cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 769 Documents
Implementasi MobileNetV2 dengan Teknik Augmentasi Data untuk Klasifikasi Penyakit Daun Cabai Berbasis Website Ali, Muhammad Irzan; Asmara, Delvi; Hadi, Ahmaddul; Budayawan, Khairi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/txr3y475

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model klasifikasi penyakit daun cabai berbasis MobileNetV2 yang diintegrasikan ke dalam prototipe website sebagai alat bantu diagnosis awal. Permasalahan utama yang diangkat adalah kemiripan gejala visual antarpenyakit daun cabai, keterbatasan identifikasi manual, dan kebutuhan model yang ringan untuk implementasi praktis. Dataset terdiri atas 500 citra awal dari lima kelas, yaitu daun sehat, daun keriting, daun kuning, bercak daun, dan embun tepung. Data diperluas melalui augmentasi rotasi, shear, zoom, dan horizontal flip sehingga diperoleh 2.200 citra, kemudian dibagi menjadi data latih 80%, validasi 10%, dan uji 10%. Model dilatih menggunakan arsitektur MobileNetV2 dengan optimizer Adam, batch size 32, dan 20 epoch. Hasil menunjukkan bahwa augmentasi data meningkatkan akurasi model dari 74,00% menjadi 99,09%. Pada data uji, model mencapai akurasi 98,64% dengan loss 0,0363. Classification report memperlihatkan performa tinggi pada seluruh kelas, meskipun masih terdapat kesalahan minor pada kelas daun keriting dan embun tepung. Sistem berbasis website juga berhasil menjalankan fungsi registrasi, login, unggah citra, klasifikasi, konsultasi AI, dan profil pengguna melalui pengujian black-box. Secara kritis, hasil ini menunjukkan potensi MobileNetV2 sebagai model efisien untuk klasifikasi penyakit daun cabai, namun validasi eksternal pada kondisi lapangan yang lebih beragam tetap diperlukan sebelum sistem digunakan sebagai alat diagnosis pertanian berskala luas. This study aims to develop a MobileNetV2-based chili leaf disease classification model integrated into a website prototype as an early diagnostic support tool. The central problem concerns the visual similarity among chili leaf disease symptoms, the limitations of manual identification, and the need for a lightweight model suitable for practical deployment. The dataset consisted of 500 original images from five classes, namely healthy leaf, curly leaf, yellow leaf, leaf spot, and powdery mildew. Data augmentation using rotation, shear, zoom, and horizontal flipping expanded the dataset to 2,200 images, which were divided into 80% training, 10% validation, and 10% testing subsets. The model was trained using the MobileNetV2 architecture with the Adam optimizer, a batch size of 32, and 20 epochs. The results show that data augmentation improved model accuracy from 74.00% to 99.09%. On the test set, the model achieved 98.64% accuracy with a loss value of 0.0363. The classification report indicates strong performance across all classes, although minor misclassifications were found in curly leaf and powdery mildew classes. The web-based system also successfully supported registration, login, image upload, classification, AI consultation, and user profile functions through black-box testing. Critically, these findings demonstrate the potential of MobileNetV2 as an efficient model for chili leaf disease classification, but external validation under more diverse field conditions is still necessary before the system can be used as a large-scale agricultural diagnostic tool.
Implementasi YOLOv8 dan TensorFlow Lite pada Aplikasi Mobile untuk Deteksi Kerusakan Jalan secara Real-Time Mardian, Syauqi Revo; Budayawan, Khairi; Sriwahyuni, Titi; kurnia , Hadi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/qwq2bk22

