cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
mister@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
mister@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH Jl. Tgk. Imum Lueng Bata, Bathoh, Banda Aceh, Indonesia 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research
ISSN : 3032601X     EISSN : 30327105     DOI : https://doi.org/10.32672/mister
The Journal of MISTER (Jurnal Penelitian Multidisiplin dalam Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan) focuses on publishing manuscripts of any research (multidisciplinary) within the following areas Education, Economics, Social Sciences, Technology, Engineering, Arts, Law & Ethics, Psychology, Islamic & Religious Studies, Health & Medicine, and Environment & Sustainability.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 672 Documents
Harmonisasi E-Sertifikat Tanah dalam Rangka Mewujudkan Jaminan Kepastian Hukum di Bidang Pertanahan (Studi Analisis Kritis pada Kantor Pertanahan Kabupaten Pidie) Marzuki, Marzuki; Media, M. Agmar; Junaidi, Junaidi
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2727

Abstract

Mewujudkan kepastian hukum terkait Pendaftaran tanah merupakan harminisasi kegiatan pemerintah dalam rangka mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah. Maka oleh karena itu merujuk ke Pasal 19 UUPA Pemerintah mengatur Pendaftaran tanah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1961 dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997. Dalam rangka mewujudkan jaminan kepastian hukum dibidang pertanahan, maka pemerintah perlu meningkatkan layanan pertanahan dengan suatu kebijakan berupa kemudahan dalam pemberian hak-hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yakni melalui layanan pertanahan yang dilakukan dengan sistem digital melalui elektronik. Pemanfaatan teknologi digital ini menjadi perhatian atau sorotan khusus terkait dengan dikeluarkannya aturan baru yakni sertifikat tanah asli milik masyarakat akan ditarik mulai tahun 2021 dengan terbitnya Permen Agraria dan Tata Ruang Nomor 1 Tahun 2021. Apalagi baru-baru ini kantor BPN Kabupaten Pidie sudah meluncurkan Aplikasi E-UBAS (Urus Bayar Ambil Sendiri) lewat aplikasi tersebut diharapkan akan lebih memudahkan masyarakat mengurus sertifikat tanah. Hal ini menjadi kekhawatiran dan permasalahan bagi masyarakat, Oleh sebab ini maka diadakan penyuluhan hukum di hampir semua daerah, wilayah Gampong Panjoe Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie Provinsi Aceh termasuk salah satu lokasi. Sosialisasi dan Penyuluhan ini dihadiri Geuchik Gampong dan sekretaris, anggota TPG, ibu Ketua PKK Gampong dan warga masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan kecemasan publik tentang sertifikat tanah elektronik salah satunya didasari masalah keamanan. Tidak sedikit masyarakat yang merasa bahwa dengan memegang salinan sertifikat tanah dalam bentuk fisik amat vital, terutama saat terjadi sengketa. Bukan hanya itu, kasus sertifikat kepemilikan tanah ganda cukup banyak terjadi, sehingga publik pun sulit untuk begitu saja percaya dengan rencana pemerintah untuk beralih ke sertifikat elektronik atau dikenal dengan sertifikat-el. Selain itu, sistem keamanan digital pemerintah untuk sertifikat tanah elektronik ini juga masih menjadi tanda tanya. Bagaimana apabila terjadi peretasan yang mengakibatkan kebocoran data penting masyarakat, sehingga bisa disalahgunakan pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Peraturan ini perlu ditinjau kembali, apakah sudah saatnya pemerintah menerapkan sistem elektronik dalam proses pendaftaran tanah mengingat sejumlah kasus sertifikat ganda terus meningkat.
Islamisasi dan Transformasi Sosial di Tatar Sunda pada Periode 1900-1942 Supendi, Usman; Hambaliana, Dandie
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2728

Abstract

The phenomenon of Islamization and social transformation that took place in Tatar Sunda between 1900 and 1942, a period that encompassed the Dutch colonial period and significant social changes in Sundanese society. Islam, which had entered the region since the 15th century, experienced rapid development in the early 20th century, especially amidst the political, social and cultural dynamics taking place in West Java. This study aims to explore the role of Islam in changing the social structure, as well as the interaction between religion, politics and economics in Sundanese society during this period. Using a historical and sociological approach, this article analyses the various factors that drove the Islamization process in Sundanese Tatar, including the role of local ulama, Islamic boarding schools, as well as Islam's involvement in the independence movement. In addition, the article also highlights how this Islamization process contributed to social transformations, such as changes in the education system, relations between social classes, and forms of resistance to Dutch colonialism. The results show that although the Islamization process did not take place in a homogeneous manner, Islam succeeded in shaping a more cohesive social identity of Sundanese society. Pesantren and the ulama network became the center of the spread of Islamic teachings that not only influenced religious practices, but also had an impact on the formation of the socio-political consciousness of the community. Overall, the 1900-1942 period was an important moment in shaping the character of Islam in Sundanese Tatar, which contributed to the resistance against colonialism and the formation of Indonesian nationalism.  
Analisis Pemanfaatan Pelatihan Aplikasi E-Office dalam Meningkatkan Manajemen Kearsipan Pada Mahasiswa Administrasi Perkantoran : Studi Literature Riview Herismaya Putri, Chantika; Marsofiyati, Marsofiyati
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan pelatihan aplikasi e-office dalam meningkatkan manajemen kearsipan pada mahasiswa administrasi perkantoran melalui metode tinjauan pustaka (literature review). Data diperoleh dari berbagai literatur, jurnal, dan laporan penelitian terkait penerapan teknologi e-office dalam dunia pendidikan dan pekerjaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan aplikasi e-office memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam pengelolaan arsip secara digital, mulai dari pengarsipan dokumen, temu balik arsip, hingga penyimpanan data yang aman dan terstruktur. Literatur yang ditinjau juga mengungkap bahwa digitalisasi dalam manajemen kearsipan tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data. Pelatihan e-office membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern, sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan digitalisasi.
Pentingnya Etika Profesi bagi Pengembangan Karir di Indonesia Chrisvo, Ananda Rafael; Hidayatullah, Muhammad Fatwa; Parhusip, Jadiaman
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2730

