cover
Contact Name
Gusti muhammad Hidayatullah
Contact Email
stiappm@gmail.com
Phone
+6282251444434
Journal Mail Official
stiapppm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bihman Villa No.123, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : -     EISSN : 26858541     DOI : https://doi.org/10.36658/aliidarabalad
Core Subject : Social,
Governance, Leadership, Public organizations, Public policy, Public service, Management, Law ethics, Bureaucratic administration and government. Human resources.
Articles 220 Documents
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN LINGKUNGAN DI KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (STUDI KASUS PADA PASAR UNGGAS) Linda, Linda; Jumaidi, Jumaidi; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.949

Abstract

Tujuan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan Pasar yaitu untuk dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan pedagang mengenai pentingnya menjaga lingkungan, agar lingkungan tersebut selalu terlihat bersih dan indah. Terdapat beberapa permasalahan dalam Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan Pasar Unggas yang sudah berjalan cukup lama, antara lain sebagai berikut: banyaknya pedagang yang meletakkan barang dagangan pada tempat yang tidak sesuai dengan fungsinya, tidak adanya sanksi administratif terhadap para pedagang yang tidak menjaga kebersihan dan keindahan dilingkungan pasar tersebut, adanya pedagang dan masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Mengkaji bagaimana Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan Pasar Unggas dan faktor yang mempengaruhinya adanya implementasi yang bersangkutan atau yang ingin dijalankan mengenai peraturan daerah ini. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif. Serta metode dokumentasi, wawancara, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian mengenai Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan Pasar Unggas sudah masih belum terimplementasi dengan baik karena masih ada masyarakat dan pedagang yang belum mengetahui adanya peraturan daerah ini, dan dari pihak terkait tidak ada melakukan sosialisasi secara langsung disana.
STRATEGI PENINGKATAN MINAT BACA REMAJA MELALUI PENGEMBANGAN LAYANAN PERPUSTAKAAN DI ERA DIGITAL KECAMATAN DAHA SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Marliana, Marliana; Sugianor, Sugianor; Mahdalina, Mahdalina
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.950

Abstract

Fenomena masalah dalam penelitian ini adalah Penurunan Jumlah Pengunjung. Pada tahun 2022, Perpustakaan Daerah Kecamatan Daha Selatan menerima 15.161 pengunjung, namun pada tahun 2023 jumlah ini menurun menjadi 14.407. Penurunan jumlah pengunjung, jumlah peminjam buku juga mengalami penurunan yang signifikan, dari 1.870 peminjam pada tahun 2022 menjadi hanya 866 peminjam pada tahun 2023. Penurunan Jumlah Anggota Baru Perpustakaan, Pada tahun 2022, perpustakaan mencatat 917 anggota baru yang membuat kartu anggota. Namun, pada tahun 2023 terjadi penurunan signifikan, dengan hanya 281 anggota baru yang terdaftar. Tujuan untuk mengetahui Strategi Peningkatan Minat Baca Melalui Pengembangan Layanan Perpustakaan Di Era Digital dan Faktor-faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan snowbal sampling berjumlah 10 orang informan. Setelah data terkumpul kemudian di analisis dengan teknik meliputi redukasi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data pada penelitian ini perpanjangan pengamatan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Peningkatan Minat Baca Melalaui Pengembangan Layanan Perpustakaan di Era Digital Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan belum baik karena masih ada kendala. Hal ini dapat dilihat dari indikator pertama, Advantage (Keunggulan) meliputi strategi yang dijalankan oleh Perpustakaan Daha Selatan belum baik yang mana terlihat dari strategi yang dijalankan belum sesuai dengan perkembangan zaman dan kurangnya pelatihan kepada pegawai perpustakaan. Peluang yang ada di Perpustakaan Daha Selatan belum baik. Kedua, Consonance (Kesesuaian) meliputi Kesesuaian Lingkungan belum cukup baik. Respons Terhadap Perubahan belum baik. Ketiga, Consistency (Konsistensi) meliputi Kebijakan yang ada di Perpustakaan sudah baik. Tujuan dari Perpustakaan Daha Selatan sudah baik. Keempat, Feasibility (Kelayakan) meliputi Sumber-sumber yang ada di Perpustakaan belum baik. Risiko yang dihadapi Perpustakaan Daha Selatan belum baik. Faktor penghambat Kurangnya akses dan infrastruktur, Masalah penggunaan platfrom, Kurangnya sosialisasi dan promosi dan Kurangnya fitur interaktif. Sedangkan factor pendukung adalah Fasilitas yang Modern dan Nyaman dan Kerja Sama Yang Sinergis HSS dengan PT. Woolu Aksaramaya Jakarta.
IMPLEMENTASI APLIKASI RATIKITA DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH URBAN DEWAN KECAMATAN BARABAI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Fauziah, Melly Diva; Raudah, Siti; Barkatullah , Barkatullah
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.951

