cover
Contact Name
Juliana Fisaini
Contact Email
j.fisaini@usk.ac.id
Phone
+6281377412304
Journal Mail Official
jimts@usk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala Jalan Tgk. Syech Abdurrauf No. 7 Darussalam, Banda Aceh 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Journal of The Civil Engineering Student
ISSN : -     EISSN : 26850605     DOI : https://doi.org/10.24815/journalces.v5i4.25270
Core Subject : Engineering,
Journal of The Civil Engineering Student (JOCES) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan secara berkala oleh Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala. Jurnal ini memuat artikel dari hasil tugas akhir mahasiswa/i di Jurusan Teknik Sipil untuk dipublikasikan, baik dari Universitas Syiah Kuala maupun institusi lainnya. Journal of The Civil Engineering Student (JOCES) mempublikasikan makalah ilmiah mahasiswa dan dosen pada Bidang Ilmu Teknik Sipil yang meliputi: Rekayasa Struktur, Hidroteknik, Rekayasa Transportasi dan Material Jalan Raya, Geoteknik, dan Manajemen Rekayasa Konstruksi serta Kebencanaan.
Articles 286 Documents
Model Hubungan Waktu dan Biaya untuk Pekerjaan Pasangan Dinding Bata di Kabupaten Bireuen Dina Fadhilah; Fachrurrazi Fachrurrazi; Buraida Buraida
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 3 (2019): Volume 1, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proyek konstruksi, faktor biaya, waktu dan mutu merupakan faktor yang paling penting. Dalam praktek di lapangan seringkali dihadapkan berbagai kendala yang menyebabkan bertambahnya waktu pelaksanaan sehingga penyelesaian proyek menjadi terlambat. Oleh karena itu, harus dilakukan percepatan dengan tetap memperhatikan faktor biaya sehingga percepatan dilakukan dengan biaya paling minimum. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan hubungan waktu dan biaya pada pekerjaan pasangan dinding bata di Kabupaten Bireuen. Model hubungan waktu dan biaya akan dikembangkan dari data penyebaran kuisioner kepada direktur, manajer, estimator proyek yang berdomisili di Kabupaten Bireuen. Selain kuisioner, penelitian ini juga menggunakan data sekunder yaitu rencana anggaran biaya (RAB) yang diperoleh dari responden. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi linear sederhana. Model yang dihasilkan untuk pekerjaan pasangan dinding bata adalah Y = 41.091.332 – 893.541x dengan dan crash duration (Dc) adalah 6 hari. Oleh karena itu, percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 4 hari (40% dari durasi normalnya) dan biaya tambahan maksimum sebesar 11,42% dari biaya normal dengan biaya tambahan perhari (cost slope) adalah 2,86% dari biaya normal. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa menurut 50 responden yang diteliti, percepatan durasi mengakibatkan terjadinya peningkatan biaya pelaksanaan pekerjaan secara linear.
Analisis Frekuensi Indeks untuk Penilaian Potensi Kemunculan Risiko Pada Proyek Rumah Dhuafa Yasmin, Siti Zalika; Nurisra, Nurisra; Mubarak, Mubarak; Alhuda, Nafisah; Jamil, Muhammad; Maulina, Febriyanti
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i2.23237

Abstract

AbstrakKegiatan Rumah Layak Huni merupakan program yang diperuntukkan untuk kaum dhuafa. Pelaksanaan proyek tersebut diserahkan pada kontraktor sebagai penanggung jawab dalam menyelesaikan program tersebut. Setiap pelaksanaan pembangunan pasti memiliki risiko pada pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang terjadi pada pelaksanaan proyek Pembangunan Rumah Dhuafa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif dengan sumber data primer diperoleh dari jawaban responden pada kuesioner yang akan disebarkan sesuai tinjauan dan data sekunder diperoleh dari hasil studi literature yang telah dikumpulkan. Responden yang dituju berasal dari pihak perusahaan kontraktor, yaitu: direksi (direktur/ wakil direktur), Project Manager/ Site  Manager, dan Engineer. Jumlah pelaksana pembangunan rumah dhuafa pada tahun 2021 sejumlah 154 perusahaan dan jumlah responden yang diperoleh dari rumus slovin sebanyak 45 perusahaan. Pengujian variabel pada instrumen dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan pengolahan data dilakukan dengan analisis Frekuensi Indeks (FI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil nilai Frekuensi Indeks (FI) dari 79 variabel didapatkan kriteria “sangat jarang” terdapat 13 variabel, kriteria “jarang” terdapat 36 variabel, kriteria “cukup sering” terdapat 25 variabel, dan kriteria “sering” terdapat 5 variabel risiko dengan nilai FI tertinggi pada faktor risiko bencana yaitu keadaan cuaca tidak menentu.
Analisis Kapasitas Lentur dan Perilaku Pelat Bondek dengan Hubungan Momen-Kurvatur. Studi Kasus Gedung Kuliah Fakultas Ilmu Budaya ISBI Aceh muctasya, yudia; hayati, yulia; Abdullah, Nora
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i2.25764

