification theories, confirming that Quizlet can serve as an effective digital medium for improving vocabulary acquisition, especially in rural educational settings with limited access to technology This suggests Quizlet can be integrated into junior high school curricula to promote autonomous vocabulary acquisition.
Pengembangan Media Kincir Angka (Wheel Spinner) Bermuatan Soal Cerita Berbasis Kearifan Lokal Sasak Bagi Peserta Didik Kelas III SDN Manggong Melani, Rina; Zain, Moh. Irawan; Wahyuningsih, Baiq Yuni
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3669

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas III SDN Manggong adalah guru jarang menggunakan media pembelajaran, khususnya media pembelajaran pada pembelajaran Matematika materi kalimat matematika. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan media kincir angka (Wheel Spinner) bermuatan soal cerita berbasis kearifan lokal sasak, (2) mengetahui validasi media kincir angka (Wheel Spinner) bermuatan soal cerita berbasis kearifan lokal sasak, (3) Untuk mengetahui kepraktisan media pembalajaran kincir angka (Wheel Spinner) bermuatan soal cerita berbasis kearifan lokal sasak pada siswa kelas III SDN Manggong. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE dengan 5 tahapan yaitu analysis, design, development, dan implementation. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket respon guru dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian dan pengemabangan ini adalah media pembelajaran kincir angka dalam pembelajaran kalimat matematika pada siswa kelas III. Berdasarkan penilaian dari validator ahli media mendapatkan kriteria sangat valid dengan persentase 87,7% dan ahli materi mendapatkan kriteria sangat valid dengan persentase 90,9%. Hasil uji coba kepraktisan kelompok kecil berdasarkan respon guru mendapatkan kepraktisan sebesar dengan kriteria sangat praktis dengan persentase 98% sedangkan berdasarkan respon siswa mendapatkan kepraktisan dengan kriteria sangat praktis dengan persentase 98,4%. Oleh karena itu media pembelajaran kincir angka (wheel spinner) berbasis soal cerita bermuatan kearifan lokal sasak dapat digunakan untuk siswa SD kelas III pada mata pelajaran Matematika materi kalimat matematika. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Kincir Angka, Kalimat Matematika
Analisis Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dalam Penguatan Karakter Siswa Kelas IV SDN Manggong Tahun Ajaran 2024/2025 Ayu, Puja Asmawati; Khairun Nisa; Hasnawati
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3675

Abstract

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk implementasi, nilai-nilai karakter yang dominan muncul serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan P5 dalam penguatan karakter siswa kelas IV di SDN Manggong. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, sekolah membentuk tim fasilitator, menentukan dimensi, tema, alokasi waktu, dan menyusun modul proyek. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pengenalan, kontekstualisasi, aksi, dan refleksi dengan fokus pada pengolahan sampah plastik menjadi hiasan dinding bertema “Kurangi Plastik, Hidup Jadi Asyik”. Tahap evaluasi menekankan penilaian proses menggunakan lembar observasi dan rubrik. Faktor pendukung meliputi sarana prasarana dan antusiasme siswa, sedangkan faktor penghambatnya adalah perbedaan karakter serta kurangnya dukungan orang tua.
Efektivitas Model Pembelajaran REACT Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Topik Bioteknologi Di SMAN 1 Narmada Cahyani, Lisa; Sukarso, AA; Mahrus
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3683

