cover
Contact Name
Yenni Fitra Surya
Contact Email
tataup84@gmail.com
Phone
+6282169039303
Journal Mail Official
tataup84@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No. 23 bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge
ISSN : -     EISSN : 30318629     DOI : 10.31004/Ijisk
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 340 Documents
Pengaruh Edukasi Dan Stimulasi Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Balita Usia 2–3 Tahun Di Posyandu Dewi Ratih Desa Wonodadi Kecamatan Gading Rejo Tahun 2025 Terresia Novita Dewi; Deta Juliani; Hikmah Ifayanti; Yetty Dwi Fara; Yunita Anggriani
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.452

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak yang perlu distimulasi sejak dini. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam memberikan stimulasi yang tepat dapat menyebabkan perkembangan motorik halus anak tidak optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi dan pelatihan stimulasi terhadap perkembangan motorik halus balita usia 2–3 tahun di Posyandu Dewi Ratih Desa Wonodadi Kecamatan Gading Rejo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi experiment pretest-posttest with control group design. Populasi sekaligus sampel berjumlah 30 ibu yang memiliki balita usia 2–3 tahun dan dipilih dengan total sampling, terdiri atas 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi perkembangan motorik halus. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney U. Rata-rata skor kelompok intervensi meningkat dari 52,67 menjadi 90,00, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 42,00 menjadi 59,33. Uji Wilcoxon menghasilkan p=0,001 pada kedua kelompok dan uji Mann-Whitney U menghasilkan p=0,001 dengan mean rank kelompok intervensi 20,60 dan kelompok kontrol 10,40. Dengan demikian, edukasi dan pelatihan stimulasi memberikan pengaruh yang bermakna terhadap peningkatan perkembangan motorik halus balita usia 2–3 tahun. Intervensi edukasi yang disertai praktik stimulasi perlu dilakukan secara teratur melalui kegiatan posyandu dan pendampingan orang tua.
Analisis Kepuasan Masyarakat dalam Pelayanan Publik Berbasis Digital di Desa Bulo Farah Farhanah Ahmad; Nurjannah Nonci; Erfina Erfina
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.518

Abstract

Digitalisasi pelayanan publik merupakan langkah pemerintah desa untuk memperbaiki mutu layanan agar masyarakat memperoleh proses pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan efisien. Penelitian ini diarahkan untuk menggambarkan dan menganalisis kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik berbasis digital. Kajian juga menelaah faktor-faktor yang membentuk kepuasan masyarakat di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang dihimpun melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Delapan informan dilibatkan, yaitu Sekretaris Desa, staf desa, dan masyarakat. Analisis kepuasan masyarakat menggunakan model SERVQUAL yang meliputi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik berbasis digital di Desa Bulo secara umum cukup baik. Penggunaan teknologi telah memberikan kemudahan dalam pelayanan, aparatur mampu memberikan pelayanan secara cukup andal dan responsif, membangun kepercayaan masyarakat, serta memberikan perhatian serta memberikan mendampingi warga yang mengalami kesulitan menggunakan layanan digital. Kepuasan masyarakat berkaitan dengan kemudahan akses, waktu penyelesaian, keramahan petugas, serta kejelasan dan ketepatan informasi. Meski demikian, kestabilan jaringan internet dan perbedaan kemampuan warga dalam menggunakan teknologi masih memengaruhi pengalaman pelayanan. Oleh sebab itu, manfaat pelayanan digital telah dirasakan masyarakat, tetapi penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas aparatur, dan pendampingan kepada warga tetap diperlukan agar kualitas layanan semakin optimal.
Analisis Akurasi Volume Dan Biaya Pekerjaan Struktur Antara Metode Konvensional Dan Bim 5d (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Mako Batalyon T900 Brimob Polda KALTIM) Indyra Shafa Alliyah Sudarsono; Reno Pratiwi; Martheana Kencanawati
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.534