Abstract

Etika profesi memiliki peran fundamental dalam pengembangan karir, terutama di Indonesia, di mana profesionalisme dan integritas menjadi tuntutan utama. Penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan etika profesi memengaruhi kemajuan karir individu melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa etika profesi meningkatkan keterikatan karyawan, produktivitas, dan kepercayaan, seperti yang terlihat dalam studi kasus perusahaan terkemuka. Selain itu, etika menjadi pedoman untuk menghadapi tantangan profesional, termasuk mencegah pelanggaran yang merugikan individu maupun organisasi. Pengembangan kompetensi berbasis etika memungkinkan pengambilan keputusan yang transparan, sementara pelatihan dan penerapan nilai-nilai moral memperkuat integritas dalam dunia kerja. Contoh kasus manipulasi data akuntansi menggarisbawahi pentingnya penegakan etika untuk menjaga reputasi dan keberlanjutan karir. Dengan mengintegrasikan etika ke dalam program pengembangan karir, individu dapat menghadapi tekanan profesional tanpa kompromi terhadap nilai moral. Penelitian ini memberikan wawasan komprehensif mengenai peran etika profesi sebagai fondasi bagi keberlanjutan karir yang tidak hanya menguntungkan individu tetapi juga berkontribusi positif pada masyarakat dan organisasi.
Eksplorasi Pola Penggunaan Aplikasi Berbasis Statistik Multivariat: Pendekatan Analisis Data Modern Vonia, Vonia; Kristianto, Hefi; Parhusip, Jadiaman
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2731

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pola penggunaan aplikasi berbasis data menggunakan analisis statistik multivariat, termasuk analisis faktor, clustering, dan Uji Chi-Square. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara usia dan preferensi fitur aplikasi, di mana kelompok usia 25–35 tahun lebih sering menggunakan fitur analitik dasar, sementara pengguna di atas 35 tahun lebih memilih fitur prediktif. Tingkat pendidikan juga memengaruhi frekuensi penggunaan fitur visualisasi, dengan pengguna berpendidikan tinggi lebih sering memanfaatkan fitur ini. Penemuan ini menegaskan pentingnya personalisasi fitur aplikasi. Fitur analitik dasar dapat dirancang lebih intuitif untuk pengguna produktif, sedangkan fitur visualisasi dapat diperkaya elemen interaktif untuk menarik pengguna berpendidikan tinggi. Penelitian ini memberikan wawasan dan rekomendasi untuk pengembangan aplikasi yang lebih adaptif dan relevan.
Implementasi Sistem Informasi Akademik Berbasis Google Site di MTs Informatika MIMHa (Madrasah Interaktif Miftahul Huda) Uriawan, Wisnu; Mizana, Fadhila; Hamin, Cucu
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2732

Abstract

Abstrak penelitian ini membahas Implementasi Sistem Informasi Akademik Berbasis Google Site di MTs Informatika MIMHa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi sistem informasi yang dapat mempermudah pengelolaan data akademik, termasuk pendaftaran siswa, pengolahan nilai, dan penyampaian informasi kepada orang tua dan siswa. Metode yang digunakan adalah Metode Deskriptif Kualitatif, yang mencakup penggunaan Google site sebagai basis Sistem Informasi Akademik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibuat berhasil meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data akademik dan memudahkan akses informasi bagi seluruh stakeholder. Pengujian sistem menunjukkan bahwa semua fungsi berjalan dengan baik dan memenuhi standar kualitas perangkat lunak. Dengan demikian, sistem informasi akademik berbasis Google Site di MTs Informatika MIMHa dapat diimplementasikan secara efektif untuk mendukung kegiatan akademik dan administrasi sekolah.
Tradisi Masyarakat Agraris di Desa Bojongsari dan Sukamaju Kecamatan Nyalindung Sukabumi Supendi, Usman; Sopiah, Eva
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2733