Abstract

Perkembangan teknologi sekarang ini mengalami kemajuan pesat, salah satu contohnya pada konstruksi bangunan gedung. contoh kemajuan dari perkembangan teknologi di bidang konstruksi gedung adalah dengan hadirnya pelat Bondek. Pembangunan Gedung Kuliah Fakultas Ilmu Budaya ISBI Aceh merupakan salah satu konstruksi bangunan gedung yang menggunakan pelat Bondek dan tulangan wiremesh dalam perencanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas lentur pelat Bondek dan perilaku struktur pelat Bondek tersebut yang berupa hubungan momen kurvatur dari pelat Bondek. Hasil analisis penelitian diperoleh Kapasitas momen lentur pada pelat Bondek aman digunakan, karena Mn Mu. Di mana angka aman adalah 3,4084. Adapun perilaku struktur yang berupa momen dan kurvatur menghasilkan pada saat retak pertama kali pada beton diperoleh momen sebesar 11270452,56 Nmm dan kurvatur sebesar 2,8101 x 10-6 rad/mm, pada saat leleh pertama kali pada baja tulangan tarik diperoleh momen sebesar 28671938,61 Nmm dan kurvatur sebesar 4,598 x 10-5, dan pada kondisi ultimit diperoleh momen sebesar 32414717,08 Nmm dan kurvatur sebesar 7,7742 x 10-5 rad/mm.
ANALISIS KLASIFIKASI METODE USCS DAN PARAMETER KUAT GESER PADA TANAH URUG DI KECAMATAN INDRAPURI Ananda, Fadhlurrahman Ilhan; Sundary, Devi; Sungkar, Munira; Chairullah, Banta
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i2.30234

Abstract

Tanah merupakan komponen dari struktur bawah bangunan yang sangat penting. Lemah kuatnya tanah sangat berpengaruh pada kondisi keamanan bangunan. Ketika suatu proyek memerlukan tambahan tanah untuk mencapai elevasi tertenu, maka diperlukan tanah urug dari lokasi lain. Pada beberapa konstruksi tanah urug harus diperhatikan karakteristiknya sesuai dengan fungsi bangunan. Faktor-faktor yang diperhatikan untuk menggunakan tanah urug adalah lokasi tanah urug, jenis tanah, sifat fisis ataupun sifat mekanisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis tanah yang biasa diambil dan digunakan pada konstruksi di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar menggunakan metode USCS (Unified Soil Classfication System). Penelitian ini menggunakan sampel tanah dari 4 (empat) quarry yang terdapat di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL DENGAN MENGUNAKAN METODE PKJI 2023 Riski, Sita; Isya, Muhammad; Fisaini, Juliana
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i2.29475

Abstract

Simpang Jalan W.R. Supratman Jalan Cut Mutia Jalan Teungku Dianjung merupakan salah satu persimpang empat lengan yang ada di Kota Banda Aceh, yang mana pada simpang tersebut tidak ada pengaturan lalu lintas, sehingga mengakibatkan konflik antar kendaraan, tundaan dan antrian lalu lintas ,lebar lengan simpang yang tidak sama serta lokasi tersebut merupakan kawasan komersial yang mana terdapat toko, caffe, dan pedagang kaki lima di sekitar simpang sehingga banyak kendaraan yang melewati simpang tersebut yang mengakibatkan terjadinya konflik antar kendaraan sehingga menurunkan kapasitas dan kinerja jalan yang ada di sekitar simpang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas dan kinerja persimpangan dalam kondisi eksisting. Data yang digunakan mencakup arus lalu lintas dan hambatan samping yang diperoleh dari survi lalu lintas pada hari Senin, Sabtu dan Minggu. CCTV (Closed Circuit Television) dipasang di sekitar persimpangan untuk mendapatkan data. Dasar-dasar perhitungan menggunakan metode Kapasitas Simpang pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 (PKJI 2023. Hasil penelitian menu jukan bahwa volume lalu lintas tertinggi di hari Senin pukul 17:00-18:00 yang mencapai (q) = 3850 SMP/jam. Dari hasil yang didapatkan nilai derajat kejenuhan (DJ)=1,18 dan masuk pada kategori tingkat pelayanan F, tundaan pada simpang sebesar 7,55 detik/SMP dengan peluang antrian 57,13 % - 115,00%.
Pengaruh FAS Balok Beton Terhadap Kapasitas Lentur dan Daktilitas Struktur Balok Beton yang Dikuatkan Oleh Rangka Bidang Baja Hollow yang Diisi Mortar Tsurayya, Asra Ghaida; Huzaim, Huzaim; Hasibuan, Purwandy
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i2.27305

