cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Editorial Address
PT. Amirul Bangun Bangsa - Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Jawa Timur Telp : 0858-0680-8392 email : penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa
ISSN : -     EISSN : 30484251     DOI : https://doi.org/10.59837/jpnmb
Jurnal Penelitian Multidisplin Bangsa published every month (12 times a year), contains the publication of the student final assignment research, research students and lecturers in the field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 399 Documents
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Antenatal Care (K6) Di Wilayah Puskesmas Alalak Selatan Tahun 2024 Zubay, Irma Damayanti; Yuniarti, Yuniarti; Kristiana, Efi; Tunggal, Tri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.223

Abstract

K6 adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil minimal 6 kali selama masa kehamilannya yang dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten untuk mencegah, mendeteksi, dan mengelola faktor risiko di masa kehamilan. Puskesmas Alalak Selatan memiliki K6 masih dibawah target yaitu sebanyak 52% dan menempati urutan ke 6 dari 27 puskesmas. Untuk mengetahui hubungan pendidikan, paritas, pengetahuan dan dukungan suami dengan K6 di wilayah Puskesmas Alalak Selatan tahun 2024. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survey analitik dengan desain cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 85 ibu nifas dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan studi dokumentasi dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis Spearman’s Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara paritas (ρ value = 0,048), pengetahuan (ρ value = 0,000), dan dukungan suami (ρ value = 0,000) dengan K6. Pendidikan (ρ value = 0,070) tidak ada hubungan dengan K6 di wilayah Puskesmas Alalak Selatan tahun 2024. Faktor yang berhubungan dengan K6 adalah paritas, pengetahuan dan dukungan suami. Ibu hamil dengan paritas sedikit memiliki pengalaman yang sedikit dalam kehamilan sehingga lebih rajin melakukan K6. Ibu dengan pengetahuan K6 yang baik akan menganggap penting K6 dan menjadikannya sebagai kebutuhan. Dukungan suami seperti bersedia mendengarkan keluhan ibu hamil dan mencari informasi akan kesehatan selama kehamilan mampu meningkatkan K6.
Hubungan Pengetahuan Ibu Baduta Dengan Implementasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (Hpk) Sebagai Pencegahan Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Pudi Kabupaten Kotabaru Tahun 2024 Noorwahyuni, Henni; Suhrawardi, Suhrawardi; Hapisah, Hapisah; Rafidah, Rafidah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.225

Abstract

Latar belakang : Prevalensi stunting pada balita di dunia sebesar 22%. Stunting di Kalimantan selatan tercatat pada tahun 2022 (24,7%). Kejadian Stunting di Kabupaten Kotabaru pada tahun 2023 sebanyak 20.1%. Target pencapaian program 1000 hari pertama kehidupan di Indonesia mencakup peningkatan gizi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, serta pemenuhan gizi pada anak usia dini. Program ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting. Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan dengan implementasi 1000 Hari pertama kehidupan sebagai pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Pudi. Metode : Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan  pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sejumlah 79 responden, yang diambil dengan teknik total populasi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan ibu baduta. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah implementasi 1000 Hari Pertama Kehidupan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Data dianalisa menggunakan uji chi square. Hasil : Implementasi 1000 hari pertama kehidupan yang paling banyak pada katagori baik sebanyak 52 Orang (65,8 %), pengetahuan ibu baduta yang paling banyak pada katagori baik sebanyak 51 Orang (64,6 %). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu baduta dengan implementasi 1000 hari pertama kehidupan sebagai pencegahan stunting (p=0,000). Kesimpulan : Hubungan yang didapat antar variabel tersebut searah artinya semakin baik pengetahuan ibu baduta maka semakain baik implementasi terhadap 1000 hari pertama kehidupan. Oleh karena itu, tenaga kesehatan harus meningkatkan promosi kesehatan tentang 1000 hari pertama kehidupan.
Tinjauan Perhitungan Pondasi Tiang Pancang Pada Jembatan Wai Poka Kota Ambon Lawalata, Alexander Biondy; Hamkah, Hamkah; Lewakabessy, Godfried
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.226

