cover
Contact Name
Arga Teriyan
Contact Email
ptsan.org@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ptsan.org@gmail.com
Editorial Address
Jl. H.A Gani komp BPKP I No. C3 RT 006/05 Cempaka Putih Ciputat Timur Tangerang Selatan (15412), Banten, Indonesia
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Published by Sapta Arga Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30326168     DOI : -
Core Subject : Economy,
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada manajemen sumber daya manusia (SDM). Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah yang mencakup berbagai aspek manajemen SDM, seperti rekrutmen, seleksi, pelatihan, penilaian kinerja, kompensasi, dan topik terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk menyebarkan pengetahuan, temuan penelitian, dan konsep terkini dalam bidang manajemen SDM kepada para peneliti, akademisi, dan praktisi yang tertarik dalam memahami, mengembangkan, atau menerapkan praktik-praktik terbaik dalam manajemen SDM.
Articles 84 Documents
Pengaruh Fasilitas Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pt Graha Perdana Indah Jawa Barat Nurhidayat, M. Anton; Sartika, Dewi; Ramadhan, Rizal
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 1 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Graha perdana indah jawa barat baik secara parsial maupun secara simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini Fasilitas kerja dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 14,831 + 0,184 X1 + 0,433 X2. Nlai koefisien korelasi atau tingkat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat diperoleh sebesar 0,694 artinya memiliki hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi atau kontribusi pengaruhnya secara simultan sebesar 0,482 atau 48,2% sedangkan sisanya 51,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai
Pengaruh Pelatihan dan Disiplin Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Eka Mas Republik Tangerang Selatan Noval, Ridwan; Sanarsi, Denok
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 3 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan disiplin terhadap kinerja karyawan pada PT Eka Mas Republik Tangerang Selatan baik secara parsial maupun secara simultan. Metode yang digunakan adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi 65 orang. Metode penarikan sampel menggunakan sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Metode pegolahan data yang digunakan yaitu uji instrument data, uji asusmsi klasik, uji regresi linear sederhana dan berganda, uji koefisien korelasi sederhana dan berganda, uji koefisien determinasi sederhana dan berganda serta uji hipotesis t dan f. Hasil uji koefisien korelasi sederhana pelatihan memiliki korelasi sangat kuat terhadap kinerja sebesar 0,911, uji koefisien sederhana lingkungan kerja memiliki korelasi kuat terhadap kinerja sebesar 0,676 sedangkan koefisien korelasi berganda pelatihan dan disiplin kerja memiliki korelasi sangat kuat terhadapa kinerja karyawan sebesar 0,911. Hasil uji koefisien determinasi sederhana pelatihan memiliki kontribusi sebesar 0,830 atau 83,3% terhadap kinerja karyawan, uji koefisien determinasi sederhana disiplin kerja memiliki kontribusi sebesar 0,475 atau 47,5% terhadap kinerja, sedangkan uji koefisien determinasi berganda pelatihan dan disiplin kerja memiliki kontribusi sebesar 0,844 atau 84,4% terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan uji hipotesis t menunjukan bahwa pelatihan berpengaruh terhadap kinerja karaywan karena t hitung > t tabel atau 17,549 > 1,669 dan nilai sig 0,000< 0,05 dan disiplin juga berpengaruh terhadap kinerja karena nilai t hitung > t tabel atau 7,276 > 2,011 dan nilai sig 0,000<0,05. Serta secara simultan pelatihan dan disiplin berpengaruh terhadap kinerja karyawan hal ini dibuktikan pada nilai f hitung > f tabel atau 168,026 > 3,993 nilai sig 0,000< 0,05.
Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Bringin Karya Sejahtera Kantor Wilayah Jakarta Iii Ruslan, Ruslan
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 3 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Bringin Karya Sejahtera Kantor Wilayah Jakarta III., Untuk mengetahui pengaruh Kompetensi terhadap kinerja karyawan pada PT Bringin Karya Sejahtera Kantor Wilayah Jakarta III, Untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Kerja dan Kompetensiterhadap kinerja karyawan pada PT Bringin Karya Sejahtera Kantor Wilayah Jakarta III.. Metode penelitian ini menggunakan metode deskripsi kuantitatif, teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Populasinya adalah 50 karyawan, pengambilan sampel dapat menggunakan sampling jenuh, maka sampel adalah seluruh karyawan yang berjumlah 50 karyawan. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, analisis koefisien korelasi ganda, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis, hasil perhitungan uji t variabel Lingkungan Kerja (X1) dengan thitung sebesar 3,868 dan signifikansi sebesar 0.000. Karena thitung lebih besar ttabel (3,868 > 2.011) dan signifikansi lebih kecil dari 5% maka Ha diterima dan H0 ditolak, dapat dinyatakan bahwa Lingkungan Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Berdarsarkan hasil perhitungan uji t variabel thitung sebesar 6,865 dan signifikansi sebesar 0.000. Karena thitung lebih besar ttabel (6,865 > 2.011) dan signifikansi lebih kecil dari 5% (0.000) maka Ha diterima dan H0 ditolak, dapat dinyatakan bahwa Kompetensi (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Berdasarkan hasil di atas yakni uji ANOVA diperoleh nilai Fhitung sebesar 57.109 sedangkan Ftabel ( 0,05) untuk n = 47 sebesar 2.80. Jadi Fhitung > dari Ftabel ( 0,05) atau 57.109 > 2.80, dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 karena 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan bahwa Lingkungan Kerja (X1), Kompetensi (X2) dan secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y). Berdasarkan tabel tersebut dapat dilihat bahwa nilai korelasi variabel Lingkungan Kerja (X1) dan Kompetensi (X2) sebesar 0,842, masuk pada interval 0,750 - 0,990 artinya bahwa tingkat hubungan antara variabel Lingkungan Kerja (X1) dan Kompetensi (X2) secara simultan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y) memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat.Berdasarkan tabel Model Summary yang menghasilkan nilai R Square sebesar 0.708, hal ini menunjukan bahwa sebesar 70.8% variabel Lingkungan Kerja (X1), variabel Kompetensi (X2) dan variabel memiliki pengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y) dan sisanya sebesar 29.1% berpengaruh dengan faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Determinan Minat Generasi Muda Untuk Berwirausaha: Tinjauan Literatur Sistematis Wicaksono, Widhi; Suyatin, Suyatin; Murtiyoko, Heri
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 3 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui Minat Generasi Muda untuk Berwirausaha dan faktor-faktor yang mempengaruhi Minat Generasi Muda untuk Berwirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksploratif deskriptif dengan menggunakan pendekatan pada kajian literatur atau studi pustaka, yaitu merujuk dari berbagai literatur, seperti buku, disertasi, jurnal ilmiah dan internet. Semua uraian gagasan yang ada digabungkan dalam satu susunan kerangka pemikiran. Hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwasannya banyak faktor yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat wirausaha generasi muda diantaranya melalui memperbanyak frekuensi praktek kewirausahaan, sosialisasi dan akses terhadap informasi tentang kewirausahaan, melaksanakan pembelajaran kontekstual secara periodik berupa studi lapangan pada UMKM, menyediakan dan melengkapi fasilitas kewirausahaan dan faktor lainnya. Dalam literatur lainnya, Minat berwirausaha pada generasi muda di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya termasuk perubahan sosial, pendidikan wirausaha, pengaruh lingkungan, faktor pribadi, serta dampak ekonomi. Semua faktor ini saling terkait dan berkontribusi pada perkembangan minat berwirausaha di kalangan mahasiswa.
Analisis Rantai Pasok (Supply Chain) Jagung Varietas Bisi 22 Di Desa Babussalam Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat Fahrurrozi, Fahrurrozi; Yasin, M; Rengganis, Baiq Santi
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 3 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rantai pasok adalah semua kegiatan atau usaha yang melibatkan pihak yang memproduksi dan atau yang menghasilkan barang atau jasa, mulai dari produsen atau supplier bahan baku sampai pada konsumen akhir. Jagung varietas Bisi 22 merupakan jenis jagung hibrida, varietas ini memiliki produktivitas tinggi, ketahanan akan hama dan penyakit, serta cocok ditanam di lahan sawah irigasi maupun tandah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk rantai pasok dan efisiensi pemasaran jagung. Penelitian ini dilakukan di Desa Babussalam Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, dimulai dari bulan Maret sampai dengan Mei tahun 2024 dengan pengkajian metode deskriptif. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan metode random sampling, dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa, ada 2 bentuk saluran pemasaran, yaitu saluran pemasaran bentuk I yang dimulai dari petani ke pedagang pengepul, dan dari pedagang pengepul ke konsumen akhir. Saluran pemasaran bentuk II, yaitu petani menjual jagung ke pedagang pengepul, kemudian pedagang pengepul ke pedagang besar, dan pedagang besar ke konsumen akhir. Margin pemasaran pada saluran pemasaran bentuk I sebesar Rp. 2.300.000, dan margin saluran pemasaran bentuk II sebesar Rp. 2.500.000. Farmer share pada saluran pemasaran bentuk I sebesar 46,5%, dan pada saluran pemasaran bentuk II sebesar 44,4%. Tingkat efisiensi pemasaran pada saluran pemasaran bentuk I sebesar 1,2%, dan pada saluran pemasaran bentuk II sebesar 1,7%. Dalam hal ini, pemasaran jagung melalui saluran pemasaran benuk I lebih efisien daripada saluran pemasaran bentuk II.
