cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 791 Documents
Kelayakan Modul IPA Terintegrasi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik SMP Sulhiyah; Hadiprayitno, Gito; Setiadi, Dadi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/z4m3kc13

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut penguasaan literasi sains dan kemampuan berpikir kreatif sebagai kompetensi esensial bagi peserta didik. Pengembangan bahan ajar yang mampu meningkatkan kedua kompetensi tersebut merupakan kebutuhan penting dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul IPA terintegrasi Problem Based Learning (PBL) yang valid, untuk meningkatkan literasi sains dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik SMP. Penelitian ini menggunakan metode research and development dengan model ADDIE. Validitas modul dinilai oleh enam validator menggunakan Aiken’s V dengan rata-rata 0,89. Temuan ini menunjukkan bahwa modul IPA terintegrasi PBL valid sebagai bahan ajar kontekstual untuk mendukung keterampilan abad ke-21. Implikasinya, modul ini berpotensi menjadi alternatif bahan ajar yang meningkatkan mutu pembelajaran IPA di SMP serta memperkuat literasi sains dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Implikasi dari penelitian ini adalah modul yang dikembangkan dapat menjadi alternatif bahan ajar yang inovatif dan kontekstual bagi guru untuk memperkuat literasi sains dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik, serta berpotensi meningkatkan mutu pembelajaran IPA di tingkat SMP.
Pengembangan Modul Digital Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak Pada Mata Pelajaran IPAS Materi Daerah Kebangganku di Kelas V Sekolah Dasar Muslimawati, Ghina Sakina; Nisa, Khairun; Handika, Ilham
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/tyrzjf35

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik serta masih minimnya integrasi kearifan lokal Suku Sasak dalam bahan ajar menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul digital berbasis kearifan lokal Suku Sasak pada materi “Daerah Kebanggaanku”, serta mengetahui prototipe, tingkat validitas, dan kepraktisannya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah 20 peserta didik kelas V SDN 1 Aikmel. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi dan ahli media serta angket respons guru dan peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase skor menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital yang dikembangkan termasuk kategori sangat valid dengan persentase 96,66% dari ahli materi dan 96,36% dari ahli media. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase 83,33% pada uji kelompok kecil dan 83,4% pada uji lapangan dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, modul digital berbasis kearifan lokal Suku Sasak dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
The Use of the Memrise Flashcard Application to Learn Adjectives by Class XI SAINS Students at SMA Negeri 2 Mataram Izzatillah, M. Rizqy; Melani, Boniesta Zulandha; Udin; Tohir, Lalu
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/83nhew51

Abstract

Vocabulary mastery is an important component in English learning because it supports students' ability to understand and use language effectively. However, many students still struggle to master vocabulary, especially adjectives. Using technology-based learning media, such as the Memrise application, can be an alternative for improving students' vocabulary mastery. Therefore, this study aims to determine the effect of using the Memrise flashcard application on students' mastery of adjective vocabulary. This study used a quantitative approach with a pre-experimental design in the form of a one-group pre-test and post-test. The subjects were 35 students of grade XI SAINS 1 at SMA Negeri 2 Mataram in the 2025/2026 academic year. Data were collected through vocabulary tests administered before and after the treatment and analyzed using descriptive statistics and paired-samples t-tests in SPSS. The results showed that the students' average score increased from 80.03 in the pre-test to 92.66 in the post-test. The t-test results showed a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant increase in students' mastery of adjective vocabulary after using the Memrise application. Based on these results, it can be concluded that the Memrise flashcard application is effective at improving students' mastery of English adjective vocabulary.
Pengembangan Media Canva Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V Sekolah Dasar Lisandra, Riziah; Aeni, Kurotul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/d6cbb691

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SD Negeri Tambakaji 01 masih didominasi metode ceramah, kurang memanfaatkan media digital, dan berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan, menguji kelayakan, dan menguji keefektifan media Canva berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Tradisi Gotong Royong di Indonesia. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi delapan tahapan. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas V SD Negeri Tambakaji 01. Instrumen meliputi lembar validasi ahli, soal pretest-posttest, dan angket tanggapan. Hasil penelitian menunjukkan media sangat layak dengan persentase validasi ahli materi 95,6% dan ahli media 95%. Media efektif meningkatkan berpikir kritis, ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata nilai pretest (72) ke posttest (89), uji t-test kelompok besar (thitung=14,58 > ttabel=1,706), dan nilai N-Gain 0,61 (kategori sedang). Tanggapan guru dan siswa mencapai 100% (sangat positif). Simpulannya, media Canva berbasis PBL layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan berpikir kritis siswa kelas V SD.
Pengembangan Media Pop-Up Book Audio Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Kelas 3 IPASSDN Wonosari 2 Kota Semarang Margawati, Puput Tri; Asih, Sri Sami
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bh4f7g28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pop-Up Book Audio pada materi nilai-nilai tradisi daerah dalam pembelajaran IPAS untuk mengatasi kesulitan belajar siswa kelas III di SDN Wonosari 2 Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall yang disederhanakan menjadi enam tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk, dan uji coba produk. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket, validasi ahli, serta tes berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pop-Up Book Audio yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan yang sangat baik berdasarkan hasil validasi ahli. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 97,5% dan hasil validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 97,5%, keduanya termasuk dalam kategori sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media yang dikembangkan. Pada uji coba skala kecil, nilai rata-rata siswa meningkat dari 29,1 pada pretest menjadi 74,1 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,644 yang termasuk dalam kategori tinggi. Sementara itu, pada uji coba skala besar, nilai rata-rata siswa meningkat dari 47,5 pada pretest menjadi 81,3 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,671 yang juga termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Pop-Up Book Audio yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS untuk membantu mengatasi kesulitan belajar siswa pada materi nilai-nilai tradisi daerah.
Implementation of The “Spy On” Program for English Use in Daily Communication Among Students  at Al-Muwahhidin Islamic Boarding School Neoningratheof, Lale Fichear; Melani, Boniesta Zulandha; Elmiana, Dewi Satria
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ed71z874

Abstract

Effective English communication requires consistent use and a supportive environment. However, in Al-Muwahhidin Islamic Boarding School, where English use is implemented, students’ lack of awareness, confidence, and self-honesty in using the language makes the habituation and language acquisition process less optimal. This study aims to explain the implementation of the “Spy On” program as an effort to encourage students to speak English, examine its impact on students’ English use, and identify the challenges faced. This study employed a qualitative instrumental case study. Data were collected through observation (observation checklist and field notes) and semi-structured interviews with 7 participants (4 students, 1 teacher, and 2 administrators). The data were analysed using Miles and Huberman’s model, including data reduction through coding and categorising interview and observation data, data display by presenting reduced data, and conclusion drawing through interpretation and verification of the findings. Technical triangulation was applied to ensure credibility. The results show that the “Spy On” program has the potential to encourage English use by providing comprehensible input through daily interactions, forming language habits through monitoring and practice, and supporting affective adjustment through an adaptation period. Students’ proficiency ranges from the preproduction to intermediate stages, while the challenges identified reflect a natural part of the second-language acquisition process.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Kompensasi terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja pada Satuan Kerja Berpredikat WBBM Dwipayanti, Ayu Made Dian Pertiwi; Indiani, Ni Luh Putu; Patiro, Shine Pintor Siolemba
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bws3q547

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan menjaga dan meningkatkan kinerja pegawai pada satuan kerja berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Survei pendahuluan menunjukkan bahwa 83,3% pegawai menilai kepemimpinan transformasional penting bagi pencapaian kinerja, 86,7% menyatakan peningkatan tunjangan kinerja sebesar 35% menjadi motivasi tambahan, dan 80,0% mengaku memiliki kepuasan kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompensasi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 152 responden dari total 245 pegawai yang dipilih menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, analisis jalur, dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid (r = 0,547–0,934) dan reliabel (α = 0,820–0,905). Kepemimpinan transformasional dan kompensasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dengan persamaan Z = 1,066 + 0,107X1 + 0,545X2 dan adjusted R² = 0,566. Selanjutnya, kepemimpinan transformasional, kompensasi, dan kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan persamaan Y = -0,166 + 0,363X1 + 0,297X2 + 0,260Z dan adjusted R² = 0,747. Uji Sobel menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional (t = 2,58) dan kompensasi (t = 4,58) terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan transformasional dan sistem kompensasi yang adil perlu diprioritaskan untuk meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja pegawai pada organisasi sektor publik.Kata Kunci: kepemimpinan transformasional, kompensasi, kepuasan kerja, kinerja karyawan This study was motivated by the demand to maintain and improve employee performance in work units awarded the Corruption-Free and Service-Oriented Bureaucratic Zone (WBBM) predicate. A preliminary survey showed that 83.3% of employees considered transformational leadership important for achieving performance targets, 86.7% stated that a 35% increase in performance allowance served as an additional source of motivation, and 80.0% reported having high job satisfaction. This study aimed to analyze the effects of transformational leadership and compensation on employee performance through job satisfaction as an intervening variable at the Regional Office of the Ministry of Religious Affairs of Bali Province. The study employed a quantitative approach using a survey method involving 152 respondents selected from a total population of 245 employees using the Slovin formula with a 5% margin of error. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression, path analysis, and the Sobel test. The results showed that all instruments were valid (r = 0.547–0.934) and reliable (α = 0.820–0.905). Transformational leadership and compensation had a positive effect on job satisfaction, as indicated by the equation Z = 1.066 + 0.107X1 + 0.545X2 and an adjusted R² of 0.566. Furthermore, transformational leadership, compensation, and job satisfaction had a positive effect on employee performance, as shown by the equation Y = -0.166 + 0.363X1 + 0.297X2 + 0.260Z and an adjusted R² of 0.747. The Sobel test confirmed that job satisfaction mediated the effect of transformational leadership (t = 2.58) and compensation (t = 4.58) on employee performance. These findings underscore the importance of strengthening transformational leadership and establishing a fair compensation system to enhance job satisfaction and employee performance in public sector organizations.
Pengaruh ABC (Atletik Basic Coordination) Running Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak diEkstrakulikuler Atletik SDN 3 Cinunuk Fuadi, Muhammad Fahrul; Hermawan, Irwan; Asmabara
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/b8k63465