Abstract

Industri konstruksi Indonesia sedang mengalami transformasi digital yang didorong oleh tuntutan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pengelolaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan akurasi volume dan biaya pekerjaan struktur antara metode konvensional dan Building Information Modeling (BIM) 5D pada Proyek Pembangunan Gedung Mako Batalyon T900 Brimob Polda Kaltim. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data dikumpulkan melalui dokumen teknis proyek berupa Detail Engineering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) 2024. Pemodelan BIM 5D dilakukan menggunakan Autodesk Revit 2024 pada elemen struktur boredpile, pilecap, sloof, kolom, balok, dan pelat lantai. Perhitungan konvensional dilakukan berdasarkan data konsultan, sedangkan hitungan ulang digunakan sebagai verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode BIM 5D menghasilkan volume beton sebesar 438,390 m³, lebih rendah 0,80% dibanding metode konvensional (442,178 m³). Volume pembesian BIM 5D sebesar 69.878,25 kg, lebih rendah 3,73% dibanding metode konvensional (72.563,08 kg). Total biaya pekerjaan struktur metode BIM 5D sebesar Rp2.104.784.949,88, lebih rendah Rp57.110.699,33 (2,64%) dibanding metode konvensional Rp2.161.895.649,21. Perbedaan tersebut disebabkan oleh pembulatan perhitungan pada metode konvensional, perbedaan dimensi antara RAB dan gambar DED, serta perhitungan ganda (overlap) pada elemen struktur. BIM 5D terbukti lebih akurat dalam menghitung volume dan biaya pekerjaan struktur karena berbasis geometri model 3D yang menghilangkan perhitungan ganda dan menghasilkan konsistensi dengan hitungan ulang berdasarkan gambar DED.
Penerapan Konsep Building Information Modelling (BIM) 5D Dalam Mendukung Pengestimasian Biaya Pada Pekerjaan Struktur Rina Dwi Nurlita; Irna Hendriyani; Reno Pratiwi
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.535

Abstract

Perhitungan volume dan estimasi biaya pekerjaan struktur pada umumnya masih dilakukan secara manual menggunakan gambar dua dimensi (AutoCAD) dan Microsoft Excel, sehingga rawan terjadi kesalahan pembacaan dan perhitungan volume bangunan yang dirancang. Seiring dengan perkembangan teknologi digital di bidang konstruksi saat ini, hadir Building Information Modelling (BIM), yang mampu menghasilkan volume pekerjaan secara otomatis melalui pemodelan tiga dimensi. Penelitian ini menerapkan konsep BIM 5D menggunakan Autodesk Revit 2025 untuk menghitung volume pekerjaan beton dan penulangan, kemudian membandingkannya dengan volume pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) konsultan pada Proyek Pembangunan Rumah Kos 2 Lantai di Jalan Kesatriaan Km 8, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan. Tujuan penelitian adalah mengetahui hasil perhitungan volume dan biaya menggunakan BIM 5D, serta selisihnya terhadap RAB konsultan. Hasil penelitian menunjukkan volume beton dari Revit sebesar 60,31m³ dan RAB konsultan 60,93m³, dengan selisih 0,62m³ (1,03%) dan selisih biaya Rp1.053.768. Volume tulangan dari Revit sebesar 4.689,30kg dan RAB konsultan 4.832,17kg, dengan selisih 142,87kg (3%) dan selisih biaya Rp2.868.503. Selisih volume dan biaya pada kedua pekerjaan tersebut tergolong kecil
Evaluasi Kinerja Proyek Pembangunan Gedung Amunisi Menggunakan Metode Post-Project Earned Value (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Amunisi Satuan Brimob Polda Kaltim) Fitri Nur Hidayah; Irna Hendriyani; Maslina Maslina
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja biaya dan waktu pada Proyek Pembangunan Gedung Amunisi Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur menggunakan metode Post-Project Earned Value Analysis (PPEVA). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data Rencana Anggaran Biaya (RAB), time schedule, laporan progres mingguan, biaya aktual, dan dokumen Contract Change Order (CCO). Analisis dilakukan menggunakan indikator Budgeted Cost of Work Scheduled (BCWS), Budgeted Cost of Work Performed (BCWP), Actual Cost of Work Performed (ACWP), Cost Performance Index (CPI), Schedule Performance Index (SPI), Critical Ratio (CR), Estimate at Completion (EAC), dan Variance at Completion (VAC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek mengalami cost overrun sebesar 3,08% yang ditunjukkan oleh CPI = 0,9692 dan CV = -Rp77.541.782,71. Dari aspek waktu, proyek berhasil diselesaikan tepat waktu pada minggu ke-34 dengan SPI = 1,0000 dan SV = Rp0,00. Nilai CR = 0,9692 menunjukkan kinerja proyek secara keseluruhan belum optimal karena dipengaruhi oleh pembengkakan biaya. CCO pada proyek ini terjadi akibat kondisi lapangan yang tidak terduga sehingga diperlukan penyesuaian volume dan lingkup pekerjaan selama pelaksanaan proyek. Perubahan pekerjaan melalui CCO meningkatkan biaya pelaksanaan, namun tidak menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek. Metode PPEVA terbukti efektif untuk mengevaluasi kinerja proyek setelah selesai dan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan pengendalian biaya dan waktu pada proyek konstruksi sejenis.
Analisis Efisiensi Biaya Pada Pekerjaan Struktur Bawah Jembatan Dengan Building Information Modelling (BIM) 5D (Studi Kasus Pembangunan Jembatan Swan Slutung Bentang Menengah Kecamatan Muara Komam Kalimantan Timur) Zidan Ryan Ramadhan; Maslina Maslina; Reno Pratiwi
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.544

