cover
Contact Name
Faiqul Azmi
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6281329350720
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No.I, Purwosari, Kec. Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
ISSN : 25485423     EISSN : 25485431     DOI : https://doi.org/10.26751/ijf.v8i2.2250
Core Subject : Health,
Focus and Scope pada IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) antara lain: 1. Biologi Farmasi/Farmasi Bahan Alam 2. Farmakologi 3. Farmasi Klinis 4. Teknologi Farmasi 5. Kimia Farmasi 6. Manajemen Farmasi 7. Farmasi Komunitas
Articles 95 Documents
HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI TUNGGAL DAN KOMBINASI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SEMARANG Dadang Vivit Lukiyanto; Anny Rosiana Masithoh
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 9, No 2 (2024): IJF (INDONESIA JURNAL FARMASI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v9i2.2881

Abstract

Hipertensi adalah keadaan saat tekanan darah mengalami peningkatan diatas normal atau mencapai 140/90mmHg. Kota Semarang juga menduduki peringkat pertama untuk kejadian hipertensi sebanyak 510 pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penggunaan obat antihipertensi tunggal dan kombinasi dalam menurunkan tekanan darah pasien rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif yaitu penelitian dengan mengambil data rekam medis pasien dengan melihat kejadian kejadian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan penggunaan obat antihipertensi tunggal dan kombinasi, ini dibuktikan dengan hasil aplikasi spss dengan metode analisis chi-square dari proses analisa di dapatkan nilai p-value 0,037 0,05 berati keduanya siginifikan yang artinya kedua kelompok terdapat hubungan antara obat hipertensi tunggal dan kombinasi terhadapat penurunan tekanan darah pasien rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.
KESESUAIAN SISTEM PENYIMPANAN OBAT DENGAN KUALITAS MUTU FISIK OBAT DI APOTEK 3 EL WATUKAJI GEDAWANG Kiki Ardianty; Sukarmin Sukarmin
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 9, No 2 (2024): IJF (INDONESIA JURNAL FARMASI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v9i2.2866

Abstract

Kualitas penyimpanan obat merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga efektivitas dan keamanan obat bagi pasien. Apotek memainkan peran penting dalam menyediakan obat yang aman dan berkualitas tinggi bagi masyarakat. Berdasarkan pedoman Permenkes No. 73 Tahun 2016, sistem penyimpanan yang tepat sangat mempengaruhi kualitas fisik obat yang disimpan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian sistem penyimpanan obat di Apotek 3 EL Watukaji Gedawang, Semarang, dan dampaknya terhadap kualitas mutu fisik obat. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan teknik quota sampling untuk mengumpulkan data mengenai kondisi penyimpanan obat di apotek tersebut. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian besar aspek penyimpanan obat di apotek telah memenuhi standar yang ditetapkan, seperti penyimpanan sesuai suhu, penggunaan sistem FIFO (First In, First Out) dan FEFO (First Expired, First Out), serta pemisahan obat psikotropika dan narkotika. Uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara kesesuaian sistem penyimpanan dan kualitas fisik obat, dengan koefisien korelasi yang kuat (p 0,01). Kesimpulan menunjukkan bahwa penerapan sistem penyimpanan yang baik berperan penting dalam mempertahankan mutu obat, dan apotek disarankan untuk meningkatkan manajemen penyimpanan agar lebih optimal.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN BALITA DENGAN DIAGNOSIS ISPA DI DUA PUSKESMAS KABUPATEN KUDUS Ria Etikasari; Nura Ali Dahbul; Indah Eka Samukti
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 9, No 2 (2024): IJF (INDONESIA JURNAL FARMASI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v9i2.2880

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan akut (ISPA) yaitu infeksi yang menyerang satu atau lebih bagian saluran pernafasan mulai dari hidung hingga alveoli (sinus, rongga telinga tengah, pleura). Tingginya prevalensi ISPA menyebakan tingginya konsumsi antibiotik. Dalam peresepan antibiotik banyak faktor yang mengakibatkan tidak tepatnya pemakaian antibiotik seperti dosis terlalu tinggi akan menyebabkan toksisitas dan dosis terlalu rendah dapat mengakibatkan resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien balita dengan diagnosa ISPA di puskesmas Purwosari dan Puskesmas Mejobo. Penelitian ini adalah penelitian desktriptif dengan menggunakan metode observasional yaitu data yang dikumpulkan dari rekam medis dengan diagnosis ISPA pada bulan Juli-September 2023. Sampel yang digunakan sebanyak 77 yang dipilih menggunakan metode total sampling. Dari 77 data diperoleh sebanyak 42 pasien (54.5%) perempuan, balita usia 36-37 bulan sebanyak 23 pasien (30%), Evaluasi penggunaan antibiotik dengan parameter tepat pasien sebanyak 77 pasien (100%), tepat obat sebanyak 77 pasien (100%), tepat dosis sebanyak 67 pasien (87,1%), dan tepat indikasi sebanyak 77 pasien (100%). Presentase rasionalitas penggunaan obat antibiotik pada pasien balita dengan diagnosis Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di puskesmas Purwosari dan Puskesmas Mejobo adalah sebanyak 67 pasien (87,1%) dinyatakan rasional dan sebanyak 10 pasien (13,9%) dinyatakan tidak rasional.
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN SEDIAAN FARMASI BERDASARKAN PERMENKES RI NOMOR 72 TAHUN 2016 DI RSU KALIWATES JEMBER Nevi Minggiwati; Heny Siswanti
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 9, No 2 (2024): IJF (INDONESIA JURNAL FARMASI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v9i2.2868

