cover
Contact Name
Faiqul Azmi
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6281329350720
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No.I, Purwosari, Kec. Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
ISSN : 25485423     EISSN : 25485431     DOI : https://doi.org/10.26751/ijf.v8i2.2250
Core Subject : Health,
Focus and Scope pada IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) antara lain: 1. Biologi Farmasi/Farmasi Bahan Alam 2. Farmakologi 3. Farmasi Klinis 4. Teknologi Farmasi 5. Kimia Farmasi 6. Manajemen Farmasi 7. Farmasi Komunitas
Articles 84 Documents
PENGARUH REBUSAN DAUN SIRIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA PASURUHAN KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS Akhyasin Akhyasin; Hendriyani Presticasari; Ridwan Ridwan
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 6, No 1 (2021): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v6i1.1451

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Lansia (lanjut usia) merupakan adalah kelompok orang yang mengalami suatu proses perubahan yang bertahap dalam jangka waktu tertentu dan beresiko mengalami berbagai masalah kesehatan. Masalah yang sering dialami lanjut usia adalah malnutrisi, gangguan keseimbangan, dan sistem kardiovaskuler, yaitu hipertensi. Tujuan: Mengetahui pengaruh rebusan daun sirih terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di desa Pasuruhan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment menggunakan two group pre post test with control group desain. Jumlah sampel berjumlah 36 untuk kelompok intervensi dan 36 untuk kelompok kontrol. Analisis uji hipotesa menggunakan analisis uji wilcoxon. Hasil:   Hasil uji statistik menunjukkan pengaruh rebusan daun sirih terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di desa Pasuruhan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. nilai p-value = 0,000 ( 0,05), dengan rerata pre test 167/115 mmHg dan post test adalah 157/105 mmHg pada kelompok  intervensi.  Kelompok  kontrol  rata-rata  tekanan  darah  sebelum  perlakuan adalah 169/119 mmHg dan setelah perlakuan adalah 162/113 mmHg. Kesimpulan: Terdapat pengaruh rebusan daun sirih terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di desa Pasuruhan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Saran: Rebusan daun sirih dapat diberikan sebagai terapi pendukung pada penderita hipertensi.
SINTESIS KOMPOSIT KITOSAN : SILIKA DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA TEKSTIL Aji Tetuko; Rika Murharyanti; Warlan Sugiyo
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 1, No 1 (2016): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v1i1.101

Abstract

Struktur pori membran komposit dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain konsentrasi polimer, bahan pembentuk dinding yang sengaja ditambahkan untuk memperbaiki sifat mekanik membran. Pembuatan kitosan :  Sebanyak 50 gram kitin ditambahkan dengan 500 mL NaOH 50% dalam wadah dan diaduk sambil dipanaskan 1000C selama 30 menit. Kitosan yang dihasilkan diseragamkan ukurannya sampai 100 mesh. Komposit kitosan yang dihasilkan disimpan dalam desikator. Karakterisasi morfologi komposit kitosan :  pengukuran fluks air,  pengukuran koefesien rejeksi, pengukuran diameter pori membran, struktur mikroskopi membran kitosan yang didasarkan pada hasil uji kualitatif menggunakan Spektroskopi IR dan SEM. Karakterisasi morfologi komposit kitosan-silika :  pengukuran fluks air,  pengukuran koefesien rejeksi, pengukuran diameter pori membran, struktur mikroskopi membran kitosan yang didasarkan pada hasil uji kualitatif menggunakan Spektroskopi IR dan SEM. Uji kapasitas adsorpsi dilakukan terhadap air yang mengandung zat warna tekstil Direct Blue 86. Karakterisasi kitin dan kitosan dikarakterisasi gugus aktifnya menggunakan Spektrofotometri Infra Merah (IR).  Analisis kualitatif dengan menggunakan spektroskopi infra merah dilakukan pada bilangan gelombang 4000-500 cm-1 menggunakan pellet KBr. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui perubahan struktur yang terjadi setelah proses sintesis kitosan pada cangkang udang. Banyaknya protein yang terdapat dalam kitin dan kitosan dapat dilihat dari persen nitrogen. Penentuan kadar nitrogen dilakukan dengan metode kjeldahl melalui 3 tahap yaitu destruksi, destilasi, dan titrasi. Derajat deasetilasi kitin sebesar 67,64% dan derajat deasetilasi kitin sebesar 81,11 %. Pemutusan gugus asetil pada proses sintesis dikatakan baik karena perhitungan dengan metode base line pada spektra IR menghasilkan derajat deasetilasi kitosan yang tinggi. Sintesis membran kitosan yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik inverse fasa rendap endap. Hasil analisis morfologi menggunakan foto SEM, terlihat bahawa membrane yang disintesis dengan menggunakn kertas saring terlihat seratnya.
EVALUASI KADAR FORMALDEHID IKAN TERI (STOLEPHORUS HETEROLOBUS) ASIN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Yayuk Mundriyastutik; Dewi Kusumatuti; Fatima Tuzzahroh
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 5, No 2 (2020): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v5i2.1174