Abstract

In the existence of a cultured society, of course there are various kinds of customs or traditions that arise due to existing knowledge. Likewise with agricultural societies. Indonesia itself is the largest agricultural country ever in recorded Asian history. Especially in the rice agricultural sector. For hundreds of years, Indonesia has been the largest rice contributing country. Especially in Parahyangan or what we usually call West Java. This Sundanese people have implemented customs in the agricultural sector starting hundreds of years ago. Seren Taun is a traditional ceremony to commemorate harvest day. We can still find this ceremony and preserve it in traditional villages such as Kanekes Baduy Village, Ciptagelar Village in Sukabumi, Cigugur Village in Kuningan and other traditional villages. In this case, it turns out that we can not only find Seren Taun customs in villages or traditional villages, but we can still find them in inland villages. Examples are Bojongsari Village and Sukamaju Village in Nyalindung sub-district, Sukabumi district. The Seren Taun traditional ceremony held in Bojongsari and Sukamaju villages itself has significant differences from the Seren Taun custom in traditional villages. This traditional ceremony has gone through various kinds of acculturation, both in terms of social culture and religion.
Relevance of Islamic Boarding School to Student Character: An Analysis Study of Ramadhan Pesantren in Padang City Aldi, Muhammad; Khairanis, Retisfa
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2734

Abstract

This study aims to analyze the relevance of the Ramadan Islamic boarding school program to student character building in Padang City. This program is seen as one of the effective methods in shaping students' religious, disciplined and responsible characters. This research uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis in several flash Islamic boarding schools organized by schools and educational institutions in Padang City. The results showed that the flash pesantren made a positive contribution to student character building, especially in the aspects of increasing understanding of Islamic values, strengthening noble morals, and applying discipline in everyday life. However, its effectiveness is strongly influenced by the quality of the program, the involvement of educators, and the support of the family and community environment. The implications of this study indicate the need for structured and sustainable management of the flash pesantren program in order to have a more significant impact on student character. The contribution of this research is to provide recommendations for education organizers to make the flash pesantren program an integral part of the character education curriculum in schools.
Mengoptimalkan Sumber Daya: Panduan Konsumsi dalam Perspektif Al-Quran QS. Al-A'raf/7: 31 Wahyuni, Lisa; Mahfudz, Taufik Warman; Noor, Syamhudian
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2735

Abstract

Penelitian ini ingin melihat konsumsi dalam pandangan Islam menurut Alquran Qs. Al Araf Ayat 31. Hasil kajian penelitian didapatkan bahwa menkonsumsi makan makanan yang baik dan minum minuman yang bermanfaat adalah dalam rangka mengatur dan memelihara kesehatan untuk dapat beribadah kepada Allah dengan baik. Karena kesehatan badan banyak hubungannya dengan makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang berlebihan berakibat terganggunya kesehatan. Karena itu, Allah melarang berlebihan dalam makan dan minum. Didalam al Qur’an Terdapat empat prinsip utama dalam sistem ekonomi Islam yang diisyaratkan: Hidup hemat tidak berlebihan, Mengeluarkan Zakat, Tidak Riba, Mengkonsumsi yang halal dan bekerja yang halal. Serta terdapat etika konsumsi yaitu Larangan bersikap kikir/bakhil dan menumpuk harta, larangan Bersikap Israf (Royal), dan Tabzir (Sia-sia), Seimbang dalam konsumsi Islam mewajibkan kepada pemilik harta agar menafkahkan sebagian hartannya untuk kepentingan diri, keluarga, dan fi sabilillah, Membelanjakan harta pada bentuk yang dihalalkan dan dengan cara yang baik.
Modal Sosial dalam Perspektif Ekonomi Islam: Menggali Potensi Bonding dan Bridging untuk Pembangunan Ekonomi Kelembagaan Mutiara Kasih, Bella; Aviva, Itsla Yunisva
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2736

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali potensi modal sosial dalam perspektif ekonomi Islam, dengan fokus pada dua konsep utama, yaitu fungsi bonding dan bridging, serta implikasinya terhadap pembangunan ekonomi kelembagaan. Artikel ini berjenis studi kepustakaan (library research), metode deskriptif-kualitatif, mengandalkan pengumpulan data dari berbagai literatur relevan, termasuk buku, jurnal, dan studi kasus literatur. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa modal sosial dalam ekonomi Islam, yang berlandaskan pada prinsip keadilan, kepercayaan, dan solidaritas, memiliki peran signifikan dalam memperkuat ekonomi kelembagaan. Bonding, yang menguatkan hubungan dalam kelompok homogen, dapat meningkatkan kerjasama dan solidaritas, sedangkan bridging membuka akses ke jaringan yang lebih luas, memperluas peluang ekonomi, dan memfasilitasi integrasi antar kelompok. Kombinasi antara keduanya dapat menciptakan kelembagaan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan modal sosial melalui kebijakan yang mendukung penguatan bonding dan bridging sangat penting untuk mendorong pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.