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi fenomena masalah yaitu; Pertama, masih terdapat Masyarakat yang tidak mengetahui mengenai Aplikasi Ratikita yang dimiliki oleh Bank Sampah Urban Dewan; kedua minimnya tenaga kerja yang ada di Bank Sampah Urban Dewan; ketiga kurangnya alat pendukung dalam aktivitas pengelolaan sampah seperti mesin penghancur dan mesin press. Tujuan penelitian agar mengethui bagaimana Implementasi Aplikasi Ratikita Dalam Pengelolaan Bank Sampah Urban Dewan Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil dengan Teknik convenience sampling yang berjumlah 13 orang. Setelah data terkumpul kemudian selanjutnya dianalisis dan uji kreadibilitas data dengan tahap reduksi data, tahap penyajian data/analisis data kemudian pengumpulan data, tahap penarikan Kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian dalam Implementasi Aplikasi Ratikita Dalam Pengelolaan Bank Sampah Urban Dewan Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah belum terimplementasikan dengan optimal. Pada sub variabel komunikasi indikator penyaluran informasi dan kejelasan informasi kurang optimal. Sub variabel sumber daya, indikator yang kurang optimal yaitu jumlah staf/tenaga kerja dan sarana dan prasarana, indikator yang cukup optimal yaitu finansial/anggaran. Sub variabel disposisi, indikator yang optimal yaitu wewenang, indikator yang cukup optimal yaitu tanggung jawab. Sub variabel struktur birokrasi, indikator SOP dan dampak yang ditimbulkan sudah optimal. Adapun faktor pendorong Implementasi Aplikasi Ratikita Dalam Pengelolaan Bank Sampah Urban Dewan Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah adalah pembagian wewenang yang sudah tepat, adanya SOP dan dampak yang ditimbulkan sudah baik, sedangkan faktor penghambatnya adalah penyaluran informasi yang masih kurang, jumlah tenaga kerja yang masih minim serta kurangnya alat pendukung dalam pengelolaan sampah. Disarankan kepada pengelola Bank Sampah Urban Dewan sebaiknya melakukan lebih banyak sosialisasi khususnya kepada Masyarakat terkait aplikasi Ratikita. Untuk Direktur Bank Sampah Urban Dewan sebaiknya bisa menambah jumlah pegawai dan juga alat pejunjang pengelolaan sampah di Bank Sampah Uran Dewan agar menjadi lebih efektif dan efisien. Lalu untuk Masyarakat hendaknya lebih memperhatikan lingkungan dari sampah, salah satunya yaitu dengan mengelola sampah rumah tangga ke Bank Sampah Urban Dewan.
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) DI DESA KOTA RADEN HULU KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Nirmawati, Nirmawati; Husaini, M.; Hasbiyah, Saidah
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.952

Abstract

Implementasi kebijakan adalah fase pembuatan kebijakan yang terjadi antara pembuatan kebijakan dan dampak yang dihasilkan pada masyarakat yang terkena dampak. Dalam Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Di Desa Kota Raden Hulu Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara ditemukan beberapa masalah seperti kurangnya sosialisasi, kendala transaksi, waktu pelaksanaan yang tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Kota Raden Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pendekatan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Mengidentifikasi sumber data melalui metodologi purposive sampling, dengan informan berjumlah 12 orang. Mereduksi, menyajikan, mengambil kesimpulan, dan memverifikasi data merupakan langkah-langkah dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Di Desa Kota Raden Hulu Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara, kurang baik. Dapat dilihat dari indikator yang kurang baik yaitu kemampuan teknis, kemampuan menjalani hubungan, sosialisasi, komunikasi, dukungan masyarakat, kepatuhan masyarakat, tanggung jawab, dan wewenang. Adapun aspek yang sudah baik seperti, SOP. Dalam Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Di Desa Kota Raden Hulu Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara terdapat faktor pendukung yaitu adanya program SOP sudah menjalankan sesuai dalam melaksanakan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Disisi lain terdapat faktor penghambat Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Di Desa Kota Raden Hulu Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara yaitu gangguan jaringan, kurangnya informasi dari pihak program bantuan pangan non tunai (BPNT), kurangnya pemahaman masyarakat dalam ketentuan program bantuan pangan non tunai (BPNT), kurangnya kesadaran masyarakat terhadap program bantuan pangan non tunai (BPNT).
EFEKTIVITAS PENERAPAN APLIKASI MOBILE JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) PADA PASIEN RUMAH SAKIT DATU KANDANG HAJI KABUPATEN BALANGAN Anjasmari, Ni Made Musiyani; Rahliani, Rahliani
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.953

Abstract

Teknologi informasi telah memberikan kontribusi besar dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan. Salah satu inovasi tersebut adalah aplikasi Mobile JKN yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan bagi peserta JKN. Namun, observasi awal menunjukan bahwa adanya fenomena masalah yang ditemukan seperti minimnya pemahaman masyarakat terhadap teknologi, kendala teknis seperti error pada aplikasi, keterbatasan jaringan internet di daerah pedalaman, serta kurangnya sosialisasi dan panduan penggunaan aplikasi.Berdasarkan hal di atas penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas dan faktor yang mempengaruhi penerapan aplikasi Mobile JKN di RS Datu kandang haji Kabupaten Balangan yang diharapkan nantinya dapat memperbaiki kualitas layanan kesehatan di RS Datu Kandang Haji Kabupaten Balangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Mobile JKN di RS Datu Kandang Haji, Kabupaten Balangan, cukup efektif. Sasaran program sudah efektif, karena sebagian besar pasien sudah sesuai dengan target.Tingkat partisipasi pasien cukup efektif karena banyak yang masih mendaftar secara manual. Sosialisasi program dan ketersediaan sumber daya manusia juga cukup efektif, terlihat dari minimnya informasi yang diterima pasien mengenai aplikasi ini. Kemudahan akses layanan melalui aplikasi juga cukup efektif seringnya gangguan teknis yang menghambat penggunaannya secara optimal.Efisiensi layanan melalui aplikasi sudah cukup efektif karena meskipun berhasil mempersingkat waktu pelayanan kesehatan namun masih terkendala oleh gangguan pada aplikasi. Kepuasan pasien terhadap penggunaan aplikasi cukup efektif, mengingat adanya berbagai kendala. Ketersediaan fitur pada aplikasi sudah efektif, karena fitur yang tersedia sangat membantu pasien dalam pelayanan kesehatan. Pemantauan penggunaan aplikasi cukup efektif meskipun adanya kendala teknis yang belum terselesaikan. Selain itu, layanan pengaduan dan kecepatan tindak lanjut pengaduan masih belum efektif, karena mayoritas pasien tidak mengetahui atau memanfaatkan layanan tersebut. Faktor pendukung mencakup internet yang stabil dan kelengkapan fitur pada aplikasi, sementara faktor penghambat melibatkan kurangnya literasi digital dan kendala pada aplikasi. Untuk meningkankan efektivitas penggunaan aplikasi Monile JKN peneliti menyarankan perlu adanya peningkatan informasi dan sosialisasi mengenai ketersediaan layanan pengaduan penggunaan aplikasi Mobile JKN sihingga petugas bisa segera melakukan tindak lanjut terhadap pengaduan pasien, selain itu pasien diharap lebihaktif untuk mencari informasi dan dapat manfaatkan fasilitas yang tersedia.
PENERAPAN E-GOVERNMENT MELALUI APLIKASI SENTUH TANAHKU DALAM MENUNJANG SISTEM PELAYANAN PADA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Say’ah, Say’ah; Raudah, Siti; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.954

Abstract

ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini tentang aplikasi Sentuh Tanahku pada Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Utara, yaitu masih kurangnya pemahaman teknologi informasi, sertifikat zaman dulu tidak terbaca pada aplikasi, dan masih kurang lengkap dalam persyaratan pembuatan sertifikat. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pertama, indikator sosialisasi aplikasi Sentuh Tanahku belum terjalankan dengan maksimal. Indikator komunikasi belum sesuai karena masyarakat yang belum mengetahui aplikasi Sentuh Tanahku. Kedua, indikator sasaran kebijakan belum sesuai karena masyarakat masih belum familiar tentang aplikasi. Indikator mekanisme pelaksanaan belum sesuai karena masyarakat belum mengetahui penuh mengenai aplikasi. Ketiga indikator dukungan sosial (non-fisik) belum sesuai karena belum adanya sosialisasi secara langsung. Indikator partisipasi masyarakat belum sesuai karena sebagian masyarakat belum mengetahui aplikasi. Keempat indikator pembagian wewenang sudah sesuai dalam memberikan pelayanan. Indikator pembagian tanggung jawab sudah sesuai peran dan tanggung jawab pegawai adalah kunci utama. Faktor-faktor mempengaruhi terbagi dua yaitu: pendorong yaitu sesuai dengan perkembangan teknologi informasi e-government dan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Sedangkan faktor penghambat adalah belum ada anggaran khusus untuk sosialisasi, sertifikat zaman dulu tidak terbaca sistem aplikasi dan mekanisme aplikasi yang belum diketahui oleh masyarakat. Disarankan kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk meningkatkan dan mengoptimalkan sosialisasi dan penggunaan aplikasi Sentuh Tanahku kepada masyarakat sehingga penerapan e-government aplikasi Sentuh Tanahku dapat berjalan dengan maksimal.
EFEKTIVITAS PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI INTERVENSI GIZI SPESIFIK DI DESA BANUA HANYAR KECAMATAN BATUMANDI KABUPATEN BALANGAN Noor, Muhammad Fahrian; Budiman, Arif; Setiawan , Irza
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.956

Abstract

Stunting adalah hal perlu penanganan dari berbagai aspek, namun pada Desa banua Hanyar program pencegahan stunting mlalui intervensi gizi spesifik masih terkendala beberapa hal sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui tentang Efektivitas program pencegahan stunting melalui intervensi gizi spesifik di desa Banua Hanyar kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dengan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan belum efektif hal ini dilihat pada variabel Ketepatan sasaran program: indikator Target yang ditetapkan belum baik, indikator Pemahaman Program pemahaman program belum baik, indikator Sasaran yang direncanakan sasaran yang direncanakan cukup baik. Variabel sosialisasi program dilihat pada indikator Penyampaian informasi terkait stunting cukup baik, indikator Pelaksanaan program belum baik, dan indikator Pemahaman masyarakat belum baik. variabel keberhasilan tujuan program dilihat pada indikator Sejauh mana mencapai tujuan yang di tetapkan belum baik, indikator menurunkan Jumlah stunting belum baik karena terjadinya Peningkatan jumlah anak stunting dan indikator SOP program cukup baik. Variabel pemantauan program dilihat pada indikator Meratanya program cukup baik, indikator evaluasi cukup baik dan indikator pengawasan sudah baik.Faktor-faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor pendorong: Banyaknya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak dan partisipasi masyarakat yang tinggi Adapun faktor penghambat terdiri dari : pendidikan orang tua yang rendah terkait stunting, dan rendahnya ekonomi masyarakat.
EVALUASI PROGRAM POSYANDU BAYI BALITA DI KELURAHAN ANTASARI KECAMATAN AMUNTAI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Ridha, Muhammad; Berkatillah, Akhmad; Jumadi, Jumadi
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.957

Abstract

Program Posyandu merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, namun pelaksanaannya seringkali menghadapi berbagai tantangan. Evaluasi Program Poyandu Bayi Balita di Kelurahan Antasari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara terdapat permasalahan diantaranya yaitu: rendahnya cakupan pelayanan posyandu bayi balita sehingga kurangnya kehadiran bayi balita ke posyandu, ketakutan orang tua mengantar ke posyandu, rendahnya partisipasi masyarakat sehingga berpengaruh ke absen posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Posyandu bayi balita di Kelurahan Antasari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan yaitu Purposive sampling dengan 13 informan. Teknik analisis data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif, yang berarti bahwa data yang dihimpun akan diuraikan dan dijelaskan dengan cara yang sistematis untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai fenomena yang diteliti. Uji kredibilitas data yang digunakan adalah perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, diskusi dengan teman sejawat, analisis kasus negatif, dan membercheck. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Evaluasi Program Posyandu Bayi Balita di Kelurahan Antasari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara kurang baik. Hal ini dapat dilihat pada: Pertama, Evaluasi konteks pada indikator kebutuhan, masalah, aset, peluang, dan relevansi dengan kondisi aktual kurang baik. Kedua, Evaluasi input pada indikator pendekatan, rencana, rencana keuangan kurang baik dan ketentuan staf, pengalokasian sumber daya, sistem penjadwalan sudah baik. Ketiga, Evaluasi proses pada indikator memantau kurang baik dan pelaksanaan rencana, menilai, mendokumentasikan, melaporkan pelaksanaan sudah baik. Keempat, Evaluasi Produk pada indikator Hasil akhir jangka pendek kurang baik sedangkan hasil akhir jangka panjang sudah baik. Faktor yang menghambat seperti keterbatasan anggaran, keterbatasan prasarana, kurangnya pemahaman masyarakat, stigma atau ketakutan orang. Faktor pendukungnya seperti adanya doorprize atau hadiah bagi ibu yang berhadir ke posyandu. Untuk meningkatkan Efektivitas Program Posyandu Bayi Balita di kelurahan Antasari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara disarankan kepada Lurah agar membangun prasarana seperti ruangan khusus untuk program. Kepada kader agar bisa lebih mengedukasi masyarakat untuk ikut serta dalam program. Kepada masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam program.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH NOMOR 7 TAHUN 2020 TENTANG PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Septiyana, Rizni; Baihaqi, Ahmad; Maryati, Anna
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.958