Abstract

Pelayanan kefarmasian harus dilakukan sesuai standar pelayanan kefarmasian Rumah Sakit yang merupakan suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien. Kegiatan pengelolaan sediaan farmasi yang baik dapat meningkatkan mutu pelayanan berdasarkan aspek keamanan, efektif dan ekonomis dalam penggunaan obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan sediaan farmasi di Instalasi Farmasi RSU Kaliwates Jember. Penelitian implementasi pengelolaan sediaan farmasi menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yaitu data dikumpulkan pada satu periode waktu tertentu untuk memberikan gambaran mengenai kondisi yang diteliti saat itu. Pengambilan data dengan menggunakan teknik total sampling yaitu dengan responden Apoketer dan Tenaga Teknik Kefarmasian yang berpraktik di RSU Kaliwates Jember dengan jumlah yang diperoleh sebanyak 35 responden. Hasil penelitian ini  yaitu implementasi pengelolaan sediaan farmasi berdasarkan Permenkes Nomor 72 Tahun 2016 di Rumah Sakit Umum Kaliwates Jember pada tahapan pemilihan, perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan dan penarikan, pengendalian, administrasi didapatkan hasil 76-100%  dengan kategori baik.
EFEKTIFITAS SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS DENGAN METODE HOT FIT Sri Suwarni; Mega Raeka Aprilia; Eleonora Maryeta Toyo; Martanty Aditya; Timmy Gondo Atmodjo
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 10, No 1 (2025): IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v10i1.2959

Abstract

Upaya mewujudkan derajat kesehatan masyarakat adalah melalui puskesmas sebagai sarana pelayanan kesehatan yang proaktif dan responsif. Fasilitas pelayanan pembangunan kesehatan menjalankan manajemen yang efektif karena tuntutan pelaporan rutin sebagai bentuk pertanggungjawaban. Puskesmas didukung dengan sistem informasi kesehatan, salah satu Fitur yang berperan untuk meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan obat di farmasi adalah SIMO (Sistem Informasi Manajemen Obat). Penelitian ini bertujuan menggunakan metode HOT Fit untuk Analisis Efektifitas SIMO dalam membantu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Halmahera SemarangPenelitian ini non-eksperimental kualitatif deskriptif dengan cara observasi prospektif, data primer berupa data yang diperoleh melalui wawancara terstruktur. Instrumen yang digunakan telah diuji konten oleh expert. Penyajian data menggunakan analisis pola atau tema, dilakukan dengan menyusun data dalam bentuk matriks tema.Hasil penelitian menggunakan meode HOT-Fit bahwa komponen human, organization, technology dan net benefit pada kategori efektif. Efektif terlihat dalam pola kepatuhan entry data sehingga SIMO memiliki keakuratan data pada pengecekan stok obat realtime dan mempermudah pelaporan ke stakeholder. Kecepatan layanan dengan SIMO membantu inventarisir ketersediaan obat sehingga membantu pelayanan obat ke pasien menjadi lebih baik dan pelayanan kesehatan menjadi efektif.  AbstractEfforts to realize the degree of public health are through puskesmas as a proactive and responsive health service facility. Health development service facilities carry out effective management due to the demands of routine reporting as a form of accountability. Puskesmas is supported by a health information system, one of the features that plays a role in improving the quality of drug management management in pharmacy is SIMO (Drug Management Information System). This study aims to use the HOT Fit method to analyze the effectiveness of SIMO in assisting pharmaceutical services at the Halmahera Community Health Center SemarangThis study is non-experimental qualitative descriptive by means of prospective observation, primary data in the form of data obtained through structured interviews. The instruments used have been content tested by experts. Data presentation using pattern or theme analysis, done by compiling data in the form of a theme matrix.The results of research using the HOT-Fit method that the human, organization, technology and net benefit components are in the effective category. Effective can be seen in the pattern of data entry compliance so that SIMO has data accuracy in checking realtime drug stocks and facilitating reporting to stakeholders. The speed of service with SIMO helps inventory drug availability so that it helps drug services to patients become better and health services become effective.
A BIBLIOMETRIC STUDY OF PHARMACOECONOMICS IN RESEARCH ON HYPERTENSION IN DIABETES Ahmad Suriyadi Muslim
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 10, No 2 (2025): IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v10i2.3414