Abstract

Jembatan Wai Poka yang sudah lebih dari 20 tahun dan sudah mengalami kerusakan pada dinding penahan tanah  dan masalah utamanya, yakni penggantian struktur baja ke struktur beton. Hal ini didasarkan pada struktur jembatan yang yang sudah mengalami kerusakan serta terjadi penyempitan pada ruas jalan sehingga kurang maksimal melayani kebutuhan transportasi, oleh karena itu jembatan beton dipilih karena dimensi penampang nya lebih ramping kemudian lebih tahan terhadap korosi, kedap air, tahan terhadap geser dan beton prategang hampir tidak membutuhkan biaya khusus untuk pemeliharaan. Selain itu juga dengan meningkatnya jumlah penduduk sehingga membuat jumlah pengendara makin bertambah volumenya, kendaraan ringan maupun kendaraan berat yang melewati jembatan tersebut. Dari hasil Total Akibat Berat Sendiri (MS) pada Struktur Bagian Bawah Jembatan Pms = 6999,68 dan MMS = -2152,79 sedangkan beban pada abutmen akibat beban mati tambahan PMA = ½ * WMA = 210,6 Kn.Dari hasil tekanan tanah (TA) nilai TTA = 1674,36 dan nilai MTA = 3381,07 sedangkan nilai letak titik tangkap gempa pada abutmen adalah 4,504461 Dari hasil perhitungan pada fondasi tiang pancang nilai Wabutmen yang diperoleh adalah 4832,0832 Kn = 492,74 Ton Daya dukung ultimate tiang (Qult) = 175,396 Ton , Daya dukung allowable tiang (Qall) = 58,465 Ton , Beban netto yang diijinkan (Qtiang) = 58,341 Ton , Cek kekuatan bahan tiang (Ptiang) = 58,341 Ton.
Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Pendidikan WUS dengan Pemeriksaan IVA di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin Tahun 2024 Sari, Yunni Novita; Rusmilawati, Rusmilawati; Dewi, Vonny Khresna; Megawati, Megawati
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.228

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan penyebab kematian tertinggi kedua pada wanita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. IVA merupakan sutu metode skrining awal sederhana pada kanker . Puskesmas Cempaka, salah satu fasilitas kesehatan di Banjarmasin Tengah, mencatat angka pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) yang rendah, yakni 25 orang (2,6%) dari 937 WUS. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan tingkat pendidikan WUS terhadap pemeriksaan IVA di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin Tahun 2024. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional dimana sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling pada WUS yang sudah menikah di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Banjarmasin sebanyak 45 responden, selanjutnya data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan signifikasi α=0,05. Hasil: Sebagian besar responden tidak melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 30 orang(66,7%), sebagian besar memiliki pendidikan dasar sebanyak 25 orang (55,6%) dan berpengetahuan cukup sebanyak 32 orang (71,1%),Hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan pengetahuan WUS dengan pemeriksaan IVA nilai ρ 0,000(ρ<0,05) dan tidak ada hubungan tingkat pendidikan WUS dengan pemeriksaan IVA nilai ρ 0,689(ρ >0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pemeriksaan IVA, namun ada hubungan Tingkat pengetahuan dan pemeriksaan IVA di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin Tahun 2024.
Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Nasi Uduk Betawi : Peluang Dan Strategi Rismawati, Rismawati; Trisna, Ayu; Lonto , Nadia; Putri, Ananda; Gidermi, Yonathan
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.229

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengalami perkembangan yang baik dari waktu ke waktu. UMKM merupakan pilar perekonomian Indonesia, mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal dan memberikan kontribusi penting terhadap lapangan kerja. Artikel ini membahas mengenai perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Nasi Uduk Betawi, sebuah usaha kuliner yang berkembang pesat di desa Bojong Konen, serta membahas tentang peluang pasar, strategi pemasaran, rencana keuangan dan perkembangan terkait dalam pengembangan usaha ini. .Menganalisis aspek hukum . Selain itu, UMKM Nasi Uduk BETAWI juga memanfaatkan akun e-commerce untuk meningkatkan penjualan, menunjukkan upaya pengembangan pasar melalui digitalisasi.
Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet FE Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMPN 2 Karang Intan Wilayah Kerja Puskesmas Karang Intan 2 Kabupaten Banjar Tahun 2024 Riandini S, Istanty; Yuniarti, Yuniarti; Hipni, Rubiati; Hapisah, Hapisah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.230

