cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 392 Documents
Sosialisasi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Vanken, Monicha; Kurniasari Sholikhah, Fitriana; Setyarini, Anggun; Sulastyawati, Sulastyawati
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jj14b366

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan kondisi kesehatan masyarakat yang terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Pada ibu, anemia dapat meningkatkan risiko perdarahan, depresi pasca persalinan dan kematian ibu pasca persalinan. Anemia juga dapat meningkatkan risiko keguguran, lahir mati, lahir premature dan berat badan lahir rendah (BBLR) pada bayi.  Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Desain kegiatan ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square dan regresi logistik ganda. Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan antara usia, pendidikan, pengetahuan, status gizi, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan ibu hamil yang memiliki status gizi kurang memiliki peluang 0,105 kali lebih besar mengalami anemia dibandingkan ibu hamil yang memiliki status gizi baik. Status gizi merupakan faktor dominan yang berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Diharapkan ibu hamil lebih memperhatikan dan memenuhi kebutuhan gizinya agar terhindar dari anemia pada masa kehamilan.
Efektifitas Pelatihan Heimlich Maneuver Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Siswa SMK: Studi One-Group Pretest-Posttest Rahmawati, Susan; Aileen Joan Rantung, Gilny
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zdt9rh66

Abstract

Tersedak ialah keadaan darurat medis yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat supaya mencegah kematian. Salah satu teknik yang terbukti efektif untuk mengatasi sumbatan jalan napas akibat tersedak adalah Heimlich Maneuver. Tujuan penelitian ini ialah menilai efektifitas pelatihan Heimlich Maneuver terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK Kesehatan Rajawali. Penelitian ini menerapkan desain pre-experimental one-group pretest-posttest dengan 59 responden yang dipilih melalui total sampling. Data diperoleh melalui kuesioner serta lembar observasi, dianalisis dengan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 9,93 serta post-test sebesar 16,86 dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Sebelum pelatihan, sebagian besar siswa berada pada kategori pengetahuan kurang (83,1%), dan setelah pelatihan meningkat menjadi kategori baik (91,5%). Pada aspek keterampilan, sebelum pelatihan seluruh siswa (100%) berada pada kategori kurang, sementara sesudah pelatihan meningkat menjadi kategori baik sebanyak 57 siswa (96,6%) dan cukup sebanyak 2 siswa (3,4%). Pelatihan Heimlich Maneuver efektif pada sampel ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa terhadap tindakan pertolongan pertama pada kasus tersedak.
Kesiapan Keluarga Menghadapi Potensi Gempa Bumi di Kampung Mekarwangi Kecamatan Parongpong Widiyanti, Resa; Sudharmono, Untung
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkdg0x21

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan gempa bumi, termasuk Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat yang berada di sekitar Sesar Lembang. Sesar ini melintasi beberapa kecamatan, salah satunya Kecamatan Parongpong. Kampung Mekarwangi berada sekitar 1,5 km dari Sesar Lembang sehingga berpotensi terdampak apabila terjadi gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi potensi gempa bumi di Kampung Mekarwangi Kecamatan Parongpong. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik convenience sampling yang melibatkan 88 responden ibu rumah tangga di RW 09. Data dikumpulkan menggunakan lembar ceklis berdasarkan pedoman kesiapsiagaan bencana BNPB dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi potensi gempa bumi masih tergolong rendah, dengan tingkat kesiapan sebesar 57,2%. Sebagian besar responden belum sepenuhnya menerapkan langkah mitigasi, seperti mengamankan perabot, menyiapkan kebutuhan darurat, menyepakati titik berkumpul, dan mengikuti latihan evakuasi yang benar. Namun, sebagian responden telah menunjukkan perilaku aman dasar, seperti mematikan sumber listrik dan gas serta mengetahui jalur evakuasi. Kesimpulannya, diperlukan peningkatan edukasi dan pelatihan mitigasi bencana secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan keluarga di wilayah rawan gempa.
Kebiasaan, Perilaku, dan Perspektif Lansia Suku Sunda Dalam Menghadapi Hipertensi Manullang, Donna Patricia; Simbolon, Idauli
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7191pn17

