Articles
106 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 3 (2025)"
:
106 Documents
clear
Pembekalan Public Speaking, Branding Pokdarwis Berbasis Masyarakat & Pelestarian Lingkungan Pantai Lombang
Saleh, Akhmad Muwafik;
Hakim, Andy Ilman
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/2xtsq263
Pengembangan Sumber Daya Manusia di sektor pariwisata merupakan hal yang kini menjadi perhatian. Namun dalam implementasinya, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sering kali menemukan tantangan dalam mengelola dan mengembangkan dan memasarkan destinasi wisata tersebut agar diminati oleh pengunjung. Akademisi memainkan peran penting dalam membantu Pokdarwis untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Pengabdian ini dilakukan tidak hanya ditujukan untuk transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses empowerment berbasis penyetaraan peran antara akademisi dengan masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) anggota Pokdarwis Pantai Lombang, terutama pada aspek public speaking dan social media branding. Pengabdian ini melibatkan ketua dan anggota Pokdarwis Pantai Lombang. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah diskusi kelompok terfokus atau focus group discussion (FDG), pemaparan dan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial yang dilakukan oleh anggota Pokdarwis masih belum maksimal dan penerapan keterampilan public speaking juga belum sepenuhnya terimplementasikan dalam praktik pengelolaan destinasi wisata. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan lanjutan yang lebih intensif dan menggunakan pendekatan praktikal.
Edukasi Guru Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Kesehatan dan Agama
Triana, Ani;
Pandu, Pandu
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/j9psfj53
Permasalahan kesehatan reproduksi remaja menjadi isu global yang semakin kompleks, termasuk di lingkungan pendidikan berbasis agama seperti madrasah. Minimnya literasi guru terkait pendidikan kesehatan reproduksi, ditambah dengan masih dianggap tabu-nya pembahasan isu ini, menjadi hambatan dalam penyampaian informasi yang benar dan sesuai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di MTs Nuruddin, Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi berbasis kesehatan dan agama. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan pelatihan dengan pendekatan interaktif dan kontekstual. Kegiatan ini diikuti oleh 23 guru, terdiri dari 6 laki-laki dan 17 perempuan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, dengan rata-rata peningkatan lebih tinggi pada guru perempuan. Selain peningkatan pengetahuan, guru juga menunjukkan perubahan sikap dan kesiapan mengintegrasikan isu kesehatan reproduksi dalam pembelajaran berbasis nilai Islam. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif antara aspek medis dan nilai agama efektif untuk menjawab kebutuhan pendidikan kespro remaja di madrasah. Kegiatan ini penting sebagai langkah strategis membekali guru agar dapat menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi remaja yang sehat dan bermoral.
Pemberdayaan Tenaga Kesehatan Melalui Pelatihan Pijat Oksitosin untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Nifas di praktik Bidan Mandiri Dince Safrina Kota Pekanbaru
Pitriani, Risa;
Megasari, Miratu
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/90kmwk43
ASI Eksklusif di Indonesia lebih dari tiga juta bayi yang ada di 34 provinsi di Indonesia, terdapat sekitar satu juta bayi saja yang mendapat ASI Eksklusif dengan persentase 55,7%. Angka tersebut membuktikan bahwa target 80% cakupan ASI Eksklusif masih sangat jauh dari kenyataan. Pijat oksiton merupakan salah satu cara untuk dapat memperbanyak dan memperlancar produksi ASI. Disamping itu peran tenaga kesehatan sangat penting demi keberhasilan pemberian ASI pada bayi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan tentang pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Metode pengabdian ini, yaitu: 1) Mengadakan penyuluhan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan, peserta yang ikut pada penyuluhan ada 10 orang, 2) Mengadakan pelatihan dengan dibantu oleh terapis terlatih yang mempunyai sertifikat pelatihan massase, dan 3) Melakukan pemantauan dimaksudkan untuk mengamati kegiatan yang dilakukan tenaga kesehatan terhadap ibu menyusui, dan evaluasi melihat hasil yang dilakukan terhadap keberhasilan pengeluaran dan pemberian ASI. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 26 Agustus – 03 September 2024 di PMB Dince Safrina. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan dengan menilai pre test dan post test dan mengalami perubahan dalam pelayanan yang dilakukan kepada pasien ibu nifas yang berkunjung. Luaran dari pengabdian ini akan di publikasikan pada jurnal pengabdian masyarakat multidisiplin. Diharapkan pada tenaga kesehatan yang sudah terlatih agar dapat memberikan pelayanan dengan melakukan pijat oksitosin pada pasien minimal selama perawatan di PMB sampai kunjungan nifas ke 4.
Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di SMK Sangkuriang 1 Cimahi
Manumara, Theophylia Melisa;
Nasihin, Nurul Awalliyah;
Verawati, Siti;
Ahmanda, Tiara Putri;
Salsabilla, Shella;
Subagdja, Nurul Aulia;
Himawan, Verdi Yusuf;
Ulum, Nayla Puteri Syaumi;
Zamasi, Grace Angeliqch Chrystina Zamasi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/bn5d7285
Kesehatan reproduksi suatu keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial secara utuh.Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menjadi dewasa yang meliputi perubahan meliputi perubahan fisik, perubahan hormon, perubahan psikologi dan sosial. Remaja perlu mengetahui kesehatan reproduksi guna untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi agar dapat mencegah terkena penyakit menular seksual melalui perilaku seksual yang menyimpang. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dalam menjaga kesehatan reproduksi, sehingga dapat menurunkan prevalensi penyakit menular seksual pada kalangan remaja. Metode yang digunakan yaitu metode edukatif dengan cara memberikan pendidikan kesehatan mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku seks bebas dikalangan remaja. Hasil pelaksanaan kegian PKM ini berupa peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi ditunjukkan dengan hasil dari post test pada siswa-siswi yang dapat terjawab dengan baik. Dari hasil pelaksanaan kegiatan PKM ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan yang baik mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan kesadaran akan cara menjaga kesehatan reproduksi yang baik dan benar guna untuk mengurangi penyakit menular seksual.
Peran Penggunaan Elektro Stimulator Dalam Menunjang Kesehatan di Masyarakat
Aulia, Masyitah;
Armando, Ony Ramadhan;
Ulum, Moh Yasya Bahrul;
Agus, Agus;
Wahyudi, Riswan;
Susiani, Dina
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/fa9vvn61
Kesehatan salah satu aspek penting untuk kehidupan yang perlu dijaga. Salah satu inovasi teknologi yang berkembang dalam bidang kesehatan adalah elektrostimulator, Salah satu alat yang digunakan adalah Elektrostimulator, yang merupakan salah satu inovasi yang berperan dalam menjalani proses pengobatan. Meskipun telah banyak digunakan dalam dunia medis dan fisioterapi, pemahaman masyarakat umum mengenai fungsi dan penggunaan elektro stimulator masih minim. Untuk itu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk seminar dan pelatihan bertajuk “Peran Penggunaan Elektro Stimulator dalam Menunjang Kesehatan di Masyarakat” pada tanggal 21 April 2025 di BG Junction Mall, Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang tepat mengenai penggunaan alat tersebut bagi staf medis, pelajar, dan masyarakat umum. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demonstrasi langsung oleh narasumber. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi serta peningkatan pemahaman terhadap manfaat, teknik penggunaan, dan pemeliharaan elektro stimulator. Kegiatan ini penting dalam mendorong pemanfaatan teknologi kesehatan secara optimal dan aman di masyarakat.
Pemberdayaan Perempuan Bekasi: Inovasi Pengolahan Lele Menjadi Produk Makanan Beku
Indriyanto, Irwan;
Paramitra, Yuaniko;
Hartawan, Muhammad Syarif;
Laila, Zulfa;
Hidayatullah, Ridho
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/44xn4a31
The position of women as family financial managers is emphasized from a series of productive efforts that strategically utilize the potential of social capital in the socio-community environment The purpose of the community service activity is to implement a series of activities that will have beneficial value to strengthen the knowledge and skills capacity of the Bina Karya Srikandi housewife group to be able to utilize the results of the residents' catfish harvest into a variety of frozen food by utilizing technology in the production and marketing process. The form of community service that the author uses in this activity divided into two, namely, Training Method and Provision of catfish product processing equipment. Training that provided in this activity focuses on 3 areas, namely partner HR development, product development and marketing process development, the development carried out is an effort by the author to help overcome the problems experienced by partners. The results of the activity is we develop our partner in 3 areas such as, HR development, Product and marketing development, we providing training on processing catfish meat into frozen food made from catfish, such as catfish meatballs, ready-to-fry catfish, and catfish otak otak to increase their awareness about their brand image and engagement with social media marketing by provide social media Instagram for Bina Karya Srikandi to promote their product. We also help them create brand logo. Bina Karya Srikandi now have more variant catfish product and more marketing channel.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) (Penyuluhan Dan Kerja Bakti) Wilayah Kerja Puskesmas Radamata: Desa Weepangali, Kabupaten Sumba Barat Daya
Wole, Bewa Dangu;
Nenobais, Detriana Imeriet;
Santosa, Didik Hadi;
Lero, Samuel Bora;
Riti, Katarina Yunita
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/1wzkpv77
Memiliki pengetahuan saja tidak cukup untuk menghentikan penyebaran kasus penyakit demam berdarah dengue. Namun juga dari kesadaran diri terhadap pentingnya menjaga lingkungan agar lingkungan tetap aman tanpa adanya sarang nyamuk untuk berkembang biak. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya DBD, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan berpartisipasi dalam pemberantasan sarang nyamuk dengan metode 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur) sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit DBD di lingkungan desa Weepangali. Metode kegiatan dilakukan dengan beberapa langkah yaitu 1) mencari jentik nyamuk, 2) melakukan kunjungan langsung dari rumah ke rumah (door to door), 3) kerja bakti. Terdapat 15 rumah warga yang menjadi sasaran kegiatan PKM yang sudah ditentukan oleh kepala dusun. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh bahwa sebelum tim kegiatan PKM melakukan 3M Plus, diadakan pemeriksaan terhadap jentik nyamuk penular DBD pada setiap wadah penampung air di setiap rumah yaitu di dalam maupun di luar rumah. Karena akses warga terbatas untuk memperoleh bubuk abate, maka tim kegiatan PKM memberikan bubuk abate pada warga. Leaflet pencegahan DBD melalui 3M Plus yang dibagikan pada warga desa Weepangali sebagai bentuk metode penyampaian informasi tertulis yang dapat dipelajari yang berisi informasi tentang DBD dan langkah-langkah PSN untuk memperkuat pesan penyuluhan agar masyarakat menjadi teredukasi dalam mencegah penyakit DBD di lingkungan sekitar.