Abstract

Pajak daerah adalah kontribusi wajib yang harus dibayar oleh setiap orang atau badan kepada pemerintah daerah, digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan sumber pendapatan penting. Sistem PBB meningkatkan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, rumah sakit, dan sekolah. Beberapa permasalahan yang dihadapi dalam implementasi pelaksanaan pembayaran PBB di Kabupaten Hulu Sungai Tengah; Masyarakat masih banyak yang belum mengetahui Peraturan Daerah tentang pembayaran pajak secara online; Kurangnya sosialisasi dari pemerintah terkait Peraturan Daerah; Rendahnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif. Serta metode dokumentasi, wawancara, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Dua belas informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk menyediakan data. Kondesasi data dan menampilkan data, serta membuat kesimpulan dan memverifikasinya, merupakan bagian dari analisis data. Triangulasi, memeriksa atau menganalisis contoh-contoh negatif, menggunakan bahan referensi, melakukan member check, meningkatkan ketekunan, dan memperpanjang pengamatan adalah bagian dari uji kredibilitas.
EFEKTIVITAS SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) PILAR PERTAMA DAN KEDUA DI DESA TAMBAK SARI PANJI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Hasbiyah, Saidah
Al Iidara Balad Vol. 5 No. 2 (2023): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.5.2.1204

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higieni dan sanitasi melalui pemerdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Pada Desa Tambak Sari Panji Kecamatan Haur Gading sudah menerapkan STBM pilar pertama dan pilar kedua namun dalam penerapannya masih terdapat permasalahan seperti masih banyak masyarakat yang menggunakan jamban terapung terutama di RT 1 yang paling banyak menggunakan jamban terapung, kurangnya pengetahuan masyarakat dengan tempat buang air besar yang layak dan sehat, tempat cuci tangan yang kurang memadai atau cepat rusak, membuat masyarakat sulit untuk bisa mencuci tangan dengan baik dan benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektif atau tidaknya program STBM pada Desa Tambak Sari Panji serta faktor yang mempengaruhi program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data yang diambil melalui penarikan Purposive Sampling berjumlah 13 orang, teknik analisis data adalah proses mencatat, mengumpulkan, memilah-milah, mengklarifikasi, menyitesiskan, membuat ikhtisar, dan membuat indeks dan berfikir. Uji Kredibilitas data yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, trianggulasi, analisis kasus negatif dan membercheck. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Efektivitas Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar Pertama dan Kedua di Desa Tambak Sari Panji Kabupaten Hulu Sungai Utara belum efektif dilihat dari indikator yang belum efektif yaitu Tingkat Pencapaian, Sarana dan Prasarana, Kemampuan, Pelaksanaan Program, Evaluasi Pengawasan dan Komitmen. Dan Indikator yang efektif yaitu Perencanaan Program, Tujuan Program dan Ketetapan sasaran. Faktor yang mempengaruhi Efektivitas Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar Pertama dan Kedua di Desa Tambak Sari Panji Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara yaitu, Rendahnya pemamhaman masyarakat, faktor kebiasaan masyarakat yang sulit di ubah, rendahnya sanksi pemerintah terkait larangan jamban terapung, kurangnya sumber dana, adanya musyawarah desa. Untuk meningkatkan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar Pertama dan Kedua di Desa Tambak Sari diharapkan kepada Kepala Desa dan Pemerintah Desa bisa lebih tegas dengan adanya larangan penggunaan jamban terapung, serta bisa memberikan wawasan kepada masyarakat akan pentingnya kebersihan sungai, selain itu hendaknya kepala desa bisa meminta tambahan dana agar dapat membangunkan jamban pribadi serta hendaknya ada pemberian sabun cuci tangan kepada masyarakat pertiap bulan.