Abstract

Perkembangan ilmu dalam bidang ketekniksipilan telah banyak ditemukan inovasi dengan penggunaan profil baja. Salah satu jenis baja yang umum digunakan yaitu profil baja hollow. Namun penggunaan profil baja hollow sangat rentan terhadap tekuk saat diberi tekanan. Untuk mengatasi permasalahan tekuk pada baja, maka pada bagian tengah baja hollow akan dilakukan pengisian mortar. Pengecoran beton dilakukan setelah perangkaian rangka bidang bidang baja hollow. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kapasitas lentur dan daktilitas rangka bidang baja hollow yang diisi mortar dengan variasi FAS balok beton. Variasi FAS balok beton yang digunakan yaitu 0,3 ; 0,4 ; 0,5 dengan ukuran profil baja hollow 40/80 mm, ketebalannya 0,6 mm dan 0,8 mm, dan tinggi rangka 500 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variasi FAS balok beton terhadap rangka bidang baja hollow yang diisi mortar didapat bahwa semakin kecil nilai FAS balok beton maka semakin besar pula beban maksimum yang dapat ditahan balok. Beban maksimum yang mampu dipikul oleh RBF0,3 adalah sebesar 23,418 ton, benda uji RBF0,4 mampu memikul beban maksimum 22,345 ton dan benda uji RBF0,5 mampu memikul beban maksimum sebesar 20,171 ton. Adapun nilai daktilitas pada RBF0,3 sebesar 3,091; RBF0,4 sebesar 3,218; dan RBF0,5 sebesar 3,360.
Analisis Risiko Keselamatan Konstruksi Pekerjaan Pondasi Tiang Pancang Pada Proyek Pembangunan Gedung Perkantoran Mutiarani, Cut Nabila; Abbas, Ibnu; Nurisra, Nurisra; Tami Saiful, Khairunnisa Putri
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i2.28095

Abstract

Konstruksi merupakan sektor yang memiliki tingkat kecelakaan kerja tertinggi terutama karena banyak pekerjaan konstruksi yang berbahaya. Upaya untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan konstruksi dan terwujudnya zero accident dalam penyelenggaraan jasa konstruksi yaitu dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. Keselamatan konstruksi terkait dengan pemindahan bahan baku, penggunaan peralatan kerja konstruksi, proses produksi, pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dan lingkungan sekitar tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan menentukan tingkat risiko keselamatan konstruksi pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Pengadilan Tinggi Banda Aceh Tahap II. Metode penelitian menggunakan metode campuran dengan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi studi literatur, kuesioner, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021. Hasil penelitian diperoleh bahaya terhadap pekerja, peralatan, dan material. Bahaya terhadap pekerja, yaitu terkena manuver alat berat, alat berat terguling, kecelakaan lalu lintas, pekerja tertabrak alat berat, pekerja terjatuh ke dalam galian, pekerja tertimpa tiang pancang, pekerja terjepit alat berat, dan pekerja tersengat listrik. Bahaya terhadap peralatan ialah sling crane putus. Bahaya terhadap material ialah tiang pancang rusak/pecah. Tingkat risiko keselamatan konstruksi terhadap pekerja, peralatan, dan material tergolong tingkat risiko sedang.
Evaluasi Struktur Gedung Control Room Pt. Perta Arun Gas Terhadap Beban Tsunami Fitrah, Febri; Hasibuan, Purwandy; mahlil, mahlil
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 3 (2021): Volume 3, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i3.17915