Abstract

Pembelajaran yang tidak efektif seringkali menyebabkan ketidakseimbangan antara kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini dapat diatasi dengan menerapkan model pembelajaran yang relevan dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, dan Transfering) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Penelitian ini menggunakan Quasy Experimental dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Narmada. Sampel penelitian berjumlah 72 orang siswa yang dibagi dalam 2 kelas dan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen (menggunakan model REACT) adalah 83,11, lebih tinggi dari kelas kontrol (menggunakan model discovery learning) yang hanya 73,33. Uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran REACT lebih efektif daripada model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada topik Bioteknologi.
The Effectiveness Of Using Wordwall To Improve Students Vocabulary: An Experimental Study At Seventh Grade Students Of Smp IT Abata Lombok Academic Year 2025/2026 Atikah, Radiatul; Susanti, Ni Wayan Mira; Agus Saputra; Lalu Thohir
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Wordwall dalam meningkatkan kosakata bahasa Inggris, terutama kata sifat, di kalangan siswa kelas tujuh di SMP IT Abata Lombok pada tahun ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kosakata siswa, yang memengaruhi kemampuan mereka untuk memahami teks dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pre-test and post-test. Sampelnya adalah 27 siswa kelas tujuh yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian adalah tes kosakata pre-test dan post-test yang terdiri dari 20 pertanyaan. Data dianalisis menggunakan SPSS melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Uji normalitas menunjukkan bahwa data terdistribusi normal, uji homogenitas menunjukkan bahwa variansnya homogen, dan uji-t sampel berpasangan memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, hipotesis nol (H?) ditolak sementara hipotesis alternatif (H?) diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kosakata siswa meningkat secara signifikan setelah menggunakan Wordwall, dengan skor rata-rata pra-tes sebesar 45,93, meningkat menjadi 87,96 pada pasca-tes. Penelitian ini merekomendasikan agar guru bahasa Inggris memanfaatkan Wordwall sebagai media pembelajaran inovatif seperti permainan Wordwall dengan kuis, permainan mencocokkan, dan anagram untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa.
Using Memrise Application To Learn Adjectives: An Experimental Study At The Second Grade Students of SMPN 1 Kediri Arafah, Siti; Melani, Boniesta Zulandha; Saputra, Agus; Elmiana, Dewi Satria
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3686

Abstract

Penelitian ini menyelidiki efektivitas aplikasi Memrise dalam meningkatkan penguasaan kosakata kata sifat di antara siswa kelas delapan di SMPN 1 Kediri. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya penguasaan kata sifat dalam bahasa Inggris oleh siswa, yang berdampak pada kemampuan mereka untuk memahami dan menggunakan deskripsi dalam konteks kalimat. Penelitian ini mengisi celah dalam penelitian sebelumnya yang belum secara khusus mengevaluasi efektivitas aplikasi Memrise pada penguasaan kata sifat secara eksperimental. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan dua kelompok: kelompok eksperimen diajar menggunakan Memrise, sedangkan kelompok kontrol menerima instruksi konvensional, yang masing-masing terdiri dari 26 siswa. Data dikumpulkan melalui penilaian pra-tes dan pasca-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan skor rata-rata meningkat dari 60,77 menjadi 75,38, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat sedikit, dari 55,38 menjadi 60,77. Analisis statistik menggunakan uji-t sampel berpasangan dan uji-t independen menunjukkan bahwa perbedaan antara kedua kelompok signifikan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan Memrise lebih efektif daripada metode tradisional dalam meningkatkan penguasaan kosakata kata sifat siswa. Studi ini menunjukkan bahwa Memrise dapat diintegrasikan ke dalam pengajaran bahasa Inggris sebagai perangkat digital yang menarik dan efektif dalam pembelajaran bahasa Inggris di tingkat SMP.
Speech Acts And Their Implicatures In The Main Characters Of The Swimmers; A Film Directed By Sally El Hosaini Fahreza, M. Naufal Rifa; Mahyuni, Mahyuni; Isnaini, Muhammad; Arifuddin, Arifuddin
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3691

Abstract

This study investigates pragmatic features in the 2022 film The Swimmers, focusing on the speech acts and conversational implicatures employed by the main characters, Sara and Yusra Mardini. Addressing a gap in previous research that rarely combines these two frameworks within a single cinematic discourse, this study explores how language functions as a reflection of emotion, power, and social reality in the film. Using a qualitative approach, 30 utterances in 12 key descriptive scenes (approximately 45 minutes of dialogue) were analyzed based on Searle's speech act theory and Grice's conversational implicatures. The research findings reveal five types of speech acts: assertive, directive, commissive, expressive, and declarative, with assertive acts being the most frequent. Implicatures primarily emerge through violations of the maxims of quality and relation, which convey hidden meanings and emotional tension. The results highlight the crucial role of pragmatic strategies in establishing character identity and narrative depth. Pedagogically, this study demonstrates that film dialogue can serve as authentic material to enhance the pragmatic competence of English as a Foreign Language (EFL) learners, while also contributing to film studies by illustrating how cinematic language reflects real-world communication.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Moodboard Digital Pada Busana Pesta Siswa Kelas XI Tata Busana di SMK Negeri 1 Ampek Angkek Safrina, Nova; Efi, Agusti; Aryati, Yulia
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3696