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri ditandai dengan kondisi mudah lelah, lesu, letih, lemas, nafsu makan berkurang, mudah mengantuk dan kadar hemoglobin< 12 g/dl. Anemia pada remaja berdampak pada gangguan konsentrasi sehingga mengalami penurunan prestasi, mudah terserang penyakit akibat menurunnya kekebalan tubuh. Anemia pada remaja putri berakibat jangka panjang yaitu pada saat hamil, tidak mampu mencukupi kebutuhan zat-zat gizi bagi dirinya dan janin serta dapat meningkatkan angka prematur, dan bayi yang dilahirkan dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di Puskesmas Karang Intan 2 sekolah SMPN masih banyak siswi yang enggan mengonsumsi TTD yang diberikan pihak puskesmas melalui sekolah. Tujuan penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan cross sectional study. Sampel diambil dengan menggunakan metode Probability Sampling dengan teknik Total Sampling jumlah sampel sebanyak 68 remaja putri kelas 7, kelas 8 dan kelas 9. Hasil Penelitian : Berdasarkan penelitian dari 68 Responden yang tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe dan mengalami anemia sebanyak 38 responden (95,0%). Responden yang tidak patuh dan tidak mengalami anemia ada 2 responden (5,0%). Responden yang patuh mengkonumsi tablet Fe dan tidak mengalami anemia sebanyak 28 responden (100 % ) dan tidak ada responden yang patuh mengkonsumsi tablet Fe yang mengalami anemia. Hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan antara kepatuhan konsumsi Tablet Fe dengan kejadian anemia (p-value 0,000). Kesimpulan Remaja yang patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe tidak akan mengalami anemia, namun sebaliknya remaja yang tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe maka akan mengalami anemia. Saran : Diharapkan pada Remaja putri agar lebih patuh dalam  konsumsi tablet Fe
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Alalak Selatan Lestiarini, Erina; Zakiah, Zakiah; Kristiana, Efi; Yuniarti, Yuniarti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.231

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi prevalensinya di Indonesia dan menjadi perhatian utama dalam bidang kebidanan. Kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Alalak Selatan 12,35 % dipengaruhi oleh beberapa faktor penting yang meliputi usia, paritas, pendidikan, dan pekerjaan ibu hamil. Menganalisis hubungan umur, pendidikan dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Alalak Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III dan di periksa Hb yang terdokumentasi dalam kohort/rekaman medis Puskesmas Alalak Selatan Banjarmasin diambil dari bulan Januari - Agustus 2024, sejumlah 98 orang dengan menggunakan total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar pengumpulan data yang didapatkan dari register kohort ibu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengalami anemia 39,8%, umur tidak beresiko 86,7%, memiliki pendidikan menengah 56,1%, ibu hamil dengan paritas rendah 68,4%. Variabel umur (p value= 0,008 < 0,05), pendidikan (p value = 0,012 < 0,05) dan paritas (p value = 0,006 < 0,05) yang artinya ada hubungan umur, pendidikan dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Alalak Selatan. Kesimpulan dalan penelitian ini bagi ibu hamil agar rutin periksa ke Puskesmas untuk mendeteksi kejadian anemia dan ibu hamil sering mengikuti penyuluhan agar mendapatkan informasi dan pengetahuan terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia.
Strategi Manajemen Dalam Mendukung Kesejahteraan Mental Karyawan Di Industri Pabrik Panjaitan, Rosdewana; Lestari, Nida Silvia
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.232

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, perhatian terhadap kesejahteraan mental karyawan di sektor industri pabrik semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh tekanan kerja yang tinggi, beban kerja yang tidak seimbang, serta dampak digitalisasi yang memicu stres kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi strategi manajemen yang efektif dalam mendukung kesejahteraan mental karyawan. Pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur digunakan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab stres kerja, seperti ketidakjelasan peran, kurangnya dukungan sosial, dan target produksi yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen yang meliputi pelatihan manajemen stres, pengaturan beban kerja, komunikasi yang efektif, dan pemberian penghargaan kepada karyawan memiliki dampak positif terhadap kesejahteraan mental mereka. Selain itu, program kesehatan mental dan dukungan sosial terbukti mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi risiko burnout di lingkungan kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi pendekatan individual dan organisasional dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mendukung kesehatan mental karyawan. Implikasi penelitian ini tidak hanya relevan dalam konteks industri pabrik di Indonesia, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kebijakan manajemen sumber daya manusia secara global.
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Pre Eklamsia Di Puskesmas Pekapuran Raya Kota Banjarmasin Tahun 2024 Nadia, Khafizatun; Isnaniah, Isnaniah; Laili, Fitria Jannatul; Prihatanti, Nur Rohmah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.234

