cover
Contact Name
Hamzah
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6282142428742
Journal Mail Official
hamza@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30327407     DOI : -
Core Subject : Health,
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologis; Pendidikan Kedokteran; Keperawatan; dan Kesehatan Masyarakat. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka, diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi).
Articles 275 Documents
EVALUASI PENGOBATAN PADA PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS PASAR REBO PADA BULAN JULI-OKTOBER 2023 Wibowo, Anton Hadi; Lukas, Stefanus
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/serojahusada.v1i5.3307

Abstract

Salah satu penyakit pernapasan yang umum terjadi di Indonesia adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Istilah medis ini digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis infeksi yang mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas dan bawah, termasuk hidung, tenggorokan, sinus, bronkus, dan paru-paru. ISPA adalah penyakit yang umum terjadi pada masyarakat. ISPA terbagi berdasarkan wilayahnya yaitu ISPA bagian atas dan ISPA bagian bawah. Infeksi bagian atas meliputi influenza, rhinitis, sinusitis, laryngitis, faringitis, epiglotitis, tonsillitis dan otitis. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan data demografi (usia pasien, jenis kelamin dan pekerjaan) pasien yang terdiagnosa ISPA pada saat polusi udara tinggi yang terjadi di Indonesia di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur dan mengevaluasi pengobatan yang diberikan pada pasien ISPA di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrosfektif pengambilan data dilakukan dengan teknik simple random sampling. Didapatkan data demografi subjek penelitian dengan jenis terbanyak adalah laki-laki 133 pasien (42,64%) dan perempun 187 pasien (57,36%). Sedanglan untuk kelompok umur yang paling tinggi mengalami ISPA adalah rentang usia 19-44 tahun yang termasuk dalam golongan dewasa sebanyak 138 (42,33%), Berdasarkan data pekerjaan yang terbayak adalah yang tidak bekerja dengan jumlah 157 (48,16%). Kemudian untuk komorbid adalah dengan penyakit diabetes melistus yaitu sebanyak 5 orang (71,32%) dari semua pasien yang memiliki komorbid. Dari data pengobatan yang paling banyak adalah yang tidak diberikan antibiotik sebanyak 179 (54,97%). Untuk terapi suportif yang paling banyak digunakan adalah deksamethason sebagai kortikosteroid sebanyak 198 (29,39%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengobatan ispa di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo tidak memakai antibiotik sesuai dengan Depkes RI 2005 dan memakai terapi suportif paling banyak adalah deksametason.
ANALISIS KUALITAS HIDUP PASIEN SKIZOFRENIA FASE STABIL YANG MENDAPATKAN TERAPI ANTIPSIKOTIK KOMBINASI RISPERIDON DAN HALOPERIDOL DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD KOJA JAKARTA UTARA Wolo, Mulya Adjaib Riwu; Julaeh, Julaeh; Luthfiana , Farisa
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

uality of life is a complex aspect and is an important parameter in planning treatment for chronic diseases, one of which is schizophrenia. Mental health is a condition where an individual can develop physically, mentally, spiritually and socially so that the individual is aware of his own abilities, can deal with pressure, can work productively, and is able to contribute to his community. Schizophrenia is a psychiatric disease that shows a chronic, heterogeneous syndrome, including strange and disorganized thoughts, delusions, hallucinations, and failure in psychosocial functioning. Antipsychotics are the mainstay of treatment. Antipsychotics are effective in treating “positive symptoms” in acute episodes (e.g. hallucinations, delusions, passivity phenomena) and preventing relapse. Typical and atypical antipsychotics are equally effective in treating positive symptoms, but have different side effect histories. The results of the study showed that Risperidone is an effective antipsychotic with minimal side effects of extrapyramidal syndrome compared to conventional high potency antipsychotics (Haloperidol). Risperidone is better for treating negative symptoms in schizophrenia than Haloperidol. Haloperidol works as an antipsychotic by increasing the brain's dopamine exchange cycle.