Abstract

Kerusakan jalan seperti lubang dan retak memerlukan mekanisme pelaporan yang cepat, objektif, dan berbasis lokasi agar proses pemeliharaan infrastruktur dapat dilakukan secara lebih responsif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi mobile berbasis computer vision untuk mendeteksi dan melaporkan kerusakan jalan secara real-time dengan mengintegrasikan model YOLOv8, TensorFlow Lite, kamera smartphone, GPS, basis data lokal, RESTful API Laravel, MySQL, dan dashboard monitoring geografis. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan perangkat lunak dengan model Waterfall yang mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian fungsional, dan evaluasi model deteksi. Dataset disusun secara hibrida dari dataset publik dan data lokal, lalu dibagi menjadi data latih 70%, validasi 20%, dan uji 10%. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi berhasil menjalankan autentikasi, deteksi kamera, pengambilan koordinat, pengiriman laporan daring, penyimpanan laporan saat blank spot, visualisasi peta GIS, dan validasi administrator. Model YOLOv8s yang dikonversi ke format TensorFlow Lite memperoleh rata-rata precision 69,4%, recall 66,6%, dan mAP50 67,7%. Kinerja terbaik terdapat pada kelas pothole dengan mAP50 76,6%, sedangkan kelas crack memperoleh mAP50 58,8% karena bentuk retakan yang tipis dan tidak beraturan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi edge computing dan server terpusat dapat menjadi solusi awal untuk pelaporan kerusakan jalan yang lebih cepat, meskipun peningkatan dataset lokal dan pendekatan segmentasi masih diperlukan untuk memperbaiki deteksi retakan. Road damage, including potholes and cracks, requires a fast, objective, and location-based reporting mechanism to support more responsive infrastructure maintenance. This study developed a mobile computer-vision application for real-time road damage detection and reporting by integrating YOLOv8, TensorFlow Lite, smartphone cameras, GPS, local storage, a Laravel RESTful API, MySQL, and a geographic monitoring dashboard. The research adopted a software research-and-development approach using the Waterfall model, covering requirement analysis, system design, implementation, functional testing, and detection-model evaluation. The image dataset was prepared using a hybrid approach that combined public datasets and local field data, with a 70% training, 20% validation, and 10% testing split. The results show that the application successfully performed authentication, camera-based detection, coordinate acquisition, online report submission, offline report storage in blank-spot conditions, GIS map visualization, and administrator validation. The YOLOv8s model converted into TensorFlow Lite achieved an average precision of 69.4%, recall of 66.6%, and mAP50 of 67.7%. The best performance was obtained for pothole detection with an mAP50 of 76.6%, while crack detection reached an mAP50 of 58.8% because cracks are thin, elongated, and irregular visual objects. These findings indicate that the integration of edge computing and centralized server management can provide an initial solution for faster road damage reporting, although larger local datasets and segmentation-based approaches are still needed to improve crack detection.
Rancang Bangun Sistem Pembayaran Komite Sekolah Berbasis Web Terintegrasi Midtrans Payment Gateway dan WhatsApp Gateway dengan Reminder Otomatis Pratama, Galant Anefsyah; Samala, Agariadne Dwinggo; Budayawan, Khairi; Sandra, Randi Proska
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/qtsq1788