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu yang tinggi merupakan permasalahan Kesehatan di Indonesia yang belum terselesaikan sampai saat ini. Dari Tahun 2021 sampai dengan Juni 2024  Puskesmas Pekapuran Raya tertinggi pertama sejumlah 3 kasus kematian ibu disebabkan pre eklamsi atau eklamsia. Salah satu faktor yang berkaitan erat dengan terjadinya preeklamsia adalah obesitas. Salah satu cara untuk mengidentifikasi status gizi menggunakan rumus Indeks Massa Tubuh. Preeklamsia adalah penyulit kehamilan yang akut, dapat terjadi sebelum, selama, atau setelah persalinan dengan hipertensi lebih dari 140/90 mmHg pada usia kehamilan ≥  20 minggu yang disertai dengan proteinuria dengan atau tanpa edema. Tujuan : Mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Pekapuran Raya Kota Banjarmasin Tahun 2024. Metode:  Penelitian analitik korelasional dengan desain cross sectional. Populasi sebanyak 300 ibu hamil dengan sampel 171 ibu hamil dengan Indeks Massa Tubuh Ibu. Instrumen penelitiannmenggunakan data sekunder dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian univariat ibu hamil yang mengalami pre eklamsia di Puskesmas Pekapuran Raya Kota Banjarmasin Tahun 2024 sebesar 65 responden (38%). Ibu yang mempunyai IMT underweight 0 responden (0%), IMT normal 23 responden (13,5%), dan IMT overweight 42 responden (24,6%) mengalami pre eklamsia saat masa kehamilan. Hasil penelitian bivariat dengan uji chi-square menunjukkan signifikasi p = 0,000, p value < 0,05 maka H1 diterima, yang artinya terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh Ibu dan kejadian preeklamsia Ibu hamil. Kesimpulan :Ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh Ibu dengan kejadian pre eklamsia Ibu Hamil wilayah kerja Puskesmas Pekapuran Raya Kota Banjarmasin.
Hubungan Umur, Paritas Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pemakaian Kontrasepsi IUD Di Puskesmas Pekauman Marollita, Dewi; Tunggal, Tri; Yuliastuti, Erni; Hipni, Rubiati
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.236

Abstract

Latar Belakang: IUD adalah salah satu alat kontrasepsi ideal untuk mencegah kehamilan di rekomendasikan pada program keluarga berencana yang mengandung hormon di masukan ke dalam rahim melalui vagina. Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Pekauman pemakaian IUD aktif hanya sebanyak 1,7 % dari 9.683 PUS. untuk pemakai IUD baru tahun 2021 sebanyak 0.2 %, tahun 2022 sebanyak 2% dan 2023 sebanyak 2%.  Tujuan: Mengindentifikasi hubungan umur, paritas dan tingkat pendidikan terhadap pemakaian kontrasepsi IUD dan menganalisa hubungan umur, paritas dan tingkat pendidikan terhadap pemakaian kontrasepsi IUD di Puskesmas Pekauman. Metode Penelitian Menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan case control. Populasi seluruh wanita PUS akseptor KB tahun 2023 jumlah 9.683 orang. Sampel menggunakan perbandingan 1:1 dengan teknik simple random sampling, sampel kasus 133 pemakai IUD, sampel control 133 PUS akseptor KB. Instrumen penelitian ini menggunakan buku register KB di Puskesmas Pekauman. Analisi data yang di gunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian Didapatkan bahwa dari 266 responden, 133 orang (50%) memakai IUD. 133 orang (50%) tidak memakai IUD, Responden penelitian dengan umur tidak berisiko sebanyak 75 orang (56,4%), paritas berisiko sebanyak 98 orang (73,7%), dan pendidikan menengah sebanyak 61 orang (45,9%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan umur (ρ = 0,007), ada hubungan paritas (ρ = 0,000), ada hubungan pendidikan (ρ = 0,000) dengan pemakaian IUD. Kesimpulan penelitian Umur, paritas dan pendidikan berhubungan terhadap pemakaian kontrasepsi IUD.