Abstract

Ikan teri atau ikan pelagis merupakan jenis ikan kecil yang banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai pelengkap bahan makanan karena cita rasa yang enak dan mempunyai kandungan kalsium yang bermanfaat untuk mencegah pengroposan tulang. Semakin lama ikan teri segar susah didapatkan sehingga banyak masyarakat, produsen, maupun distributor mengolah ikan teri dengan cara diawetkan. Proses pengawetan dilakukan dengan menggunakan penambahan bahan kimia ataupun secara tradisional. Proses tradisional membutuhkan waktu lama, tidak memperhatikan kebersihan dalam proses pengolahan maupun penyimpana maka proses ini sering mengalami kerusakan baik secara mikrobioligis maupun kimiawi, sehingga masyarakat memilih cara cepat dengan harga yang murah dengan menggunakan bahan kimia salah satunya adalah formaldehid. Kurangnya informasi masyarakat tentang senyawa formaldehid atau dikenal dengan formalin maka banyak masyarakat yang menggunakan tanpa memperhatikan batas keamanan. Tujuan dari penelitian adalah utuk mengetahui kadar formalin pada ikan teri asin dipasar X. penelitian ini menggunakan metode eksprimen dengan pendekatan one shot case study dengan menguji kadar senyawa fomaldehid menggunakan spektrofotometri UV-Vis.Hasil penelitian menunjukan ikan teri asin yang telat diuji dengan spektrofotometri UV-Vis dengan Panjang gelombang 395,8 nm diperoleh kadar sampel A sebesar 1,61881, sampel B sebesar 1,7844 mg/g, sampel C sebesar 1,8986 mg/g.Kata Kunci: Ikan teri asin, Formaldehid, Spektrofotometri UV-Vis
EFEKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) METODE INDUKSI ALOKSAN Fadel, Muhammad Nurul; Setyowati, Endang; Besan, Emma Jayanti; Rahmawati, Izda
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL FARMASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v8i2.2251

Abstract

Diabetes adalah permasalahan penting bagi kesehatan masyarakat. Selama beberapa dekade terakhir terjadi peningkatan prevalensi dan jumlah kasus diabetes. Beberapa obat golongan antidiabetes mempunyai efek samping dengan demikian dilaksanakan penelitian dengan menggunakan bahan alam sebagai obat tradisional seperti bunga telang. Penelitian dilaksanakan dengan tujuannya yakni mengetahui efektivitas antidiabetes ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada mencit jantan putih yang diinduksi aloksan. Metode ekstraksi pada penelitian ini dilaksanakan melalui cara maserasi. Kelompok dosis yang digunakan adalah 300 mg/KgBB, 400 mg/KgBB, dan 500 mg/KgBB, diberikan secara oral pada mencit jantan putih yang diinduksi aloksan secara intraperitoneal. Penurunan kadar glukosa darah diperhitungkan di hari ke 7 dan 14 sesudah perlakuan. Analisis data mempergunakan uji ANOVA dengan nilai signifikan (p0,05) dan diteruskan memakai uji post hoc LSD dengan nilai signifikan (p0,05). Hasil penelitian ditemukan rata-rata hasil penurunan yang diperoleh pada kelompok positif (glibenklamid) 90 mg/dL, pada kelompok dosis I (300 mg/KgBB) 182 mg/dL, pada kelompok dosis II (400 mg/KgBB) 168 mg/dL, pada kelompok dosis III (500 mg/KgBB) 96 mg/dL. Uji ANOVA dimunculkan nilai (p=0,043) 0,05. Ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang mempunyai efektivitas dalam penurunan kadar glukosa darah pada mencit jantan putih dengan dosis paling efektif yakni pada dosis III (500 mg/KgBB).
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENURUNAN TEKANAN DARAH DENGAN PEMBERIAN KOMBINASI AMLODIPIN DENGAN KAPTOPRIL DAN AMLODIPIN DENGAN LISINOPRIL PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH MAYONG JEPARA Endang Setyowati; Ezara Mila Fawwazah Prayitno; Yayuk Mundriyastutik; Ratna Dewi Isnaeni
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 6, No 2 (2021): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v6i2.1744