Abstract

Pengelolaan pembayaran komite sekolah yang masih dilakukan secara tunai dan dicatat melalui buku kas atau Microsoft Excel berpotensi menimbulkan antrean, keterlambatan rekonsiliasi, kesalahan pencatatan, serta rendahnya transparansi bagi orang tua. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pembayaran komite sekolah berbasis web yang terintegrasi dengan Midtrans Payment Gateway dan WhatsApp Gateway dengan strategi reminder otomatis. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model Prototype yang meliputi komunikasi kebutuhan, perencanaan cepat, pemodelan rancangan, konstruksi purwarupa, evaluasi pengguna, dan penyempurnaan sistem. Data kebutuhan dikumpulkan melalui observasi proses pembayaran manual, wawancara dengan bendahara dan petugas administrasi, serta studi dokumentasi pembayaran komite di SMA Negeri 1 Painan. Sistem dikembangkan menggunakan Laravel 9, basis data MySQL, arsitektur Model-View-Controller, integrasi Midtrans Snap API dan webhook, serta pengiriman notifikasi WhatsApp secara bertahap pada H-7, H-3, dan H-1 sebelum jatuh tempo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memfasilitasi manajemen data siswa, pembuatan tagihan massal, pembayaran digital melalui QRIS dan e-wallet, pembaruan status pembayaran secara otomatis, pembuatan invoice, dashboard monitoring, dan laporan pembayaran real-time. Pengujian Black-box menunjukkan seluruh fitur utama berjalan sesuai spesifikasi fungsional. Sistem ini berkontribusi pada digitalisasi administrasi keuangan sekolah dengan meningkatkan efisiensi transaksi, akuntabilitas data, transparansi status pembayaran, dan ketepatan komunikasi kepada orang tua. Manual school committee payment management using cash, ledger books, and spreadsheet records may cause queues, delayed reconciliation, recording errors, and limited transparency for parents. This study aims to design and develop a web-based school committee payment system integrated with the Midtrans Payment Gateway and WhatsApp Gateway using an automatic reminder strategy. The study applied a Research and Development approach with a Prototype model consisting of requirement communication, quick planning, design modeling, prototype construction, user evaluation, and system refinement. Requirement data were collected through direct observation of manual payment activities, interviews with school treasurers and administrative staff, and documentation analysis at SMA Negeri 1 Painan. The system was developed using Laravel 9, MySQL, Model-View-Controller architecture, Midtrans Snap API and webhook integration, and staged WhatsApp reminders sent seven, three, and one day before payment due dates. The results show that the system supports student data management, bulk billing, digital payment through QRIS and e-wallets, automatic payment status updates, invoice generation, real-time monitoring dashboards, and payment reporting. Black-box testing indicates that all major functional modules operate according to the specified requirements. The system contributes to the digital transformation of school financial administration by improving transaction efficiency, data accountability, payment transparency, and timely communication with parents.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Geoboard terhadap Pemahaman Konsep Bangun Datar Siswa Sekolah Dasar Akbar, Ahmad Faizul; Dewi, Nurul Kemala; Radiusman
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/2b81sz17

Abstract

Pemahaman konsep matematika merupakan aspek penting yang harus dikuasai oleh siswa sekolah dasar. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, diperlukan model pembelajaran yang tepat serta penggunaan media konkret yang mendukung proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Geoboard terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas V di SDN 6 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desain penelitian One-Group Pretest--Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa kelas V SDN 6 Ampenan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep matematika yang meliputi enam indikator. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, nilai rata-rata siswa meningkat dari 10,28 pada pretest menjadi 16,63 pada posttest, yang menunjukkan peningkatan pemahaman konsep secara keseluruhan setelah perlakuan diberikan. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang membuktikan bahwa model Problem Based Learning berbantuan media Geoboard berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas V di SDN 6 Ampenan.
Diferensiasi Marshall Quotient Campuran HRS-WC Menggunakan Filler Batu Kapur Indarung dan Halaban Rahmi, Izzatul; Oktaviani, Oktaviani; Patriotika, Fithriyah; Zuwida, Nidal
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/0m0j2t44

