cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 769 Documents
Pengembangan Media Children Board Game Berbasis Pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT) Istiningsih, Siti; Dewi, Nurul Kemala; Erfan, Muhammad; Harmayaningsih, Puput
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ptazy257

Abstract

Indonesia memiliki keragaman budaya dan tradisi lokal yang perlu dijaga serta dilestarikan sebagai warisan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Children Board Game berbasis kearifan lokal Suku Sasak, menjelaskan proses pengembangannya, serta mengetahui tingkat kelayakannya sebagai media pembelajaran IPS bagi siswa kelas IV di SDN 14 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba kelompok kecil berjumlah 12 siswa kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Data diperoleh melalui angket validasi ahli media, ahli materi, serta respon siswa. Hasil validasi ahli media sebesar 94,55%, ahli materi 91%, dan respon siswa dalam uji coba kelompok kecil sebesar 88,09% dengan kategori sangat layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak digunakan. Dengan demikian, media ini efektif mendukung proses pembelajaran IPS di sekolah dasar.
Rethinking E-Learning and Face-to-Face Learning for Sustainable Blended Higher Education: A Commentary Verawati, Ni Nyoman Sri Putu; Wahyudi, Wahyudi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/n86a4t68

Abstract

This commentary rethinks the relationship between e-learning and face-to-face learning in higher education after the COVID-19 pandemic. Drawing on students’ preferences and behaviors, it argues that the future of higher education should not be framed as a choice between digital and in-person instruction. E-learning offers flexibility, accessibility, convenience, and continuity, but these benefits are insufficient when online learning lacks interaction, social presence, practical experience, and pedagogical depth. Face-to-face learning remains important because it supports direct communication, academic belonging, mentoring, and hands-on activities. However, returning fully to traditional classroom routines would ignore the valuable lessons gained from digital learning. This commentary proposes sustainable blended higher education as a more balanced direction, where online and face-to-face components are intentionally designed according to learning objectives. Universities should build human-centered, inclusive, and pedagogically coherent blended systems that preserve flexibility while strengthening interaction, engagement, equity, and educational quality across diverse student contexts and institutional conditions.
Pengaruh Komite Audit, Sertifikasi Lingkungan, Recycled Waste, dan Renewable Energy terhadap Environmental Performance Yudhoyono, Ardrafian Ravrisava; Agustina, Linda
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jhvb6n04