Teknologi Penjernih Air Untuk Masyarakat Gang Abdul Rasyid Desa Kapur
Gunarto, Gunarto;
Iwan, Muhammad;
Julianto, Eko;
Setiawan, Agus
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cnakee39
Masyarakat di Gang Abdul Rasyid, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, masih menghadapi kesulitan dalam mengakses air bersih yang layak untuk keperluan dasar seperti mandi, mencuci, dan kakus (MCK). Air yang tersedia umumnya keruh, kekuningan, serta mengandung endapan dan zat besi yang tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi tepat guna berupa alat penjernih air sederhana serta memberikan edukasi terkait metode penyediaan air bersih. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi hasil. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa alat penjernih air sederhana yang dibuat mampu mengubah air keruh menjadi air yang lebih layak digunakan untuk keperluan MCK. Teknologi ini terbukti mudah dioperasikan dan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat setempat. Kegiatan ini penting sebagai solusi berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses air bersih.
Model Kolaborasi Edupreneurship Indonesia-Malaysia untuk Pemberdayaan Kampus Melalui Shared Value Framework Bidang Seni dan Kreatif
Ratnawati, Ike;
Prasetyo, Abdul Rahman;
Iriaji, Iriaji;
Azizah, Wanda Violita Alfi;
Prasetya, Mohammad Zidane Eka
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/sp3prt82
Model kolaborasi pengabdian masyarakat berbasis edupreneurship lintas negara antara Indonesia dan Malaysia dikembangkan melalui pendekatan shared value framework guna memperkuat pemberdayaan komunitas kampus di bidang pendidikan seni dan industri kreatif. Urgensi sinergi antara dunia akademik dan kewirausahaan sosial menjadi dasar dalam merespons tantangan ekonomi kreatif global. Proses pengembangan menggunakan pendekatan ADDIE yang dibatasi pada tahap desain, dengan analisis yang melibatkan kajian pustaka, diskusi kelompok terfokus, serta survei kebutuhan mitra dari kedua negara. Hasil analisis menunjukkan peluang besar dalam pelaksanaan proyek lintas negara yang melibatkan dosen dan mahasiswa melalui praktik seni terapan dan inovasi budaya. Rancangan model mencakup integrasi praktik seni, produksi kreatif, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat kampus dengan orientasi pada dampak sosial. Struktur peran, alur kegiatan, dan indikator keberhasilan nilai bersama dirumuskan dari tiga aspek: sosial, ekonomi, dan akademik. Kolaborasi lintas negara diposisikan sebagai alternatif strategis untuk mengintegrasikan tridharma perguruan tinggi dengan inovasi edupreneurial, sekaligus membangun ekosistem seni yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Eko Enzim Menuju Eco Community
Gultom, Venny Mayumi;
Letra, Letra;
Oktarina, Lia Afriani;
Panjaitan, Yovita Magdalena
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/89hqx018
Eco-Enzyme diproduksi dari sampah organik seperti buah dan sayur segar yang tersedia di lingkungan sekitar yang difermentasi selama minimal 3 bulan, dan berpotensi mengurangi ketergantungan masyarakat saat ini terhadap zat kimia yang hadir dalam setiap produk rumah tangga seperti deterjen, sabun cuci piring, sampo, sabun mandi terlebih dapat digunakan sebagai pupuk. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan berbasis ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung oleh tim pengabdian. Materi yang disampaikan mencakup proses pembuatan, pemanenan, serta aplikasi Eco-Enzyme pada tanaman. Eco-Enzyme hasil produksi tim digunakan sebagai contoh dalam sesi pengenalan sebelum dilanjutkan ke praktik pembuatan oleh peserta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengangkat tema "Pengolahan Sampah Organik menjadi Eco Enzyme bagi Rumah Tangga Menuju Eco Community" merupakan implementasi dari tri dharma perguruan tinggi, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya ibu kelompok tani di RT 038 Kelurahan Sukajaya terhadap pemanfaatan Eco-Enzyme sebagai alternatif pengolahan sampah organik rumah tangga. Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner dan hasil umpan balik para peserta, peserta umumnya sangat bersemangat dan merasa bahwa sesi berbagi ilmu serta teknologi sederhana ini benar-benar bermanfaat dan membantu pemasalahan sampah yang diciptakan dari rumah tangga. Selama kegiatan, kami tidak menemukan kendala berarti yang mengganggu jalannya acara.