Kontribusi Usaha Tani Kangkung (Ipomoea spp) Terhadap Pendapatan Petani di Desa Lembuak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Ali, Kadir; Herdiana, Herdiana; Mappanganro, Nurlailah
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 3 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sayuran merupakan bahan makanan yang diperoleh dari tumbuhan dan umumnya memiliki kandungan air yang tinggi. Masyarakat biasanya mengkonsumsi dalam keadaan segar atau setelah diolah. Sayuran berdaun seperti kangkung merupakan salah satu jenis komoditi yang bernilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam memenuhi beragam kebutuhan petani. Penelitian ini dilakasanakan di Desa Lembuak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis biaya produksi dan pendapatan usahatani kangkung (2) menganalisis kontribusi usahatani kangkung terhadapt pendapatan petani, dan (3) mengetahui kendala-kendala yang mempengaruhi pendapatan petani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sementara itu, pengumpulan data dilakukan dengan tehnik survei, yaitu wawancara langsung dengan responden dan berpedoman pada kuesioner yang telah disiapkan. Sampel penelitian ini adalah petani yang melakukan usahatani kangkung di Desa Lembuak. Variabel-variabel yang ada dalam penelitian ini adalah (1) Biaya Produksi (2) Penerimaan Usahatani (3) Pendapatan Usahatani (4) Analisis Usahatani Lainnya (5) Kontribusi (6) Kendala-kendala yang Mempengaruhi Pendapatan Petani. Hasil penelitian ini menujukan bahwa biaya produksi rata-rata per tahun sebesar Rp. 13.027.632 dengan penerimaan per tahun sebesar Rp. 39.519.996 sehingga memperoleh pendapatan rata-rata per tahun sebesar Rp. 26.492.366. Selanjutnya pendapatan usahatani lainya Rp. 61.056.000 sehingga kontribusi usahatani kangkung sebesar 30,26%. Kendala-kendala yang dihadapi petani kangkung adalah iklim, modal, pupuk, hama dan penyakit.
Persepsi Petani Terhadap Penerapan Teknik Penanaman Jajar Legowo Pada Tanaman Padi Varietas Inpari 32 Di Desa Badrain Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Sapitri, Wanda; Yasin, M; Linggarweni, Baiq Inggar
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 3 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani terhadap teknik penanaman jajar legowo, dan untuk mengetahui persepsi petani terhadap dampak penerapan teknik penanaman jajar legowo terhadap peningkatan hasil produksi padi petani di Desa Badrain Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini dimulai dari bulan Maret sampai dengan April tahun 2024 dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Jumlah responden yang diambil sebanyak 30 orang dari 70 jumlah populasi petani secara random. Hasil penelitian menunjukan, mayoritas petani yang menjadi responden mempersepsikan bahwa teknik jajar legowo lebih mudah diterapkan daripada teknik tanam lainnya. Mereka juga menilai, teknik jajar legowo lebih efisien dalam hal waktu serta lebih mudah dalam pengaplikasian pupuk dan penanggulangan hama. Mayoritas petani responden juga mempersepsikan, bahwa terjadi peningkatan produksi padi setelah menerapkan teknik penanaman jajar legowo. Hasil penelitian juga menunjukan, peningkatan produksi padi rata-rata dari sekitar 5 ton/ha menjadi rata-rata sekitar 7 ton/ha setelah menerapkan teknik jajar legowo. Persepsi petani secara keseluruhan (komprehensif) terhadap penerapan teknik jajar legowo termasuk kriteria baik, dengan pencapaian skor 162 (90%) dari skor standar 180.