Abstract

Penelitian ini menganalisis asosiasi komite audit, sertifikasi lingkungan, recycled waste, dan renewable energy dengan environmental performance pada perusahaan sektor energi peserta PROPER. Studi ini merespons keterbatasan literatur green accounting di Indonesia yang lebih sering menempatkan environmental performance sebagai prediktor kinerja keuangan, serta masih terbatas dalam membandingkan mekanisme tata kelola formal dengan praktik lingkungan operasional yang bersifat substantif. Populasi penelitian mencakup perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2020–2024. Dengan purposive sampling, diperoleh 99 observasi perusahaan-tahun dalam struktur panel tidak seimbang. Environmental performance diukur menggunakan skor peringkat PROPER, komite audit diukur melalui frekuensi rapat, sertifikasi lingkungan melalui dummy kepemilikan ISO 14001, recycled waste melalui rasio limbah yang didaur ulang terhadap total limbah, dan renewable energy melalui rasio energi terbarukan terhadap total konsumsi energi. Pengujian utama menggunakan regresi data panel Random Effect Model. Hasil menunjukkan bahwa recycled waste berasosiasi positif signifikan dengan environmental performance (koefisien = 0,7487; p = 0,0052) dan renewable energy menunjukkan asosiasi positif paling kuat (koefisien = 1,3356; p < 0,001). Sebaliknya, komite audit dan sertifikasi lingkungan tidak signifikan. Uji model menunjukkan bahwa kombinasi variabel independen secara statistik layak menjelaskan variasi skor PROPER (F-statistic = 43,9566; Adjusted R2 = 0,6368). Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja lingkungan perusahaan sektor energi lebih konsisten dijelaskan oleh praktik operasional berbasis pengelolaan limbah dan transisi energi dibandingkan oleh mekanisme formal seperti rapat komite audit dan kepemilikan sertifikasi semata. Karena penelitian menggunakan data sekunder observasional dan skor PROPER bersifat ordinal, temuan ditafsirkan sebagai asosiasi statistik, bukan bukti kausal langsung. This study analyzes the association of audit committees, environmental certification, recycled waste, and renewable energy with the environmental performance of PROPER-participating energy sector companies. It addresses a gap in Indonesian green accounting research, which has often positioned environmental performance as an antecedent of financial outcomes and has paid less attention to the comparative explanatory power of formal governance mechanisms and substantive operational environmental practices. The population consists of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2020–2024. Using purposive sampling, the study obtained 99 firm-year observations in an unbalanced panel structure. Environmental performance is measured using PROPER rating scores; audit committees are proxied by meeting frequency; environmental certification is measured by an ISO 14001 ownership dummy; recycled waste is measured as recycled waste divided by total waste; and renewable energy is measured as renewable energy consumption divided by total energy consumption. The main analysis employs panel data regression using the Random Effect Model. The findings indicate that recycled waste is positively and significantly associated with environmental performance (coefficient = 0.7487; p = 0.0052), while renewable energy has the strongest positive association (coefficient = 1.3356; p < 0.001). By contrast, audit committee meeting frequency and environmental certification are not statistically significant. The model is statistically fit in explaining variation in PROPER scores (F-statistic = 43.9566; Adjusted R2 = 0.6368). These findings suggest that environmental performance in the energy sector is more consistently explained by substantive waste-management and energy-transition practices than by formal governance meetings or certification ownership alone. Given the observational nature of the data and the ordinal characteristics of PROPER scores, the results are interpreted as statistical associations rather than direct causal evidence.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Fasilitas Ruang Tunggu Terhadap Kepuasan Penumpang Pada Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima Anjelina, Septi Dwi; Amirulmukminin; Muthiah, Hanifah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/w48bzr64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas ruang tunggu terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Sampel penelitian berjumlah 72 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, koefisien korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan penumpang dengan nilai t hitung 3,228 dan signifikansi 0,002. Fasilitas ruang tunggu juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan penumpang dengan nilai t hitung 6,697 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kualitas pelayanan dan fasilitas ruang tunggu berpengaruh signifikan terhadap kepuasan penumpang dengan nilai F hitung 41,168 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 54,4% menunjukkan bahwa kepuasan penumpang dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Disimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas ruang tunggu dapat meningkatkan kepuasan penumpang. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola bandara dalam meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas.
Pengembangan Sistem Informasi Pemesanan Dekorasi Pernikahan Berbasis Web untuk Meningkatkan Akses Informasi dan Efisiensi Pemesanan pada Jule Rias Dekorasi Maulana, Angga; Nugraha, Yopi; Sidiq, Purnomo
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.5633

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku usaha memanfaatkan sistem berbasis web untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional, termasuk pada bidang jasa dekorasi pernikahan. Jule Rias Dekorasi masih menggunakan media sosial dan komunikasi langsung dalam penyampaian informasi layanan serta proses pemesanan pelanggan. Kondisi tersebut menyebabkan informasi layanan belum tersaji secara terintegrasi dan pengelolaan data pemesanan masih dilakukan secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pemesanan dekorasi pernikahan berbasis web yang dapat meningkatkan akses informasi layanan dan efisiensi proses pemesanan pada Jule Rias Dekorasi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan penerapan sistem. Perancangan sistem dilakukan menggunakan Unified Modeling Language (UML), sedangkan pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan menyediakan fitur registrasi pengguna, login, pengelolaan paket dekorasi, pemesanan layanan, pengelolaan data pesanan, dan pembuatan invoice. Hasil pengujian Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem berfungsi sesuai dengan spesifikasi yang dirancang sehingga sistem dinyatakan layak digunakan. Penerapan sistem ini mempermudah pelanggan memperoleh informasi dan melakukan pemesanan secara daring, sekaligus membantu Jule Rias Dekorasi dalam mengelola data pelanggan dan transaksi secara lebih terstruktur, efektif, dan efisien.
From Classroom Explanation to Public Engagement: A Systematic Review of Science Communication Practices in Formal Education Lianto; Robi'atul Adawiyah, Marosa; Ayu Lestari, Tri; Amaliya Rha'ifa, Febrina; Rahmawati, Salsabila
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/6kjzzv57

