cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28087224     DOI : https://doi.org/10.54065/28087224
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat (IPMAS) merupakan Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan Hilirisasi Hasil Penelitian, implementasi teknologi tepat guna, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Pelatihan dan Penerapan Teknologi Tepat Guna, (2) Pemberdayaan Masyarakat Mitra (Petani, Nelayan, UMKM, dll), (3) Pemberdayaan Masyarakat Mitra Non Profit (Sekolah, PKK, Komunitas, dll), (4) Pengembangan Desa/Wilayah Berbasis Science Techno Park, (5) Inovasi Kewirausahaan, Digital Marekting, E Commerece, (6) Pengembangan Produk Unggulan Daerah, dll
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 129 Documents
Gerakan PKK Peduli Stunting: Pencegahan Stunting Balita Melalui Program Makanan Bergizi di Desa Ternadi Melia Novi Arianti; Cecillia Jiniputri Novena Dumatubun; Muhamad Sirril Ula; Defrial Arwin Prakasa; Zaenal Afifi
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.949

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang disebabkan oleh rendahnya pengetahuan gizi, keterampilan mengolah pangan lokal, dan pola asuh kurang tepat. Program Gerakan PKK Peduli Stunting dilaksanakan selama 5 hari untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku ibu balita dalam pencegahan stunting melalui tiga kegiatan utama: (1) pencegahan stunting sejak dini melalui video edukasi, (2) pelatihan pembuatan makanan tambahan bergizi, dan (3) edukasi gizi seimbang dan pola asuh anak balita. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan PKK Desa Ternadi, penyusunan materi berbasis audio-visual, praktik memasak menggunakan bahan lokal, serta edukasi interaktif dengan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan hasil kuisioner dan observasi sebelum dan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator: pemahaman definisi stunting naik dari 68,75% menjadi 90,63%, keterampilan mengolah menu bergizi meningkat dari 28,12% menjadi 87,5%, dan pemahaman prinsip gizi seimbang naik dari 53,13% menjadi 87,5%. Program ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif dengan media visual dan praktik langsung lebih efektif dibandingkan ceramah konvensional, serta berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan permasalahan serupa
Produk Unggulan UMKM Desa Ternadi melalui Strategi Pemasaran Berbasis Digital dan Cetak Efa Larisa Ariella; Nova Ilham Fitriyanto; Nabilla Dessy Nurhanisa; Yusuf Rahmat Saputra; Zaenal Afifi
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.958

Abstract

Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu observasi potensi produk, pelatihan pemasaran berbasis digital dan cetak melalui brosur, media sosial, dan marketplace, serta pendampingan pembuatan titik lokasi usaha dengan Google Business Profile. Rangkaian kegiatan diawali dengan survei kebutuhan mitra, dilanjutkan praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi sebelum dan sesudah pelaksanaan untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemberdayaan mitra secara signifikan, ditandai dengan kemampuan peserta dalam memahami potensi kopi dan alpukat sebagai produk unggulan, mulai menerapkan strategi sederhana peningkatan nilai tambah, serta melakukan inovasi branding. Sebagian besar mitra berhasil membuat akun bisnis di media sosial, mengunggah produk dengan konten kreatif, membuka toko daring di marketplace, dan mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps sehingga lebih mudah ditemukan konsumen. Kesimpulannya, program ini berhasil memberdayakan UMKM Desa Ternadi melalui sinergi edukasi, pelatihan digital marketing, dan pemetaan digital. Secara terukur, pemahaman mitra meningkat dari 30% menjadi lebih dari 80%, sekitar 70% mampu memanfaatkan media sosial dan marketplace, serta 85% berhasil mendaftarkan titik usaha di Google Maps. Capaian ini tidak hanya memperluas akses pasar dan meningkatkan kredibilitas usaha, tetapi juga berpotensi menjadi model replikasi bagi pemberdayaan UMKM di wilayah lain.
Pendampingan Analisis SWOT sebagai Strategi Pengembangan Wisata Kota di Mojokerto Dayu Rahman Dias; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1300