Abstract

Seiring pesatnya pembangunan infrastruktur, pemanfaatan teknologi Building Information Modeling (BIM) dinilai lebih efektif dan akurat dibandingkan metode konvensional dalam mengestimasi volume serta biaya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua metode tersebut secara spesifik pada pekerjaan struktur bawah jembatan, meliputi Abutmen dan Pilecap pada proyek Pembangunan Jembatan Swan Slutung Bentang Menengah, Kecamatan Muara Komam, Kalimantan Timur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif melalui pengumpulan data primer berupa dokumentasi foto proyek serta data sekunder seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Detail Engineering Design (DED). Pemodelan BIM 5D dilakukan menggunakan Autodesk Revit 2025 pada elemen struktur abutmen dan pilecap. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa volume beton yang diperoleh melalui BIM sebesar 128,77 m³, sedangkan metode konvensional menunjukkan volume sebesar 132,20 m³, dengan selisih 2,662%. Pada pekerjaan penulangan, volume dari BIM adalah 20.516,46 kg, sementara metode konvensional sebesar 21.538,71 kg, dengan selisih 4,98%. Estimasi biaya dengan BIM sebesar Rp876.835.374,10, lebih rendah dibandingkan metode konvensional sebesar Rp913.817.419,91, dengan penghematan biaya sebesar Rp36.982.045,81 atau 4,22%. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan BIM dapat memberikan hasil perhitungan yang lebih efisien dan akurat, serta berpotensi mengurangi biaya konstruksi secara signifikan.
Analisis Yuridis Penerapan Pasal Dalam Dakwaan Terhadap Tindak Pidana Pembunuhan Berdasarkan Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP (Studi Kasus Putusan 691/Pid.B/2025/PN Srg) Aisyah Nur Salsabila; ⁠Iron Fajrul Aslami; Safiulloh
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.587