Abstract

Science communication is increasingly recognized as a key competency in science education; however, its implementation within formal educational settings remains fragmented. Using a systematic literature review approach based on the Denyer and Tranfield framework and guided by the PRISMA protocol, this study synthesized 13 empirical studies published between 2016 and 2025 to examine how science communication is integrated into formal science education and to develop a developmental framework that explains its progression across educational levels. The findings indicate that science communication is predominantly embedded within active-learning pedagogies, including inquiry-based, problem-based, and project-based learning. In school contexts, communication practices are largely limited to classroom-bound activities such as explaining experimental results and reporting findings. In contrast, undergraduate education demonstrates a broader range of practices, including podcast production, blog writing, Wikipedia editing, and press release development, often targeting non-expert audiences. The review highlights three key patterns. First, science communication is most effectively developed when integrated into authentic learning tasks. Second, communication practices in undergraduate contexts are more diverse and publicly oriented than those in school settings. Third, assessment approaches remain inconsistent and largely non-standardized across studies. This study contributes to the literature by conceptualizing science communication as a multidimensional and audience-oriented practice that evolves across educational levels. The findings suggest the need for more explicit integration of authentic communication tasks and the development of robust assessment frameworks, particularly in school science education.
Perancangan Confusion-Aware Adaptive User Interface Berbasis Kombinasi Ekspresi Wajah dan Pola Navigasi Pengguna Pada Website Edukasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus Ramadhan, Dzaky Fawwaz; Sandra, Randi Proska; Samala, Agariadne Dwinggo; Budayawan, Khairi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rct91846

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong penggunaan website edukasi sebagai media pembelajaran interaktif. Namun, sebagian besar website edukasi masih dirancang dengan antarmuka statis yang belum mempertimbangkan karakteristik pengguna, terutama anak berkebutuhan khusus (ABK), sehingga berpotensi menimbulkan kebingungan dan hambatan belajar. Penelitian ini bertujuan merancang Confusion-Aware Adaptive User Interface berbasis kombinasi ekspresi wajah dan pola navigasi pengguna pada website edukasi untuk ABK. Sistem dikembangkan menggunakan metode Prototype dengan pendekatan rule-based untuk menentukan adaptasi antarmuka. Deteksi ekspresi wajah menggunakan kombinasi MediaPipe dan Facial Emotion Recognition (FER), sementara pola navigasi dianalisis berdasarkan jumlah klik, salah klik, dan durasi halaman. Hasil pengujian fungsional dengan Black Box Testing menunjukkan seluruh fitur sistem berjalan sesuai rancangan. Pengujian Confusion-Aware Engine pada 8 skenario menunjukkan akurasi klasifikasi kondisi pengguna (normal, cemas, bingung) sebesar 100% dengan penerapan UI adaptif yang konsisten. Sistem berhasil mengidentifikasi siswa melalui validasi kode unik berbasis sekolah, menampilkan materi dinamis sesuai kategori hewan (darat, laut, udara), serta menyediakan rekap hasil belajar lengkap dengan fitur ekspor PDF dan Excel. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi pembelajaran inklusif melalui antarmuka adaptif yang responsif terhadap kondisi pengguna secara real-time.
Diagnostic Challenge Of Hematolymphoid Neoplasm Mimicking Advanced Breast Cancer In A Young Woman: A Case Report Yuliansyah, Lalu Fauzan Adi; Lissanawidya, Putri; Susilo, Hery; Zulhadi, Lalu Fatria
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i2.5882

