cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 181 Documents
Penggunaan Media Pembelajaran Buku Cerita Bergambar Terhadap Minat Membaca Siswa Kelas 2 MI Riyadlusshibyan Lendangre Aziz, Lalu Abdul
Journal of Authentic Research Vol. 3 No. 2 (2024): July
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bkq9y121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran buku cerita bergambar terhadap minat membaca siswa kelas 2 di MI Riyadlusshibyan Lendangre. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan siswa dan guru, observasi partisipan di kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi buku cerita bergambar meliputi pemilihan buku cerita, penyampaian cerita (membaca nyaring, membaca bersama, membaca mandiri), diskusi cerita, dan kegiatan tindak lanjut. Siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan buku cerita bergambar karena menyenangkan, memudahkan pemahaman, dan memotivasi membaca. Guru juga mengamati peningkatan antusiasme, pemahaman, dan minat membaca mandiri pada siswa. Faktor pendukung meliputi antusiasme siswa, kreativitas guru, dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, ketersediaan buku, dan pengelolaan kelas. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan penggunaan buku cerita bergambar, pengembangan kreativitas guru, penambahan koleksi buku, dan penelitian lanjutan mengenai pengaruh buku cerita terhadap kemampuan membaca. This study aims to describe the use of picture storybooks as learning media to enhance the reading interest of second-grade students at MI Riyadlusshibyan Lendangre. This research employs a descriptive qualitative approach with data collection methods including in-depth interviews with students and teachers, participant observation in the classroom, and document analysis. The findings indicate that the implementation of picture storybooks encompasses storybook selection, story delivery (read-aloud, shared reading, independent reading), story discussion, and follow-up activities. Students hold positive perceptions towards the use of picture storybooks, viewing them as enjoyable, comprehension-facilitating, and reading-motivating. Teachers also observed increased enthusiasm, comprehension, and independent reading interest among students. Supporting factors include student enthusiasm, teacher creativity, and school support, while inhibiting factors encompass time constraints, book availability, and classroom management. This research recommends increased use of picture storybooks, development of teacher creativity, augmentation of book collections, and further research on the impact of picture storybooks on reading skills.  
Pengembangan LKPD Matematika Berbasis Permainan Tradisional Engklek Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II Sekolah Dasar Maharani; Siregar, Muhammad Deni; Wardani, Iwan Usma; Alwi, Mijahamuddin
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mfzeah89

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk berupa LKPD matematika berbasis permainan tradisional engkelek untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri 2 Ijobalit. Metode penelitian menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Subjek penelitian adalah siswa kelas kelas II sebanyak 19 siswa. Instrumen mencakup validasi ahli materi dan ahli media, angket respon guru dan siswa, serta pretest-posttest yang sudah diuji validitas. Penelitian sebelumnya umumnya belum spesifik membahas permainan engklek dan belum disesuaikan dengan kurikulum Merdeka. Produk berupa LKPD matematika berbasis permainan tradisional engklek berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah. Selain meningkatkan hasil belajar, LKPD ini juga membantu guru menghadirkan strategi pembelajaran yang inovatif dan bermakna melalui aktivitas bermain sambil belajar. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan layak digunakan, dengan skor 44 dari ahli materi (sangat baik) dan 46 dari ahli media (baik). Respon guru sebesar 49 dan respon siswa sebesar 47,73 juga berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan hasil belajar matematika siswa dengan nilai N-Gain 0,705 atau keefektifan 70,5% yang termasuk kategori cukup efektif. Dengan demikian, LKPD matematika berbasis permainan tradisional engkelek ini efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 2 Ijobalit serta dapat dijadikan alternatif bahan ajar dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Role-Playing Berbantuan Media Wayang Kertas Terhadap Keterampilan Menyimak Siswa Kelas III SD Negeri 1 Aikmel Barat Rossada, Amrina; Parhanuddin, Lalu; Hakim , Arif Rahman; Taufiq, Muh.
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/vx6z7v10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kertas terhadap keterampilan menyimak siswa kelas 3 SD Negeri 1 Aikmel Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen berbentuk pre-eksprimental dengan desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling purposive. Subjek penelitian ini terdiri dari 20 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes pilihan ganda, observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan pada penelitian ini meliputi uji validitas instrument, reliabilitas instrument, uji normalitas dengan Shapiro wilk serta uji hipotesis menggunakan paired-sample T Test. Pada analisis deskriptif tes keterampilan menyimak siswa memperoleh rata-rata pretest 51,30 sedangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 78,35. Berdasarkan Hasil uji normalitas menunjukkan nilai p-value >0,05 pada pretest maupun posttest, hal tersebut menunjukkan kedua data berdistribusi normal. Dari hasil perhitungan uji hipotesis apabila nilai sig < 0,05 maka terdapat pengaruh variabel x terhadap variabel y. setelah dilakukan uji paired sample T Test untuk keterampilan menyimak siswa telah diperoleh hasil sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan dapat diterima yaitu “” ditolak, sedangkan “” diterima, yang berarti adanya pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kertas terhadap keterampilan menyimak siswa pada materi teks narasi kelas 3 di SD Negeri 1 Aikmel Barat.
Implementasi Model Project-Based Learning (Pjbl) Berbasis Budaya Lokal Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Moyot Suptiani, Yulinda; Parhanuddin, Lalu; Sulastri, Andi; Rohini
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/d722xf12