Abstract

Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit degeneratif, termasuk hipertensi, dan di Kabupaten Bandung mayoritas penduduknya adalah suku Sunda, di mana nilai-nilai budaya lokal sangat memengaruhi gaya hidup, kebiasaan makan, aktivitas sehari-hari, dan persepsi terhadap kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebiasaan, perilaku, dan perspektif lansia suku Sunda dalam menjalani kehidupan dengan hipertensi serta memahami bagaimana nilai-nilai budaya membentuk strategi coping dan pengelolaan penyakit kronis. . Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola perilaku, kebiasaan, dan makna subjektif pengalaman partisipan. Hasil menunjukkan bahwa lansia menjalani kehidupan yang sederhana dengan dukungan keluarga dan komunitas, memaknai hipertensi sebagai penyakit yang harus dijaga melalui pengendalian pola makan, aktivitas fisik ringan, serta rutinitas ibadah, dan menggabungkan pendekatan rasional serta spiritual dalam pengobatan. Nilai budaya Sunda seperti narima, sabar, dan ikhlas menjadi kekuatan psikososial yang menjaga keseimbangan hidup mereka. Pentingnya dukungan keluarga dan pendekatan kesehatan berbasis budaya untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan pengelolaan hipertensi secara proaktif pada lansia.
Penyuluhan Inisiasi Menyusu Dini pada Ibu Hamil Menggunakan Modul di Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematang Siantar Malahayati, Inke; Nainggolan, Lenny; Sri Wahyuni, Tengku
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/9jr0hq05

Abstract

Inisiasi menyusu dini merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah. Program ini dilakukan dengan cara meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusui. Inisiasi menyusu dini dilakukan langsung saat lahir, tanpa boleh ditunda dengan kegiatan menimbang atau mengukur bayi. Bayi juga tidak boleh dibersihkan hanya dikeringkan kecuali tangannya. Proses ini harus berlangsung skin to skin (kulit ke kulit) antara bayi dan ibu. Program ini mempunyai manfaat yang besar untuk bayi maupun sang ibu yang baru melahirkan. Tetapi kurangnya pengetahuan dari orang tua, pihak medis maupun keengganan untuk melakukannya membuat inisiasi menyusu dini masih jarak dipraktekkan. Organisasi kesehatan dunia (WHO) dan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) bersama-sama merekomendasikan IMD, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, dan melanjutkan pemberian ASI hingga usia 2 tahun, bersama dengan pemberian makanan pendamping yang tepat, sebagai praktik pemberian ASI yang optimal. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan, pemberian modul, penilaian pengetahuan ibu hamil dengan kuesioner, tanya jawab dan praktik inisiasi menyusu dini saat persalinan. Penyuluhan dilakukan kepada 48 orang ibu hamil semua trimester. Hampir seluruh sasaran (92,31%) yang mengikuti kegiatan penyuluhan berpengetahuan baik. Sasaran yang melahirkan normal per vaginam telah melaksanakan IMD. Penyuluhan inisiasi menyusu dini meningkatkan pengetahuan masyarakat sasaran dan praktek IMD. 
Teater Dulmuluk Menuju Transformasi Digital di Sanggar Harapan Jaya Palembang Hasan, Hasan; Ilhaq, Muhsin; Umboro Sumbar, Dimas; Satria, Dimas; Nabila, Nabila
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/96cp4f94