Abstract

This bibliometric study maps the pharmacoeconomic research landscape on hypertension in patients with diabetes within a cardiometabolic context, highlighting a sharp increase in publications since 2021 and key themes, such as the cost-effectiveness of antihypertensive therapy. Its novelty lies in the integration of reporting quality analysis using CHEERS 2022 and Drummond on 140 articles, which revealed an average compliance of 68.3%, with major weaknesses in discounting, sensitivity, and policy interpretation, rarely encountered in similar bibliometric studies. This research is relevant for developing countries like Indonesia, which face a local evidence gap in optimizing National Health Insurance policies and chronic disease management.
PENGEMBANGAN REED DIFFUSER AROMATERAPI MINYAK ATSIRI BUNGA KENANGA (Cananga odorata) TERHADAP AKTIVITAS ANTI STRES PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) Ika Maulia Safitri; Riana Putri Rahmawati; Fahrudin Arif; Yunita Dian Permata Sari
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 10, No 1 (2025): IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v10i1.3519

Abstract

Stres merupakan reaksi emosional dan psikologis yang muncul ketika tekanan atau beban berlebih. Stres dapat diatasi melalui terapi non farmakologi menggunakan aromaterapi sebagai relaksasi. Bunga kenanga merupakan tanaman yang menghasilkan minyak atsiri yang berguna meredakan stres, ketegangan dan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas minyak atsiri bunga kenanga dalam menurunkan stres mencit pada konsentrasi 1%, 2% dan 4%. Penelitian ini menggunakan eksperimen laboratorium dengan desain kelompok post test. Variabel bebas pada penelitian ini adalah reed diffuser aromaterapi minyak atsiri bunga kenanga dan variabel terikat penelitian ini yaitu aktivitas antistres pada mencit. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Farmakognosi Universitas Muhammadiyah Kudus bulan Januari – Maret 2026. Induksi stres dilakukan menggunakan metode Forced Swimming Test (FST), kemudian mencit diberikan reed diffuser aromaterapi untuk mengevaluasi efek relaksasi dalam mengatasi stres mencit. Parameter yang diamati meliputi waktu diam mencit dalam mengalami perubahan perilaku kembali aktif seperti semula. Data rata-rata waktu diam setiap kelompok dianalisis uji homogenitas, normalitas, ANOVA dan uji post hoc. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata waktu diam pada konsentrasi 1% sebesar 16,1 menit; konsentrasi 2% sebesar 15,7 menit; konsentrasi 4% sebesar 12,2 menit; kontrol negatif sebesar 17,3 menit dan kontrol positif menggunakan reed diffuser bunga kenanga komersial sebesar 11,6 menit. Berdasarkan hasil tersebut, peningkatan konsentrasi minyak atsiri berpengaruh terhadap percepatan efek relaksasi yang ditandai dengan penurunan waktu diam. Konsentrasi 4% merupakan formulasi paling optimal karena menghasilkan waktu diam paling rendah dan mendekati efektivitas kontrol positif. Penelitian selanjutnya diharapkan melakukan uji stabilitas sediaan, uji mutu minyak atsiri dan identifikasi komponen minyak atsiri menggunakan GC-MS.
ANALISIS PENGGUNAAN REGIMEN KEMOTERAPI C-A-F DAN PACLITAXEL TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA Yayuk Muzaro'ah; Eko Retnowati; Ulviani Yulia Husna; Arina Zulfah Primananda
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 10, No 1 (2025): IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v10i1.3441

Abstract

Kemoterapi sistemik dalam bentuk regimen kombinasi maupun monoterapi merupakan komponen penting dalam penatalaksanaan kanker payudara. Penggunaan kemoterapi sering disertai efek samping yang berpotensi menurunkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan regimen kemoterapi kombinasi CAF (Cyclophosphamide, Adriamycin/Doxorubicin, Fluorouracil) dan regimen monoterapi Paclitaxel serta membandingkan kualitas hidup pasien kanker payudara di RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Metode penelitian ini menggunakan desain observasional analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik purposive sampling . Pengukuran kualitas hidup dilakukan menggunakan kuesioner FACT-G versi 4.0 yang telah tervalidasi, mencakup dimensi fisik, sosial, emosional, dan fungsional. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Independent T-Test. Hasil penelitian ini sebanyak 92 pasien kanker payudara (43 regimen CAF dan 49 paclitaxel) sebagian besar berusia 41–55 tahun, dengan kelompok CAF didominasi stadium II dan paclitaxel stadium III. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kualitas hidup total (FACT-G) antara regimen CAF dan paclitaxel (p = 0,101). Namun terdapat perbedaan yang signifikan pada dimensi emosional dan fungsional dengan skor lebih tinggi pada kelompok paclitaxel. Sebagian besar pasien pada kedua kelompok memiliki kategori kualitas hidup sedang dengan rata-rata skor kualitas hidup lebih tinggi pada pasien yang menerima paclitaxel.
ANALISIS KUALITATIF PEMANIS SIKLAMAT PADA MINUMAN KEMASAN DI KUDUS Anisa Sholikhati; Yayuk Mundriyastutik; Fariza Yulia Kartika Sari
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 10, No 2 (2025): IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v10i2.3693

Abstract

Pemanis siklamat merupakan pemanis sintetis yang digunakan pada berbagai produk minuman kemasan sehingga penggunaannya perlu diperhatikan dalam rangka menjamin keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif pemanis siklamat pada minuman kemasan yang beredar di wilayah sekitar Kabupaten Kudus. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode analisis kualitatif menggunakan reaksi pengendapan. Sebanyak 24 sampel minuman kemasan diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan dengan mereaksikan sampel dengan HCl, BaCl2, dan NaNO2, kemudian mengamati terbentuknya endapan putih secara visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 21 sampel (87,5%) tidak menunjukkan terbentuknya endapan putih, sedangkan 3 sampel (12,5%), yaitu E3, G3, dan H2, menunjukkan terbentuknya endapan putih dan dinyatakan positif terhadap siklamat. Dengan demikian, terdapat sebagian minuman kemasan yang diperiksa teridentifikasi positif mengandung siklamat secara kualitatif. Pemeriksaan kuantitatif diperlukan untuk menentukan kadar siklamat pada sampel positif dan mengevaluasi kesesuaiannya dengan batas maksimum penggunaan yang berlaku.
FORMULASI SEDIAAN NAIL POLISH PEEL OFF DAN UJI ANTIJAMUR EKSTRAK BUNGA KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L.) TERHADAP Candida albicans Arina Al Haq; Hasriyani Hasriyani; Bintari Tri Sukoharjanti; Ratna Dewi Isnaini
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 10, No 1 (2025): IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v10i1.3524

Abstract

Onikomikosis merupakan infeksi jamur pada kuku yang salah satu penyebabnya adalah Candida albicans. Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) mengandung fenol, flavonoid, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antijamur. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antijamur dan karakteristik fisik nail polish peel off bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.). Metode penelitian ini adalah eksperimental laboratorium yang dilaksanakan di Laboratorium Biologi Farmasi Universitas Muhammadiyah Kudus pada bulan Februari–Maret 2026. Sampel berupa 1.000 gram serbuk simplisia dari 4 kg bunga kembang sepatu merah dengan kriteria inklusi bunga segar, tidak rusak, dan bebas pestisida. Variabel independen penelitian ini adalah konsentrasi ekstrak bunga kembang sepatu dan variabel dependen meliputi aktivitas antijamur serta karakteristik fisik sediaan. Formulasi terdiri atas F1 (25%), F2 (30%), dan F3 (35%), dengan F0 sebagai kontrol negatif serta ketokonazol krim sebagai kontrol positif. Aktivitas antijamur diuji menggunakan metode difusi sumuran, sedangkan karakteristik fisik dievaluasi melalui pengujian organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, waktu kering, dan viskositas. Analisis data menggunakan uji Shapiro–Wilk, Levene, One Way ANOVA, dan Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan seluruh formulasi memenuhi persyaratan karakteristik fisik nail polish peel off. Diameter zona hambat F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 5,06 mm, 5,93 mm, dan 5,98 mm yang termasuk kategori sedang, sedangkan kontrol positif sebesar 12,15 mm termasuk kategori kuat dan kontrol negatif tidak menunjukkan zona hambat. Formulasi F3 (35%) menghasilkan daya hambat terbesar, namun tidak berbeda signifikan secara statistik. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan sediaan dengan konsentrasi ekstrak lebih tinggi serta melakukan uji stabilitas, iritasi, dan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM).

Page 9 of 10 | Total Record : 95