Abstract

Abstrak Budaya Sasak sebagai kearifan lokal mulai tergerus oleh pengaruh globalisasi, sehingga siswa kurang mengenal dan menginternalisasi nilai-nilai luhur budayanya sendiri. Hal ini berimbas pada lemahnya pembentukan karakter yang selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti nilai kebhinekaan global dan berkebinekaan global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project-Based Learning (PjBL) berbasis budaya lokal dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SD Negeri 1 Moyot. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui berbagai kendala yang muncul dalam proses implementasi serta solusi yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V dan siswa SDN 1 Moyot. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan memastikan keabsahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL berbasis budaya lokal dapat diterapkan dengan cukup baik dan efektif dalam membangun serta memperkuat nilai-nilai karakter yang tercermin dalam Profil Pelajar Pancasila. Kendala yang ditemukan dalam implementasi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya sumber belajar budaya lokal, serta perbedaan kemampuan siswa dalam memahami dan mengerjakan proyek. Guru mengatasi kendala tersebut dengan memberikan pendampingan intensif, menyediakan bahan ajar tambahan, serta melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model PjBL berbasis budaya lokal terbukti mendukung penguatan pendidikan karakter yang kontekstual dan bermakna bagi siswa.agar pendidikan karakter yang holistik dapat tercapai secara berkelanjutan. Model PjBL berbasis budaya Sasak dapat diadopsi sebagai strategi pembelajaran inovatif yang terstruktur untuk mengintegrasikan penguatan Profil Pelajar Pancasila ke dalam mata pelajaran secara kontekstual, sekaligus menjadi panduan dalam mengembangkan perangkat ajar berbasis kearifan lokal.
Pola Asuh Orang Tua Single Parent Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini Di Desa Tebaban Kecamatan Suralaga Nurhidayati; Rachmi, Evanalie; Rozali, Muhamad
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/9ca9ys40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua single parent dalam membentuk karakter anak usia dini di Desa Tebaban Kecamatan Suralaga. Kehidupan keluarga dengan orang tua tunggal memiliki tantangan tersendiri, khususnya dalam pengasuhan dan pembentukan karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap orang tua single parent serta anak usia dini sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua single parent menerapkan tiga pola asuh, yakni demokratis, otoriter, dan permisif, yang disesuaikan dengan situasi serta kondisi keluarga. Meskipun terdapat keterbatasan dalam aspek waktu, ekonomi, dan dukungan sosial, orang tua tetap berupaya menanamkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kemandirian melalui komunikasi, pemberian teladan, serta keterlibatan aktif dalam aktivitas anak. Kesimpulannya, pola asuh yang diterapkan orang tua single parent berperan penting dalam pembentukan karakter anak, baik dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab, pola pendidikan di rumah, peran orang tua sebagai teladan, maupun kemandirian, dimana setiap orang tua single parent memiliki keinginan kuat untuk memberikan yang terbaik bagi anaknya.
Perkembangan Kurikulum Merdeka di SD dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Sari, Linda; Haifaturrahmah
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/xh0j8b32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar (SD) dalam menghadapi tantangan globalisasi, dengan menyoroti prinsip, implementasi, dan relevansinya terhadap kebutuhan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang dianalisis melalui analisis isi (content analysis) terhadap berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, laporan kebijakan, dan artikel penelitian terkini yang relevan dengan topik Kurikulum Merdeka dan globalisasi pendidikan. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka hadir sebagai inovasi kurikulum yang fleksibel, berpusat pada peserta didik, dan berbasis pada penguatan profil pelajar Pancasila. Kurikulum ini memberikan otonomi lebih luas kepada satuan pendidikan dan guru dalam merancang pembelajaran sesuai konteks lokal dan kebutuhan peserta didik. Dalam konteks globalisasi, Kurikulum Merdeka berfungsi sebagai strategi nasional untuk meningkatkan kompetensi literasi, numerasi, berpikir kritis, kreativitas, dan karakter adaptif siswa terhadap perubahan global. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi kendala seperti disparitas sumber daya sekolah, kesiapan guru, dan keterbatasan fasilitas digital. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kompetensi guru, digitalisasi sumber belajar, serta sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan pendidikan dalam menyusun strategi peningkatan mutu pembelajaran dasar yang relevan dengan dinamika global. This study aims to analyze the development of the Merdeka Curriculum in primary schools in responding to the challenges of globalization, with an emphasis on its principles, implementation, and relevance to the needs of 21st-century education. The study employs a library research approach, analyzed through content analysis of various literature sources such as scholarly journals, books, policy reports, and recent research articles relevant to the topics of the Merdeka Curriculum and educational globalization. Data were analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the review indicate that the Merdeka Curriculum emerges as an innovative curriculum that is flexible, learner-centered, and based on strengthening the Pancasila Student Profile. This curriculum provides greater autonomy for educational institutions and teachers to design learning that aligns with local contexts and students’ needs. In the context of globalization, the Merdeka Curriculum functions as a national strategy to enhance students’ literacy, numeracy, critical thinking, creativity, and adaptive character in facing global changes. However, its implementation in practice still encounters challenges such as disparities in school resources, teacher readiness, and limitations in digital facilities. Practically, this study recommends strengthening teachers’ competencies, digitalizing learning resources, and fostering synergy among the government, schools, and communities to ensure the sustainable implementation of the Merdeka Curriculum. These findings are expected to serve as a foundation for education policymakers in formulating strategies to improve the quality of primary education that aligns with global dynamics.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Digital dalam Mendukung Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMPN 23 Mataram Ihsani, Nur; Mustari, Mohammad; Qadri, Bagdawansyah Al
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ft3qt353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran digital dalam mendukung mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMPN 23 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru PPKn, kepala sekolah, serta siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn telah menyusun modul ajar berbasis TPACK dengan memanfaatkan platform digital seperti Google Classroom dan Quizizz untuk mendukung proses pembelajaran. Namun, penerapan di lapangan masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan perangkat, kebijakan larangan penggunaan HP oleh siswa, serta kualitas jaringan internet yang belum merata. Meskipun demikian, guru tetap berupaya berinovasi dengan menampilkan materi digital melalui proyektor dan memanfaatkan laboratorium komputer agar siswa tetap memperoleh pengalaman belajar berbasis teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran digital berpotensi meningkatkan efektivitas dan interaktivitas pembelajaran Pendidikan Pancasila, meskipun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, sarana prasarana, serta dukungan kebijakan sekolah.
Using Group Discussion To Improve The EFL Students' Speaking Skill At Smp-It Darul Muhsin Islamic Boarding School Apriani, Rini; Maysuroh, Siti; Dwimaulani, Astrid; Surayya, Siti Ayu
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/62hnew66