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendukung pelestarian teater tradisional Dulmuluk melalui transformasi digital di Sanggar Harapan Jaya Palembang. Di era digital saat ini, kesenian tradisional menghadapi tantangan serius berupa menurunnya minat generasi muda dan keterbatasan media promosi. Melalui program ini, dilakukan pendampingan strategis untuk mengadaptasi pertunjukan Dulmuluk ke dalam format konten pendek berbasis media sosial, khususnya TikTok. Metode pelaksanaan mencakup lima tahapan utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan program. Pelatihan meliputi pemecahan naskah Dulmuluk “Bangsawan Raja Bramansyah” menjadi sepuluh chapter versi digital, produksi video dengan perangkat hibah, penyuntingan konten menggunakan aplikasi CapCut, serta pengelolaan media sosial dengan strategi unggahan dan branding digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis anggota sanggar dalam produksi dan pengelolaan konten digital, serta munculnya kesadaran baru terhadap pentingnya transformasi budaya di ruang digital. Peserta mampu menghasilkan video Dulmuluk versi pendek yang mempertahankan nilai-nilai budaya Palembang sekaligus menarik bagi audiens muda. Program ini juga melahirkan Tim Digital Internal sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan dan model pemberdayaan budaya lokal berbasis teknologi. Kegiatan PKM ini membuktikan bahwa digitalisasi bukan ancaman bagi tradisi, melainkan sarana untuk menghidupkan kembali warisan budaya dengan cara yang kreatif, partisipatif, dan relevan dengan zaman.
Pendampingan Guru MI dalam Penggunaan Alat Peraga Matematika Sederhana Berbasis Stem di MI Cokroaminoto Kuningan Halawati, Firda; Rohidin, Rohidin; Fauzi Firdaus, Dicky
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bj9fqr78

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) sering kali menghadapi tantangan dalam penyampaian konsep abstrak secara konkret dan menarik bagi siswa. Rendahnya pemanfaatan alat peraga serta belum terintegrasinya penerapan pendekatan STEM dalam proses pembelajaran belum sepenuhnya berhasil mendorong keaktifan dan ketertarikan siswa, sehingga pemahaman mereka terhadap materi cenderung kurang mendalam. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesional guru MI dalam merancang, memproduksi, dan memanfaatkan alat peraga matematika sederhana berbasis STEM yang kontekstual dan aplikatif. Metodologi pelaksanaan program pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang menekankan pada kolaborasi aktif antara tim pengabdi dan guru MI. Kegiatan dilaksanakan di MI Cokroaminoto Kuningan dengan melibatkan 14 guru sebagai peserta pendampingan dan 54 siswa kelas III dan kelas IV sebagai subjek uji coba penerapan alat peraga. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu: (1) analisis kebutuhan dan perencanaan, (2) pelatihan dan pendampingan pembuatan serta penggunaan alat peraga, dan (3) evaluasi hasil pendampingan melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan   keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis STEM. Guru mampu menciptakan delapan jenis alat peraga sederhana, seperti robot hidrolik, miniatur alat hidrolik pengangkat beban, jembatan hidorlik, sapu elektrik, roket spirtus, escalator, alarm banjir dan kereta gantung mini. Selain itu, penerapan alat peraga tersebut berdampak positif terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa, ditunjukkan oleh peningkatan keaktifan siswa dari 63% menjadi 88% serta peningkatan rata-rata nilai hasil belajar. Kegiatan PKM ini membuktikan bahwa pendampingan guru dalam penerapan pendekatan STEM melalui alat peraga sederhana mampu meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di madrasah. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan guru madrasah menuju pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Edukasi Hukum Bagi Komunitas Pemuda Pulau Barrang Caddi sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Hukum dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir Idrus, Muh. Ikhsan; Iskandar, Umar; Y, Hasyrif S; Suprianto, Suprianto
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8ks5yb50