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease as well as one of the mortality factors in the world with a prevalence of 22% of the world's population. According to riskesdas, the prevalence of hypertension in Indonesia increased by 8.3% and 8.2% per year 2018. The selection and treatment of hypertension also requires the use of effective drugs and can provide good tolerance. The effectiveness as well as the benefits in the treatment of hypertension race on the measurement of blood pressure that has reached the target. The drop in blood pressure can also be influenced by the rational use of drugs both monotherapy and in combination. The purpose of this study was to analyze the comparison of the effectiveness of the use of drugs combination of amlodipine with captopril and amlodipine with lysinopril. This research method includes qualitative research using the cross sectional method with a retrospective approach. The results of the independent t-test of the significance value of the systolic category are 0.7810.05 and the significance value of the diastolic category is 0.9230.05. Pacidists who received combination therapy of amlodipine-captopril and amlodipine-lisinopril who achieved the targetse number of 43 patients. After independent t-test before and after therapy, it can be concluded that both the systolic category and the diastolic category regarding the effectiveness of the two combinations have no significant differences and the amlodipine-lysinopril combination is more effective in achieving the target of lowering blood pressure than amlodipine-captopril
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KUNYIT ASAM SEBAGAI TERAPI DISMENORE TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI Teguh Asroyo; Tiyas Putri Nugraheni; Meta Ayu Masfiroh
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v4i1.801

Abstract

Dismenore adalah nyeri pada saat menstruasi. Sebagian besar siswi hanya membiarkan nyerinya tanpa diberi tindakan karena beranggapan nyeri itu akan hilang sendiri. Dismenore dapat diobati dengan minuman kunyit asam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman kunyit asam sebagai terapi dismenore terhadap penurunan skala nyeri pada siswi kelas XI di SMA muhammadiyah kudus. Penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan rancangan one grup pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 48 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengukuran skala nyeri  NRS (Numeric Rating Scale). Analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Ranks Test. Rata-rata nyeri sebelum diberikan terapi adalah 6,27 dan setelah diberikan minuman kunyit asam rata-rata skala nyeri menurun menjadi 2,85. Perubahan ini menunjukan bahwa minuman kunyit asam sangat berpengaruh terhadap skala nyeri pada siswi dengan dismenore. Analisa uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Ransk Test didapatkan nilai pvalue 0,000 ≤ α 0,05 menunjukan adanya pengaruh dalam minuman kunyit asam dalam penurunan skala nyeri pada siswi kelas XI di SMA muhammadiyah kudus. Kesimpulan ada perubahan skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan minuman kunyit asam.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PERAWATAN TERAPI GASTRITIS PADA PASIEN UNIT RAWAT INAP DI RSI SUNAN KUDUS TAHUN 2018-2020 Kharisma Aprilita Rosyidah; Arina Zulfah Primananda; Wahid Sabaan; Bintari Tri Sukoharjanti
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 7, No 2 (2022): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v7i2.1390