Abstract

Penelitian ini bertujuan dan mengembangkan kelayakan Media Video Pembelajaran Moodboard Digital Busana Pesta bagi siswa kelas XI Tata Busana SMK Negeri 1 Ampek Angkek. Latar belakang utama penelitian adalah rendahnya hasil belajar siswa (70% dan 55% siswa tidak tuntas) yang disebabkan oleh proses pembuatan moodboard yang masih manual dan terbatasnya keterampilan siswa dalam memanfaatkan aplikasi desain digital. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop), di mana data dikumpulkan melalui angket (kuesioner) dan dianalisis secara deskriptif menggunakan skala Likert untuk mengukur validitas dan praktikalitas. Temuan utama menunjukkan kualitas media yang sangat baik: hasil uji validitas media mencapai 92 % dan validitas materi 88 %, keduanya dalam kategori Sangat Valid. Tingkat praktikalitas media juga sangat tinggi berdasarkan respon guru (94,5%) dan siswa (rata-rata 91,4% dan 88%), dengan kategori Sangat Praktis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Media Video Pembelajaran Moodboard Digital Busana Pesta terbukti sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan sebagai sumber belajar yang inovatif.
Meningkatkan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Storytelling Kelompok B di TK Sengeh Rempek Patmawati, Pina; Fahruddin; Wahab, Aulia Dwi Amalina; Jaelani, Abdul Kadir
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak usia dini melalui metode storytelling pada kelompok B di TK Sengeh Rempek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 15 anak. Indikator keterampilan berbicara mencakup kelancaran, kosakata, pelafalan, intonasi, dan keberanian. Prosedur penelitian melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada tahap pelaksanaan, guru menggunakan metode storytelling dengan menyampaikan cerita menarik dan memberi kesempatan anak untuk menceritakan kembali isi cerita dengan bahasa mereka sendiri. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi perkembangan berbicara anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara anak, dari tahap prasiklus 60% (Belum Berkembang), kemudian meningkat pada siklus I menjadi 66% (Mulai Berkembang), dan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan menjadi 80% (Berkembang Sesuai Harapan). Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah subjek yang terbatas, sehingga hasilnya belum dapat mewakili seluruh populasi anak usia dini. Namun demikian, metode storytelling terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak di TK Sengeh Rempek
Speech Acts in Peter Parker’s Utterances in The Amazing Spider-Man Movie and Its Relevance to English Curriculum: A Pragmatics Perspective Fikri, Muhammad Husnul; Arafiq, Arafiq; Isnaini, Muh; Wilian, Sudirman
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3702

Abstract

This study analyzes the speech acts in Peter Parker’s utterances in The Amazing Spider-Man (2012) movie and their relevance to the Indonesian Senior High School English Curriculum from a pragmatics perspective. Using Searle’s (1979) speech act theory, the research identifies four types of illocutionary acts, such assertives, directives, commissives, and expressives, while declaratives were absent. The qualitative analysis shows that assertives and directives are dominant, reflecting Peter’s dual identity as a teenager who informs and argues, and as Spider-Man who commands and requests in critical situations. The functions of these speech acts demonstrate how language is used to inform, request, commit, and express emotions based on context and intention. The findings also reveal that many utterances align with the curriculum’s communicative goals, particularly in expressing opinions, making requests, and showing feelings, suggesting that films can be authentic materials to enhance students’ pragmatic competence in English learning.

Page 3 of 13 | Total Record : 123