Abstract

Tindak Pidana Pembunuhan Merupakan Kejahatan Terhadap Nyawa Yang Dalam Penerapannya Dapat Menimbulkan Perbedaan Penilaian Mengenai Unsur Perencanaan Terlebih Dahulu Sebagaimana Diatur Dalam Pasal 338 Dan “Pasal 340 KUHP”. Hal Tersebut Terjadi Dalam Perkara “Nomor 691/Pid.B/2025/PN Srg”, Di Mana Jaksa Menerapkan “Pasal 338 KUHP”, Sedangkan Majelis Hakim Menerapkan “Pasal 340 KUHP”. Permasalahan Dalam Penelitian Ini Berfokus Pada Penerapan Ketentuan Hukum Terhadap Tindak Pidana Pembunuhan Serta Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Dalam Menentukan Terpenuhinya Unsur Perencanaan Terlebih Dahulu Pada Perkara “Nomor 691/Pid.B/2025/PN Srg”. Kajian Dilakukan Dengan Melihat Kesesuaian Antara Fakta Hukum Yang Terungkap Dalam Putusan Dengan Ketentuan Pasal 338 Dan “Pasal 340 KUHP” Serta Doktrin Hukum Pidana Yang Relevan. Penelitian Menggunakan Metode Yuridis Normatif Didukung Data Empiris, Dengan Pendekatan Perundang-Undangan Dan Konseptual. Bahan Hukum Primer Meliputi KUHP Dan Putusan “Nomor 691/Pid.B/2025/PN Srg”, Dilengkapi Studi Kepustakaan Dan Wawancara Narasumber, Lalu Dianalisis Kualitatif Dengan Membandingkan Fakta Hukum Putusan Terhadap Ketentuan Dan Doktrin Relevan. Dapat Disimpulkan Bahwa Unsur Pembunuhan Berencana Dalam “Pasal 340 KUHP” Terpenuhi Secara Sah Dan Meyakinkan, Sehingga Disparitas Antara Dakwaan Jaksa Dan Putusan Hakim Merupakan Konsekuensi Wajar Dari Independensi Pertimbangan Hukum Hakim, Bukan Kekeliruan Sistem Peradilan
Pengembangan Buku Katalog Organisasi Mahasiswa (Ormawa) sebagai Media Orientasi Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Semarang Menggunakan Model ADDIE Yusuf Hendrawanto; Eri Prihatmini; Rangga Permana
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.591

Abstract

ABSTRACT Student Organizations (Ormawa) serve as an important platform for developing students' interests, talents, and soft skills beyond academic activities. However, information regarding the profiles, work programs, and registration procedures of various student organizations at Semarang State Polytechnic has been scattered and unsystematic, making it difficult for new students to gain a comprehensive overview when choosing an organization that matches their interests and talents. This study aims to develop a student organization catalog book as an informational and orientation medium for new students at Semarang State Polytechnic. This research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects included subject-matter experts, media experts, student organization administrators, and new students at Semarang State Polytechnic. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, then analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques. The results showed that the developed catalog book was rated highly feasible by both the subject-matter and media experts, and received a very positive response from new students during the trial phase. The product proved effective in helping new students understand the diversity of available student organizations and facilitating the process of selecting an organization that aligns with their individual interests and talents. This study recommends the sustained use of the catalog book in new student orientation programs, as well as the development of a digital version in future research to broaden the reach of information distribution. Keywords: catalog book, student organization, new students, research and development, ADDIE ABSTRAK Organisasi Mahasiswa (Ormawa) merupakan wadah penting bagi pengembangan minat, bakat, dan soft skill mahasiswa di luar kegiatan akademik. Namun, informasi mengenai profil, program kerja, dan alur pendaftaran berbagai Ormawa di Politeknik Negeri Semarang selama ini tersebar secara tidak sistematis, sehingga menyulitkan mahasiswa baru dalam memperoleh gambaran menyeluruh untuk menentukan pilihan organisasi yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku katalog Ormawa sebagai media informasi dan orientasi bagi mahasiswa baru Politeknik Negeri Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri atas lima tahap, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, pengurus Ormawa, dan mahasiswa baru Politeknik Negeri Semarang. Pengumpulanm data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku katalog Ormawa yang dikembangkan dinyatakan sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media, serta memperoleh respons yang sangat positif dari mahasiswa baru pada tahap uji coba. Produk ini terbukti efektif membantu mahasiswa baru memahami keberagaman Ormawa yang tersedia dan memudahkan proses pemilihan organisasi yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan buku katalog Ormawa secara berkelanjutan dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru serta pengembangan versi digital pada penelitian selanjutnya agar jangkauan distribusi informasi menjadi lebih luas. Kata kunci: buku katalog, organisasi mahasiswa, mahasiswa baru, penelitian & pengembangan, ADDIE
The Relationship Between Healthcare Access and Public Knowledge Level with Hypertension Incidence in the Working Area of Karang Tumaritis Community Health Center, Nabire Regency, Central Papua Province Lidia Lusi Tri Sepen P
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.604