Abstract

Hematolymphoid neoplasms involving the breast are extremely rare and may closely mimic advanced breast carcinoma in both clinical presentation and radiological findings. This overlap poses a significant diagnostic challenge, particularly in young patients, and may lead to misdiagnosis and inappropriate management. We report the case of a 29-year-old woman who presented with a right breast mass, progressive back pain, paraparesis, and extranodal involvement including a palatal mass and extensive skeletal lesions. Initial clinical evaluation, elevated CA 15-3 levels, and imaging findings suggested advanced breast carcinoma with widespread metastases. Radiological assessment using ultrasonography and magnetic resonance imaging demonstrated a suspicious breast mass (BIRADS 4B), diffuse bone marrow infiltration, skull base involvement, and multiple lymphadenopathies. Fine-needle aspiration biopsy (FNAB) of the breast, palate, and cervical lymph nodes revealed features of a malignant round cell tumor consistent with a hematolymphoid neoplasm. Immunohistochemical analysis showed negative cytokeratin expression and diffuse CD4 positivity, supporting a lymphoid origin and excluding epithelial breast carcinoma. These findings shifted the diagnosis from metastatic breast cancer to a systemic hematolymphoid malignancy. Hematolymphoid neoplasms should be considered in the differential diagnosis of young patients presenting with breast masses and extensive systemic involvement. Histopathological confirmation supported by immunohistochemistry is essential to establish an accurate diagnosis and guide appropriate therapy. Early recognition is crucial, as prognosis and treatment strategies for lymphoma differ substantially from those of advanced breast carcinoma.
KH. Ahmad Dahlan Dan Perserikatan Muhammadiyah: Revolusi Dalam Bidang Pendidikan Islam Fahruddin; Syamsuddin; Hasyim Haddade
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.5948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan karakter pendidikan Islam pada masa klasik dan modern, serta merumuskan model sintesis yang integratif dalam rangka memperkuat sistem pendidikan Islam yang relevan dengan perkembangan zaman. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dan analisis komparatif terhadap literatur ilmiah periode 2020--2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam klasik menekankan pembentukan karakter moral dan spiritual melalui pendekatan halaqah, dialog keilmuan, serta internalisasi nilai akhlak, sedangkan pendidikan Islam modern berorientasi pada pengembangan kompetensi, integrasi ilmu pengetahuan, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Perbedaan paradigmatik ini menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai klasik dengan pendekatan modern dapat menghasilkan model pendidikan Islam yang lebih holistik, adaptif, dan kontekstual. Meskipun memiliki perbedaan paradigmatik, keduanya memiliki kesamaan dalam tujuan pembentukan manusia yang beriman dan berilmu. Penelitian ini menemukan bahwa integrasi antara nilai-nilai klasik, konvensional dan pendekatan modern dapat menghasilkan model pendidikan Islam yang lebih holistik, adaptif, dan kontekstual. Kontribusi praktis penelitian ini terletak pada perumusan kerangka konseptual pendidikan Islam integratif yang dapat dijadikan dasar pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, dan kebijakan pada penelitian pendidikan Islam. Kontribusi penelitian ini terletak pada perumusan kerangka konseptual pendidikan Islam integratif yang dapat dijadikan dasar pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, dan kebijakan pada penelitian pendidikan Islam.
Strategi Guru PPKn dalam Internalisasi Nilai Nasionalisme pada Peserta Didik (Studi di SMPN 2 Utan Kabupaten Sumbawa) Valenta, Arya; Yuliatin; Sumardi, Lalu
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.5958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Pancasila dalam menginternalisasi nilai nasionalisme pada peserta didik di SMP Negeri 2 Utan Kabupaten Sumbawa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru Pendidikan Pancasila, sembilan orang peserta didik (tiga orang dari kelas VII, tiga orang dari kelas VIII, dan tiga orang dari kelas IX), serta satu orang wakil kepala sekolah, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menginternalisasi nilai nasionalisme dilaksanakan secara sistematis melalui empat tahapan, yaitu membangun pengetahuan (knowledge building), membangun pemahaman (understanding building), membangun keyakinan (belief building), dan membangun perilaku (behavior building). Strategi tersebut diwujudkan melalui pengintegrasian nilai nasionalisme dalam materi pembelajaran, penggunaan metode diskusi dan tanya jawab, pemberian keteladanan, pembiasaan melalui kegiatan sekolah, serta pemanfaatan media pembelajaran yang kontekstual. Faktor pendukung meliputi motivasi belajar dan kesadaran peserta didik, minat terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila, keteladanan serta kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, lingkungan sekolah yang kondusif, dukungan kepala sekolah dan guru, peran keluarga, lingkungan masyarakat, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya partisipasi sebagian peserta didik, pengaruh penggunaan media sosial yang kurang mendukung penanaman nilai nasionalisme, serta perbedaan latar belakang keluarga dan lingkungan peserta didik. Dengan demikian, internalisasi nilai nasionalisme akan lebih efektif apabila dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pembelajaran yang bermakna, keteladanan, pembiasaan, serta dukungan dari lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.