Abstract

Gedung control room milik PT. Perta Arun Gas dibangun oleh Perusahaan Bechtel International Limited London pada tahun 1976 dengan perencanaan struktur komposit. Gedung ini juga terletak di provinsi Aceh yang berada pada patahan-patahan aktif bumi dan rawan terhadap gempa bumi yang akan mengakibatkan tsunami. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap gedung control room untuk melihat perilaku struktur akibat pembebanan dari beban tsunami menggunakan peraturan FEMA P646 tahun 2012 dan SNI 1727 tahun 2020 dengan menggunakan software ETABS. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku struktur akibat pembebanan tsunami terhadap Gedung control room. Adapun hasil penelitian menunjukkan analisa rasio kapasitas pada seluruh elemen struktur terhadap beban tsunami untuk peraturan FEMA dan SNI menunjukkan bahwa hanya kolom K1 dengan kondisi tidak aman yang berjumlah 3 elemen kolom dengan nilai 1, yaitu 1,26 untuk FEMA dan 1,04 untuk SNI. Perilaku struktur berupa story displacement dan story drift yang diperoleh dari kedua peraturan masih aman dari kedua arah x dan y karena tidak melewati batas yang diizinkan.
Kuat Lentur Beton Mutu Tinggi Menggunakan Tanah Diatomae Sebagai Substitusi Semen dengan Penambahan Serat Polypropylene dan Serat Kaca mulya, atika; S.T., M.T., Muttaqin; S.T., M.T., Mahlil
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 April 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i1.19463

Abstract

Beton berserat banyak diminati karena dapat mengatasi kelemahan beton yang lemah terhadap kuat lentur beton, serat yang digunakan dapat berupa serat alami maupun sintetis. Penelitian ini terdapat penambahan serat polypropylene dan serat kaca pada proporsi campuran beton. Variasi yang digunakan adalah 0,0%, 0,2%, 0,4%, 0,6% dan 0,8%. Selain penggunaan serat, penelitian ini juga menggunakan tanah diatomae sebagai substitusi semen dengan persentase 0% dan 10% dari berat semen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan serat polypropylene dan serat kaca terhadap kuat lentur beton mutu tinggi. Penelitian ini dibatasi dengan faktor air semen sebesar 0,3 serta penambahan superplasticizer sebesar 1,5% dari berat semen. Benda uji yang digunakan berbentuk balok dengan ukuran 10 cm × 10 cm × 40 cm. Setiap variasi memerlukan  3 buah benda uji, sehingga total terdapat 60 benda uji. Pengujian kuat lentur beton mutu tinggi  dilakukan pada saat beton berumur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya substitusi tanah diatomae nilai kuat lentur beton mutu tinggi mengalami penurunan, sedangkan dengan penambahan serat nilai kuat lentur mengalami peningkatan seiring penambahan variasi serat. Nilai kuat lentur tertinggi didapatkan pada variasi 0% tanah diatomae dan 0,8% serat, untuk variasi serat polypropylene dengan nilai 9,26 MPa dan kuat lentur pada variasi serat kaca yaitu 9,14 MPa.
Substitusi Abu Ampas Tebu dan Abu Sekam Padi pada Semen terhadap Kuat Tarik Belah Beton Mutu Tinggi di Lingkungan Berbeda Sartono, Balqis Pratami
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i2.13943

Abstract

Bahan baku semen semakin tergerus akibat eksploitasi yang terus dilakukan, sehingga dibutuhkan penelitian untuk mengetahui bahan substitusi semen yang layak. Abu ampas tebu dan abu sekam padi memiliki kandungan silika yang cukup untuk digunakan sebagai bahan subsitusi semen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi abu ampas tebu dan abu sekam padi pada kuat tarik belah beton mutu tinggi pada kondisi lingkungan terlindung, tidak terlindung, dan tertimbun tanah terhadap kuat tarik belah beton mutu tinggi. Penelitian ini menggunakan variasi substitusi 0%, 2,5%, 5%, dan 7,5% dari volume semen, diambil dari kombinasi campuran 25% abu ampas tebu dan 75% abu sekam padi, menggunakan K-600 FAS 0,3. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan nilai kuat tarik belah terbesar terjadi pada beton mutu tinggi dengan persentase 2,5%, khususnya setelah benda uji diletakkan di lingkungan berbeda selama 28 hari, yaitu 12,07% pada lingkungan terlindung, 16,06% di lingkungan tidak terlindung, dan 14,74% di lingkungan tertimbun.