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang tidak hanya dipengaruhi faktor biologis, tetapi juga kondisi sosial dan sistem pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan akses pelayanan kesehatan dan tingkat pengetahuan masyarakat dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Karang Tumaritis Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dilaksanakan menggunakan data primer pada April–Mei 2026. Populasi penelitian sebanyak 414 masyarakat dan sampel 204 responden dipilih secara purposive sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Akses pelayanan kesehatan dan tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner, sedangkan status hipertensi diperoleh melalui lembar pengumpulan data dan pengukuran/identifikasi tekanan darah. Analisis dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan α=0,05. Sebanyak 96 responden (47,1%) memiliki akses pelayanan kesehatan kurang, 81 (39,7%) cukup, dan 27 (13,2%) baik. Tingkat pengetahuan kurang ditemukan pada 89 responden (43,6%), cukup pada 81 (39,7%), dan baik pada 34 (16,7%). Sebanyak 69 responden (33,8%) mengalami hipertensi. Akses pelayanan kesehatan berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi (p=0,000; r=0,565). Tingkat pengetahuan juga berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi (p=0,000; r=0,595) dengan kekuatan hubungan kuat. Secara deskriptif, semakin baik akses dan pengetahuan, semakin rendah proporsi hipertensi. Temuan ini mendukung penguatan skrining berbasis masyarakat, perluasan jangkauan pelayanan primer, dan edukasi kesehatan yang berkesinambungan sesuai konteks masyarakat.
Analysis of Sociodemographic Factors and History of Chronic Disease on the Independence Level of the Elderly in the Working Area of Kebomas Community Health Center, Gresik Regency Nurul Yulianti; Sunardi Sunardi
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.617

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia menjadi tantangan bagi sistem kesehatan karena kerentanan kelompok ini terhadap penurunan fungsi fisik dan psikososial yang berdampak pada tingkat kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kemandirian lansia di wilayah kerja Puskesmas Kebomas, Kabupaten Gresik. Penelitian analitik observasional dengan rancangan cross-sectional dilaksanakan pada Juli–Agustus 2026. Populasi penelitian sebanyak 185 lansia dan sampel berjumlah 127 responden yang dipilih secara simple random sampling. Faktor sosiodemografi dan riwayat penyakit kronis dianalisis hubungannya dengan tingkat kemandirian yang diukur menggunakan Barthel Index. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,005; r=-0,250) dan riwayat penyakit kronis (p=0,015; r=0,215) terhadap tingkat kemandirian lansia. Namun, variabel usia (p=0,361), jenis kelamin (p=0,796), dan pekerjaan (p=0,325) tidak memiliki hubungan yang signifikan. Pendidikan yang lebih tinggi meningkatkan literasi kesehatan sehingga mempertahankan kemandirian, sementara penyakit kronis memberikan limitasi fisik langsung terhadap aktivitas sehari-hari. Penguatan program preventif berbasis masyarakat dan edukasi kesehatan dengan media visual sangat disarankan.