Abstract

Kerusakan lapis aus pada perkerasan lentur masih menjadi persoalan penting di Indonesia karena beban lalu lintas berulang dan praktik overloading mempercepat deformasi permanen. Penelitian ini bertujuan menganalisis diferensiasi nilai Marshall Quotient (MQ) campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) yang menggunakan filler batu kapur Indarung dan Halaban, serta menilai kadar yang paling rasional berdasarkan keseimbangan parameter Marshall. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif melalui pengujian Marshall laboratorium pada variasi kadar filler 6%, 7%, 8%, 9%, 10%, 11%, dan 12%, masing-masing dengan tiga benda uji. Parameter yang dianalisis meliputi VIM, VMA, VFB, stabilitas, flow, dan MQ, kemudian dibandingkan menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kadar filler cenderung menaikkan stabilitas dan MQ, tetapi menurunkan flow, VIM, dan VMA. Semua nilai MQ memenuhi batas minimum HRS-WC, yaitu 150 kg/mm. Secara deskriptif, batu kapur Halaban menghasilkan MQ lebih tinggi pada kadar 6%-10%, sedangkan batu kapur Indarung lebih tinggi pada kadar 11%-12%. Namun, uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi MQ sebesar 0,848, sehingga perbedaan sumber filler tidak signifikan secara statistik. Secara kritis, temuan ini menegaskan bahwa MQ tidak boleh ditafsirkan terpisah dari parameter volumetrik; kadar optimum perlu mempertimbangkan stabilitas, deformasi, dan ruang rongga secara simultan. Filler batu kapur asal Indarung pada kadar 9% dan filler batu kapur asal Halaban pada kadar 8% merupakan komposisi yang layak berdasarkan pemenuhan parameter spesifikasi Marshall, dengan filler batu kapur asal Indarung pada kadar 9% lebih aman dijadikan sebagai rekomendasi teknis. Damage to the wearing course layer in flexible pavements remains a major issue in Indonesia because repeated traffic loads and overloading practices accelerate permanent deformation. This study aimed to analyze the differentiation of Marshall Quotient (MQ) values in Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) mixtures using Indarung and Halaban limestone fillers and to determine the most rational filler content based on the balance of Marshall parameters. The study applied a comparative quantitative approach through laboratory Marshall testing on filler content variations of 6%, 7%, 8%, 9%, 10%, 11%, and 12%, with three specimens prepared for each variation. The analyzed parameters included Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), Void Filled with Bitumen (VFB), stability, flow, and MQ, which were then compared using the Mann-Whitney U test. The results showed that increasing filler content tended to increase stability and MQ values while decreasing flow, VIM, and VMA values. All MQ values satisfied the minimum HRS-WC specification requirement of 150 kg/mm. Descriptively, Halaban limestone filler produced higher MQ values at filler contents of 6%-10%, whereas Indarung limestone filler produced higher MQ values at 11%-12%. However, the Mann-Whitney U test showed an MQ significance value of 0.848, indicating that the difference between filler sources was not statistically significant. Critically, these findings confirm that MQ should not be interpreted separately from volumetric parameters; the optimum filler content must simultaneously consider stability, deformation resistance, and void characteristics. Indarung limestone filler at 9% and Halaban limestone filler at 8% were considered feasible compositions based on Marshall specification compliance, with Indarung limestone filler at 9% being the safer technical recommendation.
Korelasi Antara Kecerdasan Emosional Dengan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Ramdan, Dian Triana; Mulyana , Eldi; Rohman, Slamet Nopharipaldi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/6fbg3682

Abstract

Hasil belajar peserta didik merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan proses pembelajaran. Salah satu faktor internal yang memengaruhi hasil belajar adalah kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarogong Kidul, dengan sampel sebanyak 56 peserta didik dari kelas VIII-C dan VIII-D yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur kecerdasan emosional dan tes untuk mengukur hasil belajar. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar peserta didik dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi sebesar 0,424 yang termasuk dalam kategori sedang (cukup kuat). Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi guru IPS, yaitu pentingnya mengintegrasikan pengembangan kecerdasan emosional siswa melalui strategi pembelajaran yang melatih kesadaran diri, pengelolaan emosi, motivasi, empati, dan keterampilan sosial, guna mendukung pencapaian hasil belajar yang lebih optimal. Dengan demikian, kecerdasan emosional memiliki peran dalam mendukung pencapaian hasil belajar peserta didik.
Pengaruh Work Life Belance dan Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Pada Guru di MA Al-Ijtihad Danger Karlina, Yuni; Sulaimiah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/m8hq9q19