Abstract

Banyak anak usia sekolah, khususnya usia 11–13 tahun, belum memiliki kemampuan gerak lokomotor yang optimal akibat kurangnya program aktivitas fisik yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ABC (Atletik Basic Coordination) Running terhadap kemampuan motorik kasar anak peserta ekstrakurikuler atletik SDN 3 Cinunuk. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan satu kelompok pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 siswa usia 11–13 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kemampuan motorik kasar diukur menggunakan subtes lokomotor TGMD-3 (Test of Gross Motor Development – Third Edition). Program latihan ABC Running dilaksanakan selama 4-5 minggu, tiga kali pertemuan per minggu (16 sesi). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan motorik kasar meningkat dari 39,63 (pretest) menjadi 41,50 (posttest) dengan peningkatan sebesar 1,87 poin. Hasil uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai t = -8,550 dengan nilai signifikansi (Sig.) = 0,000 (p < 0,05), yang membuktikan bahwa latihan ABC Running berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar anak. Dengan demikian, latihan ABC Running direkomendasikan sebagai metode pengembangan gerak lokomotor yang efektif dan berbasis bukti dalam program ekstrakurikuler atletik sekolah dasar.
Analysis of English-Indonesian Translation: Examining Translation Methods in 'The Yellow Wallpaper’ Etan, Diva Aura Lintang; Sulistyani, Ummi Nur Laila
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/yxsjd531

Abstract

This study investigates the translation methods employed in the Indonesian version of Charlotte Perkins Gilman’s The Yellow Wallpaper based on Newmark’s framework and examines how the dominant method affects the preservation of the narrator’s unreliable first-person voice and deteriorating mental condition. Using a descriptive qualitative design, this study analyzed 389 paired sentences from the source text and the target text. The findings show that target-language-oriented methods dominate the translation, with communicative translation occurring most frequently (195 instances; 50.1%), followed by free translation (78 instances; 20.1%), while source-language-oriented methods are used only marginally. These results suggest that the translator prioritizes readability, naturalness, and acceptability for Indonesian readers over close adherence to the original structure and stylistic form. In particular, communicative translation, often realized through explicitation, helps convey the story’s psychological tension, thematic meaning, and emotional force to the target audience, although some stylistic nuances of the original are reduced. Overall, the study indicates that communicative translation is effective in maintaining the narrative accessibility and literary impact of the work in Indonesian.
Evaluasi Manajemen Kinerja dalam Penyelesaian Permohonan Pemindahbukuan di KPP Pratama A Rohayati, Tinantia; Azizah, Siti Nur; Srimindarti, Ceacilia
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wgsr1254

Abstract

Pemindahbukuan merupakan salah satu layanan unggulan di bidang perpajakan. Ketepatan waktu penyelesaian permohonan pemindahbukuan yang masuk ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) menjadi Indikator Kinerja Utama pada Seksi Pelayanan KPP. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan keterlambatan penyelesaian permohonan pemindahbukuan yang menunjukkan belum optimalnya implementasi manajemen kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan manajemen kinerja dalam penyelesaian permohonan pemindahbukuan serta mengidentifikasi tahapan yang berpotensi menyebabkan keterlambatan di KPP Pratama A. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap pegawai yang terlibat langsung dalam proses penyelesaian pemindahbukuan, kemudian dianalisis menggunakan bantuan perangkat lunak NVivo melalui teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan penyelesaian permohonan pemindahbukuan tidak disebabkan oleh rendahnya kinerja individu, melainkan dipengaruhi oleh keterbatasan sistem monitoring yang belum terintegrasi, lemahnya komunikasi kinerja, serta belum optimalnya evaluasi berbasis proses. Selain itu, praktik manajemen kinerja masih berfokus pada pencapaian output tanpa didukung pengendalian proses yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem monitoring berbasis teknologi, peningkatan peran pimpinan dalam komunikasi kinerja, serta evaluasi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan ketepatan waktu penyelesaian layanan secara berkelanjutan. Balance transfer is one of the leading services in the taxation sector. The timeliness of balance transfer completion submitted to the Tax Office is a Key Performance Indicator (KPI) in the Tax Office Service Section. However, in practice, delays in balance transfer requests completion are still found, indicating suboptimal performance management implementation. This study aims to evaluate the implementation of performance management in balance transfer request completion and identify stages that potentially cause delays at A Tax Office. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through in-depth interviews with employees directly involved in the balance transfer requests completion process, then analyzed using NVivo software through thematic analysis techniques. The study results indicate that delays in balance transfer requests completion are not caused by low individual performance, but are influenced by the limitations of an unintegrated monitoring system, weak performance communication, and suboptimal process-based evaluation. In addition, performance management practices still focus on achieving output without being supported by adequate process control. Therefore, it is necessary to strengthen technology-based monitoring systems, increase the role of leaders in performance communication, and conduct more comprehensive evaluations to continuously improve the timeliness of balance transfer requests completion.