cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 949 Documents
Jumlah Uang Saku, Frekuensi Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Persentase Lemak Tubuh Pada Remaja Putri Azimah, Furqonatul; Ulvie, Yuliana Noor Sulistiawati; Jauharany, Firdananda Fikri; Sulistiani, Ria Purnawian
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengkonsumsi makanan cepat saji berlebihan dapat meningkatkan persentase lemak tubuh, sehinggamenyebabkan obesitas. Penghasilan orang tua yang tinggi mempengaruhi konsumsi makanan cepat sajikarena dapat meningkatkan besar uang saku yang diberikan kepada anak-anak. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan jumlah uang saku dan frekuensi konsumsi makanan cepat saji denganpersentase lamak tubuh pada remaja putri SMP Islam Sultan Agung 1 Semarang. Metode deskriptif analitikmenggunakan rancangan desain Cross Sectional. Jumlah sampel yaitu 43 siswi diambil menggunakanteknik proportional sampling. Data jumlah uang saku diambil menggunakan kuesioner, data konsumsimakanan cepat saji diambil menggunakan formulir SQ-FFQ dan data persentase lamak tubuh dilakukakanpengukuran tinggi badan, berat badan dan BIA (Bioelectrical Impedance Analysis). Uji analisis datamenggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan responden memilikijumlah uang saku besar (≥ Rp.10.000) sebesar 86%, frekuensi konsumsi makanan cepat saji sering ( ≥5x/hari)) sebanyak 51,2% dan persentase lemak tubuh healthy (10% - 30%) sebanyak 67,4 %. Hasil ujibivariat terdapat hubungan antara jumlah uang saku untuk jajan dengan persentase lemak tubuh (p=0,000)dan terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji dengan persentase lemak tubuh(p=0,000). Kata Kunci : jumlah uang saku, konsumsi makanan cepat saji, persentase lemak tubuh, remaja putri.
Komunikasi, Informasi Dan Edukasi Infeksi Penyakit Mulut Dan Kuku Pada Peternak Di KUD Kertajaya Kabupaten Kediri Putri, Salsabila Candra; Kurniawati, Siti; Adrenalin, Sruti Listra
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Foot and Mouth DiseaseVirus (FMDV) genus Aphtovirus dan famili Picornaviridae. Penyakit Mulut dan Kuku merupakan penyakitmenular dan akut yang menyerang hewan ternak. Hewan ternak yang dapat terserang penyakit PMK adalahhewan berkuku genap atau berkuku belah seperti sapi, kambing, domba, kerbau, dan babi. Penyakit PMKmemiliki tingkat morbiditas mencapai 100% dan tingkat mortalitas sekitar 1.53% dari total kasus yang ada.Kegiatan KIE dilaksanakan di Desa Medowo, yang dikenal sebagai penghasil susu utama dengan sebagianbesar penduduknya bekerja sebagai peternak sapi perah. Kegiatan KIE bertujuan untuk meningkatkanpengetahuan dan pemahaman peternak terkait pencegahan dan penanganan infeksi PMK. Metode KIE yangdigunakan adalah menggunakan media informasi(pamflet), presentasi, diskusi secara langsung danpenilaian terukur dari hasil pretest, posttest, dan SKM yang dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Hasilanalisis pretest dan posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan, pretest menunjukkan terdapat 59%peternak yang memiliki nilai di atas standar. Setelah pelaksanaan kegiatan KIE, hasil posttest menunjukkanadanya peningkatan sebesar 41% dari hasil sebelumnya. Hasil pengisian SKM juga mendukung kegiatanpenyuluhan, peserta mengakui bahwa kegiatan tersebut relevan dan bermanfaat untuk memperluaspengetahuan para peternak. Kegiatan KIE mengenai PMK yang dilakukan kepada peternak di KUDKertajaya terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peternak terhadap penyakit PMK. Kata Kunci : PMK, Komunikasi Informasi dan Edukasi, Peternak, KUD Kertajaya.
HUBUNGAN MOTIVASI IBU MENYUSUI DENGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN BAYI DI KELURAHAN SENDANGGUWO KOTA SEMARANG Ariyanti, Lisa Eka; Khasanah, Umi; Indrawati, Nuke Devi; Dewi, Maria Ulfa Kurnia
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Harga ASI eksklusif sampai usia delapan belas bulan penting karena nutrisinya danperlindungan terhadap penyakit; namun, keberhasilannya terhambat oleh motivasi orang tua dan dukungankeluarga. Sebuah penelitian yang dilakukan pada bulan Desember 2023 di Kelurahan Sendangguwo, KotaSemarang, mengungkapkan bahwa dari 149 wanita yang sudah menikah, 17 di antaranya memiliki massatubuh kurang ideal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dan memahami hubunganantara motivasi orang tua dan pertumbuhan anak-anak mereka. Karakteristik responden; (2) motivasiindividu; (3) bayi badan; (4) korelasi karakteristik individu dengan motivasi; dan (5) hubungan motivasidengan bayi badan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desainsurvei analitik cross-sectional. Proporsional random sampling adalah metode yang digunakan dalampersiapan sampel, dan data dikumpulkan dengan menggunakan silent cuesioner dan observasi data dalamkebijakan kelompok. Respons dievaluasi menggunakan kriteria inklusif dan eksklusif, alat penilaianvaliditas rehabilitasi digunakan, dan analisis data univariat dan bivariat dilakukan. Hasil: Karakteristikpenelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah multipara, tidak bekerja, dan siswaberstatus ptoduktif. Sebagian besar motivasi orang tua berada pada kategori tinggi (73,3%), sedangkansisanya berada pada kategori badan berat (63,3%) dan urine (36,7%). Analisis statistik menunjukkan adanyahubungan yang signifikan antara ibu dengan motivasi (p=0,044), serta antara ibu dengan motivasi(p=0,011). Namun, tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan teman sebaya (p=0,192)maupun antara motivasi dengan rekan kerja (p=0,492). Terdapat pula korelasi yang signifikan antaramotivasi orang tua dalam mendisiplinkan anak dengan perilaku anak (p=0,000).).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi orang tua dengan pertumbuhan gigi bayidi Kelurahan Sendangguwo Kota Semarang.. Kata kunci: ASI, motivasi, berat badan bayi, ibu menyusui
Pengenalan Kelompok Hewan berdasarkan Jenis Makanannya (Herbivora, Karnivora, dan Omnivora) pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Medowo 3, Kediri, Jawa Timur Sabila, Ahda; Dameanti, Fidi Nur Aini Eka Puji; Erlinda, Tira; Suseno, Raisa Qurrata A’yun; Nirmalasari, Na Young; Luthfiana, Nurul
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan pendidikan lingkungan yang baik sejak usia dini penting diberikan untuk membanguninteraksi antara makhluk hidup dan alam. Pemahaman tentang kelompok hewan berdasarkan jenis makanan(herbivora, karnivora, dan omnivora) tidak hanya memberikan wawasan tentang keragaman alam, tetapijuga membantu siswa memahami peran penting hewan-hewan tersebut dalam menjaga keseimbanganekosistem. Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE)  bertempat  di SDN Medowo 3, kecamatanKandangan, kabupaten Kediri, Jawa Timur dengan peserta siswa siswi dari kelas 1-3 sebanyak 24 orang.Proses penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan tujuan mahasiswa menjadi lebih tertarik danpeduli terhadap lingkungan sekitar. Media pembelajaran menggunakan buku saku dan powerpoint .Selamakegiatan berlangsung,  dilakukan observasi, pelaksanaan pretest dan posttest.  Hasil pretest dan posttest,dianalisis secara deskriptif dan didapatkan peningkatan rata-rata pemahaman sebesar 15,8% terhadapimplementasi pembelajaran dari sebelum dan sesudah dilakukan pengajaran.  Kata Kunci : Herbivora, Karnivora, KIE, Omnivora, Sekolah Dasar
Gambaran Tatalaksana Pengurangan Rasa Nyeri Pasien PascaOperasi Bedah Mayor Dengan Anestesi Umum Munawaroh, Madinatul; Prassetyo, Galih Niro; Suryanah, Agustina
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri merupakan ketidaknyamanan yang dapat disebabkan oleh pasca bedah. Untuk mencapai score nyeriyang rendah sehingga diperlukan tindakan penatalaksanaan terhadap rasa nyeri pasca operasi bedah mayordengan anestesi umum dan untuk mengetahui skala nyeri setelah penatalaksanaan pasien menggunakaninstrumen VAS. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui tatalaksana pengurangan rasa nyeri pascaoperasi bedah mayor dengan anestesi umum di RSUD Arjawinangun. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah deskriptif analitik, dengan instrumen berupa lembar observasi dan alat ukur VAS.Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 103 pasien yang telah menjalani operasi         bedah mayor dengananestesi umum, sedangkan sampel yang diambil berjumlah 41 orang menggunakan teknik purposivesampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pasien pasca operasi bedah saraf yang telah diberikananalgetik tramadol dan ketorolac, setelah 30 menit sebagian kecil mengalami nyeri ringan dan setelah 6 jamsebagian kecil mengalami nyeri sedang. Pada pasien bedah abdomen, setelah 30 menit, sekitar setengahnyamengalami nyeri ringan, dan setelah 6 jam, hampir setengahnya      mengalami nyeri ringan. Peningkatan nyeriterjadi disebabkan durasi obat yang sudah mencapai batasnya. Oleh karena itu, pemberian analgetic ulangperlu dilakukan ketika skala nyeri lebih dari nyeri sedang. Saran dari penelitian ini adalah agar RumahSakit menjadikan hasil penelitian ini sebagai acuan dasar untuk menganalisis mutu pelayanan penataanestesi terutama dalam pelaksanaan tindakan anestesi.Kata Kunci : Manajemen Nyeri, VAS, Bedah Mayor, Anestesi Umum
Strategi Adopsi Bus Listrik di Indonesia – Sebuah Mini Review Huda, Naili; Perdana, M. Arjuna Putra; Kurnia, Muhammad Redho; Ismail, Kristian
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bus listrik merupakan sarana transportasi publik yang jika aplikasinya dapat mencapai kondisi ideal akandapat berfungsi untuk mengurangi kemacetan lalu lintas sekaligus menurunkan level CO2 di udara. Sayangnya adopsi bus listrik di Indonesia belum mencapai tingkat yang ditargetkan. Karena belum banyakstudi yang membahas tentang soal ini, artikel ini bertujuan untuk merekomendasikan strategi yang harusditerapkan untuk mengakselerasi elektrifikasi angkutan masal melalui sebuah tinjauan naratif mini. 26artikel dari jurnal dan prosiding dari database Scopus berhasil dikumpulkan melalui proses penyortiranyang dimulai dari kata kunci, skimming abstrak dan artikel lengkap. Proses review kemudikan dilakukanuntuk mengetahui apa yang dapat dilakukan di Indonesia dalam mempercepat transisi dari bus konvensionalke bus listrik berdasar studi dari implementasi yang dilakukan oleh sejumlah negara tetangga. Hasil minireview ini menunjukkan bahwa dukungan pemerintah merupakan kunci percepatan adopsi bus listrik, disamping pembagian beban di antara pemangku kepentingan di sepanjang value chain dan bentuk modelbisnis yang harus dapat mendukung inovasi. Kata Kunci: adopsi bus listrik, strategi Indonesia, angkutan umum berbahan bakar alternatif, pemangkukepentingan, willingness to pay
Perbandingan Kualitas Sediaan Jaringan Hepar Mencit Menggunakan Xylene dan Minyak Zaitun dengan Pemanasan 60˚C sebagai Larutan Penjernih (Clearing) Sari, Putri Purnama; Fitria, Meutia Srikandi
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clearing (tahap penjernihan) merupakan salah satu langkah penting pada proses pewarnaan. Xylenebiasanya digunakan sebagai larutan clearing rutin, namun paparan jangka panjang memiliki efek toksikbagi penggunanaya. Bahan alam yang digunakan untuk alternatif pengganti xylene salah satunya adalahminyak zaitun yang memiliki kelebihan tidak beracun. Penelitian ini berprinsip Bernoulli denganmenerapkan metode pemanasan yang bertujuan untuk menurunkan viskositas larutan dan mempercepatproses penjernihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kualitas sediaan jaringanhepar mencit menggunakan xylene dan minyak zaitun dengan pemanasan 60°C sebagai alternatif larutanpenjernih. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dan desain penelitian cross sectional dengandua kelompok perlakuan yaitu penjernihan menggunakan xylene dan minyak zaitun dengan pemanasan.Prosedur diawali dengan pembedahan mencit dan diambil jaringan hepar, lalu dilakukan prosessingjaringan, kemudian pewarnaan dilakukan dengan Hematoksilin eosin lalu diamati kualitas mikroskopisnya.Data diolah dengan uji Shapiro wilk dan uji Kruskal walis. Kualitas preparat kelompok xylene didapatkanskor baik sebanyak 10 preparat, sedangkan kelompok minyak zaitun diperoleh skor baik 6 preparat danskor kurang baik 4 preparat. Uji normalitas menunjukkan hasil p-value <0,05 yaitu 0,00 dengan sebarantidak normal, dilanjutkan dengan uji Kruskal walis menunukkan bahwa p-value > 0,05 dengan nilaisignifikansi 1,000 sehingga menunjukkan tidak ada perbedaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalahminyak zaitun dengan pemanasan 60°C dapat digunakan sebagai alternatif penjernihan jaringan. Kata Kunci : alternatif, minyak zaitun, penjernihan, xylene
Identifkasi Gambaran Mikroskopis Epitel Mulut Pada Perokok Aktif di RW 25 Sendangmulyo Adelia, Wanda; Nuroini, Fitri
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok menjadi aktivitas yang sering di jumpai di masyarakat. Rokok mengandung 100 senyawa yangbersifat pemicu timbulnya kanker seperti kanker mulut dikarenakan rongga mulut menjadi tempat utamapenyerapan zat hasil pembakaran rokok yang dapat mengakibatkan iritasi dan kondisi patologis. Iritasiyang berlangsung terus menerus dapat mengakibatkan penebalan jaringan mukosa mulut dan menyerangsel-sel epitel. Perubahan pada sel epitel mulut tersebut dapat di deteksi dini dengan melakukan sitologieksfoliatif rongga mulut dengan pewarnaan papanicolaou. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuigambaran mikroskopis epitel mulut pada perokok aktif menggu nakan pewarnaan papanicolaou di RWSendangmulyo. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden dengan metode buccal swab,preparat diamati dalam 10 lapang pada perbesaran 400x. Hasil penelitian dari 30 responden didapatkanmasing-masing 10 responden (33%) kategori perokok usia remaja dan dewasa dengan skor 1 yaitu ukuraninti sel tidak besar, dinding sel tidak tebal, dan tidak mengalami perubahan bentuk sel. Kategori usialansia sebanyak 10 responden (33%) dengan skor 2 yaitu ukuran inti sel besar, dinding sel tebal, danterdapat perubahan bentuk sel. Kategori merokok kurang dari 10 tahun sebanyak 20 responden (67%)dengan skor 1 yaitu ukuran inti sel tidak besar, dinding sel tidak tebal, dan tidak mengalami perubahanbentuk sel dan kategori merokok lebih dari 10 tahun sebanyak 10 responden (33%) dengan skor 2 ukuraninti sel besar, dinding sel tebal, dan terdapat perubahan bentuk sel sehingga dapat disimpulkan bahwapada epitel mulut perokok lansia dan telah merokok lebih dari 10 tahun telah terjadi metaplasia yaituperubahan jenis sel dari dari satu jenis epitel menjadi jenis epitel lain yang tidak normal.Kata kunci : Epitel Mulut, Perokok Aktif, Buccal Swab, Pewarnaan Papanicolaou.