Abstract

Pengembangan wisata kota menjadi salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam aspek pengelolaan dan perumusan strategi. Kota Mojokerto memiliki potensi wisata yang beragam, tetapi belum sepenuhnya didukung oleh pengelolaan yang terstruktur dan berbasis analisis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola objek wisata dalam mengidentifikasi potensi dan permasalahan, serta menyusun strategi pengembangan wisata kota berbasis analisis SWOT. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu identifikasi potensi dan permasalahan wisata, pendampingan analisis SWOT dalam penyusunan strategi pengembangan, serta penguatan promosi wisata berbasis digital. Kegiatan melibatkan 24 pengelola objek wisata yang tersebar di beberapa kecamatan di Kota Mojokerto sebagai mitra sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu mengidentifikasi potensi wisata yang dimiliki serta memahami permasalahan utama yang dihadapi dalam pengelolaan destinasi. Analisis SWOT yang dilakukan menghasilkan strategi pengembangan wisata yang meliputi penguatan identitas destinasi, peningkatan kualitas fasilitas, serta optimalisasi promosi digital. Mitra juga menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap pentingnya pemanfaatan media digital dalam meningkatkan daya tarik wisata. Manfaat kegiatan ini terlihat dari meningkatnya kemampuan mitra dalam menyusun strategi pengembangan wisata yang lebih terarah dan berbasis kondisi lokal. Kegiatan ini menghasilkan pendekatan pendampingan berbasis analisis SWOT yang efektif dalam meningkatkan kapasitas pengelola wisata serta menghasilkan strategi pengembangan yang aplikatif. Keterlibatan aktif mitra dalam setiap tahapan kegiatan menjadi faktor penting dalam menghasilkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Senam Sehat Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kualitas Tidur bagi Lansia Dusun Gunungsaren Kidul Ulfa Lestari; Yuli Isnaeni; Suryani Suryani
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1407

Abstract

Kualitas tidur pada lansia menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan fisik dan psikologis, namun berbagai perubahan akibat proses penuaan menyebabkan banyak lansia mengalami gangguan tidur. Kondisi tersebut juga ditemukan pada lansia di Dusun Gunungsaren Kidul, di mana sebagian peserta mengalami keterbatasan aktivitas fisik dan pola tidur yang kurang teratur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas tidur lansia melalui pendekatan senam sehat berbasis digital yang memadukan aktivitas fisik, relaksasi tidur, dan pengingat kesehatan sederhana berbasis teknologi. Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan dengan melibatkan 30 lansia sebagai mitra sasaran. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu screening kesehatan berupa pengukuran berat badan dan tekanan darah, praktik senam sehat lansia sebanyak enam kali selama dua minggu, pemberian audio relaksasi tidur yang digunakan secara mandiri di rumah, serta pendampingan penggunaan aplikasi pengingat senam dan tidur. Seluruh kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui edukasi, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa praktik senam sehat membantu peserta menjadi lebih aktif bergerak, merasa lebih rileks, dan lebih nyaman saat beristirahat. Pemberian audio relaksasi tidur membantu peserta merasa lebih tenang dan lebih mudah memulai tidur pada malam hari. Penggunaan aplikasi pengingat membantu peserta menjalankan jadwal senam dan waktu tidur secara lebih teratur, meskipun sebagian lansia masih memerlukan pendampingan keluarga dalam penggunaan teknologi sederhana. Pelaksanaan kegiatan juga meningkatkan partisipasi lansia dalam aktivitas kesehatan komunitas dan membantu menciptakan kebiasaan hidup sehat yang lebih teratur. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi senam sehat, audio relaksasi, dan media digital sederhana dapat diterapkan sebagai pendekatan baru dalam pendampingan kesehatan lansia berbasis komunitas. Keterlibatan aktif masyarakat dan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan lansia secara berkelanjutan.
Edukasi dan Pengembangan Multimedia Pembelajaran Fisika di MA Nurul Huda Talang Saronggi Yuniar Mughayyirah; Nadziratul Ulya; Neng Dyah Surya Pratama; Imam Anas Mubarok; Syaiful Ansori
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1441