Abstract

Persentase dari angka kejadian gastritis di Indonesia menurut WHO adalah 40,8% dan angka kejadian gastritis di beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan angka kejadian 274.396 kasus dari 238.452.952 jiwa penduduk (WHO, 2013). Berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2009, gastritis merupakan salah satu penyakit dalam sepuluh penyakit terbanyak pada pasien rawat inap di Rumah Sakit di Inonesia dengan jumlah 30.154 kasus (4,9%). Di provinsi Jawa Tengah tahun 2009 angka kejadian penderita penyakit gastritis mencapai 31,2% (Depkes RI, 2009). Dalam pengambilan keputusan pengobatan, termasuk gastritis, tidak hanya mempertimbangkan keamanan, khasiat dan mutu saja, tetapi juga harus mempertimbangkan nilai ekonominya. Faktor ekonomi yang penting adalah pemilihan obat yang cost effective, yaitu biaya pengobatan lebih terjangkau oleh masyarakat dan efektif untuk mendapatkan hasil klinik yang baik (Rustiani, dkk., 2014). Analisis Efektivitas Biaya merupakan suatu metode farmakoekonomi untuk memilih dan menilai program atau obat yang terbaik pada beberapa pilihan terapi dengan tujuan yang sama (Andayani, 2013). Dalam pemilihan prioritas strategi pengobatan mana yang memberikan outcome pengobatan yang baik, perlu dilakukan analisis yang mengkaitkan antara biaya yang dibutuhkan dengan outcome yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat efektivitas biaya perawatan terapi gastritis pada pasien rawat inap di salah satu rumah sakit di Kudus yaitu RSI Sunan Kudus, tahun 2018 sampai 2020. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan analisis deskriptif dan pengambilan data secara retrospektif, sedangkan untuk pengambilan data sekunder meliputi rekam medis dan biaya rawat inap pasien RSI Sunan Kudus. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pasien terbanyak merupakan pasien dewasa (19-55 tahun) sebanyak 41%, mayoritas perempuan (62%), dengan rata-rata LOS (Length Of Stay) 4 hari.  Total rata-rata biaya pengobatan terendah terdapat pada kombinasi obat omeprazol dan pantoprazol. Terapi pengobatan yang memiliki efektivitas terapi paling baik (100%) yaitu omeprazol, pantoprazol, ranitidin + lansoprazol, omeprazol + esomeprazol, dan  omeprazol + pantoprazol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas biaya pada  kombinasi omeprazol dan pantoprazol yang memiliki nilai REB paling rendah yaitu Rp.18.986,76/ 1% efektivitas dan berada di posisi dominan pada perbandingan efektivitas dan biaya terapi.
UJI AKTIVITAS PENANGKAPAN RADIKAL BEBAS DPPH OLEH EKSTRAK ETANOL DAUN PISANG TANDUK (MUSA PARADISIACA VAR. FORMATYPICA) DAN DAUN PISANG CAVENDISH (MUSA PARADISIACA VAR. SAPIENTUM) Tiyas Putri Nugraheni; Vivin Rosvita; Husnun Khairunnisa Pratiwi
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v2i1.415

Abstract

AbstractHas done research about free radical scavenging activity of ethanolic extract Musa paradisiaca var formatypica and Musa paradisiaca var sapientum leaf. Banana leaf contain phenolic compunds, flavonoids, alkaloids, tannin, and saponin as a free radical scavenging.Extracts were prepared by maceration method using ethanol 70% as solvent. DPPH free radical scavenging activity was performed by spectrophotometry visible to extracts with quercetin as the comparison. The free radical scavenging activity was expressed by percent reduction and ES50.Study result showed that ethanol extract of banana leaf and Cavendish leaf containing flavonoids, polyphenols, tannins, saponins, terpenoids and had antioxidant activity also DPPH free radical scavenging activity. The ES50 value ethanol extract of banana leaf is 104.36 (µg / ml), ethanol extract of Cavendish leaf is 157.36 (µg / ml), whereas quercetin is 2.86 (µg / ml).Statistical analysis result showed a significant difference between percent of free radical scavenging activity of quercetin, banana leaf extract and Cavendish leaf extract.Keywords: Free radical, antioxidant, extract banana leaf, extract cavendish leaf AbstrakTelah dilakukan penelitian tentang aktivitas penangkapan radikal bebas oleh ekstrak etanol daun pisang Tanduk dan daun pisang Cavendish. Daun pisang mengandung golongan senyawa fenolik, flavonoid, alkaloid, tannin, dan saponin yang berpotensi sebagai penangkal radikal bebas.Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut 70%. Uji penangkapan radikal bebas DPPH dilakukan secara spektrofotometri visibel terhadap ekstrak dengan pembanding kuersetin. Aktivitas penangkapan radikal bebas dinyatakan sebagai persen peredaman dan ES50.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pisang Tanduk dan ekstrak etanol daun pisang Cavendish mengandung senyawa flavonoid, polifenol, tanin, saponin, terpenoid, serta mempunyai aktivitas sebagai antioksidan dan penangkap radikal bebas DPPH. Ekstrak etanol daun pisang Tanduk mempunyai nilai ES50 sebesar 104,36 (µg/ml), ekstrak etanol daun pisang Cavendish memiliki nilai ES50 sebesar 157,36 (µg/ml), sedangkan standar kuersetin mempunyai nilai ES50 sebesar 2,86 (µg/ml).Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara persen penangkapan radikal bebas kuersetin, ekstrak daun pisang Tanduk, dan ekstrak daun pisang Cavendish.Kata Kunci: Radikal bebas, antioksidan, ekstrak daun pisang tanduk, ekstrak daun pisang cavendish 
PERBANDINGAN KADAR FLAVONOID SEBAGAI ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK BATANG PISANG KEPOK (MUSA BALBISIANA ) DAN EKSTRAK BATANG PISANG AMBON (MUSA ACUMINATA) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Khudzaifi, Muhamad; Manik, Nirmala; Fadel, Muhammad Nurul; Kurniawan, Galih; Presticasari, Hardiyani
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL FARMASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v8i2.2261

Abstract

Latar Belakang: Indonesia mempunyai banyak jenis tanaman yang berpotensi sebagai antibiotik, Salah satunya adalah tanaman pisang, Indonesia merupakan habitat yang sesuai untuk tanaman pisang karena iklimnya yang tropis, tanaman pisang mempunyai bagian bagian diantaranya adalah akar, batang, pelepah daun, bunga, dan buah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antibakteri dengan konsentrasi 5%, 10% dan 15% pada ekstrak batang pisang ambon (Musa balbisiana) dan ekstrak batang pisang kepok (Musa acuminate) dengan perbandingan klindamisin terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif menggunakan skrining fitokimia, sedangkan analisis kuantitatif adalah kadar total dari senyawa kimia yang diperoleh, sedangkan untuk uji antibakteri menggunakkan metode difusi. Hasil Penelitian: Hasil dari kadar total pada ekstrak pisang ambon sebesar 9,54% dan ekstrak pisang kepok sebesar 8,89%, dan uji antibakterinya didapatkan hasil untuk pisang ambon 5% rata rata 4,6mm, 10% rata rata 9,6mm, 15% rata rata 12mm. Pada ekstrak pisang kepok 5% rata rata 4 mm, 10% rata rata 7,6 mm, 15 % rata rata 9 mm. Simpulan: Hasil kadar flavonoid yang lebih tinggi terdapat pada ekstrak pisang ambon dan uji antibakteri pada pisang ambon memberikan nilai hambatan yang lebih tinggi.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL 96% KULIT TERONG UNGU (SOLANUM MELONGENA L.) DAN KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS SP.) DENGAN METODE DPPH Eko Retnowati; Latifah Dikdayani; Munawaroh Munawaroh
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 7, No 1 (2022): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v7i1.1423

Abstract

AbstrakKombinasi dua atau lebih jenis antioksidan dapat menghasilkan potensi aktivitas antioksidan yang lebih tinggi untuk mengatasi jenis radikal bebas seperti penyakit kanker dengan mengkombinasi tanaman terong ungu dan buah naga merah. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak kulit terong ungu (Solanum melongena L.) dan kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus sp.) dengan metode DPPH. Metode yang digunakan yaitu ekstrak kulit terong ungu dan kulit buah naga merah diambil dengan cara maserasi menggunakan etanol 96% selama 5 hari. Kemudian dilakukan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan membuat perbandingan kombinasi ekstrak kulit terong ungu dan kulit buah naga merah yaitu (1:2) dan (2:1) dengan kosentrasi deretan baku 100 ppm, 120 ppm,140 ppm, 160 ppm dan 180 ppm. Hasil dari kombinasi ekstrak kulit terong ungu (Solanum melongena L.) dan kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus sp.) menunjukkan nilai IC50 sebesar 254 ppm pada perbandingan (2:1) dan sebesar 16,24 ppm pada perbandingan (1:2). Daya antioksidan yang lebih kuat dilihat dari nilai IC50 adalah perbandingan antara (1:2) atau ekstrak kulit buah naga merah yang lebih tinggi mengandung antioksidan dibandingkan dengan ekstrak kulit terong ungu