Prospek Usaha Tani Jagung Hibrida Varietas Pioneer P-89 Sahabat Di Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat Fahira, Tika; Muhsin, Muhsin; Nirmawati, Nirmawati
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 3 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusa Tenggara Barat memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan tanaman jagung, serta mempunyai peluang yang besar terhadap tumbuh kembangnya kegiatan usaha agribisnis di pedesaan. Dengan demikian, petani dapat memanfaatkan sebagian lahan pertaniannya untuk tetap memperoleh pendapatan. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) besarnya biaya dan pendapatan petani dari usahatani jagung hibrida varietas Pioneer P-89 Sahabat di Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat, (2) Untuk mengetahui prospek usahatani jagung hibrida varietas Pioner P-89 Sahabat di Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat, (3) Untuk mengetahui kendala – kendala apa saja yang dihadapi dalam usahatani jagung hibrida varietas Pioneer P-89 Sahabat di Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoide deskriptif kuantitatif, penentuan lokasi penelitian dilakukan secara proposive sampling (sengaja) dan dari 6 kelompok tani diambil 3 kelompok tani yaitu : Kelompok Tani Batu Rimpang Utara, Dharma Sari dan Karang Anyar dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi (1) Biaya Produksi, (2) Produksi, (3) Nilai Produksi, (4) Pendapatan (5) Prospek. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara secara langsung dengan responden menggunakan kuisioner yang telah disiapkan dan dilaksanakan pada bulan Mei 2024. Sampel penelitian ini adalah petani yang melakukan usahatani jagung hibrida Varietas Pioneer P-89 Sahabat di Desa Jembataaaan Kembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang diproleh permusim tanam sepesar Rp. 27.650.382, selanjutnya Usahatani jagung hibrida varietas Pioneer P-89 Sahabat di Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat layak di kembangkan dengan nilai BCR > 1 yaitu 3.0 dan kendala yang dihadapi yaitu kendala air irigasi yang kurang, serangan hama dan penyakit, dan kendala modal, seperti harga pupuk, benih yang tinggi.
Studi Komparasi Pendapatan Usaha Tani Tembakau (Nicotiana Tabacum L) Rajangan Varietas Kasturi Dengan Menggunakan Manual Dan Mesin Rajangan Di Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur hotimah, Siti lia husnul; Herdiana, Herdiana; Hermawan, Yudi
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 3 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusa Tenggara Barat merupakan daerah yang terkenal dengan pariwisata, namun Nusa Tenggara Barat juga merupakan daerah penghasil tembakau. Desa perigi kecamatan suela merupakan salah satu desa di kabupaten lombok timur yang memiliki mata pencaharian utama sebagai petani tembakau. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1)Mengetahui berapa pendapatan usahatani tembakau (Nicotiana tabacum L) rajangan varietas kasturi dengan menggunakan manual dan mesin rajangan di Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur. (2)Mengetahui apakah terdapat perbedaan pendapatan Usahatani Tembakau (Nicotiana tabacum L) rajangan varietas kasturi dengan menggunakan manual dan mesin rajangan di Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan komparatif, dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan masalah saat ini dengan cara mengumpulkan, mengorganisir, menjelaskan, menganalisis, dan menginterpretasikan data, serta menarik kesimpulan dari hasil analisis tersebut. Penentuan lokasi dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling, di mana sampel dipilih berdasarkan pertimbangan-pertimbangan khusus yang dianggap mewakili populasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1)Total pendapatan petani tembakau rajangan manual sebesar 91.924.101. Dengan total penerimaan yang di terima oleh petani tembakau rajangan manual sebesar 110.160.000 (85,80%) dan jumlah rata-rata biaya produksi sebesar 18.235.899 (14,20%). Pendapatan rata-rata yang di terima oleh petani sebesar 120.842.612/Ha. Total pendapatan petani tembakau rajangan menggunakan mesin Di Desa Perigi sebesar 98.411.423/LG. Dengan total penerimaan sebesar 112.320.000 dan total biaya produksi sebesar 13.908.577/LG. Total Pendapatan yang di terima Petani Tembakau Rajangan Menggunakan Mesin Sebesar 128.564.432/Ha. (2) Hasil analisis uji-t dapat di paparkan pendapatan rata – rata yang manual Rp 120.842.612 sedangkan yang mesin Rp. 128.564.432. Dari analisis Uji-t pada alpha 0,05. Nilai t -hitung sebesar 7,384930268 lebih besar dari t -tabel yaitu 1,671552762 yang artinya ditolak dan diterima. Bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara usahatani tembakau rajangan varietas kasturi dengan menggunakan manual dan mesin rajangan di Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur.
Pengaruh Pelatihan Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Satria Raksa Buminusa Jakarta Selatan Rahmania, Isykarima Nur; Sutarto, Bambang
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 4 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Satria Raksa Buminusa di Jakarta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh yang melibatkan 70 responden. Teknik analisis data mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pelatihan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan baik secara parsial maupun simultan. Secara parsial, pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai thitung>ttabelt_{hitung} > t_{tabel}thitung​>ttabel​ (8261 > 1995). Disiplin kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai thitung>ttabelt_{hitung} > t_{tabel}thitung​>ttabel​ (7326 > 1995). Secara simultan, pelatihan dan disiplin kerja menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai Fhitung>FtabelF_{hitung} > F_{tabel}Fhitung​>Ftabel​ (42135 > 3134). Persentase pengaruh pelatihan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan adalah 54.4%, sementara sisanya sebesar 45.6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelatihan dan disiplin kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan di perusahaan.