Abstract

This Community Service Program (PKM) aimed to improve legal literacy among coastal communities in Barrang Caddi Island, Makassar, particularly regarding spatial planning regulations, the protection of customary rights, and the legal implications of coastal development. The program was conducted on May 17, 2025, involving community leaders, local authorities, fishermen, and youth representatives. A normative-empirical approach was applied, combining regulatory review, field observation, interviews, and participatory legal education. The results indicate that legal literacy in the community remains low due to limited access to legal information, insufficient previous outreach, and weak institutional capacity. However, the legal education activities proved effective in enhancing participants’ understanding of their rights, encouraging active participation in discussions, and fostering initiatives to engage in coastal spatial planning advocacy. The program recommends the implementation of continuous, community-based legal education supported by government institutions, universities, and law enforcement agencies to strengthen the protection of coastal communities’ rights and promote sustainable development in Indonesia’s coastal areas
Membangun Kesehatan Mental Komunitas Pesantren Melalui Pendampingan Psikologi Islam Moderat Marliani, Rosleny; Supenawinata, Anwar; Indra Irawan, Feri
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1mbh5402

Abstract

Kesehatan mental santri merupakan aspek penting dalam pengembangan karakter dan kualitas kehidupan di lingkungan pesantren. Namun, dinamika kehidupan berasrama, tekanan akademik, serta pola relasi hierarkis sering memunculkan masalah psikososial yang mengganggu keharmonisan komunitas. Pengabdian ini bertujuan memperkuat kesehatan mental komunitas pesantren melalui pendampingan berbasis Psikologi Islam Moderat yang mengintegrasikan nilai tawazun, tasamuh, dan islah dengan pendekatan psikologis. Metode yang digunakan ialah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan santri, musyrif, dan pengasuh dalam proses identifikasi masalah, perancangan solusi, aksi kolaboratif, serta refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman santri tentang isu kesehatan mental, menurunnya stigma terhadap ekspresi emosional, dan terbentuknya pola interaksi yang lebih harmonis. Penguatan kapasitas musyrif terhadap keterampilan komunikasi empatik turut berkontribusi pada terciptanya lingkungan pesantren yang lebih suportif dan terbuka. Program ini membuktikan bahwa pendekatan Psikologi Islam Moderat efektif menjadi model pendampingan kesehatan mental yang kontekstual, diterima, dan berkelanjutan di lingkungan pesantren.
Pengembangan Kapasitas Aparatur Lokal Melalui Pelatihan Kepemimpinan dan Administrasi RT Tialonawarmi, Feny; Rosita, Sry; Eka Putra, Wirmie; Yuniarti, Yenny; Olimsar, Fredy; Firmansyah, Yogi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1c97mt55

Abstract

Ketua RT sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat lingkungan memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan pemerintah kelurahan. Di Kelurahan Olak Kemang, Kota Jambi, banyak ketua RT menghadapi keterbatasan dalam aspek kepemimpinan dan administrasi, sehingga memengaruhi efektivitas pelayanan kepada warga. Untuk itu, diperlukan upaya pengembangan kapasitas aparatur lokal melalui pelatihan yang relevan dan aplikatif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ketua RT dalam bidang kepemimpinan dan administrasi RT, serta memperkuat peran RT dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik. Pelatihan akan mencakup materi tentang peran dan fungsi ketua RT, teknik memimpin musyawarah, administrasi dasar RT, pengelolaan data warga, hingga strategi membangun partisipasi aktif masyarakat.Adapun hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan pengabdian ini, yaitu: Peningkatan kapasitas kepemimpinan aparatur RT, khususnya dalam aspek memimpin musyawarah, menyelesaikan konflik, dan menggerakkan partisipasi warga secara konstruktif; Peningkatan pemahaman terhadap sistem administrasi kelembagaan, meliputi pencatatan data warga, penyusunan laporan kegiatan, dan pengarsipan dokumen sesuai standar kelurahan; Terwujudnya inovasi sederhana dalam bentuk materi dan template administrasi RT, yang dapat diterapkan langsung oleh aparatur di lingkungan masing-masing; Terciptanya kesadaran baru di kalangan aparatur RT tentang pentingnya tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.