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena tingginya beban kerja guru di MA Al-Ijtihad Danger yang meliputi tugas mengajar, administrasi, dan kegiatan sekolah selama enam hari kerja, serta adanya variasi masa kerja yang mencerminkan potensi perbedaan komitmen organisasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui signifikansi pengaruh work life balance dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional pada guru di MA Al-Ijtihad Danger. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 38 orang guru, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sensus (total sampling), di mana seluruh anggota populasi dijadikan responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner (angket), wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional, artinya semakin baik keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi yang dirasakan oleh guru, maka semakin tinggi pula komitmen organisasional guru. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional, artinya semakin besar tingkat kepuasan yang dirasakan guru dalam menjalankan tugasnya, maka semakin kuat komitmen organisasional guru. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pihak sekolah dalam menciptakan kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja dan peningkatan kepuasan kerja guru, seperti pengaturan jadwal yang fleksibel, pemberian penghargaan profesional, serta penguatan komunikasi dan dukungan sosial di lingkungan sekolah guna mempertahankan dan meningkatkan loyalitas serta komitmen guru terhadap organisasi.
Pengembangan Aplikasi Deteksi Ancaman Siber Real-Time Berbasis Analisis Log Menggunakan Machine Learning dengan Notifikasi Peringatan Otomatis Wijaya, Qhodry Andra; Saputra, Hadi Kurnia; Budayawan, Khairi; Wahyuni, Titi Sri
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/y98nvh32

Abstract

Penelitian ini mengembangkan aplikasi deteksi ancaman siber real-time berbasis analisis Apache access log dengan dukungan machine learning dan notifikasi otomatis. Permasalahan utama yang diangkat adalah keterlambatan deteksi ketika administrator masih memeriksa log secara manual, padahal pola serangan web seperti SQL Injection, Cross-Site Scripting, Directory Traversal, dan Brute Force dapat muncul sebagai rangkaian request singkat yang memerlukan respons cepat. Sistem dikembangkan menggunakan model prototipe dengan frontend Next.js, backend FastAPI, database PostgreSQL, pipeline analitik Python, serta Telegram Bot sebagai kanal peringatan. Dataset awal berjumlah 56.757 baris dan diproses melalui pembersihan, ekstraksi fitur perilaku dan signature, deteksi anomali Isolation Forest, klasterisasi DBSCAN, penyeimbangan SMOTE, serta klasifikasi Random Forest. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa DBSCAN mencapai Silhouette Score 0,4788, sedangkan Random Forest memperoleh akurasi keseluruhan 0,9971 pada 10.874 data uji dengan performa sangat tinggi pada kelas Normal, SQL Injection, XSS, Directory Traversal, dan Brute Force. Pengujian fungsional menghasilkan seluruh skenario valid, sementara pengujian real-time menunjukkan rata-rata latensi 3,357 detik dari serangan masuk sampai notifikasi diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi analisis log, machine learning, dashboard, dan notifikasi dapat meningkatkan visibilitas keamanan serta mendukung peringatan dini pada server web. This study develops a real-time cyber threat detection application based on Apache access log analysis using machine learning and automated alert notification. The main problem addressed is delayed threat detection when administrators still inspect logs manually, whereas web attack patterns such as SQL Injection, Cross-Site Scripting, Directory Traversal, and Brute Force may occur as short sequences of requests requiring immediate response. The system was developed using a prototyping model with a Next.js frontend, FastAPI backend, PostgreSQL database, Python analytical pipeline, and Telegram Bot as the alert channel. The initial dataset contained 56,757 rows and was processed through cleaning, behavioral and signature-based feature extraction, Isolation Forest anomaly detection, DBSCAN clustering, SMOTE balancing, and Random Forest classification. The evaluation indicates that DBSCAN achieved a Silhouette Score of 0.4788, while Random Forest obtained an overall accuracy of 0.9971 on 10,874 test instances with strong performance across Normal, SQL Injection, XSS, Directory Traversal, and Brute Force classes. Functional testing confirmed that all scenarios were valid, and real-time testing showed an average latency of 3.357 seconds from attack arrival to alert reception. These findings demonstrate that the integration of log analysis, machine learning, dashboards, and notification services can improve security visibility and support early warning on web servers.
Praktik Pengelolaan Arsip dan Dampaknya terhadap Efektivitas Pelayanan Administrasi pada Kantor Kelurahan se-Kecamatan Bergas Setyaningrum, Emilia; Susanti, Anis
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/r819gs90