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of using group discussion to improve EFL students’ speaking skill at SMP-IT Darul Muhsin Islamic Boarding School. The method was chosen because it allows students to share ideas, collaborate, and practice speaking in a more interactive and supportive environment. This research used a pre-experimental quantitative design with a one-group pretest-posttest approach, involving 15 Grade 3 students. Data were collected through pre-test and post-test to measure students’ progress, supported by a questionnaire to identify their perceptions. The finding showed a significant improvement in students’ speaking ability after the treatment, with the mean score increasing from 12.11 to 17.6. The paired sample t-test result (Sig. = 0.000<0.05) indicated that group discussion significantly enhanced their speaking performance. In conclusion, group discussion effectively improved students’ fluency, pronunciation, and vocabulary, while also increasing their confidence and motivation in speaking English. Therefore, it can be considered a suitable and engaging method for developing students’ speaking skills in the EFL classroom.
Investigating Students' Perceptions Of The Utilization Of Chatgpt In Improving Writing Skills: Challenges And Strategies Amanah, Wini; Marzuki, M. Junaidi; Suherman, Andri; Maysuroh, Siti
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/43zkb518

Abstract

This study discusses the challenges and strategies involved in using ChatGPT as an academic writing tool. The purpose of this study is to identify user perceptions, obstacles encountered, and strategies applied in effectively utilizing ChatGPT in the context of academic writing. This study uses a qualitative approach with data collection methods through closed questionnaires, open questionnaires, and semi-structured interviews, involving 25 participants for questionnaire completion and 3 participants for interviews. Data from closed questionnaires were analyzed using percentage calculations in Microsoft Excel, while data from open questionnaires and semi-structured interviews were analyzed using Miles and Huberman's interactive analysis model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing stages. The results showed that most respondents had a positive view of ChatGPT as an academic writing tool (S4 = 1.56; S10 = 1.64), although their proficiency level was still in the moderate category (S1 = 1.28). The main challenges identified include over-reliance on ChatGPT, which has led to a decline in independent writing skills (S5 = 1.92), the provision of irrelevant answers (S6 = 2.48), and a decline in creativity (S9 = 2.16). In addition, respondents also highlighted the inaccuracy of references and overly general answers as additional obstacles. In terms of strategy, users attempted to verify information sources, use ChatGPT only in the early stages of writing, and maintain the originality of their writing. Overall, the results of this study show that ChatGPT can be an effective tool in supporting the academic writing process when used wisely, critically, and responsibly.
Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Multimedia Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Perkalian Bilangan Cacah Kelas 3 Sekolah Dasar Asminiati, Novi; Atiturrahmaniah; Siregar, M. Deni; Wardani, Iwan Usma
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/k4c6ek64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbasis multimedia pada materi perkalian bilangan cacah kelas III Sekolah Dasar agar proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas III SDN 03 Wanasaba Lauk. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran, serta angket respon guru dan siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul ajar berbasis multimedia yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak dengan nilai validasi ahli materi sebesar 91,5%, ahli media 89,3%, dan ahli pembelajaran 90,2%. Uji coba produk menunjukkan hasil respon siswa sebesar 94% dan respon guru sebesar 95%, yang berarti modul ajar ini dinilai sangat menarik, mudah dipahami, serta praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Selain itu, hasil belajar siswa mengalami peningkatan signifikan dari rata-rata nilai pretest 68,5 menjadi 87,2 pada posttest, dengan persentase peningkatan sebesar 27,3%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul ajar matematika berbasis multimedia yang dikembangkan tidak hanya valid dan praktis, tetapi juga efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian bilangan cacah. Modul ini dapat menjadi inovasi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar pada era digital saat ini.

Page 10 of 19 | Total Record : 181