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di MA Nurul Huda Talang Saronggi sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran fisika yang masih didominasi metode ceramah dan minim penggunaan media pembelajaran interaktif. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran fisika. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran serta meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa melalui pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif yang terintegrasi dengan nilai-nilai religius. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif yang melibatkan guru dan siswa madrasah. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yaitu pelatihan akses sumber belajar fisika bagi guru dan siswa, pendampingan pengembangan multimedia pembelajaran fisika menggunakan presentasi interaktif, video pendidikan, simulasi virtual, dan kuis digital, serta implementasi media pembelajaran fisika pada siswa kelas XI. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, diskusi, dan pendampingan selama proses pelaksanaan kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru dan siswa mampu memanfaatkan sumber belajar digital secara lebih optimal dalam pembelajaran fisika. Guru memperoleh peningkatan kemampuan dalam mengembangkan multimedia pembelajaran berbasis teknologi dan mulai menerapkan pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Siswa kelas XI menunjukkan peningkatan motivasi, partisipasi, dan keaktifan selama proses pembelajaran berlangsung. Penggunaan multimedia pembelajaran membantu siswa memahami konsep-konsep fisika yang abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami. Integrasi nilai religius dalam pembelajaran juga membantu meningkatkan kesadaran spiritual dan pemahaman siswa mengenai keterkaitan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif yang dipadukan dengan pendekatan religius mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan bermakna di lingkungan madrasah. Keterlibatan aktif guru dan siswa dalam seluruh tahapan kegiatan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pengabdian yang dilaksanakan.
Implementasi Animasi 3D sebagai Media Informasi Pencegahan Demam Berdarah bagi Masyarakat di Desa Maliwowo Agustinus Medi Padua
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1508

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi permasalahan kesehatan yang perlu mendapat perhatian di Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur karena masih ditemukannya kondisi lingkungan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, seperti genangan air, wadah terbuka, dan barang bekas yang belum dikelola dengan baik. Selain faktor lingkungan, keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan DBD juga dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi kesehatan yang menarik, mudah dipahami, dan mampu mendorong masyarakat untuk terlibat langsung dalam upaya pencegahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai bahaya dan pencegahan DBD melalui implementasi animasi 3D sebagai media informasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi dan identifikasi permasalahan, perancangan media animasi 3D, pelaksanaan edukasi dan sosialisasi, serta praktik dan pendampingan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Materi edukasi meliputi pengenalan DBD, gejala penyakit, cara penularan, pencegahan melalui metode 3M dan 3M Plus, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan animasi 3D membantu masyarakat memahami informasi mengenai DBD secara lebih mudah dan menarik dibandingkan penyampaian secara konvensional. Masyarakat terlihat aktif mengikuti sosialisasi, mampu mengenali faktor risiko lingkungan, serta terlibat dalam praktik PSN melalui kegiatan menguras, menutup, dan membersihkan tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Dengan demikian, implementasi animasi 3D yang dipadukan dengan praktik langsung PSN efektif digunakan sebagai media edukasi kesehatan masyarakat. Indikator keberhasilan kegiatan ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi masyarakat, pemahaman terhadap pencegahan DBD, dan keterlibatan langsung dalam penerapan langkah 3M Plus di lingkungan sekitar.
Edukasi dan Pendampingan Sistem Administrasi Digital dalam Mendukung Akuntabilitas Laporan Keuangan bagi Pewagai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Tengah Betalia Betalia; Ani Mahrita; Siska Siska
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1555

Abstract

Akuntabilitas laporan keuangan menjadi kebutuhan penting bagi instansi pemerintah karena kualitas laporan keuangan sangat menentukan transparansi, efektivitas pengelolaan anggaran, serta kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan. Namun, pengelolaan administrasi keuangan dan aset masih menghadapi berbagai kendala, seperti pengarsipan dokumen yang belum optimal, penataan data yang kurang sistematis, serta keterbatasan pemanfaatan sistem administrasi digital. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pegawai magang dalam pengelolaan administrasi keuangan dan aset berbasis digital guna mendukung akuntabilitas laporan keuangan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan dilaksanakan selama empat bulan melalui tiga aspek utama, yaitu pelatihan administrasi keuangan berbasis digital, pendampingan digitalisasi arsip keuangan dan aset, serta penguatan kompetensi dalam pemanfaatan sistem administrasi. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyampaian materi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penguatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan administrasi keuangan dan aset yang tertib, sistematis, dan berbasis digital. Pendampingan yang dilakukan membantu meningkatkan keteraturan dokumen, mempermudah proses penyimpanan dan penelusuran arsip, serta meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan sistem administrasi digital. Selain itu, kegiatan ini mendukung pengelolaan data yang lebih terstruktur dan memperkuat kesadaran peserta mengenai pentingnya administrasi yang baik dalam mendukung proses pelaporan keuangan. Dengan demikian, integrasi pelatihan administrasi keuangan, digitalisasi arsip, dan penguatan kompetensi sistem administrasi dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendukung akuntabilitas laporan keuangan di lingkungan instansi pemerintah.
Pendampingan Optimalisasi Produktivitas Kakao melalui Rehabilitasi Tanaman Non Produktif dan Penguatan Kapasitas Petani pada Kelompok Tani Kakao Lingkungan Rape-Rape Ulfah Zakiyah Hamdani; Eka Pratiwi Tenriawaru; Rosmalah Yanti; Nurul Fuady Adhalia; Irwan Syarif
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1579