Abstract

Pengelolaan arsip pada tingkat kelurahan sering menjadi titik lemah dalam pelayanan administrasi karena belum adanya standar retensi, klasifikasi, dan temu kembali informasi yang seragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan arsip dalam mendukung pelayanan administrasi pada empat kantor kelurahan di Kecamatan Bergas, yaitu Kelurahan Bergas Lor, Wujil, Ngempon, dan Karangjati. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang umumnya berfokus pada satu instansi, penelitian ini membandingkan praktik siklus arsip pada empat kelurahan dalam satu kecamatan untuk melihat keterkaitannya dengan efektivitas pelayanan administrasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 7 informan yang terdiri dari sekretaris lurah dan staf pelayanan/administrasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang dibantu software NVivo 12 untuk proses coding dan visualisasi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip telah mencakup tahap penciptaan, pemeliharaan, penyusutan, dan pemusnahan arsip, namun belum berjalan secara terintegrasi dan terstandarisasi. Analisis data menggunakan NVivo 12 menunjukkan bahwa isu penyusutan dan pemusnahan arsip lebih dominan muncul dalam wawancara dibandingkan tahapan lainnya, yang mengindikasikan adanya ketimpangan dalam pelaksanaan siklus arsip. Kondisi tersebut berdampak pada penumpukan arsip, hambatan temu kembali dokumen, ketidakpastian informasi administrasi, serta menurunnya efisiensi pelayanan administrasi di tingkat kelurahan. Records management at the village (kelurahan) level is often a weak point in administrative services due to the absence of standardized retention schedules, classification systems, and information retrieval procedures. This study aims to analyze records management in supporting administrative services across four village offices in Bergas Subdistrict, namely Bergas Lor, Wujil, Ngempon, and Karangjati. Unlike previous studies that generally focused on a single institution, this research compares records life cycle practices across four village offices within one subdistrict to examine their relationship with administrative service effectiveness. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving seven informants consisting of village secretaries and administrative/service staff. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, supported by NVivo 12 software for coding and thematic visualization. The findings indicate that records management has covered the stages of records creation, maintenance, disposition, and destruction; however, it has not been implemented in an integrated and standardized manner. NVivo 12 analysis shows that issues related to records disposition and destruction were more frequently emphasized in interviews compared to other stages, indicating an imbalance in the implementation of the records life cycle. These conditions have led to document accumulation, difficulties in document retrieval, uncertainty in administrative information, and reduced efficiency of administrative services at the village level.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) pada Pembelajaran IPAS Berbantuan Media Quizizz terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Sekolah Dasar Arini, Della Puspita; Prastyo, Danang; Hanindita, Amelia Widya
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5b11fa98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Quizizz terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar pada pembelajaran IPAS. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan abad ke-21 yang penting dikembangkan pada siswa sekolah dasar, khususnya dalam pembelajaran IPAS. Namun, pada kenyataannya pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru dan kurang memanfaatkan model serta media pembelajaran yang inovatif, sehingga kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen (quasi experimental design) dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari 50 siswa kelas V SDN Dr. Sutomo V Surabaya yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 25 siswa. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media Quizizz, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran tanpa media Quizizz. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pre-test dan post-test berbentuk soal uraian yang mengacu pada indikator kemampuan berpikir kritis. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 86,20, sedangkan kelas kontrol sebesar 62,28. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media Quizizz terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media Quizizz efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPAS.