cover
Contact Name
Muh.Yamin
Contact Email
yaminmohammad08@gmail.com
Phone
+6285396976233
Journal Mail Official
yaminmohammad08@gmail.com
Editorial Address
Jl. Makkarani Komp. Green Riyousa Blok E. No 12 A Panciro, Kab. Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, 92160
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Islamic Educational Review
ISSN : 30470706     EISSN : 30470706     DOI : https://doi.org/10.58230/ijier.v1i1.45
IJIER: Indonesian Journal of Islamic Educational Review is a scientific publication media managed and published by South Sulawesi Education Development (SSED) (Deed of Establishment of the Institution No. 32 dated July 17, 2009, by Notary Ina Kartika Sari S.H. - Decree of the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia Number C-58.HT.03.01 Year 2003). The Indonesian Journal of Islamic Education Review (IJIER) is a scientific journal that emphasizes research and development in the field of Islamic education. This journal provides a platform for conveying thoughts, ideas, and the latest findings in efforts to enhance the quality of Islamic education globally. IJIER welcomes contributions from researchers, academics, and education practitioners focusing on various aspects of Islamic education, including curriculum, teaching methods, technology in education, educational management, as well as evaluation and assessment.
Articles 143 Documents
Pendidikan Difabel Berbasis Pondok Pesantren Melalui Program Sekolah Rakyat di Pulau Buru: Implementasi Program Sekolah Rakyat Siti Syahyidatul Ulfa; Salim Salim; Siti Hajar Loilatu
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/58e6ps06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan permasalahan pendidikan bagi penyandang difabel di Pulau Buru, khususnya terkait akses pendidikan, ketersediaan sarana dan prasarana, kompetensi tenaga pendidik, serta pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman. Selain itu, penelitian ini mengkaji peran pondok pesantren dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi siswa difabel melalui Program Sekolah Rakyat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan bagi difabel di Pulau Buru masih menghadapi berbagai kendala, meliputi keterbatasan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi dalam pendidikan agama Islam dan pendidikan kebutuhan khusus, belum memadainya sarana, prasarana, dan media pembelajaran yang ramah difabel, penerapan metode pembelajaran yang belum sepenuhnya adaptif, serta kondisi geografis wilayah kepulauan yang memengaruhi aksesibilitas pendidikan. Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, pondok pesantren memiliki potensi strategis sebagai pusat pendidikan keagamaan, pembinaan akhlak, pembentukan karakter, dan pemberdayaan masyarakat. Integrasi Program Sekolah Rakyat dengan sistem pendidikan pondok pesantren melalui pendekatan humanis, partisipatif, dan berbasis komunitas berpotensi memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan, kepercayaan diri, kemandirian, keterampilan hidup, dan kemampuan sosial siswa difabel. Model tersebut juga berpotensi memperkuat kolaborasi antara pesantren, masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan pendidikan inklusif di wilayah kepulauan. Penelitian ini terbatas pada konteks Pulau Buru sehingga penelitian selanjutnya perlu mengkaji penerapan model serupa pada wilayah dan karakteristik sosial yang berbeda.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Madrasah Perempuan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru melalui Kepuasan Kerja Zain Maulida Fitria; Nur Rahmi Sonia; Isnanur Faizah
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/st3cve20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala madrasah perempuan dan motivasi kerja terhadap kinerja guru dengan mediasi kepuasan kerja di lingkungan madrasah. Kualitas guru sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan, sehingga pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kinerja guru menjadi sangat penting. Penelitian ini melibatkan 98 guru dari dua MTs yang dipimpin oleh kepala madrasah perempuan di Kabupaten Ponorogo sebagai responden. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive untuk menentukan sekolah tujuan, dilanjutkan dengan simple random sampling untuk memilih responden guru. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Square. Hasil temuan menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru (β = 0,300), tetapi gagal memediasi pengaruh kepemimpinan kepala madrasah perempuan terhadap kinerja guru (β = 0,060). Temuan ini mengindikasikan bahwa motivasi kerja memiliki jalur tidak langsung yang signifikan terhadap kinerja guru melalui kepuasan kerja, sementara kepemimpinan kepala madrasah perempuan tidak menunjukkan efek mediasi yang sama. Secara teoritis dan praktis, penelitian ini menekankan pentingnya kepala madrasah untuk fokus pada strategi manajerial yang meningkatkan motivasi intrinsik dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif guna mengoptimalkan kepuasan dan kinerja guru secara berkelanjutan.
Peningkatan Akurasi Membaca Melalui Pembelajaran Fonik Eksplisit Berbantuan Komik Decodable pada Siswa dengan Kesulitan Membaca di Sekolah Dasar Inklusif Eka Sofia Pertiwi; Siti Rohmah Nurhayati
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan pembelajaran fonik eksplisit berbantuan komik dekodabel pada siswa yang mengalami kesulitan membaca di sekolah dasar inklusif dan (2) menganalisis peningkatan akurasi membaca siswa setelah diberikan intervensi. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 di kelas V SDN 005 Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Indonesia. Subjek penelitian terdiri atas dua siswa kelas V yang mengalami kesulitan membaca dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes membaca nyaring (running record), observasi kelas, catatan lapangan, dan dokumentasi. Keabsahan penelitian diperkuat melalui validitas isi dan validitas ekologis. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase akurasi membaca, skor peningkatan (gain score), dan analisis noise, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fonik eksplisit berbantuan komik dekodabel secara substansial meningkatkan akurasi membaca kedua subjek. Akurasi membaca siswa ARS meningkat dari 55% menjadi 100%, sedangkan siswa REN meningkat dari 35% menjadi 95%. Peningkatan tersebut disertai dengan berkurangnya kesalahan dekoding, meningkatnya partisipasi dan kepercayaan diri dalam membaca, serta perubahan strategi membaca dari menebak kata berdasarkan tampilan visual menjadi penggunaan strategi dekoding fonologis yang lebih sistematis. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran fonik eksplisit berbantuan komik dekodabel efektif sebagai intervensi untuk meningkatkan akurasi membaca siswa yang mengalami kesulitan membaca dalam konteks sekolah dasar inklusif.
Peningkatan Penguasaan Kosakata Instruksi dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Metode Total Physical Response Pada Siswa Slow Learner Lengken; Suparno
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.750

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan kosakata instruksi (classroom instruction vocabulary) dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada siswa slow learner melalui penerapan metode Total Physical Response (TPR). Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memahami kosakata instruksi, membaca kalimat sederhana berbahasa Inggris, memahami isi bacaan, serta rendahnya partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 siswa kelas IIIA SDN 004 Busang, Kabupaten Kutai Timur, dengan fokus pada delapan siswa yang teridentifikasi sebagai slow learner. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes penguasaan kosakata instruksi menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta instrumen tes yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TPR efektif meningkatkan penguasaan kosakata instruksi Bahasa Inggris pada siswa slow learner. Rata-rata hasil pre-test sebesar 22,5% meningkat menjadi 52,5% pada Siklus I, 66,2% pada Siklus II, dan mencapai 98,7% pada Siklus III. Peningkatan juga terlihat pada aktivitas belajar siswa dan kualitas pelaksanaan pembelajaran oleh guru yang berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, metode TPR terbukti mampu meningkatkan penguasaan kosakata instruksi, mengatasi hambatan belajar, serta mendorong keterlibatan dan kemandirian siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar.
Peningkatan Kesiapan Guru dalam Mengelola Pembelajaran Inklusif Melalui Program Supervisi Akademik Berbasis Coaching M. Roni; Lia Yuliana
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya peningkatan kesiapan guru dalam mengelola pembelajaran inklusif melalui program supervisi akademik berbasis coaching di SDN 003 Busang. Penelitian dirancang menggunakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan model spiral Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah enam guru yang mengajar pada kelas inklusif. Tindakan dirancang dalam bentuk supervisi akademik dengan pendekatan coaching menggunakan model GROW dari John Whitmore. Teknik pengumpulan data meliputi observasi praktik pembelajaran, wawancara untuk menggali pemahaman dan kesiapan guru, serta dokumentasi perangkat pembelajaran sebelum dan selama tindakan. Instrumen penelitian difokuskan pada aspek perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan kelas, dan evaluasi pembelajaran inklusif. Analisis data direncanakan menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap skor observasi dan kualitatif deskriptif terhadap data wawancara serta dokumentasi, yang dilakukan pada setiap akhir siklus sebagai dasar refleksi perbaikan tindakan berikutnya. Penelitian ini diharapkan memberikan gambaran sistematis mengenai penerapan supervisi akademik berbasis coaching sebagai strategi pembinaan profesional guru dalam konteks pembelajaran inklusif di sekolah dasar.
Peningkatan Kemampuan Konsep Dasar Matematika Pada Materi Operasi Hitung Melalui Teknik Repetisi Berbasis Flashcard Pada Siswa Berisiko Slow Learner Miftahul Elma; Indriyana Rachmawati
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konsep dasar matematika pada materi operasi hitung melalui teknik repetisi berbasis flashcard  pada siswa berisiko Slow learner di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus . Penelitian dilakukan di SDN 001 Karangan dengan subjek  penelitian 3 siswa berisiko slow learner. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, serta dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan konsep dasar dan keaktifan siswa, soal pretest dan post test serta lembar dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik repetisi berbasis flashcard meningkatkan kemampuan konsep dasar matematika pada materi operasi hitung siswa berisiko slow learner secara positif dan signifikan. Peningkatan tersebut terlihat dari meningkatnya nilai rata-rata awal pretest sebesar 46,67 dan berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) menjadi 73,33 (kategori baik) pada post-test. Selain itu berdasarkan hasil observasi, rata-rata kemampuan konsep dasar siswa juga turut meningkat dari 61,90% (baik) pada siklus I menjadi 80,95% (baik) pada siklus II. Proses peningkatan tersebut juga berbanding lurus dengan meningkatnya rata-rata keaktifan  siswa dari 60% (cukup) menjadi 80,83% (baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik repetisi berbasis flashcard efektif dalam meningkatkan kemampuan konsep dasar matematika pada materi operasi hitung siswa berisiko slow learner di Sekolah Dasar.
Kompetensi Pedagogik Guru Inklusif dalam Melayani Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di SDN 005 Muara Bengkal Nani Sumarni; Lia Yuliana
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik dan tantangan yang dihadapi guru dalam melakukan identifikasi dan asesmen awal terhadap peserta didik berkebutuhan khusus, melakukan adaptasi kurikulum dan menyusun Program Pembelajaran Individual (PPI), serta menganalisis strategi penguatan kompetensi pedagogik guru inklusif di SDN 005 Muara Bengkal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal dan dilaksanakan pada Maret hingga Mei 2026. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling yang terdiri atas kepala sekolah dan guru kelas yang memiliki pengalaman langsung dalam memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik berkebutuhan khusus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi pembelajaran, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kredibilitas data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, perpanjangan pengamatan, serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan identifikasi dan asesmen diagnostik awal terutama melalui observasi di kelas dan komunikasi dengan orang tua; namun, penggunaan instrumen asesmen terstandar belum dilakukan secara sistematis. Adaptasi kurikulum dan penyusunan PPI juga belum terlaksana secara optimal karena keterbatasan kompetensi guru dalam pendidikan inklusif serta belum tersedianya Guru Pembimbing Khusus (GPK). Strategi penguatan kompetensi pedagogik guru dilakukan melalui supervisi kepala sekolah, kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), pelatihan dan seminar, pembelajaran mandiri, serta program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Meskipun demikian, upaya pengembangan kompetensi tersebut masih memerlukan orientasi yang lebih spesifik pada pendidikan inklusif. Temuan penelitian menegaskan perlunya pengembangan profesional yang sistematis dan berorientasi pada pendidikan inklusif untuk memperkuat kapasitas guru dalam memberikan layanan pembelajaran yang adaptif dan individual bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Guru Dalam Layanan Pendidikan Murid Berkebutuhan Khusus di SDN 003 Kongbeng Neri Ding; Hermanto
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.754

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan kondisi kompetensi guru kelas di SDN 003 Kongbeng dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendukung pengembangan kompetensi guru kelas SDN 003 Kongbeng dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus.(3) Menganalisis kebutuhan pengembangan kompetensi guru kelas SDN 003 Kongbeng yang sesuai dengan kondisi nyata di sekolah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di SDN 003 Kongbeng dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2026. Penelitian ini menggunakan teknik observasi saat pembelajaran, wawancara guru dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Uji Keabsahan menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu, dan bahan referensi. Teknik analisis menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) kompetensi guru kelas di SDN 003 Kongbeng dalam menangani murid berkebutuhan khusus (ABK) masih kurang optimal. (2) Guru memiliki sikap empati, kesabaran, dan komitmen yang baik, namun kompetensi pedagogik (penyusunan modul ajar diferensiasi) dan kompetensi profesional masih kurang optimal. Faktor penghambat utama meliputi minimnya pelatihan khusus, fasilitas yang belum ramah ABK, jumlah GPK yang terbatas, dan beban kerja guru yang tinggi. (3) Kebutuhan pengembangan kompetensi yang paling sesuai adalah program pelatihan berbasis sekolah yang bertahap, praktis, dan berkelanjutan, dengan fokus pada penyusunan PPI, diferensiasi pembelajaran, manajemen perilaku, serta pembuatan media lokal melalui kombinasi workshop dan mentoring rutin yang melibatkan seluruh guru kelas.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Penerapan Pendidikan Inklusi di SD 010 Kongbeng Norti Jalung; Hermanto
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.755

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui tahapan strategi kepala sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif, (2) mengetahui prinsip-prinsip penyelenggaraan pendidikan inklusif yang diterapkan oleh kepala sekolah, dan (3) mengetahui tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif di SD 010 Kongbeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan di SD 010 Kongbeng pada Februari–Mei 2026. Teknik pengumpulan data meliputi observasi selama proses pembelajaran, wawancara dengan guru, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi dan wawancara. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, serta penggunaan bahan referensi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi yang diterapkan kepala sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif dilakukan secara sistematis dan bertahap, meliputi identifikasi awal peserta didik, sosialisasi kepada pemangku kepentingan, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, dan evaluasi bulanan. Kepemimpinan kepala sekolah yang visioner namun realistis serta disesuaikan dengan kondisi sekolah di kawasan perkebunan menjadikannya sebagai penggerak utama dalam implementasi pendidikan inklusif dengan memberikan dukungan moral dan teknis kepada guru. (2) Kepala sekolah secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip utama pendidikan inklusif, terutama kesetaraan, partisipasi penuh, dan individualisasi. Kepala sekolah juga membangun kolaborasi dengan pemangku kepentingan dan menumbuhkan penghargaan terhadap keberagaman dengan memanfaatkan nilai-nilai budaya lokal masyarakat Dayak.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Pola Melalui Game Edukasi Digital Berbasis Pembelajaran Kolaboratif Pada Anak dengan Gejala Kesulitan Belajar Nur Laili Rahmawati; Riana Nurhayati
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.756

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan permainan edukatif digital berbasis pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan kemampuan mengenal pola pada anak TK Kelas A yang menunjukkan gejala kesulitan belajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang menarik dan sesuai untuk mendukung perkembangan kemampuan kognitif awal, khususnya kemampuan mengenal pola pada anak yang mengalami kesulitan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah dua anak Kelas A di TK Negeri Pembina Kabupaten Kutai Timur yang menunjukkan gejala kesulitan belajar. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan edukatif digital berbasis pembelajaran kolaboratif mampu meningkatkan kemampuan mengenal pola pada anak yang menunjukkan gejala kesulitan belajar secara bertahap pada setiap siklus tindakan. Peningkatan tersebut didukung oleh tampilan visual yang menarik dan beragam fitur interaktif dalam permainan edukatif digital yang mampu meningkatkan keterlibatan dan antusiasme anak dalam belajar mengenal pola. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal pola pada kedua subjek secara bertahap pada setiap tahapan intervensi.