cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 769 Documents
Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Media Tangram Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Kelas IV DI SDN 9 Mataram Asmayanti, Lidia; Mahsul, Alwan; Ruqoiyyah, Siti
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/m2m7na22

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas IV di SDN 9 Mataram. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model project based learning berbantuan media tangram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh model project based learning berbantuan media tangram terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas IV di SDN 9 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperiemen semu dengan desain nonequivalent control grup desain. Sampel penelitian berjumlah 50 siswa yang terdiri dari 25 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol.  Instrumen pengumpulan data menggunakan tes tertulis dalam bentuk essay. Adapuan teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan perhitungan uji independent sampel t-test menggunakan aplikasi SPSS versi 25 diperoleh nilai signifikasi (2-tailed) sebesar 0,00  yang artinya < 0,05 sehingga Ho ditolak Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model project based learning berbantuan media tangram terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas IV di SDN 9 Mataram.
Efektivitas Metode Storytelling Interaktif Berbasis Terhadap Kemampuan Menyimak siswa Kelas IV di SDN 1 Sangkawana Tahun Pelajaran 2025/2026 Nadiatuzzakrah; Hilmiati; Akmaluddin
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/m89vhk26

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak siswa kelas IV di SDN 1 Sangkawana. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan metode storytelling interaktif berbasis podcast. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektivan metode tersebut terhadap kemampuan menyimak siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis quasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 47 siswa yang terdiri dari kelas eksperimen (IVB) sebanyak 23 siswa dan kelas kontrol (IVA) sebanyak 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 52,83 meningkat menjadi 73,48 pada posttest, sementara kelas kontrol hanya mengalami peningkatan dari 53,96 menjadi 55,63. Hasil uji hipotesis menggunakan independent sample t-test dengan SPSS 26 diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode storytelling interaktif berbasis podcast berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan menyimak siswa kelas IV di SDN 1 Sangkawana Tahun Pelajaran 2025/2026. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode storytelling interaktif berbasis podcast dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif bagi guru untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa, serta menjadi acuan bagi sekolah dalam mengembangkan pembelajaran berbasis media audio yang inovatif dan kontekstual.
Analisis Kesulitan Berbicara Siswa Dalam Menyampaikan Pendapat Pada Diskusi Kelompok Kecil Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Tinggi SDN 1 Mambalan Mustainah, Baiq; Helmi; Akmaluddin
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/hnwbge11

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam kegiatan diskusi kelompok kecil. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyampaikan pendapat, seperti kurang percaya diri, malu berbicara di depan teman, takut salah, dan kurangnya penguasaan kosakata. Permasalahan tersebut menyebabkan siswa menjadi kurang aktif dalam proses pembelajaran dan kurang mampu berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan diskusi. Kondisi ini menjadi latar belakang dilakukannya penelitian di kelas tinggi SD Negeri 1 Mambalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan berbicara siswa kelas IV SDN 1 Mambalan dalam menyampaikan pendapat serta mengidentifikasi faktor penyebab dan strategi guru mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 28 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11 siswa (39,3%) mengalami kesulitan berat, 9 siswa (32,1%) kategori sedang, dan 8 siswa (28,6%) sudah baik. Faktor internal yang dominan adalah kurang percaya diri (71% siswa) dan keterbatasan kosakata (64% siswa). Faktor eksternal meliputi dominasi siswa aktif dalam diskusi dan metode pembelajaran yang kurang variatif. 
Pengaruh Model Discovery Learning Terintegrasi Kearifan Lokal Sasak Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Dan Self-Efficacy Peserta Didik Ilman, Muhammad Syahru Ramdani; Kusaeri, Al; Negara , Habibi Ratu Perwira
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/kqxw1d88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terintegrasi kearifan lokal Sasak terhadap kemampuan penalaran matematis dan self-efficacy peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen menggunakan desain non equivalent pretest-posttest control group design yang melibatkan 51 peserta didik (kelas eksperimen n=25, kelas kontrol n=26) kelas VIII di Indonesia. Jenis analisis statistik nonparametrik yang digunakan adalah Uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Uji Mann-Whitney. Hasil uji hipotesis menunjukkan effect size (r) untuk kemampuan penalaran matematis sebesar 0,81 (kategori besar) dan untuk self-efficacy sebesar 0,52 (kategori sedang), mengindikasikan signifikansi praktis yang kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model discovery learning terintegrasi kearifan lokal Sasak terhadap kemampuan penalaran matematis dan self-efficacy peserta didik. Hasil ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi Mann-Whitney U Test pada kemampuan penalaran matematis sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai signifikansi Mann-Whitney U Test pada self-efficacy sebesar 0,000 < 0,05. Peserta didik dengan self-efficacy tinggi dan sedang cenderung memiliki kemampuan penalaran matematis yang lebih baik dibandingkan peserta didik dengan self-efficacy rendah. Dengan demikian, model discovery learning terintegrasi kearifan lokal Sasak dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang mampu meningkatkan kemampuan kognitif dan keyakinan diri peserta didik.
Makna Simbolik Tradisi Bayar Niat pada Masyarakat Desa Mura Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat Nurfadli, Idham; Wadi, Hairil; Suud; Syafruddin
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/avsgnz07