Abstract

Rendahnya produktivitas tanaman kakao masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi petani akibat tingginya proporsi tanaman non produktif, keterbatasan penerapan teknologi rehabilitasi, dan kurangnya pengetahuan petani dalam pengelolaan kebun secara optimal. Kondisi tersebut juga ditemukan pada Kelompok Tani Kakao Lingkungan Rape-Rape yang sebagian anggotanya memiliki tanaman kakao berumur tua dengan produktivitas yang menurun. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas kakao melalui rehabilitasi tanaman non produktif dan penguatan kapasitas petani. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu edukasi dan identifikasi kondisi tanaman kakao non produktif, rehabilitasi tanaman menggunakan teknik sambung pucuk, serta pendampingan pemeliharaan, monitoring, dan evaluasi pasca rehabilitasi. Kegiatan edukasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kakao dan kriteria tanaman yang layak direhabilitasi. Selanjutnya, dilakukan identifikasi tanaman sasaran dan peragaan teknik sambung pucuk sebagai metode rehabilitasi tanaman. Tahap akhir berupa pendampingan pemeliharaan dan monitoring untuk memastikan keberlanjutan penerapan teknologi yang telah diperkenalkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani mengenai identifikasi tanaman kakao non produktif, teknik rehabilitasi melalui sambung pucuk, serta pentingnya pemeliharaan pasca rehabilitasi. Keterlibatan aktif petani dalam setiap tahapan kegiatan juga meningkatkan keterampilan praktis dalam penerapan teknologi rehabilitasi tanaman kakao. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa bertambahnya kapasitas petani dalam pengelolaan kebun kakao dan meningkatnya kesiapan petani untuk menerapkan teknologi rehabilitasi secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi, rehabilitasi tanaman, dan pendampingan lapangan merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mendukung upaya optimalisasi produktivitas kakao melalui keterlibatan aktif masyarakat.
Peningkatan Literasi Energi Nelayan melalui Pemanfaatan Bahan Bakar Gas sebagai Alternatif Pengganti Pertalite pada Mesin Kapal di Kawasan TPI/PPI Pontap Kota Palopo Ilham Sentosa; Ehlisa Ehlisa; Muh. FItra Nur Asri
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1607

Abstract

Masyarakat nelayan di kawasan TPI/PPI Pontap Kota Palopo masih bergantung pada penggunaan Pertalite sebagai bahan bakar utama mesin kapal kecil, sementara pemanfaatan bahan bakar alternatif, khususnya liquefied petroleum gas (LPG), belum banyak dipahami. Kondisi tersebut mendorong perlunya kegiatan edukasi untuk meningkatkan literasi energi masyarakat nelayan mengenai pemanfaatan LPG sebagai alternatif bahan bakar yang aman dan efisien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman nelayan mengenai karakteristik LPG, pengenalan komponen dasar konverter kit, manfaat penggunaan bahan bakar gas, serta prosedur keselamatan dalam pengoperasian mesin kapal. Kegiatan dilaksanakan di kawasan TPI/PPI Pontap, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, melalui tahapan persiapan, sosialisasi, demonstrasi penggunaan komponen konverter kit, serta evaluasi dan diskusi bersama peserta. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif dan berpartisipasi aktif selama sosialisasi dan demonstrasi berlangsung. Peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik LPG, fungsi komponen konverter kit, manfaat penggunaan bahan bakar gas, serta pentingnya penerapan prosedur keselamatan sebelum teknologi konversi diterapkan pada mesin kapal. Diskusi bersama peserta juga menunjukkan adanya ketertarikan terhadap pemanfaatan LPG sebagai alternatif bahan bakar, meskipun masih diperlukan pendampingan teknis dan demonstrasi operasional sebelum diterapkan secara lebih luas. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi energi masyarakat nelayan sekaligus mendukung pengembangan pemanfaatan bahan bakar alternatif yang aman, efisien, dan berkelanjutan pada sektor perikanan tangkap.

Page 13 of 13 | Total Record : 129