PENGARUH PENJUALAN OBAT SECARA DARING (APOTEK DARING) TERHADAP PENJUALAN APOTEK KONVENSIONAL DI KECAMATAN TANJUNG PRIOK KOTA JAKARTA UTARA Indrawan, Andhika; Piter, Piter
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In today's digital era, technology is advancing rapidly, and society is required to adapt and master it to remain competitive. The internet, in particular, plays a significant role in the advancement of businesses, including the healthcare sector. The ability to purchase medication online has made it more convenient for consumers, eliminating the need to visit traditional pharmacies. This shift has impacted conventional pharmacies, particularly in terms of revenue, as consumers increasingly opt for more practical and efficient purchasing methods. Conventional pharmacies operate as physical stores providing direct services on-site. However, online sales of pharmaceuticals are restricted to those with proper authorization from relevant authorities, such as Electronic Pharmacy System Providers (PSEF), pharmaceutical wholesalers, and pharmacies utilizing an Electronic System (PSE). PSEF entities are responsible for providing, managing, and operating the electronic pharmaceutical system, as well as monitoring, evaluating, and reporting regularly. Despite the positive effects of online sales on revenue growth and market expansion, many conventional pharmacies continue to rely on traditional record-keeping systems. According to data from the North Jakarta Health Office in 2023, there are 51 conventional pharmacies in Tanjung Priok District that still use traditional systems. This study aims to understand how online pharmaceutical sales impact the sales performance of conventional pharmacies in this region.This research employs a descriptive method with a quantitative approach. It focuses on analyzing the impact of online pharmaceutical sales on conventional pharmacies, covering aspects such as service quality, product availability, operational hours, and revenue. Data were collected using questionnaires distributed both physically and via Google Forms. The sample includes all 51 conventional pharmacies in Tanjung Priok District, selected using a saturated sampling technique. The findings reveal that online sales have a notable influence on conventional pharmacies, particularly regarding service enhancement, product availability, and operational adjustments.
PEMBERIAN TERAPI RENDAM DUDUK UNTUK MENGURANGI NYERI LUKA PERINEUM Imtitsal, Inas; Aksari, Septi Tri; Sukmawati, Ellyzabeth; Rantauni, Dahlia Arief
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap ibu yang menjalani proses persalinan yang mengalami luka pada perineum akan merasakan nyeri, baik luka yang dibuat seperti episiotomi atau luka robekan spontan. Penanganan nyeri dapat dilakukan secara nonfarmakologis, salah satunya dengan terapi rendam duduk yang menjadi pilihan lebih aman digunakan bagi ibu post partum karena mengurangi resiko dan efek samping serta sejalan dengan proses fisiologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan terapi rendam duduk dalam mengurangi intensitas nyeri luka laserasi pada ibu post partum fisiologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada satu responden ibu postpartum fisiologis. Pelaksanaan tindakan terapi rendam duduk untuk mengurangi intensitas nyeri dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu, mobilisasi ibu saat post partum, dukungan dari keluarga, dan dukungan dari tenaga kesehatan untuk memberikan pengetahuan sehingga intensitas nyeri berkurang. Setelah dilakukan tindakan terapi rendam duduk terjadi penurunan intensitas nyeri pada luka perineum ibu postpartum fisiologi. diharapkan para penelitian ini dapat menjadi inovasi dalam mengurangi nyeri luka laserasi.
Analisis Faktor yang Berhubungan Dengan Produktifitas Kerja di Bagian Produksi Pelintingan PT. Djagung Padi Mas Kota Malang Safitri, Anastasia Rozalia Sigit; Jenrivo , Fresvian; Basri , Ani Asriani; Arganata, Fariz Zuvil
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The production results produced by PT Djagung Padi Mas were not in accordance with the planned results, namely in July, June and September the actual production results were less than the production plan results. Appropriate production results will help the company to meet market needs and improve the company's economy. The aim of this research is to determine the relationship between work motivation, work discipline and work nutrition with work productivity and to understand the picture of work motivation, work discipline, work nutrition and work productivity at PT. Djagung Padi Mas. The research method used was quantitative with a total sampling technique on 49 workers using logistic regression analysis tests, with interviews, observations, questionnaire instruments, and the SPSS method. Based on analysis using the SPSS method, the statistical output results show that the significance value of the relationship between work motivation and productivity is sig. 0.098 (sig < 0.05). The relationship between work discipline and productivity has a sig value. 0.268 (sig < 0.05). The relationship between occupational nutrition and productivity has a sig value. 0.236 (sig < 0.05). The conclusion is that work motivation, work discipline and work nutrition do not have a significant relationship with work productivity.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERMENKES NOMOR 27 TAHUN 2017 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN SIKAP PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL PADA TENAGA KESEHATAN DI RS PKU MUHAMMADIYAH BANTUL Apriliani, Lisa; Listyaningrum, Tri Hapsari
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Kemampuan perawat dalam upaya pencegahan transmisi infeksi nosokomial di rumah sakit adalah tingkatan pertama dalam pemberian pelayanan berkualitas. Kemampuan perawat dalam pemberian pelayanan berkualitas dapat tercermin dari perilaku patuh dalam penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan permenkes nomor 27 tahun 2017 dengan sikap pencegahan infeksi nosokomial pada tenaga kesehatan di bangsal Al-Insan dan Al-Aaraf. Metode Penelitian : Metode penelitian ini menggunakan motode kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 47 responden. Metode pengumpulan data menggunakan observasi analitik dan pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman rank. Hasil : Didapatan hasil uji untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan didapatkan hasil nilai koefisien korelasi 0,844(kuat) dan didapatkan hasil nilai p-value 0,000<0,005. Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 38 responden (80,9%) dan mayoritas responden memiliki sikap baik sebanyak 38 responden (80.9%). Simpulan : Ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan terhadap pencegahan infeksi dengan nilai koefisien korelasi yaitu 0,844 (kuat). Saran : Peneliti selanjutnya diharapkan agar lebih menyempurnakan penelitian ini dengan menambahkan faktor lain seperti informasi/media massa dan pengaruh orang lain, dll yang dapat memengaruhi hubungan pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan terhadap pencegahan infeksi dan dimasukkan dalam variabel penelitian.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN DENGAN MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS HULU GURUNG KABUPATEN KAPUAS HULU Imelda, Imelda; Winarni, Winarni
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/serojahusada.v1i5.3341

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan sari makanan dengan kandungan nutrisi sempurna dan memiliki formulasi yang sesuai untuk keperluan konsumsi bayi. Produksi ASI yang menurun dalam beberapa hari setelah proses melahirkan bisa dikarenakan oleh rendahnya rangsangan hormon oksitosin dan prolaktin, Salah satu cara yang dapat meningkatkan produksi ASI secara berkelanjutan yakni pijat oksitosin dengan murottal al-qur’an, yang mana pijat oksitosin ini dapat memaksimalkan produksi ASI untuk keberlangsungan proses menyusui. Ketika dipadukan dengan Murottal Al-Qur’an akan menghilangkan stress, membuat ibu merasa nyaman, rileks dan tenang sehingga hal ini akan sangat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pijat Oksitosin dengan Murottal Al-Qur’an Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas di Puskesmas Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu. Metode Penelitian: Rancangan penelitian menggunakan desain “Two Group Pra-Post Test design, dengan sampel 18 ibu nifas kelompok perlakuan dan 18 ibu nifas kelompok kontrol, dengan menggunakan observasional dan Analisa menggunakan uji independent sampel t-test. Hasil Penelitian: sebelum diberikan pijat oksitosin dengan murottal al-qur’an produksi ASI minimal 5cc dan jumlah maksimal produksi asi adalah 12cc. Sesudah dilakukan pijat oksitosin dengan murottal Al-Qur’an produksi asi meningkat dengan jumlah minimal produksi ASI 14cc dan jumlah maksimal produksi ASI adalah 34cc, dengan nilai p= 0.00 Kesimpulan: Terdapat pengaruh Pijat Oksitosin dengan Murottal Al-Qur’an Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas di Puskesmas Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu.
PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR DALAM PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS SILAT HILIR KABUPATEN KAPUAS HULU Subekti, Murniyati; Triani, Yuyun
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/serojahusada.v1i5.3343

Abstract

Latar Belakang: Dinas Kesehatan Kalimantan Barat mencatat bahwa masalah gizi dan kesehatan pada ibu hamil masih cukup tinggi. Berdasarkan Riskesdas 2018, masih terdapat 48,9% ibu hamil mengalami anemia, Kalimantan Barat sendiri tahun 2024 berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalimantan Barat melalui survey Penduduk Antar Sensus (SUPAS), didapat ibu hamil yang mengalami anemia sebesar 9,2%. Sehingga prevelensi anemia pada ibu hamil ini masih tergolong tinggi, kondisi ini disebut anemia yang mana anemia merupakan kondisi berkurangnya sel darah merah sehingga tidak mampu memenuhi fungsi sebagai pembawa oksigen ke seluruh jaringan Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kelor dalam peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II dengan Anemia di Puskesmas Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu. Metode Penelitian: Rancangan penelitian menggunakan desain One Group Pra-Post Test design, dengan sampel 18 ibu hamil trimester II dengan menggunakan observasional dan Analisa menggunakan uji paired sampel t-test Hasil Penelitian: sebelum diberikan ekstrak daun kelor dan tablet Fe kadar hemoglobin minimal 7.8gr/dl dan jumlah maksimal kadar hemoglobin 10.8 gr/dl. Kesimpulan: terdapat pengaruh ekstrak daun kelor dalam peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II dengan anemia di Puskesma Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu.