Abstract

Masyarakat Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, hingga saat ini masih mempertahankan tradisi bayar niat sebagai warisan budaya lokal yang sarat dengan nilai-nilai spiritual dan sosial. Tradisi ini dilaksanakan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terhindarnya seseorang dari penyakit atau musibah, serta sebagai bentuk pemenuhan nazar yang telah diucapkan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik yang terkandung dalam tradisi bayar niat pada masyarakat Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat. Tradisi bayar niat ini merupakan ritual adat sebagai wujud syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terhindarnya seseorang dari penyakit atau musibah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Sumber data diperoleh melalui wawancara tidak terstuktur, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi bayar niat mengandung empat dimensi makna simbolik: (1) makna denotatif, yaitu pemenuhan janji atau nazar spiritual melalui serangkaian tahapan ritual
Analisis Kemampuan Representasi Visual dan Simbolik Siswa kelas V SD pada Materi Pecahan di SDN 23 Ampenan Lestari, Winda Dwi; Makki , Muhammad; Putri, Hikmah Ramdhani
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/emxgmw90

Abstract

Kajian Persepsi Kualitas Pelayanan Publik: Pengujian Model Indeks Kepuasan Masyarakat Menggunakan Analisis Komposit Konfirmatori Wulandari, Intan Ayu; Raharjo, Teguh Hardi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/x20nwp94

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris kualitas indikator pembentuk Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) berdasarkan PermenPANRB No. 14 Tahun 2017 pada pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Brebes. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara nilai IKM institusional yang berada pada kategori baik dan masih adanya keluhan pengguna layanan mengenai antrean, waktu penyelesaian, fasilitas, serta transparansi informasi pelayanan. Dengan menggunakan desain kuantitatif konfirmatori, data dikumpulkan melalui kuesioner diferensial semantik berskala 1–7 kepada 250 responden pengguna layanan. Analisis dilakukan melalui Confirmatory Composite Analysis (CCA) berbasis structural equation modeling untuk menilai validitas item, reliabilitas internal, validitas konvergen, validitas diskriminan, dan kesesuaian model. Hasil menunjukkan bahwa 27 item memiliki korelasi item-total yang valid, dengan r hitung terendah 0,226 dan tertinggi 0,865. Sebagian besar dimensi memenuhi reliabilitas, tetapi dimensi biaya/tarif menunjukkan kelemahan konsisten dengan Cronbach Alpha 0,494, CR 0,6116, dan kegagalan validitas diskriminan terhadap perilaku pelaksana. Indeks model fit juga menunjukkan dukungan parsial: GoF 0,8516, Mean AVE 0,7252, Mean CR 0,8812, dan Mean Loading 0,8449 memenuhi kriteria, sedangkan SRMR 0,1303 dan NFI 0,8516 belum mencapai fit ideal. Dengan demikian, instrumen IKM layak digunakan secara terbatas sebagai alat evaluasi pelayanan publik, tetapi membutuhkan revisi pada indikator biaya/tarif agar lebih sensitif terhadap karakteristik layanan administrasi kependudukan yang tidak berbayar. Studi ini berkontribusi dengan menunjukkan bahwa CCA dapat digunakan untuk mengevaluasi struktur psikometrik IKM, mengidentifikasi indikator lemah, dan memperkuat dasar kebijakan perbaikan layanan berbasis bukti. This study empirically examines the quality of indicators forming the Public Satisfaction Index (IKM) based on Minister of Administrative and Bureaucratic Reform Regulation No. 14 of 2017 in population administration services at the Population and Civil Registration Office of Brebes Regency. The study is motivated by the discrepancy between official IKM scores, which remain in the good category, and citizens’ continuing complaints about queues, service completion time, facilities, and information transparency. Using a confirmatory quantitative design, data were collected through a seven-point semantic differential questionnaire administered to 250 service users. Confirmatory Composite Analysis (CCA) within a structural equation modeling framework was employed to assess item validity, internal reliability, convergent validity, discriminant validity, and model fit. The results show that all 27 items had valid item-total correlations, ranging from 0.226 to 0.865. Most dimensions met reliability requirements, but the cost/fee dimension consistently exhibited measurement weakness, as indicated by Cronbach’s Alpha of 0.494, CR of 0.6116, and failure to meet discriminant validity against implementer behavior. Model fit indices also indicate partial support: GoF = 0.8516, Mean AVE = 0.7252, Mean CR = 0.8812, and Mean Loading = 0.8449 met the criteria, whereas SRMR = 0.1303 and NFI = 0.8516 did not reach ideal fit. Therefore, the IKM instrument can be used in a limited manner for public service evaluation, but the cost/fee indicators require revision to better capture the specific characteristics of free population administration services. This study contributes by demonstrating that CCA can evaluate the psychometric structure of IKM, identify weak indicators, and support evidence-based public service improvement.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Madrasah Ibtidaiyah Pada Mata Pelajaran Fiqih Wasiaturrahmi, Wasiaturrahmi; Mulabbiyah, Mulabbiyah; Lalu Asriadi, Lalu Asriadi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/6p1mbb22