DEVELOPMENT OF NASOGASTRIC TUBE PROTEIN ENTERAL NUTRITION FORMULATION MADE FROM SNAKEFISHERY FLOUR AND Lemna perpusilla CONCENTRATE FOR CHRONIC KIDNEY FAILURE (CKF) PATIENTS Rinata, Viska; Rakhmawati, Yunita; Witjoro, Agung
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis (PGK) atau Chronic Kidney Disease (CKD) adalah salah satu penyakitmematikan di seluruh dunia, dengan tingkat kejadian yang cukup tinggi.. Salah satu bentukdukungan gizi untuk penderita Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah menerapkan diet rendahprotein yang mengutamakan sumber protein berkualitas tinggi. Oleh karena itu tujuan daripenelitian ini adalah menyajikan hasil riset pendalaman terkait formulasi nutrisi enteral proteindari variasi bahan utama ikan gabus dan Lemna perpusilla. Desain penelitian yang digunakanadalh RAL dengan 4 kali ulangan, variasi komposisi ikan gabus dan Lemna perpusilla adalah40:60, 50:50, 60:40, dan 70:30. Uji analisis kadar protein dilakukan dengan kjeldahl. Hasilnyakadar protein terbaik adalah pada formulasi ikan gabus: Lemna perpusilla 70:30 yaitumenghasilkan kadar protein 8,36% dan memenuhi standar kadar protein nutrisi enteral GGK yangberkisar antara 4-32%. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi awal dari penyelidikan danpengembangan potensi Lemna perpusilla sebagai kandidat sumber proteinKata kunci : Ikan gabus, Lemna perpusilla, Nutrisi enteral GGK, protein
Kadar Protein, Kalsium Dan Karakteristik Sensoris Nugget Lele Formulasi Sorgum Dan Tepung Cangkang Kulit Telur Habbibillah, Muhammad Shiddiq; Handarsari, Erma; Sulistyaningrum, Hersanti; Aminah, Siti
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tepung sorgum memiliki kandungan pati tinggi serta protein yang lebih tinggi daripada tepung tapioka dandapat dijadikan bahan pengisi nugget. Cangkang telur memiliki kandungan kalsium yang dapat digunakan untuk menambah nilai gizi nugget. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh formulasi sorgumdan cangkang telur terhadap kadar protein, kalsium dan karakteristik nugget serta memperoleh formulasinugget terbaik. Jenis penelitian eksperimental dengan desain RAL terdiri dari 4 perlakuan dengan 6 kaliulangan menggunakan perbandingan tepung sorgum dan tepung cangkang yaitu F0 (0:0), F1 (16:4), F2(12:8), F3 (8:12). Parameter penelitian yaitu kadar protein (Kjeldahl), kadar kalsium (Kompleksometri) danuji karakteristik sensoris (Mutu hedonik) dan formulasi terbaik (metode Bayes). Uji paramater kadar protein(uji Anova dan uji lanjut Duncan), kadar kalsium (uji Kruskal-Wallis dan uji lanjut Man-Whitney),karakteristik sensoris (uji Friedman Test dan uji lanjut Wilcoxon). Formulasi sorgum dan tepung cangkangtelur berpengaruh terhadap kadar protein p=0.00 (p<0,05), kadar kalsium p=0,00 (p<0,05) dan karakteristiksensoris warna p=0,00 (p<0,05), tekstur p=0,02 (p<0,05) sedangkan parameter rasa p=0,182 (>0,05), aromap=0,096 (p>0,05) tidak menunjukan adanya pengaruh. Formulasi terbaik pada F1 dengan rata-ratakandungan protein 21,73±3.02, kalsium 1,38±0.35 dan hasil penilaian sensori warna kuning coklat tua,sedikit beraroma ikan, tekstur lembut dan rasa cukup gurih.Kata Kunci : Nugget, tepung cangkang telur, tepung sorgum