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PERAWAT TERHADAP WAKTU TANGGAP DALAM PENANGANAN KEGAWATAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT ANGKATAN LAUT Dr. MIDIYATO.S TANJUNG PINANG Dewi, Citra; Julia , Hotmaria; Zuraidah , Zuraidah
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu tanggap merupakan kecepatan dalam penanganan pasien, dihitung semenjak pasien tiba hingga dilakukan penanganan menggunakan ukuran keberhasilan adalah waktu tanggap selama lima menit dan waktu definitif< 2 jam. Keberhasilan tindakan dalam mengatasi kegawatdaruratan dapat dinilai dari faktor usia, pendidikan, jenis kelamin dan lama kerja perawat yang paling dominan berpengaruh terhadap waktu tanggap perawat di IGD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik perawat terhadap waktu tanggap dalam penanganan kegawatan pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Midiyato.S Tanjungpinang. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Jumlah sampel 19 responden teknik total sampling. Alat pengumpul data dengan menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan chi-square dengan signifikansi <0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan usia terhadap waktu tanggap dalam penanganan kegawatan pasien dengan p-value 0,023, tidak ada hubungan jenis kelamin terhadap waktu tanggap dalam penanganan kegawatan pasien dengan p value 0,303≤0,05, tidak ada hubungan pendidikan terhadap waktu tanggap dalam penanganan kegawatan pasien dengan p-value 0,628≤0,05, ada hubungan masa kerja terhadap waktu tanggap dalam penanganan kegawatan pasien dengan p value 0,020≤0,05 .Diharapkan rumah sakiit dapat menyediakan sarana dan prasarana bagi perawat dan memberikan kesempatan pada perawat untuk dapat mengikuti pelatihan-pelatihan dan memberikan kesempatan pada setiap perawat dalam mengembangkan jenjang pendidikan formal yang lebih tinggi.
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR INDIVIDU DAN PEKERJAAN DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA OKUPASI TERAPIS DI INDONESIA As’ari, Mahrus; Mansyur, Muchtaruddin; Hanna, Henny; Iskandar, Dede
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahrus As’ari, Hubungan antara Faktor Individu dan Pekerjaan dengan Kejadian Low Back Pain pada Okupasi Terapis di Indonesia Tesis. Program Studi Ilmu Kesahatan Masyarakat, Sekolah Pascasarja Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Juli 2023 Low Back Pain merupakan salah satu jenis penyakit MSDs (Musculloskeletal Disorders) yang banyak dialami para tenaga kesehatan di usia produktifnya, salah satunya adalah Okupasi Terapis. Okupasi terapis adalah salah satu jenis tenaga Kesehatan yang banyak melibatkan aktivitas fisik selama melaksanakan pekerjaanya dan berisiko mengalami gangguan kesehatan salah satunya adalah low back pain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian low back pain, serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya low back pain pada okupasi terapis di Indonesia. Data tersebut diperoleh melalui kuesioner online. Penelitian ini berjenis cross-sectional dengan menggunakan instrumen Baseline Risk Identification of Ergonomic Factor (BRIEF) Survey yang mempertimbangkan postur, gaya, durasi, dan frekuensi. Kuesioner faktor individu dan NBM (Nordic Body Map) digunakan untuk mengukur risiko dan dampak keluhan nyeri yang muncul pada area punggung bawah (low back pain). Untuk mengidentifikasi variabel yang berpengaruh terhadap munculnya low back pain dihitung menggunakan model regresi logistik berganda. Sampel penelitian berjumlah 314 okupasi terapis, dengan persentase perempuan berjumlah 53,5% dan laki-laki sebesar 46,5. Hasil penelitian menemukan bahwa 215 orang (68,5%) mengalami low back pain sedangkan 99 orang (31,5%) tidak mengalami keluhan low back pain. Variabel yang berpengaruh signifikan pada kejadian low back pain adalah riwayat LBP sebelumnya 9 sig 0,00, postur janggal sig 0,00, IMT sig 0,013 dan masa kerja sig 0,00 yang dikontrol oleh variabel confounding yaitu jenis kelamin, kebiasaan merokok, kebiasaan olahraga, posisi kerja, posisi tidak bergerak dan usia. Berdasarkan hasil penelitian low back pain merupakan risiko yang nyata banyak terjadi kepada okupasi terapis di Indonesia yang dapat menimbulkan dampak terhadap produktifitas kerja, intervensi kepada pasien, dan kualitas hidup bagi okupasi terapis yang terdampak.