Abstract

Pembelajaran fiqih disekolah dasar masih menghadapi kendala dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kondisi tersebut dilihat dari banyak siswa yang belum mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Hal ini terlihat dari jawaban siswa yang singkat, bersifat menghafal, dan belum mampu menjelaskan alasan dari jawaban yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran fiqih. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang di laksanakan dalam dua siklus setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, serta tes, tes yang digunakan berbentuk pilihan ganda. Teknik analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, untuk menentukan ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal siswa, mengukur keaktifan siswa, mengetahui keterlaksanaan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklusnya pada siklus I, presentase ketuntasan klasikal siswa mencapai 41,66% dengan nilai rata-rata 61,25. Setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) pada siklus II, ketentan klasikal siswa meningkat menjadi 87,5% dengan nilai rata-rata 89,16. Dengan demikian, terjadi peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 45,84% dari siklus I ke siklus II. Sedangkan aktivitas siswa juga semakin meningkat dari 53,33% pada siklus I menjadi 90% dengan kategori sangat aktif pada siklus II, sehingga terjadi peningkatan sebesar 36,67%. Aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari 76,66% pada siklus I menjadi 100% di siklus II dengan peningkatan sebesar 23,34% dari siklus I ke siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata Pelajaran fiqih.  
Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan, Kegunaan, dan Sikap Pengguna terhadap Kualitas Layanan Kemahasiswaan melalui SIVELA Maulana, Muhammad Ilham; Rozi, Fahrur
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/kec7rt02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, dan sikap pengguna terhadap kualitas layanan kemahasiswaan melalui implementasi Sistem Informasi Survei Layanan (SIVELA) di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan efektivitas evaluasi layanan kemahasiswaan berbasis digital. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 105 mahasiswa aktif menggunakan teknik simple random sampling. Tahapan penelitian meliputi identifikasi masalah, penyusunan instrumen, pengumpulan data, serta analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa persepsi kemudahan penggunaan serta sikap pengguna memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan kemahasiswaan. Sementara itu, persepsi kegunaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Namun, secara bersama-sama ketiga variabel independen tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan kemahasiswaan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 73,5%. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan sistem dan sikap positif pengguna menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kemahasiswaan berbasis teknologi informasi. This study aims to analyze the influence of perceived ease of use, perceived usefulness, and user attitudes on the quality of student services through the implementation of the Service Survey Information System (SIVELA) at the Faculty of Economics and Business, Semarang State University. This study is motivated by the importance of utilizing information technology to enhance the effectiveness of digital-based student service evaluations. The approach used in this study is quantitative with an explanatory research design. Research data were obtained through a questionnaire distributed to 105 active students using simple random sampling. The research stages included problem identification, instrument development, data collection, and data analysis using multiple linear regression with the assistance of the SPSS application. The results indicate that perceptions of ease of use and user attitudes have a positive and significant influence on the quality of student services. Meanwhile, the perception of usefulness did not show a significant influence. However, collectively, these three independent variables were proven to have a significant effect on the quality of student services with a coefficient of determination of 73.5%. This study shows that the ease of use of the system and positive user attitudes are important factors in supporting the improvement of information technology-based student service quality.
Pengaruh Penggunaan Papan Congklak Sebagai Media Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Operasi Hitung Bilangan Pada Siswa Kelas III SDN 37 Cakranegara Latifah, Diah; Istiningsih, Siti; Putri, Hikmah Ramdhani
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/njv06p37

Abstract

Rendahnya hasil belajar operasi hitung bilangan pada siswa kelas III SDN 37 Cakranegara disebabkan oleh pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah tanpa penggunaan media konkret, sehingga siswa mudah bosan dan kurang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media papan congklak terhadap hasil belajar operasi hitung bilangan pada siswa kelas III SDN 37 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental design) dalam bentuk nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III yang berjumlah 52 orang, terdiri dari kelas III-A sebagai kelas kontrol dan kelas III-B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis dengan independent sample t-test berbantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 81,35 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 73,85. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media papan congklak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar operasi hitung bilangan siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa media papan congklak dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran berbasis kearifan lokal yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep operasi hitung, menciptakan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna, serta dapat diintegrasikan dalam model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa sekolah dasar.